
Setelah 3 hari berada di rumah sakit, kini keadaan Steve, Derry, Leo, Pras dan Bella pun sudah lebih baik. Mereka juga sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Akan tetapi Bella dan Pras masih dalam pemeriksaan polisi karena keduanya pernah terlibat dalam penculikan Riana, bahkan mereka sendirilah yang menyerahkan diri karena sadar akan perbuatan yang mereka lakukan.
Kini mereka memutuskan untuk berkumpul di kediaman Derry, mereka pun tampak membahas ulang tentang informasi yang didapatkan oleh Steve dari Riana terakhir kali bahwa sewaktu itu wanita tersebut sedang memberi petunjuk kepada Steve.
"Lalu kapan kita akan bertindak? Apa selamanya kita akan seperti ini terus? Sudah 3 hari Riana bersama dengan ayahnya, Mami takut jika Riana kenapa-napa," ucap Adelia.
"Adelia, kau jangan berpikiran macam-macam ya. Bukankah sudah Steve katakan jika Riana baik-baik saja? Lagipula bagaimanapun juga Carlos adalah Ayah Riana. Aku yakin dia tidak mungkin menyakiti anaknya sendiri," ucap Lily.
"Tidak mungkin bagaimana, manusia iblis itu bisa melakukan apapun asalkan mendapatkan apa yang dia inginkan Mbak. Jika dia pria yang baik-baik, aku tidak mungkin berpisah dengannya. Ya hanya aku saja yang terlalu bodoh karena bisa percaya dengan ucapannya itu," timpal Adelia.
"Sudahlah kau berpikir positif saja, aku yakin Riana pasti sudah mengatur semuanya, dia pasti bisa menjaga dirinya. Kau harus yakin itu," ucap Lily, sehingga membuat Adelia pun bungkam.
"Ma, Mi, aku harap kalian tetap berada di dalam rumah karena di luar sangat banyak mata-mata dan penjahat yang mengawasi kita. Kalian tenang saja, semuanya sudah aku, Leo dan Papa rencanakan dengan sangat matang. Kita pasti akan menyelamatkan Riana, Mami tidak perlu khawatir," ucap Steve.
"Tidak bisa, Mami tidak akan bisa tenang. Mami harus ikut kalian ke sana," ucap Adelia yang begitu kekeh.
"Adelia, kau jangan gegabah. Lebih baik kau di rumah saja agar tidak menimbulkan kecurigaan para mata-mata yang berada di luar. Saat ini kita sedang diawasi dan itu semua aku ketahui dari anak buahku yang saat ini juga mengawasi mereka. Kau tenang saja semua akan baik-baik saja asal rencana kita ini bisa berjalan dengan lancar, kita juga pasti akan menangkap mantan suamimu itu dan sudah dipastikan jika dia akan mendapatkan hukuman yang berat. Aku juga baru tahu ternyata Carlos itu adalah seorang mafia yang sudah sangat diincar oleh banyak orang dan juga polisi, pantas saja dia sangat ahli membuat kejahatan dan sampai saat ini tidak tertangkap. Tapi tenang saja, kali ini aku pastikan jika dia akan tertangkap dan tidak akan bisa terlepas," ucap Derry yang menatap tajam.
"Pa, kau harus berhati-hati karena dia bukanlah orang sembarangan," ucap Lily yang merasa sangat khawatir.
"Tenang saja Sayang, semuanya sudah Papa persiapkan. Sekarang juga kami akan bertindak, kalian berdua hanya perlu di rumah dan mendoakan kami," tutur Derry. "Oh ya Steve apa kau sudah memperketat keamanan di rumah sakit untuk menjaga Ibu dan Kakakmu?" Tanyanya.
"Sudah Pa, aku pastikan tidak akan ada lagi orang jahat yang bisa masuk ke dalam," sahut Steve.
"Baguslah, ya sudah ayo kita pergi. kita tidak punya banyak waktu lagi," ucap Derry.
*****
"Untung saja mata-mata di sekitar kita sudah berhasil dibasmi, kalau tidak kita tidak akan mungkin bisa sampai ke sini dengan selamat," ucap Steve saat mereka sudah tiba di suatu tempat.
"Tapi apa kau yakin di sini tempatnya?" Tanya Leo.
"Ya aku sangat yakin, terakhir Riana mengungkit tempat ini, jadi sudah pasti dia ada di sekitar sini," ujar Steve.
__ADS_1
"Cepat hubungi polisi agar mereka tidak jauh dari kita dan kita juga bisa langsung bertindak," titah Derry.
"Baik Pa," jawab Steve.
"Tapi Om kita belum tahu di mana Riana sekarang berada, ini baru jalannya saja," ucap Leo.
