Jenius Wan

Jenius Wan
Cemburu


__ADS_3

    Sebelumnya Iwan tidak kepikiran untuk membuat Flappy Bird pada OS Blackberry, OS Symbian maupun OS Java. Yang hanya Iwan fikirkan adalah dia akan membuatnya untuk android nanti, namun saat ini android masih dalam progress awal, harus menunggu beberapa tahun lagi baru bisa di eksekusi.


---


    Keesokan harinya, Iwan berencana untuk membeli iPhone untuk uji coba game nya nanti, di pagi hari ini dia melakukan aktivitas berolahraga seperti biasa dan sarapan dengan keluarganya. Orang tuanya menanyakan tentang akademik Iwan di sekolah.


    Orang tua Iwan puas dengan performa Iwan di sekolah yang semakin hari semakin membaik, nilainya bisa dibilang sempurna. Orang tuanya juga menanyakan mengapa dirinya setiap hari pulang sore terus, Iwan hanya bisa mencari alibi bahwa dirinya les setelah pulang sekolah.


---


    Hari sudah siang, Iwan pun mengendarai mobilnya ke mall terbesar di Jogja saat ini yaitu Mangkubumi Plaza. Iwan memarkirkan mobilnya di basement kemudian berjalan menuju lift untuk naik ke lantai 1. Sesampainya di lantai 1 pintu lift terbuka dan Iwan melihat seseorang yang dikenali nya.


    Seorang wanita mengenakan baju t-shirt merah dengan celana ketat berwarna hitam, rambutnya pirang diikat dengan gaya bun style, dia adalah Rose.


    Rose sedang bersama 2 orang temannya saat ini melihat Iwan saat Iwan keluar dari lift tersebut.


    "Hemm.. itu Iwan bukan ya?," tanya teman Rose yang ada di sebelah kanan nya.


    "Eh iyaa, bener itu Iwan!," seru lagi teman Rose yang ada di sebelah kiri nya


    Iwan yang tidak sengaja bertemu dengan Rose pun mau tidak mau menyapa nya sebagai teman sekolah.


    "Haaii Rose, lagi hangout nih?," tanya Iwan basa basi


    "Iyaa Waann, kita lagi hangout nih, kamu ke sini sendiri aja? nggak sama Bella?," tanya Rose sambil menaikkan alisnya.


    "Emm.. Iya sendiri aja, lagian cuma sebentar aja kok, mau ke iStore, mau beli iPhone," jawab Iwan sekena nya saja.


    "Ehh... Kebetulan kita juga mau ke sana," potong temannya Rose yang di sebelah kanan.


    "Iyaa.. iya kita mau kesana bareng aja," ucap temannya Rose yang di sebelah kiri


    "Iyaa Waann.. Bareng aja, kita juga pada mau kesana, mau pada ganti hape kebetulan," ajak Rose pada Iwan.


    "Hmm.. yaudah boleh deh bareng aja," ucap Iwan menyetujui ajakan Rose.


    Mereka berempat pun berjalan bareng menuju iStore yang mereka kunjungi. Tetapi di pertengahan jalan, salah satu temannya Rose mengeluh ingin ke toilet.


    "Haduuhh, aku kebelet nih, Raa, temenin aku dong ke toilet," ucap salah satu temen Rose mengajak teman lainnya yang bernama Zara.


    Zara melirik sebentar ke arah Rose, kemudian Rose hanya memberi sedikit anggukan kepala nya.


    "Yaudah aku temenin, kalian duluan nggak papa yaa, nanti kita nyusul," ucap Zara

__ADS_1


    Mereka berdua pun berpisah ke arah yang berlawanan untuk pergi ke toilet, Iwan dan Rose melanjutkan perjalanan kembali. Hanya berduaan suasana menjadi agak canggung bagi Iwan, Iwan mencoba memecahkan kecanggungan tersebut.


    "Rose, toko bunga kamu gimana? lancaar?," tanya Iwan berbasa basi


    "iyaa lancar lancar aja kok, oh iyaa makasih kemarin udah mau ngelelang bunga Tulip punya kamu," jawab Rose


    "Ehehe.. iyaa Rose sama - sama, lagian kan aku cuma beruntung aja dapet bunga Tulip yang cantik sebelum itu bunga jadi viral," ucap Iwan.


    "Oh yaa? jadi itu bukan kamu yang nanem sendiri?," tanya Rose menoleh ke arah Iwan.


    "Engga lah, aku mana tau banyak soal taneman - taneman, gimana bisa nanem," jawab Iwan sembari menggelengkan kepala nya.


    "Hmm gituuu.. oh yaa btw, yang aku tau sekarang kamu lagi sibuk ngebuat game yaa?," tanya Rose melihat ke arah depan


    "Emm?? kok kamu tau? di kasih tau yaa sama Bella?," tanya Iwan terkaget


    Rose yang mendengar respon Iwan pun hanya tersenyum masam saja tanpa menjawab pertanyaan dari Iwan.


