IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Bab 4 S2


__ADS_3

Sore harinya mereka pun ke bandara untuk kembali ke Indonesia, kurang lebih 2 bulan lamanya Dara akan pergi meninggalkan tempat ini. Ia sudah sangat siap sekali, selama 2 bulan itu akan ada banyak hal yang akan ia lakukan, termasuk bertemu dengan teman-teman nya.


Seperti sebelumnya perjalanan dari London ke Indonesia menempuh waktu kurang lebih 14 jam lamanya, waktu yang sangat lama bagi sebagian orang tetapi tidak dengan Dara yang sudah terbiasa, ia memanfaatkan waktu terbang untuk mengistirahatkan tubuhnya akan sampai di Indonesia nanti ia langsung bisa beraktivitas seperti biasanya.


"Sayang apa kamu punya pekerjaan?"


"Kamu libur aku libur dong, mana mungkin aku bekerja saat kamu libur," kata Iqbal.


"Bagus kita bisa jalan-jalan bersama, waktu bersama kita yang tidak lama kita habiskan dengan jalan jalan," ucap Dara


"Tidak bisa begitu juga sayang, ya aku tidak bisa full libur menemani kamu jalan jalan, ya paling lama sekitar 2 minggu saja, itupun kalau ayahku memberikan izin."


"Ya kamu mah hanya harapan palsu saja, ya sudah terserah kamu juga sih kan kamu bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kita," kata Dara, dirinya tidak bisa apa apa selain menerima apapun keputusan yang Iqbal ambil.

__ADS_1


"Sayang," ucap Iqbal.


"Iya ada apa," tanya Dara.


"Tidak ada," jawab Iqbal.


"Kamu sangat aneh." Dara mengerutkan dahi.


Setelah perjalanan yang begitu panjang, akhirnya mereka berdua sampai di Indonesia dengan selamat. Keduanya dijemput langsung oleh sopir yang memang sudah Iqbal perintahkan untuk menjemput mereka, dirinya tidak mau menunggu apapun karena ia sudah sangat lelah.


"Maafkan aku sayang kamu pasti sangat melelahkan, aku tidak bermaksud membuat kamu lelah."


"Sudah untuk apa minta maaf kalau lebih baik kamu berikan aku pelayanan yang luar biasa," ucap Iqbal.

__ADS_1


"Itu mah maunya kamu." Dara memeluk Iqbal dengan dari samping, walaupun suaminya seperti ini ya sangat menyayangi Iqbal.


Sesampainya di rumah mereka berdua langsung berjalan masuk ke dalam kamar, keduanya tinggal sendiri di sebuah rumah berlantai dua. Rumah ini sudah habis 1 tahun mereka tetapi, walaupun kalau berdua hanya saat darah libur kuliah saja.


"Kamu jarang ke rumah ini ya?"


"Paling 1 minggu 2 atau 3 kali, aku sering di rumah kedua orang tua ku. Kamu tahu sendiri kan aku tidak suka kesepian, kalau aku di rumah ini aku sangat kesepian tidak ada siapapun yang menemaniku. Aldy tidak mungkin menemaniku setiap saat, kalau dia ada waktu barulah kami tidur di sini. Atau kalau aku sedang stres aku memilih menenangkan diri di rumah ini," ucap Iqbal.


"Ya sudah selama beberapa bulan kan kita tinggal di sini bersama-sama, kita buat suasana di rumah ini menjadi lebih baik lagi. Rumah tidak ditinggalin terasa sangat berbeda, kamu pasti dapat merasakannya," kata Dara.


"Tidak sayang menurutku biasa saja, kamu jangan pernah begitu doang. Aku sudah sangat ingin," ucap Iqbal sambil menggendong Dara masuk ke dalam kamar.


"Sayang mandi dulu," ucap Dara.

__ADS_1


"Untuk apa mandi. Nanti juga kotor, lebih baik sekarang saja setelah itu barulah kita mandi," kata Iqbal dengan sangat semangat.


.


__ADS_2