
Cerita ini akan lanjut, tapi slow update, coba baca ulang agar tidak kelupaan dan ada beberapa bab author edit.
"Bal bangun berat ni." Ucap Dara.
"Ntar ra, gua masih ngantuk." Kata Iqbaal yang masih beta memeluk Dara.
"Bal, gua mau mandi lu lupa kalau siang ini kita mau pergi."
"Kemana ra." Tanya Iqbaal.
"Honeymoon kita bal, kita kan mau ke Bali." Jawab Dara.
"Oh iya ra, gua lupa. Mandi bareng ya." Iqbaal melepaskan pelukan hangat itu dari tubuh Dara.
"Sejak kapan lu mesum gini, ogah." Ucap Dara.
"Ra, kalau kita lagi berdua bisa tidak kita rubah bahasa kita, jangan lu gua lah, Aku kamu, atau kau aku." Kata Iqbaal.
"Ogah, kenapa lu mulai ada rasa sama gua." Tanya Dara.
"Ayolah ra, aku kamu ya, kita mulai hubungan kita agar lebih baik." Bujuk Iqbaal.
"Iya iya aku mau, aku kamu." Ucap Dara.
__ADS_1
"Makasih ra, aku dulu atau kamu yang mau mandi." Tanya Iqbaal.
"Aku lah, aku dah gerah, kamu peluk sepanjang malam." Jawab Dara dan langsung berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
"Halo bal, lu sekolah kagak." Tanya Aldy.
"Kagak lah, gua mau honeymoon sama Dara, malam pertama al." Jawab Iqbaal.
"Gila lu ya, udah bisa rasain, gua juga mau kali bal, jangan lupa lu bikin Video ya, Nobar kita ntar."
"Ogah, dah gua mau siap-siap." Iqbaal langsung mematikan sambungan telepon itu.
Dara dan Iqbaal sudah berada di ruang makan untuk sarapan pagi sebelum mereka berangkat ke Bali.
"Bobol bagaimana, Dara sana takut, aku juga takut ya."
"Jangan takut bal, lakukan secara perlahan, aku yakin milik mu cukup besar karena milik ayah besar."
"Karena itu yah, milik ku terlalu besar untuk masuk ke milik Dara, nanti milik nya berdarah bagaimana." Tanya Iqbaal.
"Kau harus lihat edukasi **** di YouTube, sebelum melakukan nya."
Mereka berdua saling berbisik yang membuat Dara sedikit curiga pada suami nya.
__ADS_1
Setelah selesai sarapan mereka berdua langsung berangkat ke bandara karena pesawat yang mereka tumpangi akan segera lepas landas.
"Ra kamu taukan kalau pasangan honeymoon itu ngapain." Tanya Iqbaal.
"Gua belum siap bal." Jawab Darah.
"Mulai lagi lu gua nya." Ucap Iqbaal yang merasa kesal.
"Aku belum siap bal, aku masih perlu waktu."
"Gini aja, kita lakukan secara perlahan, jangan terburu-buru, aku juga laki-laki normal ra, aku sudah menikah tapi aku tidak bisa melakukan nya, bukan nya itu percuma saja." Ucap Iqbaal.
Dara memilih diam, ia ingin menyerah kan semua nya pada orang yang ia cintai, saat ini ia belum memiliki perasaan apapun pada Iqbaal atau memang Dara belum sadar akan perasaan nya.
Setelah menempuh kurang lebih 2 jam perjalanan akhirnya mereka berdua mendarat dengan selamat. Iqbaal dan Dara langsung menuju ke Vila yang terletak di pinggir pantai. Vila ini memang milik keluarga Iqbaal dan di siapkan untuk Iqbaal dan Dara honeymoon.
"Udara nya benar-benar sangat segar." Ucap Iqbaal.
"Bal, jangan senang-senang muluk, minggu depan kita debat terakhir loh." Kata Dara.
"Aku gak mau lanjut ra, kamu saja yang jadi ketua OSIS." Kata Iqbaal.
"Tidak, tidak bisa begitu kamu harus lanjut bal, kamu sudah separuh jalan." Ucap Dara.
__ADS_1