IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Bab 13 S2


__ADS_3

Acara makan-makan telah selesai, untuk mengisi waktu luang Iqbal mengajak mereka semua bermain game, sebuah game untuk mengetes kejujuran dan keberanian mereka. Game yang biasanya dimainkan oleh sekelompok orang jika sedang berkumpul, karena yang lainnya setuju memainkan game itu mereka pun duduk melingkar, sebuah botol kosong di tengah-tengah mereka.


"Oke jika kepala botol ini menghadap ke salah satu diantara kita, kita bisa memilih ingin menjawab pertanyaan atau melakukan tantangan, tantangannya yang lainnya yang menentukan tidak boleh diri sendiri," ucap Iqbal.


"Oke siapa takut, sekarang aku putar ya." Aldy memutar botol itu.


Aldy mengincar Iqbal karena ia mempunyai beberapa pertanyaan penting, tetapi sayangnya botol itu malah mengarah ke dirinya sendiri.


"Wah kenapa aku pulang, oke aku ingin menjawab pertanyaan saja," ucap Aldy.


"Uh dasar cupu, seharus melakukan tantangan dong," ujar Iqbal.


"Masih di awal kau tenang sajalah," ucap Aldy.


"Aku ingin bertanya," ujar Agatha.

__ADS_1


"Sayang jangan pertanyaannya macam-macam ya, awas saja kamu memberikan pertanyaan yang macam-macam," ucap Aldy.


"Terserah ku dong, kok kamu enggak mengaturku. Pertanyaannya adalah apakah kamu pernah berciuman dengan wanita lain," tanya Agatha.


"Wow pertanyaan yang sangat menyakitkan, jika salah menjawab bisa menjadi perang dunia ke-3," kata Iqbal.


"Harus aku jawab dengan jujur atau tidak? Kalau jawab dengan Jujur kamu jangan marah ya," ucap Aldy.


"Ya harus jawab dengan jujur, marah atau tidaknya itu hak ku," ucap Agatha.


"Sayang kamu kok begitu sih, aku jadi malas menjawabnya dengan jujur," ucap Aldy.


"Iya sebelum berpacaran dengan kamu aku pernah dengan mantanku, itu sangat normal sayang," ucap Aldy.


"Tinggal jawab gitu aja susah sekali, dasar buaya," kata Agatha sambil memutar mutar itu kembali.

__ADS_1


Kepala betul itu tempat berhenti di tubuh Iqbal, hal itu membuat Aldy begitu bersemangat karena memang ada yang ia ingin tanyakan..


"Kamu mau bertanya Dara," tanya Agatha.


"Kamu mau tantangan atau pertanyaan sayang," tanya Dara.


"Aku ingin pertanyaan saja, nanti yang kedua baru tantangan," jawab Iqbal.


"Kamu ingin bertanya Dara?"


Dara menganggukan kepalanya, dan wajah Aldy langsung terlihat kecewa, ia pikir Dara tidak ingin bertanya.


"Apa yang kamu inginkan tapi belum bisa kamu dapatkan," tanya Dara.


"Apa aku harus menjawabnya dengan jujur? Kalau aku menjawabnya dengan jujur kalian jangan tertawa ya," ucap Iqbal.

__ADS_1


"Hal yang paling inginkan sekarang, aku ingin mempunyai anak, aku sangat iri melihat pasangan lain yang sudah menggendong anaknya, aku sudah sangat siap menjadi seorang ayah, yang aku sudah sangat siap memberikan nafkah pada anakku, aku sudah menyiapkan tabungan untuk masa depannya. Satu lagi hal yang paling aku inginkan, aku hanya ingin bisa menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik bersama Dara, beberapa masalah yang datang benar-benar membuatku sangat lelah," kata Iqbal.


Dara langsung sadar apa yang Iqbal katakan, ia merasa sangat egois dengan apa yang ia lakukan selama ini. Dirinya tidak memikirkan bagaimana perasaannya, ia hanya mengheningkan dirinya dan cita cita nya. Padahal sebagai seorang istri yang baik ia harus mengikuti apa yang Iqbal inginkan. Yang paling parah ia pernah marah sama Iqbal mengeluarkan benih ny di dalam rahim ya. Jujur saja sekarang Dara benar benar merasa sangat bersalah.


__ADS_2