
"Kamu marah ta," tanya Aldy.
"Enggak," jawab Aggata.
"Kamu tau mantan ku siapa, teman dekat mu sendiri," kata Aldy.
"Siapa," tanya Aggata.
"Janji tidak akan marah lagi, nanti aku jawab," jawab Aldy.
"Iya janji, siapa mantan kamu," tanya Aggata.
"Siapa teman dekat kamu," tanya Aldy.
"Siapa lagi jika bukan Dara, apa kamu mantan nya Dara?"
"Hehehe iya, sudah lama si, hmmm dua tahun yang lalu."
"Kamu serius, kamu pernah pacaran dengan Dara," tanya Aggata yang masih tidak percaya.
"Hahaha iya, kami pacaran cukup lama, 6 bulan. Tapi aku selingkuh dan kami putus. Itu sebabnya Dara sangat membenci ku selain membenci Iqbaal," jawab Aldy.
"Gila kamu, aku tidak mau dekat dengan mu," kata Aggata.
"Eh Kenapa, kamu tidak mau karena aku mantan nya teman mu," tanya Aldy.
"Ya bukan hanya itu saja, aku malas kamu selingkuhi, katakan siapa wanita yang sudah kamu tidurin di sekolah," ucap Aggata.
__ADS_1
"Jangan gila Aggata, aku tidak se brengsek itu, sudah ayo aku sudah lapar." Aldy kembali menggandeng Aggata dan pergi dari sana.
Aggata yang awal nya marah, ntah kenapa jadi tidak marah lagi. Apalagi saat tau Aldy mantan nya Dara, itu artinya ia memiliki selera yang sama dengan sahabat nya.
Setelah selesai makan Aldy langsung mengantar Aggata pulang ke rumah nya. Langkah nya mendekati Aggata terus berjalan dengan sangat lancar, ia sudah tidak sabar mengatakan perasaan nya pada Aggata. Seseorang yang awal nya musuh nya sendiri.
"Aku pulang dulu," kata Aldy.
"Iya, Hati-hati," ucap Aggata.
"Kamu suka aku jemput naik motor atau mobil," tanya Aldy.
"Apa saja, emang kamu mau menjemput ku lagi, untuk apa?"
"Tidak ada si, aku cuma tanya saja, bye bye." Aldy pergi meninggalkan rumah Aggata.
"Mau makan apa bal," tanya Dara.
"Aku saja yang pesan," jawab Iqbaal.
"Aku ingin masak," ucap Dara.
"Oh iya, kamu mau masak, kamu bisa masak ra," tanya Iqbaal.
"Aku lagi belajar masak, kamu mau makan masalah ku tidak," tanya Dara.
"Mau dong, ya sudah sana masak, aku akan makan apa saja yang kamu masak," jawab Iqbaal.
__ADS_1
Dara pergi meninggalkan Iqbaal, ia langsung menuju ke arah dapur untuk memasak apa saja yang ada di dapur. Pertanyaan nya tadi hanya sekedar basa basi saja.
"Bagaimana al," tanya Iqbaal.
"Lancar dong, gua akan segera jadian," jawab Aldy.
"Lu yakin dengan Aggata," tanya Iqbaal.
"Yakin lah, gua udah naksir lama pada nya," jawab Aldy.
"Serius," tanya Iqbaal.
"Dua rius, gua marah marah atau seakan cuek pada nya, hanya ingin menyembunyikan perasaan gua, tapi sekarang gua gak bisa gitu," jawab Aldy.
"Hebat, gua suka gaya lu, oh iya gua butuh tempat," kata Iqbaal.
"Untuk apa," tanya Aldy.
"Adalah, bantu gua booking tempat," jawab Iqbaal.
"Masalah itu mah beres," kata Aldy.
"Bal lu udah malam pertama ya," tanya Aldy.
"Hahaha udah, enak banget anjir. Jauh dari olahraga lima jari, gua mau tiap hari, kalau bisa sehari tiga kali," jawab Iqbaal.
"Gila lu, kok bisa Dara mau," tanya Aldy.
__ADS_1
"Ya bisa lah, apa yang tidak, hahaha aku merayu nya, nanti kalau kita kumpul kita cerita," jawab Iqbaal.