IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Wawancara...


__ADS_3

Rumah Dara


Mereka beranjak meninggalkan sekolah dengan menggunakan mobil pribadi Dara, sesampai nya di rumah, mereka langsung masuk kamar untuk membersikan diri dan rebahan di kasur sambil bermain hp, tanpa terasa waktu makan malam sudah tiba.


Mereka pun turun untuk makan malam..


"Malam non..." ucap bi ijah...


"Malam bi..." ucap dara...


"Mamah mana bi..." ucap dara...


"Nyonya masi di kamar non.. Mau bibi panggil kan non..." ucap bi ijah...


"Jangan bi nanti juga turun..." ucap dara...


"Yuk ta kita makan.." ucap dara...


"Iya ra..." ucap aggata


Rumah Iqbaal


Iqbaal dan Aldy yang sudah pulang kerumah dari tadi masi terlihat sibuk mengerjakan visi misi mereka..


"Gimana menurut lu dy.. ucap iqbaal sambil memberikan kertas...


"Sini gua baca...ucap aldy...


Aldy pun memaca nya dengan teliti..


"Menurut gua bal, Kalau yang bagian misi ini lu buat sesimpel mungkin. Jangan terlalu ribet ntar lu gak bisa jalani nya, lu harus buat yang pasti bisa lu jalani pas masa jabatan lu nanti ..." ucap aldy...


"Wah.. Otak lu encer juga ya dy, gak rugi ni gua sediain makanan banyak gini..." ucap iqbaal...


"Lu aja baru tau gua pinter. sebener nya gua dari dulu udh pinter cuma gua tutuppi aja..." ucap aldy dengan sombong...


"Songong banget lu dah.. ucap iqbaal sambil menjitak kepalah aldy..


"Sakit bal.. Enak bener lu jitak jitak kepalah gua..." ucap aldy sambil mengelus kepalah nya...


"Biar tambah pintar dy..." ucap iqbaalsambil tertawa...


"Pintar apaan benjol iya ni pala..." ucap aldy...


Rumah dara


"Gimana ra.. Lu udah buat visi dan misi belum..." ucap aggata...


"Udh si ta.. Tapi gu ragu.. ucap dara sambil memegang kertas yang berisi visi misi...


"Coba sini ra Gua liat..." ucap dara...


"Ni ta coba lu periksa menurut lu bagus gak..." ucap dara sambil menyerahkan kertas ke aggata


Aggata pun mulai membaca dengan teliti dan cermat


"Gila si ni ra, kalau begini cara nya lu bakan menang..." ucap aggata...


"Jangan becanda lu ta..." ucap dara...


"Serius gua ra, gua jamin pasti lu lancar wawancara besok..." ucap aggata...


"Doain ya ta, Semoga gua lancar..." ucap dara...


"Aminmm ra Pasti gua doain..." ucap aggata...


"Tidur yuk ta ngantuk ni..." ucap dara...


"Iya ra gua juga udh ngantuk.." ucap aggata...

__ADS_1


Pagi hari telah tiba Dara dan Aggata sudah siap untuk berngakat sekolah, sebelum berangkat mereka menyempatkan diri untuk sarapan..


"Pagi mah... ucap dara...


"Pagi tan... ucap aggata...


'Pagi semua.. Loh ada aggata kapan dateng ta..." ucap rina...


"Kemarin tan, Pas pulang sekolah langsung kesel kesini..."


"Ooo gitu.. Yaudah mari makan..." ucap rina...


Rumah Iqbaal


Sementara itu tampak Iqbaal dan Aldy masi terlelap dengan tidur nya, tak lama aldy pun terbangun karena sinar matahari yang menembus cendela kamar yang menumbulkan kesan silau...


"Aauuuuhhh..." aldy menguap dan menyalakan hp untuk melihat jam...


"***** telat... Bal.. Bal.. Bal.. Bangun..." ucap aldy kaget dan membangunkan iqbaal...


"Apaan si dy, pagi-pagi butah berisik amat..." ucap iqbaal...


"Pagi kepalah lu, kita kesingan bangat..." ucap aldy dan menunjukan jam di layar hp nya...


Iqbaal membuka mata nya dengan perlahan dan kaget melihat sudah jam 7:30...


"******..." ucap iqbaal...


Aldy dan Iqbaal langsung berlari kekamar mandi bersama, Setelah mandi mereka langsung berangkat sekolah tanpa sarapan..


"Gara-gara lu gua kagak sarapan..." ucap aldy...


"Bersik lu dy, Bagus lu cepet naik apa mau gua tinggal lo disini..." ucap iqbaal...


"Bentar, sensi amat..." ucap aldy...


Dara dan Aggata yang telah sampai di sekolah langsung masuk kedalam kelas untuk mempersiapkan diri ketika wawancara nanti..


"Gila ta, gua deg-deg kan banget ni..." ucap dara...


"sans ra, gua yakin lu pasti bisa..." ucap aggata...


"Gua pasti bisa..." ucap dara yang menyemangati diri nya...


Pengumuman buat parah siswa siswi yang mencalokan diri menajadi ketua osis agar dapat datang ke ruang osis untuk melakukan wawancara...


"Udah tu ra, udh di panggil..." ucap aggata...


"Iya ta gua pergi dulu..." ucap dara...


"Good luck ra..." ucap aggata....


Iqbaal dan Aldy yang baru sampai kesekolah langsung berlari kekelas untuk meletakan tas....


"Gua pergi dulu dy..." ucap iqbaal...


"Iya bal, semoga sukses..." ucap aldy...


