IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Berangkat bersama.


__ADS_3

Keesokan pagi nya. Mereka berdua sudah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Ini pertama kali nya mereka berdua sekolah dengan status suami istri. Sebagai istri yang baik Dara menyiapkan semua keperluan Iqbaal, dari baju sampai ke perlengkapan sekolah.


"Ra aku untuk apa membawa tas, cukup satu buku masuk ke dalam kantong celana," kata Iqbaal.


"Itu dulu sekarang berbeda, aku sudah mempersiapkan semua nya."


"Dara untuk apa si, aku malas ah," kata Iqbaal.


"Iqbaal kamu ini mau menjadi ke tua osis, bagaimana orang lain mau memilih kamu jika kamu saja begini," ucap Dara.


"Dara plise ya aku tidak membawa apa-apa," bujuk Iqbaal.


"Tidak ada, sudah ayo kita berangkat. Kita belum sarapan lagi," ucap Dara.


"Selamat pagi Dara Iqbaal," sapa Mona.


"Pagi mah pah. Dara lupa jika mamah papah menginap," kata Dara.


"Nah lebih baik kita sarapan di rumah, mamah sudah masak," ucap Iqbaal.


Setelah mereka berdua sarapan mereka berdua langsung berangkat sekolah. Di parkiran ada mobil dan motor sport milik Iqbaal, karena sekolah Iqbaal memilih memakai motor nya.


"Bal aku bagaimana," tanya Dara.


"Naik lah, terus kamu peluk dari belakang," jawab Dara.

__ADS_1


"Nanti kalau teman-teman kita tau bagaimana," tanya Dara.


"Mereka pasti akan tau. Anggi pasti sudah memberitahu hal ini pada semua orang," jawab Iqbaal.


"Ya sudah lah." Dara tidak ada pilihan lain selain ikut dengan Iqbaal. Ia belum mempunyai sim untuk membawa mobil sendiri.


"Sudah," ucap Dara.


"Belum ah, sudah dari mana," kata Iqbaal.


"Aku sudah naik," ucap Dara.


"Sudah naik tapi belum di peluk, peluk dulu baru bisa jalan," kata Iqbaal.


Sesampainya di sekolah. Mereka berdua langsung menjadi pusat perhatian banyak orang. Seorang Iqbaal dan Dara yang tidak pernah akur dan selalu bertengkar bisa bisa nya naik motor bersama.


"Itu mereka," ucap Anis.


"Aku sudah tau mereka berdua berpacaran," kata Anggi.


"Apa! sejak kapan," tanya Anis.


"Aku tidak tau mereka berpacaran sejak kapan tapi yang aku tau mereka berdua berdua di Bali. Dan Iqbaal mengaku kalau mereka sudah berpacaran," jawab Anggi.


Sebelum masuk ke kelas nya. Iqbaal mengantarkan Dara ke kelasnya terlebih dahulu. Ia sudah tidak peduli dengan tatapan semua orang pada mereka berdua.

__ADS_1


"Iqbaal aku malu, sumpah mereka seperti melihat artis saja," kata Dara.


"Untuk apa malu, sudah kamu masuk ke kelas. Nanti jam istirahat aku akan menjemput mu. Belajar yang pintar istri ku." Iqbaal mengusap rambut Dara dan pergi meninggalkan Dara.


Dara yang tidak biasa di perlakuan seperti itu langsung salah tingkah. Wajahnya merah padam dan Dara langsung berlari masuk ke dalam kelas.


"Dara," ucap Devandra.


"Iya kak Devan," kata Dara.


"Nanti ada debat lu sudah siapkan tadi kata anak-anak lu berangkat dengan Iqbaal," tanya Devandra.


"Gua sudah siap kak, Iqbaal juga sudah siap," jawab Dara.


"Dia tidak menjawab pertanyaan ku yang itu," batin Devandra.


"Ya sudah nanti selesai makan langsung ke aula ya," kata Devandra.


"Iya kak, sudah ada lagi kak," tanya Dara.


"Tidak ada, gua pergi dulu." Devandra langsung pergi meninggalkan kelas Dara.


"Dara.Omg omg omg." Teriak Aggata.


"Aggata apaan si, jangan teriak begitu," ucap Dara.

__ADS_1


__ADS_2