
Seperti apa yang di katakan Iqbaal sore hari nya mereka langsung pergi meninggalkan desa. Iqbaal sudah memesan kamar hotel untuk mereka berdua.
"Paman tante aku dan Dara pulang dulu ya," kata Dara sambil mencium tangan mereka berdua.
"Iya Dara, kamu jangan ngambek lagi pada Iqbaal dan Iqbaal harus lebih dewasa menghadapi Dara, ya sudah kalian hati-hati di jalan," ucap Bowo.
"Iya paman, kami pergi dulu," kata Iqbaal.
"Hati-hati Iqbaal Dara, jika sudah sampai langsung beritahu tante," ucap Nely.
"Iya tante, kami menginap di hotel dulu," kata Iqbaal.
Perjalanan dari desa ke hotel tidak terlalu jauh. Sebelum sampai di hotel mereka pesan makanan lebih dulu, Iqbaal mengajak Dara makan lebih dulu agar Iqbaal sanggup untuk pertempuran nanti malam.
"Dara mau makan apa," tanya Iqbaal.
"Mau makan pecel lele saja bal, aku lebih senang makan di pinggir jalan," jawab Dara.
"Hahaha iya ra, oh iya ra kamu tau kalau aku bertemu dengan hantu saat mencari mu," kata Iqbaal.
__ADS_1
"Apa hantu!! bagaimana mungkin bisa," tanya Dara.
"Hahaha aku juga tidak tau ra, aku kan sedang mencari rumah paman dan tante, nah saat itu aku sedang bingung karena aku lupa rumah mereka. Saat itu aku melihat seseorang wanita aku tanya pada wanita itu. Wanita itu hanya diam, saat aku melihat kaki nya ternyata kaki nya tidak menapak pada Tanah."
"Hahaha kamu sangat menggemaskan Iqbaal, aku tidak bisa membayangkan bagaimana wajah kamu saat itu," kata Dara.
"Wajah ku sangat hancur aku sangat takut Ra," Kata Iqbaal.
Sesampainya di warung pinggir jalan mereka berdua langsung memesan makanan. Dara dan Iqbaal memesan banyak makanan karena nanti malam mereka pasti mengeluarkan alergi lebih.
"Hmmm enak, aku tidak menyesal membeli ini semua," kata Iqbaal.
"Hahaha iya enak, Iqbaal untuk apa si kita menginap di hotel," tanya Dara.
Dara langsung terdiam saat mendengar jawaban dari Iqbaal. Ia lupa jika ia sudah berjanji pada Iqbaal untuk hal itu. Suasana makan mereka berdua diringi oleh pengamen yang sedang bernyanyi. Ada beberapa lirik yang membuat mereka berdua tersenyum karena sesuai dengan apa yang mereka berdua rasakan. .
lirik
Mungkinkah kau juga sama rasa
__ADS_1
Rasakan yang kurasa
Haruskah kuungkap yang kurasa
Bahwa sesungguhnya 'ku cinta dan 'ku sayang
Oh, malam
Sampaikan sayangku untuk dia...
"Apa aku sudah benar-benar mencintai nya," batin Iqbaal.
"Hahaha kenapa lirik ini sangat mewakili hati ku, " batin Dara.
Setelah selesai makan mereka berdua langsung pergi ke hotel, Warung makan dari hotel hanya berjarak beberapa meter saja. Dara dan Iqbaal masuk ke dalam kamar hotel mereka. Kamar hotel yang cukup mahal dan mewah. Iqbaal harus membayar 10 juta untuk satu kali menginap.
Mata Dara dan Iqbaal saling bertemu saat mereka berdua tersadar jika ada bunga mawar berbentuk love. Hal itu menjadi simbol malam pertama mereka berdua.
Perlahan Iqbaal mendekati bibir Dara. Dan tak lama. mereka berdua saling berciuman. Ciuman itu semakin intens, perlahan Iqbaal membuka pakaian nya dan juga pakaian Dara. Mereka berdua seperti menikmati apa yang seharusnya mereka lakukan sejak lama.
__ADS_1
Mata Iqbaal melihat ke arah dada dara. Memang terlihat kecil tetapi sudah lebih dari cukup untuk nya.
"Iqbaal aku malu," kata Dara.