IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Suruh tidur


__ADS_3

Keesokan harinya, hari ini Iqbal dan Dara akan berkunjung ke rumah orang tua Dara yang ada di desa, sebelum pergi sudah pada mereka menyiapkan banyak hal. Termasuk barang bawaan yang terbilang akan cukup banyak, rumah orang tua Dara berada di desa yang jauh. Mereka akan menginap di sana, tidak bisa langsung pulang ke rumah, selain membawa barang bawaan untuk mereka sendiri sudah pasti mereka harus harus membawa buah tangan untuk orang tua Dara.


"Sayang siang ini kita jadi pulang ke rumah kan? Nanti sebelum sampai rumah kita belanja terlebih dahulu, kalau pulang dulu baru belanja akan membuat waktu."


"Iya jadi nanti kita langsung belanja saja, memang kalau kita pulang dulu akan membuang banyak waktu, setelah belanja nanti malam kita langsung berangkat ke rumah orang tua. Perjalanan sangat jauh, sebelum berangkat kita harus istirahat sejenak agar tidak mengantuk di jalan," ucap Iqbal.


"Aku sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan mama, kamu membayangkan saja aku sudah hampir setahun tidak bertemu dengannya, padahal dulu sebelum aku berangkat ke London kami sangat dekat, kemana-mana kami selalu bersama," kata Dara.


"Kamu sabar ya, tidak lama lagi kamu akan bertemu dengan mama kok. Selama kamu di London beberapa kali aku juga mengunjunginya, dia terlihat sangat bahagia kok kamu jangan khawatir," ucap Iqbal.


"Sudah pasti dia sangat baik, dia akan menikah dengan seseorang yang sudah mengejarnya sejak lama, sudah pasti pernah itu akan membahagiakan Mama," kata Dara.


Karena hari ini masih pagi keduanya memutuskan untuk berkeliling rumah ini sejenak, Dara sudah lupa setiap sudut rumah ini, ia meminta Iqbal untuk mengingatnya kembali.


"Sayang kamu ingat tempat itu tidak?"

__ADS_1


"Gazebo itu, tempat itu tempat biasanya kita menghabiskan waktu bersama," ucap Dara.


"Hahah benar, waktu itu kita masih belum terlalu dekat. Sekarang sudah sangat dekat sekali, ayo kita ke sana," ucap Iqbal.


"Tidak mau sayang, aku ingin berenang saja," kata Dara sambil menunjuk kolam renang.


"Ide yang bagus, ayo deh." Dengan semangat Iqbal menarik Dara menuju kolam renang.


"Tidak ada orang sayang, kamu pakai bikini saja," ucap Iqbal.


"Jam segini mah Ayah juga sudah sibuk di ruangan nya, kamu jangan khawatir." Iqbal melepaskan semua pakaiannya dan langsung melompat ke dalam air.


Dara sampai menggelengkan kepala nya, bagaimana mungkin bisa dengan mudahnya Iqbal naked seperti itu.


"Sayang kamu benar benar tidak mempunyai malu," ucap Dara.

__ADS_1


"Hahaha biarkan saja sayang," kata Iqbal.


Dara juga melepaskan pakaian nya. Ia memakai bikini sesuai dengan apa yang Iqbal minta, setelah itu ia juga jadi ke dalam air.


"Ah segarnya," ucap Dara.


"Sayang dada kamu semakin besar ya, kalau di liat seperti ini kok terlihat begitu menggoda," kata Iqbal.


"Kamu mah, kalau di liat memang membesar, kan aku berkembang sayang," ucap Dara.


"Iya sih, kamu masih masa pertumbuhan dan aku pintar memupuk nya," kata Iqbal.


Dara hanya menggelengkan kepala nya, ia mulai berenang ke sana sini dengan sangat leluasa, kolam renang di rumah ini sangat besar berbeda dengan rumah mereka berdua.


"Sayang adik ku bangun," ucap Iqbal.

__ADS_1


"Suruh saja dia tidur, mudah sekali bangun nya."


__ADS_2