
Menuju ke jalan kaliurang, kondisi jalan hari minggu ini lumayan ramai, dikarenakan Jogja adalah kota wisata, jadi demi menghindari kemacetan, makanya Iwan berangkat lebih awal tadi. Setelah 20 menit perjalan, Iwan pun mengeluarkan handphone nya dan menelpon Bella.
"Hallo Bell, aku udah di pertigaan yaa," ucap Iwanyang menunggu lama untuk tersambung telponnya diangkat Bella.
"Ooohh.. iya Wan, tunggu aja yaa disitu, 5 menit lagi aku selesai dandan nih," jawab Bella.
"iya iya Bell, santai aja kamu nggak usah buru - buru," jawab Iwan.
"Tunggu bentar yaa Wan, bye~" ucap Bella memutuskan panggilannya.
Iwan kemudian memarkirkan mobilnya dipinggir jalan, kemudian dia turun menuju angkringan di sudut pertigaan, ia memesan wedang jahe untuk menjadi teman menunggu Bella. Hanya orang bodoh yang mempercayai jika seorang wanita bilang 5 menit lagi dia selesai berdandan, karena ia mengerti bagaimana wanita jika sedang berdandan, terlalu memakan waktu. Lebih baik iya menunggu di angkringan duduk santai sembari memakan ote - ote ketimbang dia duduk di dalam mobil berharap memang benar 5 menit kemudian Bella akan datang.
Iwan membuka handphone nya dan mencoba chat Sugeng untuk mengisi waktunya.
Iwan : PING!!!
Iwan : Genggg
Sugeng : nphee W4n?
Iwan : bunga tulip gimana? aman nggak bro?
Sugeng : amaan W4n tnang ajj.. (emoticon jempol)
Sugeng : (Foto bunga Tulip milik mereka yang tersusun rapih)
__ADS_1
Sugeng : NicH kbtulan ak gy cek bnga nya
Iwan : yasudah bagus kalo aman
Sugeng : jd km kencan sm Bella hri ini?
Iwan : jadi geng, nih lagi nunggu Bella, bentar lagi caww.
Sugeng : skses yhaa.. fighting!!
ia mengernyitkan jidatnya, yang mencoba membiasakan diri dengan ke alay-an anak muda saat ini, tapi tetap saja ia masih merasa jijik, Iwan sebenernya juga alay ketika di kehidupan sebelumnya, namun bagaimana pun sekarang dia adalah orang dewasa yang berada di tubuh seorang remaja.
Iwan pun meminum wedang jahe pesanannya dan masih meluncur di dunia maya, ia membuka timeline facebooknya, yang mana di aplikasi ini sekarang masih lah sangat ramai dipakai temen - temennya, beranda facebook nya dipenuhi oleh teman - temannya yang membagikan foto dan statusnya. Memang pada saat ini, aplikasi pamer foto yang perlahan merebut pangsa pasar anak muda belum ada. Aplikasi instagram baru akan muncul di akhir tahun 2010.
Setengah jam ia menunggu di angkringan tersebut, dari sudut jalan lainnya, ia nampak melihat Bella dari kejauhan. Bella mengenakan setelan baju hitam dan celana jeans putih, dan mengenakan sepatu boots hitam berjalan ke arah mobil Iwan.
Ketika Bella melihat Iwan, ia langsung tersenyum lebar, baru dari dekat terlihat Bella mengenakan jam tangan Alexander Christie, rambutnya diikat ala - ala ponytail, membawa handbag ditangannya. Penampilannya ini sangat imut tapi tetap meninggalkan kesan kedewasaan. Segera Iwan membuka kan pintu mobil untuk Bella.
"Sorry yaah Wan, pasti lama yaah nungguin aku?," tanya Bella merasa bersalah.
"Gapapa Bell, cuma sebentar kok aku nunggu nya," ucap Iwan tersenyum ke arah Bella
"eehh kok bisa sih outfit kita samaan gini, hitam putih, padahal kan nggak janjian yaa," ucap Bella yang memindai penampilan Iwan juga.
"Berarti kita sehati Bell," ucap Iwan yang mulai mengeluarkan rayuan maut nya.