    "Kalo udah jadi game nya, jangan lupa kabarin yaa, aku mau coba," ucap Rose tak lama kemudian.


    "Oke oke, tenang aja," jawab Iwan sembari tersenyum


    Mereka berdua pun sudah tiba di depan iStore, tetapi yang mereka tidak tau ketika mereka sedang berjalan berduaan tadi ada yang memfoto mereka berdua.


---


    Cindy : PING!!!


    Cindy : PING!!!


    Cindy : Bell


    Cindy : coba tebak apa yang aku liat di mall nih


    Cindy : (Foto di cantumkan)


    Bella pun membuka foto tersebut dan menaikkan dahi nya, entah kenapa hatinya sedikit teriris melihat foto itu. Foto tersebut menunjukkan Iwan dan Rose sedang jalan berdampingan dengan muka sama - sama tersenyum. Sejak terakhir bertemu dengan Iwan dirumahnya Sari, Iwan tidak lagi mengontak Bella. Terakhir hanya menitip pesan hari jum'at Iwan izin untuk mendaftarkan perusahaan nya, sedangkan di hari sabtu nya Bella yang izin karena ada acara keluarga. Jadi mereka sudah 2 hari tidak bertemu


    Iwan sendiri hanya fokus belajar saja di kelas dan sepulang sekolah dirinya disibukkan dengan perencanaan di game studio nya, maka dari itu dia tidak sempat untuk memberi kabar kepada Bella.


    Meskipun mereka berdua belum memutuskan untuk berpacaran, tetapi Bella sudah merasa hubungannya dengan Iwan sangat dekat. Sebenarnya Bella bukan tipikal wanita remaja posesif yang mengharuskan Iwan memberikan kabar kepada diri nya setiap saat.


    Akan tetapi sebagai wanita remaja dirinya merasa cemburu melihat Iwan dan Rose jalan berduaan. Daripada Bella hanya memendamnya sendiri lebih baik langsung saja konfirmasi ke orangnya.

__ADS_1


    Bella : PING!!!


    Bella : Waann


    Bella : PING!!!


    Iwan : Iyaa Bell?


    Bella : Sibuk nggak kamu?


    Iwan : Enggak terlalu kok, aku lagi di mall sama Rose tadi nggak sengaja ketemu dia di depan lift, ada apa Bell?


    Melihat balasan Iwan yang jujur dan tidak mencari alasan lain itu menunjukkan memang dia bertemu dengan Rose secara kebetulan, hati Bella pun sedikit lega dan merasa tenang. Jika saja Iwan berbohong sudah dipastikan berarti dia membuat janji dengan Rose dan ada maksud tertentu.


    Bella : Nggak papa kok, kamu ngapain ke mall?


    Iwan : Aku mau beli iPhone Bell, ehh iyaa kamu kemaren kok nggak masuk sekolah, izin kemana?


    Bella : Oohhh beli iPhone


    Bella : iyaa aku kemarin izin soalnya ada acara keluarga besar dirumah.


    Iwan : Eh iya Bell, aku minta maaf yaa kalo 2 hari ini aku sibuk


    Bella : Iyaa nggak papa kok, kamu jaga kesehatan aja yang penting, lanjut gih milih hape


    Bella : Byeee


    Iwan : Iyaa kamu juga jaga kesehatan


    Iwan : Byeee


---


    Di dalam iStore, Rose melihat Iwan senyum - senyum sendiri sembari chatting dan tidak lama mengantongi lagi handphone nya, dia yang mengingat ekspresi Iwan ketika sedang chatting tadi pun merasa sedikit kesal.


    Rose kemudian mengernyitkan dahinya, 'lah kenapa juga aku harus kesel' ucap Rose dalam hati. ia kemudian menggeleng - gelengkan kepala nya agar bisa fokus kembali dengan tujuan utamanya membeli iPhone.


    Penjaga toko sedang mempromosikan handphone iPhone 4, karena saat ini hanya iPhone 4 seri terbarunya. Iwan pun kemudian memilih iPhone 4 berwarna hitam dan membayarnya secara cash Rp4.000.000,- ini sungguh membuat uang di ATM nya hampir habis.


    Paling tidak sekarang Iwan masih mempunyai sedikit simpanan uang bulanan miliknya, karena nilai akademik Iwan yang bagus dan terus konsisten ditambah sekarang dia sering menggunakan mobilnya, orang tua Iwan memberinya Rp2.500.000,- per bulan.


    Merasa tujuan membeli iPhone nya telah dilaksanakan, Iwan pun berpamitan dengan Rose dan kedua temannya yang menyusul tadi, kemudian dirinya turun ke basement, menaiki mobilnya dan mengendarai mobilnya ke arah ruko tempat game studio nya beroperasi.

__ADS_1


*Terimakasih sudah membaca! jangan lupa like yaa


__ADS_2