IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Episode 6 S2


__ADS_3

Keesokan harinya, seperti yang Iqbal katakan di hari sebelumnya, hari ini mereka akan bertemu dengan Aggata dan Aldy, mereka sudah membuat janji untuk bertemu bersama dan mengadakan acara bersama di sebuah Villa.


"Sayang kamu sudah siap," tanya Iqbal.


"Hampir selesai sayang, kamu panaskan mobil saja dulu," jawab Dara dengan suara yang cukup keras.


"Iya sayang aku tunggu di dalam mobil," ucap Iqbal sambil berjalan meninggalkan tempat itu, memang menunggu wanita yang sedang dandan adalah sebuah hal yang membosankan.


Selagi menunggu Dara selesai bersiap siap, Iqbal menghubungi Aldy untuk memastikan tempat mereka bertemu, ia malas jika mereka berdua nantinya saling mencari satu sama lain.


"Bagaimana kalau kalian ke rumah Aggata, aku sedang di rumah nya," ucap Aldy.


"Ya sudah kami ke rumah nya saja," kata Iqbal.


"Kita naik mobilmu saja ya, agar nanti nya bisa lebih mudah. Apalagi kita juga mau ke puncak," ucap Aldy.


"Iya aku tau kau tidak pernah modal." Iqbal memutuskan sambungan telepon itu.


Tak lama Dara berjalan masuk ke dalam mobil, ia sudah selesai bersiap siap. Iqbal tidak heran kenapa Dara bersiap-siap begitu lama. Dara terlihat begitu cantik sekali, ia seperti seorang wanita yang begitu sempurna.


"Sayang kamu cantik sekali sayang," ucap Iqbal.

__ADS_1


"Iya dong sayang, tidak mungkin aku tidak cantik, kalau aku tidak cantik kamu tidak akan mau dengan aku," kata Dara.


"Tidak lah, mau bagaimana pun kamu aku akan suka dengan kamu," ucap Iqbal.


"Ah mana mungkin, aku tidak percaya dengan mulut pria," kata Dara.


Iqbal hanya tersenyum mendengar apa yang Dara katakan, memang mulut pria jarang bisa di percaya, apa ya dikatakan terkadang beberapa dengan apa yang ada di dalam otaknya.


Mereka berdua pun pergi meninggalkan rumah, keduanya langsung ke tempat Aggata dan Aldy berada.


"Kita ke rumah Aggata," tanya Dara yang masih tanda jalan ke rumah Aggata.


"Iya sayang kita ke rumah Aggata untuk menjemput mereka," jawab Iqbal.


"Hahaha sudah sayang, kamu jahat khawatir."


Saat mereka berdua sampai rumah Aggata, keduanya langsung disambut oleh Aldy nya yang tengah berdiri di depan rumah.


"Aku masuk ke dalam sayang," ucap Dara sambil berjalan keluar dari dalam mobil.


"Hay Dara," ucap Aldy.

__ADS_1


"Hay apa kabar," tanya Dara.


"Sangat baik, Aggata ada di dalam masuk saja," jawab Aldy.


"Iya." Dara langsung masuk ke dalam rumah, ia sudah sangat merindukan sahabat nya itu.


"Bagaimana persiapan pernikahan kalian berdua semuanya lancarkan? Kalian sudah menentukan tanggalnya belum?"


"Semuanya sangat lancar kamu sudah menentukan tanggal Pernikahan kami," ucap Aldy.


"Kapan kalian akan menikah? Kalau bisa lebih cepat kau pasti sudah tidak tahan kan," kata Iqbal.


"Hahaha iya kau tau saja. Kami bulan depan kok, tidak lama lagi aku akan menyusulmu."


"Bagus lah semakin cepat semakin baik, aku mendukung pernikahan kalian berdua," kata Iqbal.


Dara berjalan masuk ke dalam kamar Aggata, ia masuk secara perlahan ia untuk mengejutkan sang sahabat.


"Aggata," ucap Dara.


"Dara kamu membuat ku terkejut," ujar Aggata sambil mengusap dada nya.

__ADS_1


"Hahaha maaf maaf.. Aku sangat merindukanmu." Dara langsung memeluk sang sahabat yang sudah lama tidak bertemu.


"Aku juga begitu merindukan mu," ucap Aggata


__ADS_2