
"Sayang kamu tidak masuk," tanya Iqbal.
"Tidak ah, kamu saja aku tidak anak kecil, tadi aku juga sudah mandi," jawab Dara.
"Masuk sini, percuma saja kamu kesini kalau hanya main air di pinggiran saja." Iqbal menjulurkan tangan nya agar Dara masuk ke dalam air.
Dara menerima tangan Iqbal, seperti nya memang sangat di sayangkan jika ia tidak masuk ke dalam air, mereka sudah jauh jauh ke tempat ini.
"Hati hati." Iqbal membantu Dara agar tidak kepeleset.
"Perut kamu semakin besar sayang, kamu hamil," tanya Iqbal.
"Tidak, jangan sembarangan, kita baru berhubungan tanpa pengaman saat di London," jawab Dara.
Iqbal mengerutkan dahinya, memang benar apa yang di katakan Dara, kalau di hitung hitung juga baru beberapa hari yang lalu. Tidak mungkin Dara hamil secepat itu.
"Iyalah yang sudah menikah, bisa dekat dekatan," ucap Aldy.
"Hahaha kenapa kau iri? Jangan iri percuma saja," kata Iqbal.
__ADS_1
"Siapa juga yang iri, sebentar lagi juga aku akan menikah. Iyakan sayang kita tidak irikan," ucap Aldy.
"Sebenarnya aku sih iri, tapi sudahlah kamu benar kita juga akan menikah."
"Hahaha kalian tetap jaga jarak, awas saja sampai kau macam-macam Aldy." Iqbal menuju ke arah Aldy.
Aldy menaikkan satu alisnya, kenapa Iqbal bertingkah seperti orang tua mereka. Padahal sebenarnya ini bisa menjadi kesempatannya, emang sahabat satunya ini tidak bisa diandalkan.
Mereka berempat cukup lama berada di tempat itu, mereka sampai tidak sadar jika orang di tempat ini tinggal mereka berempat saja. Yang pertama kali menyadari itu adalah Dara, ia heran kenapa suasana mendadak menjadi sepi, ternyata orang lain sudah tidak ada di tempat ini.
"Sudah tidak ada orang, aku jadi takut ya."
"Serius tidak ada orang? Kok kita tidak sadar ya orang-orang pada pergi meninggalkan tempat ini." Iqbal juga baru sadar akan hal itu.
"Sudah yuk." Aldy dan Agatha sudah baik ke atas.
Diikuti Iqbal dan Dara, sebelum pergi meninggalkan tempat ini ke empat nya berganti pakaian terlebih dahulu, di tempat ini ada ruangan khusus untuk berganti pakaian.
Setelah selesai berganti pakaian mereka berempat pergi meninggalkan tempat itu, mereka langsung menuju yang terparkir 10 menit dari tempat mereka sekarang.
__ADS_1
"Ini langsung kembali ke Villa atau mau kemana dulu," tanya Aldy.
"Jangan aneh aneh, langsung kembali ke Villa saja," jawab Iqbal.
"Hahaha oke." Aldy membawa mobil itu ke Villa tempat mereka menginap.
"Sayang kamu terlihat kedinginan, matikan saja ac-nya kalau dingin."
"Pantas saja dengan sekali, ternyata AC nya hidup kalian bagaimana sih," ucap Dara.
"Lah kami pulak yang salah, kan AC nya di depan mu," kata Agatha.
"Tidak lihat aku," ucap Dara sambil mematikan AC di depan nya.
Sesampainya di Villa mereka masuk ke dalam kamar masing-masing, Dara langsung ingin membilas dirinya dengan air hangat. Tubuh nya masih menggigil, untuk mengurangi nya Dara mengambil cara itu.
"Sayang kamu tidak ikut," tanya Dara.
"Kalau ikut berarti jatah," jawab Iqbal.
__ADS_1
"Ya sudah tidak usah." Dara berjalan masuk ke dalam kamar mandi, meninggalkan Iqbal yang masih terdiam membeku.
"Sial," ucap Iqbal.