IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Di desa


__ADS_3

"Maaf ya paman menganggu kalian berdua, hahaha gagal ya bal," kata Bowo.


"Tidak papa paman, nanti saja kalau sudah di apartemen sendiri," ucap Iqbaal.


Bowo mengajak Iqbaal berkeliling sawa. Ia sudah bertemu dengan Iqbaal suami dara, Iqbaal sudah di pilih langsung oleh ayah nya Dara sebelum meninggal. Dan ayah Iqbaal sudah pernah memberikan pesan pada Bowo sebelum ia meninggal.


"Iqbaal kau tau semua ini atas nama Dara, aku hanya membantu nya untuk menjaga nya," kata Bowo.


"Apa semua ini punya Dara, jadi secara tidak langsung punya ku juga dong, hahaha aku bercanda paman," ucap Iqbaal.


"Hahaha tidak kau benar ini semua punya mu juga. Awal nya aku tidak tau kenapa ayah nya dara memilih mu sebagai pendamping hidup Dara. Tapi setelah melihat perjuangan mu meminta maaf pada Dara padahal kau tidak salah, aku percaya jika kau memang lelaki terbaik untuk Dara."


"Ahkkk paman membuat ku malu, aku sebagai pria yang baik harus menjaga Dara, harus bertanggung jawab pada nya," kata Iqbaal.


"Kau mencintai Dara," tanya Bowo.


"Hehehe aku belum bisa menjawab nya paman," jawab Iqbaal.

__ADS_1


"Kau harus yakin dengan hati mu. Ayah nya Dara benar-benar menaruh harapan besar pada mu, kau pasti bisa membahagiakan nya," kata Bowo.


"Iya paman aku pasti bisa membahagiakan nya, aku yakin itu," ucap Iqbaal.


Bowo membicarakan banyak hal tentang Dara dan pesan ayah Dara, hal itu membuat Iqbaal lebih Berhati-hati lagi pada Dara, ia tidak ingin membuat Dara kembali marah pada nya.


Dara berjalan masuk ke dapur, sudah beberapa hari ini Dara membantu tante nya memasak, ia membantu sekalian belajar karena memang Dara sama sekali tidak bisa memasak.


"Dara, suami kamu datang ya," tanya Nely.


"Hehehe iya tan. Dateng langsung minta hak nya, sangat mengesalkan," jawab Dara.


Sebenarnya Dara ingin menanyakan hal itu ia masih takut akan hal itu. Tetapi Dara malu untuk bertanya.


"Kenapa Dara," tanya Nely.


"Itu tan, hmmm apa pertama kali itu sakit Aku belum berani," jawab Dara.

__ADS_1


"Apa!! jadi kalian belum. Hahaha ini problem yang memang pengantin baru alami. Dara memang rasa nya sakit tapi itu ladang pahala itu kamu. Hmmm sekarang mah sudah maju, semua informasi masih dapat di dapatkan. Kalau tante dulu sangat bingung. Tidak tau apa-apa, Tiba-tiba asal masuk saja," kata Nely dengan nada bercanda.


"Hahaha tante bisa saja." Dara semakin takut mendengar cerita tante nya.


Tak lama Iqbaal dan Bowo pulang. Makanan yang Dara dan Nely juga sudah pulang. Mereka makan bersama di ruang makan.


"Oh iya anak tante dimana," tanya Iqbaal.


"Sekolah di kota, semuanya ada di kota," jawab Nely.


"Wah padahal aku ingin tinggal di desa," kata Iqbaal.


"Hahaha memang begitu Iqbaal, yang di kota ingin ke desa dan yang di desa ingin ke kota," ucap Bowo.


"Paman kami Sore ini langsung pulang ya, besok sudah hari senin dan kami harus sekolah, itu pun kami harus cuti dulu satu hari," kata Iqbaal.


"Iya lah, kalian Hati-hati. Apa mau paman antar kan?"

__ADS_1


"Tidak paman kami sekalian mau menginap di hotel," kata Iqbaal.


__ADS_2