"Kau tenang saja Leo, kita pasti bisa mendapatkannya segera. Aku masih menyimpan titik terakhir di mana Riana menghubungiku waktu itu," ujar Steve.
"Ternyata kau pintar juga ya," ucap Leo.
"Tentu saja karena kali ini rencana kita benar-benar tidak boleh gagal, kita harus menyelamatkan Riana, menangkap Carlos supaya dia tidak melakukan kejahatan lagi," ucap Steve.
Lalu segera saja Leo menjalankan mobilnya menuju ke kediaman Carlos setelah Vano mendapatkan alamat tersebut.
_____
Leo memberhentikan mobilnya tidak jauh dari sebuah bangunan mewah, ya Leo memang sengaja menjauhi bangunan itu supaya tidak ada yang mencurigai gerak-gerik mereka saat ini.
"Aku yakin memang ini kediamannya, lihat saja ada beberapa banyak Bodyguard yang menjaga di sana," ucap Steve.
"Tentu saja bisa, apa kau tidak lihat penyamaran kita ini sudah sangat sempurna," sahut Steve.
Ya memang saat ini ketiganya sedang menyamar, Steve menggunakan wik gondrong yang dikuncir, kacamata bulat serta tompel pada pipinya. Derry menggunakan Wik batok kelapa dan juga gigi jongos yang tentunya membuatnya sangat berbeda . Sedangkan Leo hanya menggunakan topi dan kacamata hitam saja, serta menambah sedikit tompel di hidungnya. Sehingga membuat penyamaran mereka semakin sempurna.
_____
"Siapa kalian dan ada keperluan apa kalian datang ke sini?" Tanya penjaga yang merupakan salah satu anak buah Carlos.
"Maaf, kami hanya sedang mencari alamat. Apakah Bapak tahu alamat ini?" Tanya Steve dengan suaranya yang dibuat-buat.
Di saat penjaga tersebut fokus melihat alamat yang tertera pada selembar kertas, dengan cepat Derry memukul pundak penjaga tersebut hingga pingsan di tempat.
Lalu mereka pun mengendap-endap masuk ke dalam dan melanjutkan aksi selanjutnya. Leo sengaja memancing keributan agar para penjaga fokus kepadanya, sementara Derry dan Steve masuk ke dalam kediaman Carlos.
__ADS_1
"Siapa kalian, kenapa kalian ada di sini? Tanya penjaga yang tiba-tiba saja muncul, membuat langkah Steve dan Derry terhenti.
"Maaf, sepertinya kami salah alamat. Kami kira ini adalah rumah saudara kami," ucap Derry beralasan.
"Apa Kau pikir aku ini orang bodoh hah! Tidak ada orang yang bisa sembarangan masuk ke rumah ini," tukas penjaga yang hendak menyerang Derry.
Bertepatan di saat itu Leo muncul dari belakang memukul penjaga tersebut hingga pingsan.
"Ayo kita cari keberadaan Riana sekarang," ucap Derry.
Akan tetapi ternyata tiba-tiba saja banyak penjaga lain yang keluar sehingga mau tak mau ketiganya pun berkelahi untuk menghajar mereka. Untungnya mereka bertiga membawa alat penyetrum sehingga sangat membantu untuk membuat para penjaga pun tumbang.
Di saat Leo dan Derry tampak melawan para penjaga, Steve langsung saja berlari untuk mencari keberadaan Riana.
_____
Riana merasa terkejut karena mendengar suara keributan di depan kamarnya, ia yakin pasti saat ini keluarganya sudah tiba di sini untuk menyelamatkannya dan saat ini sedang berkelahi dengan penjaga.
Setelah berhasil menghabisi penjaga yang berada di depan ruangan yang Steve yakini adalah kamar istrinya itu, ia pun langsung saja membuka pintu kamar tersebut dan melihat seorang wanita yang saat ini sudah berdiri menatap ke arahnya.
"Mas Steve," ucap Riana yang tak percaya melihat kehadiran suaminya itu.
"Sayang," ucap Steve pula.
Lalu keduanya saling berpelukan erat sejenak, untuk melepaskan rasa rindu mereka dengan perasaan yang sangat terharu.
"Mas, aku tidak menyangka kau benar-benar bisa datang ke sini," ucap Riana.
"Iya Sayang, aku pasti akan datang menyelamatkanmu. Ayo sekarang kita pergi sebelum semuanya terlambat," ucap Steve.
"Iya Mas," jawab Riana menyetujui.
Akan tetapi di saat Steve dan Riana baru saja keluar dari kamar dan hendak melarikan diri. Di saat itu pun terlihat Carlos yang baru saja kembali dengan beberapa anak buahnya, mereke juga melihat Derry dan Leo yang sudah ditangkap oleh anak buah Carlos serta penyamaran mereka yang terbongkar.
__ADS_1
Bersambung …