IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Berangkat


__ADS_3

Setelah selesai berbelanja mereka berdua pun langsung pulang ke rumah, hari sudah mulai sore dan nanti malam mereka akan melakukan perjalanan ke rumah orang tua Dara yang ada di desa, keduanya mengambil perjalanan malam bisa sampai pada pagi hari, di pagi harinya mereka bisa langsung beraktifitas seperti biasanya kalau tidak kelelahan.


"Sayang berarti kita harus tidur dulu dong," ucap Dara.


"Itu sudah pasti tetapi sebelum tidur, lebih baik kita bersiap-siap terlebih dahulu. Nanti ketika waktunya kita berangkat kita tidak perlu bersiap-siap, dan kita bisa langsung berangkat," kata Iqbal.


"Oke kamu benar sih, kamu pernah ke sana kan," tanya Dara.


"Hahaha iya aku sudah pernah ke sana kok kamu tenang, aku masih ingat jalannya, nanti paling kelelahan kita menginap di hotel," jawab Iqbal.


Keduanya pun mulai bersiap siap, mereka membawa satu koper besar yang berisikan pakaian ganti, kemungkinan besar kurang lebih satu Minggu mereka akan di sana, keduanya harus membawa pakaian yang cukup agar tidak kebingungan saat di sana nanti.


"Satu koper besar dan beberapa barang bawaan untuk mereka sudah sangat cukup, mobil kita sudah cukup penuh," ucap Dara.

__ADS_1


"Kamu benar, ya sudah sekarang kita tidur, nanti malam jam 10 kita bangun dan langsung berangkat," kata Iqbal.


**


Pukul 11 malam, setelah mandi dan memasukan semua barang keperluan ke dalam mobil mereka berdua pun siap untuk berangkat, sebelum berangkat Dara dan Iqbal memastikan semuanya sudah aman terkendali. Tidak ada hal yang membahayakan mereka saat di jalan nanti, beruntung nya beberapa Minggu lalu Iqbal sudah menservis mobil nya jadi sekarang mobil nya dalam kondisi yang sangat baik.


"Kita berangkat sekarang," ucap Iqbal.


"Ga sayang," kata Dara dengan penuh semangat, ia tidak sabar untuk bertemu kembali dengan sang mamah.


2 jam pertama keduanya masih aktif, Dara banyak berbicara menemani suaminya menyetir, ia juga memakan buah buahan yang sudah ia potong di rumah tadi, Iqbal sangat terbantu dengan adanya Dara di samping nya. Ia jadi ada teman bercerita, sehingga dirinya tidak akan mengantuk.


Beberapa menit berikutnya, memasuki pukul 1 malam Dara mulai kehabisan energi nya, ia beberapa kali tidur sejenak tetapi kembali bangun karena tidak mau meninggal suami nya menyetir sendirian.

__ADS_1


"Sayang kalau kamu mengantuk tidur saja deh, jangan kamu paksakan untuk bangun. Tadi sih kamu tidur tidak banyak, sekarang cepat mengantuknya," ucap Iqbal.


"Hehehe maafkan aku sayang, aku tidur sejam saja ya nanti aku menemani kamu kembali," kata Dara.


"Nanti saat berhenti di rest area aku akan membangunimu, paling sekitar 1 sampai 1,5 jam ke depan," ucap Iqbal.


"Oke, kamu juga ngebut-ngebut perlahan saja yang penting sampai," kata Dara.


"Iya sayang.. Sudah tidur lah dengan nyenyak," ucap Iqbal sambil mengusap tangan Dara.


Tak lama Dara pun tertidur dengan lelap, ini kesempatan Iqbal untuk sedikit mempercepat laju kendaraan nya, kalau ada Dara ia tidak bisa bergerak dengan cepat, Dara pasti akan marah padahal mereka sudah ada di jalan tol, kalau Masih dalam kecepatan yang wajar tidak ada masalah.


Perkiraan Iqbal untuk sampai di res area lebih lama dari yang Iqbal pikirkan, sudah lebih dari satu jam setelah mereka belum sampai juga.

__ADS_1


"Kayaknya aku sedikit lupa deh, setengah jam lagi seperti nya sampai," ucap Iqbal.


__ADS_2