__ADS_1
"muhumuhu, kebetulan aja kali, kalo emang sehati emangnya kamu tau aku sekarang mau nya diajak kemana?," tanya Bella menyangga pernyataan Iwan.
"Mmmm.. biar aku tebak, pertama - tama kita akan nonton film kesukaan kamu, Harry Potter and The Deathly Hallows, kamu udah nonton itu belum? terus kita makan makanan favorit kamu itu empek - empek, terakhir aku mau ajak kamu ke Candi Batu Roko, kita liat sunset disana nanti, gimana?," tanya Iwan sembari menaik - naikkan alisnya.
Bella pun menunjukkan sedikit keterkejutannya, semua yang disebutkan Iwan memang keinginan yang ingin ia penuhi, untuk menonton film dan makanan favorit, Bella berfikir mungkin saja Iwan menanyakan hal tersebut pada Sari, akan tetapi untuk yang terakhir, ia tidak pernah menceritakannya kepada siapapun, hanya dirinya saja yang tahu bagaimana dia ingin melihat sunset bersama orang yang ia sukai, karena seringnya menonton film dengan adegan pasangan romantis yang sedang melihat sunset berduaan, ia jadi menginginkan untuk merasakan hal romantis seperti itu juga.
Hati Bella bergedup dengan kencang memikirkan hal tersebut, telinga nya memerah, ia bahkan menundukkan sedikit wajahnya malu - malu, gimanapun tidak pernah ada laki - laki yang berani mendekatinya menimbang keadaan keluarganya, ia belum pernah merasakan nervous ke laki - laki seperti ini. Kemudian ia mencoba dengan keras menetralkan ekspresinya.
"Waan.. kok kamu bisa tau aku pengen liat sunset?," tanya Bella dengan ekspresi seserius mungkin.
"Kan tadi sudah aku bilang, kita ini sehati," jawab Iwan yang mengedipkan sebelah matanya ke arah Bella.
Jelas saja Iwan mengetahi, karena di kehidupan sebelumnya, ia melihat keinginan Bella tersebut di buku tahunan angkatan nya ketika lulus, apa yang Bella tulis disitu adalah 'ingin merasakan suasana sunset Indonesia, tetapi sepertinya tidak akan bisa terwujud'. Maksud dari tidak terwujud disini itu karena Bella melanjutkan perkuliahannya di luar negeri, jadinya Bella belum sempat menyaksikan sunset di Indonesia. Namun yang tidak diketahui oleh Iwan adalah Bella ingin merasakan suasana romantis tersebut bersama orang yang ia sukai.
---
Mereka pun tiba di tempat bioskop, kemudian memarkirkan mobil, lalu jalan berdampingan, telihat banyak sekali orang karena memang ini adalah hari minggu, Iwan dan Bella mulai ikut mengantri di antrian yang sudah panjang tersebut. Ditambah lagi sekarang ada beberapa film blockbuster juga seperti Toy Story 3, Iron Man 2, Despicable Me, Inception. Maka dari itu jumlah penonton hari ini meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
Untuk film yang ingin ia tonton dengan Bella yaitu film Harry Potter and the Deathly Hallows, untung nya Iwan hanya sekali saja melihat film tersebut, sehingga ia agak lupa bagaimana alur film tersebut. Jadinya tidak akan merasa bosan nantinya ketika nonton lagi bersama Bella.
Mereka mendapatkan 2 tiket di jam 2 siang, sungguh pas sekali waktunya, setelah selesai filmnya bisa langsung ke tempat yang dapat melihat sunset.
Karena baru menunjukkan jam 12, masih ada waktu 2 jam untuk menunggu film di mulai, ia pun keluar lagi bersama Bella mencari restoran empek - empek favorit Bella. Sesampainya di restoran tersebut, Iwan dan Bella memesan makanan minuman.
Mereka pun mulai mengobrol berbagai topik mulai dari dunia sekolahnya, hobi dan kehidupan mereka masing - masing. Merasa Iwan sangat enak diajak ngobrol begini ditambah lagi sekarang Iwan cerdas, Bella semakin merasa nyaman saja dekat dengan Iwan.
__ADS_1
Ketika mereka berdua sedang mengobrol, Iwan melihat seseorang yang ia kenali berada di dalam restoran tersebut.
Terimakasih sudah membaca! jangan lupa likenya