Iqbaal pun langsung berlari keruangan osis, disana sudah terlihat banyak siswa siswi yang berkumpul sedang berkumpul di depan ruang osis....


"Wah, untung gua belum telat, Banyak juga ya yang daftar... ucap iqbaal sambil berjalan menuju ruang osis untuk bergabung dengan siswa lainnya..


Pengumuman buat semua siswa siswa bapak untuk mengambil nomor undian, agar proses wawancara berjalan denagan baik dan tertip... ucap pak stive memberi pengumuman...


"Baik pak... ucap mereka...


Mereka pun mengantri untuk mengambil nomor undiannya. Setelah semua telah mengambil nomor undian dan membuka nya, mereka langsung menuju tempat duduk sesuai dengan nomor yang mereka dapatkan...


Dara dan Iqbaal yang mendapat nomor undian berurutan pun duduk berdampingan. Iqbaal yang menyadari ada dara di samping nya berniat untuk mengangu nya😅..

__ADS_1


"Eh ada si budi..." ucap iqbaal dengan gaya songong nya...


"Eh ada si bolot, kuat juga nyali lu..." ucap dara dengan nada yang meremehkan...


"Lu kayak gak tau gua aja, mana mungkin gua takut..." ucap iqbaal dengan gaya sombong nya...


"Yaelah baru gitu udah sombong. Emang lu bisa jawab pertanyaan wawancara nanti, kan lu bisa nya cuma buat ulah..." ucap alya...


"Eh tu mulut apa pisau tajem amat, jangan-jangan lu takut saingan sama gua..." ucap iqbaal...


"Gua seorang DARA ANGGITA takut sama manusia langka kayak elu. Mimpi...!!!" ucap dara...


"Kita liat aja nanti, bakal gua buktiin ke li kalo gua bakal jadi saingin terberat lu..." ucap dara...


"Buktiin aja..." ucap dara dengan nada yang meremehkan...


Waktu terus berlalu dan sekarang sudah giliran dara untuk masuk, dara pun langsung masuk kedalam ruang osis dengan sedikit gugup...


"Permisi pak..." ucap dara...


"Masuk..." ucap pak stive...


"Hay ra..." ucap devandra


"Hay ka..." ucap dara...


''Kamu tidak gugup kan..." ucap devandra...


"Sedikit gugup ka..." ucap dara...


"Kalian mau ngobrol atau wawancara..." ucap pak stive...


"Maaf pak keterusan..." ucap devandra cengengesan...


Pak stive, devan dan guru yang lainnya pun melontarkan banyak pertanyaan kepada dara dan dara pun menjawab nya dengan lantang dan tegas...


"Dara sekarang saya mau menanyakan tujuan kamu ingin menjadi ketua osis..." ucap devandra sambil tersenyum manis...


"Tujuan pertama saya dengan saya menjadi ketua osis saya akan mudah untuk mendapatkan biayasiswa ke belanda, yang kedua saya ingin menjadikan sekolah citra bangsa menjadi sekolah yang berkualitas baik dengan menjalankan semua progam-progam yang saya rancang, saya juga ingin memperbaiki kualitas siswa/i agar lebih patuh dan taat kepada peraturan sekolah..." ucap dara dengan tegas...


"Sekarang apa visi misi kamu agar sekolah kita dapat menjadi sekolah yang lebih baik..." ucap pak stive...


"Terimakasih atas pertanyaan pak. Visi saya adalah ingin meningkatkan kualitas SMA CITRA BANGSA, membentuk kepribadian siswa-siswi SMA CITRA BANGSA yang Smart, Sigap, Musyawarah, Adil, Religius, dan Telitih dan...


Misi saya adalah meningkatkan kualitas prestasi akademik maupun non akademik melalui organisasinya, memperkenalkan atau menyebarluaskan pada masyarakat luas agar SMA CITRA BANGSA terkenal, menjadikan OSIS sebagai wadah aspirasi siswa, dan juga meningkatkan kedisiplinan dengan menaati peraturan yang ada..." ucap dara dengan tegas dan lancar...


"Sekarang jika kamu ditunjuk secara tiba-tiba untuk memimpin suatu kegiatan yang besar apakah kamu akan menerimah nya..." ucap devandra...


Saya akan menerimanya pak, walaupun saya belum ada persiapan untuk menjalakan nya.. Saya akan menjalankan dengan semaksimal mungkin dan sebaik mungkin, dengan menerimah nya saya juga akan banyak menambah pengalaman saya, saya juga bisa belajar bahwa kita harus sigap kapan pun dan dimana pun kita berada..


Mereka pun terus melontarkan pertanyaan kepada dara dan dara menjawab dengan baik, tak terasa 10 menit berlalu wawancara dara sudah selesai dara keluar dari ruangan osis dengan wajah yang lega dan bahagia. Karena sudah melewati proses wawancara dengan baik...


Sekarang giliran Iqbaal, Iqbaal yang ingin masuk keruangan osis berpapasan dengan dara...


"Eh bolot, gua kasi tau ya. Guru wawancara nya galak kalau lu gak bisa jawab abis lu... ucap dara dan pergi meninggal kan iqbaal..


Seketika wajah iqbaal terkihat pucat, Iqbaal pun masuk kedalam ruangan osis dengan sangat gugup...


Permisi pak..." ucap iqbaal


"Masuk... ucap devandara...


"Ini dia yang bapak tunggu-tunggu, loh bal kenap wajah mu pucet gitu..." ucap pak stive...


"Saya deg-deg kan pak, takut..." ucap iqbaal pelan...


"Jangan takut santai aja kamu hanya perlu jawab dengan jujur dan tegas..." ucap pak stive...


Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2