
Zakira panik atas kejadian baru saja menimpanya itu, ia pun menangis sejadi-jadinya.
"Hiks, Untung saja anda secepat tiba suster, kalau tidak saya tidak tahu apa yang terjadi pada saya," tangis Zakira.
"Ya Mbak, Untung saja Mbak cepat menekan tombol darurat jika tidak saya juga tidak tahu kenapa pria itu bisa masuk ke dalam ruangan ini."
Suster itu mencoba untuk menenangkan Zakira.
Kreak, pintu itu pun kembali terbuka.
Zakira kaget melihat Rafli yang datang.
"Zakira, bagaimana keadaanmu? tanya Rafly dengan panik.
"Mas Rafly, darimana kamu tahu aku di sini ?" tanya Zakira.
Karena kehadiran Rafly di ruangan itu suster pun memutuskan untuk kembali ke ruangannya.
"Saya permisi mbak," ucap Suster tersebut.
"Iya Suster, terima kasih."
Rafli menatap Zakira dengan tatapan berembun. Membuat Zakira heran.
"Mas Rafli ada apa?" tanya Zakira.
Rafli mengusap rambut Zakira sambil menatapnya dengan bola mata yang tergenang.
Kemudian ia meraih tangan Zakira dan menciumnya.
"Maafkan aku Zakira. Aku sudah menuduhmu yang bukan bukan,"ucap Rafli sambil meneteskan air matanya.
"Mas tahu dari mana?" Tanya Zakira sambil menatap Rafly dengan tatapan berpendar.
"Sinta menulis pesan, dia mengatakan jika Reymond lah yang memperkosa kamu Zakira di saat kamu gak sadarkan diri , hingga kamu hamil."
Zakira begitu syok.
"Reymond? Apa Sinta sudah lama mengetahuinya?" Guman Zakira. Kaget dan kecewa.
"Entahlah, yang jelas dia memberitahu jika saat ini kamu dalam bahaya."
__ADS_1
"Hah Sinta tahu dari mana?"
"Baru saja ada pria yang ingin mencelakai ku Mas, pria itu menyamar sebagai seorang perawat. Dia ingin menyuntikkan sesuatu di pergelangan tanganku beruntung aku sempat mencurigainya sehingga dapat mengulur waktu."
"Iya aku rasa ini semua adalah perbuatan Raymond."
Zakira mulai menangis hingga tubuhnya terguncang.
"Reymond, pantas saja dia selalu berbuat baik dan perhatian terhadapku. Ternyata dia adalah dalang dan semua penderitaan ku, hiks. "
"Sudahlah sayang, yang penting bagiku Aku sudah tahu jika kau tidak pernah menghianati aku seperti yang orang lain katakan. Jika saat ini kau hamil, itu bukan salahmu, tapi itu tragedi yang menimpamu," ucap Rafli sambil mengusap wajah Zakira.
Zakira begitu terharu mendengar kata-kata dari Rafly.
"Tentu saja Mas, Bagaimana aku bisa menghianati mu,sedangkan aku sangat mencintaimu."
'Iya Zakira, aku juga mencintaimu. Semua ini hanya kesalahpahaman Aku menyesal tidak mempercayaimu sejak semula."
Keduanya pun saling menatap dengan bola mata yang berembun.
"Kalau begitu Zakira, kita akan bangun kembali rumah tangga kita seperti yang kita impikan dulu. Aku akan menerima kau apa adanya." Rafly mengecup kening Zakira dengan lekat.
***
Pada bagian awal buku harian itu, tak menunjukkan apa-apa. Namun pada bagian tengah Sinta dari buku hariannya sesuatu yang mengejutkan dan itu sekitar tiga tahun yang lalu
17 Maret 2020
Hari ini aku senang sekali diterima bekerja sebagai sekretaris. Padahal aku sendiri hanya memiliki ijazah SMA. Aku memiliki bos yang begitu baik. Bahkan dia langsung meminjami ku uang seratus juta untuk biaya pengobatan ibu.
Romi membuka lagi beberapa lembar setelahnya.
18 April 2020
Hiks, aku tak menyangka jika bos yang kupikir baik ternyata tega menodai ku. Aku harus membayar hutang yang dia pinjam kan dengan kegadisan ku.
20 April 2020
'Hiks, untuk kesekian kalinya aku di paksa melayani bos itu. Jika tidak melayaninya aku di akan mengancam menyebarkan video tak senonoh kami, bahkan dia mengancam akan membunuh ku dan juga keluarga ku, ya Tuhan bagaimana caranya agar aku terlepas darinya.'
Romi semakin kaget. Dia memang pernah mendengar pengakuan dari Sinta, jika Sinta pernah di pekosa oleh seseorang ketika baru tiba di kota. Karena Romi percaya pada pengakuan Sinta, dia pun tak mempermasalahkan hal itu.
__ADS_1
Romi membuka lagi lembar-lembar
6 Juni 2020.
Akhirnya aku memiliki teman baru seorang gadis cantik berhijab bernama Zakira.
Dia begitu baik tapi sepertinya Reymond mulai mengincarnya. Aku melihat tatapan aneh Reymond pada Zakira.
17 januari 2022
Akhirnya setelah dua tahun Reymond berhasil menyetubuhi Zakira. Aku menyesal karena tidak memberitahu Zakira tentang rencana Reymond.
Dia bener-bener psikopat. Dia mengancamku akan membunuhku jika aku membeberkan rencananya. Zakira maafkan aku, karena dari akulah Reymond mendapatkan semua informasi tentang dirimu.
Emosi Romi ketika naik ke ubun-ubun ternyata Raymond. Sosok yang dianggap malaikat justru ternyata seorang iblis.
Bagaimana tidak, lima puluh persen biaya pernikahan dirinya dan Sinta di tanggung oleh Reymond.Romi merasa dikhianati oleh Sinta, tapi dia juga harus tahu dimana keadaan istrinya saat ini.
Dengan buku diary tersebut, Romi bermaksud melaporkan Reymond pada pihak berwajib.
***
Kring telepon berdering di meja Reymond.
"Ada apa?" tanya Reymond sambil mengompres luka-lukanya.
"Tuan, saya sudah berada di jalan menuju luar kota.Lalu kita apakan mayat ini?" tanya Pria di sambung teleponnya.
"Kau sudah memastikan tidak ada yang melihatnya kan?"
"Tenang saja Tuan. CCTV lantai 6 off. Aku langsung menyuntikkan obat penghenti detak jantung. Jadi tidak akan ada yang curiga. Dan tidak akan ada sedikitpun darah dan luka pada jasadnya."
"Bagus, buang saja ke sungai yang aliran airnya deras. Lakukan saat tengah malam dan keadaan sepi."
"Siap Tuan."
Reymond mengulum senyumnya.
"Siapa lagi target selanjutnya," ucap Reymond.
"Jika aku tak bisa memiliki Zakira, lebih baik dia mati hingga tak ada yang memilikinya haha!"
__ADS_1