IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)

IQBAAL & DARA (Bukan Cinta Biasa)
Pulang


__ADS_3

"Makan apa bal," tanya Dara.


"Makan yang enak, aku makan nasi padang," jawab Iqbaal.


"Tidak ini, ini lebih enak," tanya Dara.


"Tidak ah, aku bosan dan elergi," jawab Iqbaal.


"Sombong sekali, sementang orang kaya," kata Dara.


"Hahaha oh iya bal, Aldy ingin datang ke apartemen, kata nya ada hal yang ingin di katakan," ucap Iqbaal.


"Apa bal, apa hal yang penting," tanya Dara.


"Mungkin saja kata nya adalah hal yang penting," jawab Iqbaal.


"Ya sudah setelah ini kita pergi saja," kata Dara.


"Kemana," tanya Iqbaal.


"Pulang lah bal, kamu mau apa lagi di sini," tanya Dara.


"Hehehe mana tau masih mau di sini, lanjut ronde dua," jawab Iqbaal.


"Tidak mau sakit," kata Dara.


"Hahaha sakit tidak Dara, enak," ucap Iqbaal.


"Kamu yang enak aku yang sakit," ucap Dara.

__ADS_1


"Hahaha oh iya bekas itu kamu sudah aku bersihkan," kata Iqbaal.


"Apa sampai berdarah bal," tanya Dara.


"Ya tidak banyak kok," jawab Iqbaal.


"Dara aku lupa," ucap Iqbaal.


"Lupa apa bal," tanya Dara.


"Aku keluar di dalam, kamu tidak terasa," tanya Iqbaal.


"Iqbaal aku hamil bagaimana, aahkkk kamu ya Benar-benar membuat ku kesal," jawab Dara.


"Hahaha tidak papa, kalau bibit unggul langsung jadi, kalau tidak ya tidak akan, sudah tidak papa jangan takut," kata Dara dengan santai nya.


"Dara kamu kenapa si," tanya Iqbaal.


"Aku kesal dengan mu," jawab Dara.


"Hahaha sudah jangan marah marah ah, setelah selesai makan kita langsung ke apartemen," kata Iqbaal.


Ia hanya cengengesan tanpa ada rasa bersalah pada Dara, tapi memang iqbaal tidak bersalah sedikitpun.


Setahun semuanya selesai dari makan sampai berkemas. Iqbaal dan Dara langsung pergi meninggalkan hotel, di apartemen juga sudah ara ayah Iqbaal yang dari kemarin menginap di sana, Iqbaal tidak tau jika ayah dan mamah nya sedang ada masalah.


Sesampainya di apartemen Iqbaal langsung di sambut dengan ayah nya yang tidur di sofa ruang keluarga. Dari baju dan bentuk ayah nya Iqbaal sudah merasa ada yang aneh.


"Ayah," kata Iqbaal sambil menggoyangkan tubuh ayah nya.

__ADS_1


"Hmmmm," gumam Dhanu.


"Pindah ke kamar," kata Iqbaal.


"Kau sudah pulang," tanya Dhanu.


"Sudah ayah kenapa, ayo ke kamar, pasti ada masalah kan," tanya Iqbaal.


"Kau tau saja," jawab Dhanu.


Dhanu dan Iqbaal berjalan masuk ke dalam kamar, Dhanu memang sedang ada masalah dengan istri nya, memang masalah kecil tetapi di besar besar kan.


"Kenapa yah," tanya Iqbaal.


"Ayah tidak di kasih masuk oleh mamah mu," jawab Dhanu.


"Hahaha kenapa, ayah selingkuh?"


"Tidak lah, mamah mu sudah cukup," kata Dhanu


"Jadi," tanya iqbaal.


"Ayah pulang Kantor tidak langsung pulang, main main dulu dengan Teman-teman ayah, nah ayah pulang larut malam, dan dalam keadaan mabok, jadi kena deh."


"Mantap, hahaha ayah nakal sekali," ucap Iqbaal.


"Kau malah tertawa, ayah sedang menderita," kata Dhanu.


"Sabar nanti aku bujuk mamah," ucap Iqbaal yang tak henti menahan tawa nya.

__ADS_1


__ADS_2