Jenius Wan

Jenius Wan
Perubahan rencana


__ADS_3

    Iwan dan Rara menilai peserta yang datang untuk mendapatkan pemeran pembantu pada film 'My Stupid Boss'. Jam telah menunjukkan pukul setengah 12 siang, dan casting pemeran pembantu berakhir.


    Iwan melihat ke arah Sugeng yang sedang mengobrol dengan salah satu kru kameramen dan kameramen tersebut memberitahu Sugeng bahwa dirinya sedang dicari oleh Iwan.


    Sugeng kemudian menoleh ke arah Iwan dan melihat Iwan mengangguk menandakan ada sesuatu yang ingin dibicarakan, lalu Sugeng bergegas menghampiri Iwan


    "Kenapa broo?," tanya Sugeng


    "Katering gimana, aman? ucap Iwan bertanya kepada Sugeng


    "Ohh iyaa bentar, aku telfon tante ku dulu," ucap Sugeng sembari menepuk dahi nya lalu mengeluarkan smartphone nya, ia kemudian menghubungi tantenya untuk menanyakan katering yang dipesan oleh Iwan


    "Haloo tante? Katering udah dianter atau belum? udah sampe daritadi (?) Owalah nunggu diparkiran, Oke oke maaf yaa tante soalnya disini agak susah sinyalnya," ucap Sugeng merasa bersalah sebab tantenya sudah menunggu parkiran


    Rara yang mendengar katering sudah tiba, ia menyuruh beberapa kru untuk membantu Sugeng mengambil katering


    "Udah daritadi bro sampe di depan, tapi di ruangan ini kan agak susah sinyalnya, cuma ada WiFi tapi si supir nelfon seluler, jadinya nggak tersambung dah tuh telfonnya," ucap Sugeng memberikan penjelasan kepada Iwan


    "Iyaa yaudah nggak papa, sono ambil kateringnya biar cepet kelar hari ini," ucap Iwan yang tidak memperbesar masalah, menurut nya wajar saja Sugeng melakukan kesalahan karena ini adalah pertama kali Sugeng diberikan tanggung jawab


    Iwan kemudian berjalan ke arah Rara yang sedang melihat catatan yang ia tulis sewaktu casting pemeran pembantu tadi


    "Mbak Rara, menurut mbak Rara hari ini gimana?," tanya Iwan


    "Kurang memuaskan, kebanyakan dari peserta nggak bisa memunculkan karekter tokoh yang ada di naskah. Cuma satu yang menurut aku sesuai dengan karakter yang diperankan nya, Mr Kho," ucap Rara sembari menggelengkan kepalanya menandakan ketidakpuasan nya kepada para peserta casting pemeran pembantu


    "Iyaa menurut ku juga begitu. Paling tidak kita masih punya waktu 2 hari lagi," ucap Iwan


    Rara hanya menganggukkan kepalanya saja kemudian dirinya kembali berfokus dengan catatan yang ia tulis.


    Iwan membuka smartphone nya dan melihat pesan masuk dari Bella

__ADS_1


    Bella : Waan, kamu lagi apa?


    Iwan : Sorry Bell, aku tadi baru ngurusin casting film, ada apa Bell?


    Bella : Ohh gitu, nggak ada apa apa kok, aku cuma mau ngingetin ulang tahun aku hari minggu dirayain dirumah kakek


    Bella : (Share Location)


    Bella : Disitu yaa Wann. Awas jangan lupaa lhoo, oh iya jangan lupa juga bawa KTP, biar dibolehin masuk


    Iwan : Okaayy


    Iwan tersenyum dan teringat dirinya belum membelikan kado untuk Bella yang akan berulang tahun. Iwan tidak menanyakan mengapa ia harus membawa KTP untuk masuk kerumah kakek nya Bella, karena dirinya tahu bahwa rumah kakeknya Bella dijaga ketat oleh pasukan tentara Republik Indonesia.


    Kakek Bella adalah seorang pensiunan jendral pada masa penjajahan dan memegang banyak rahasia negara yang harus dijaga. Maka dari itu pemerintah memutuskan untuk menjaga kakek Bella walaupun dirinya telah pensiun


    Iwan kemudian mengingat kembali kado macam apa yang disukai oleh Bella. Bella yang terlahir dalam keluarga yang kaya tentu saja semua yang ia inginkan dan butuhkan dapat terpenuhi. ia tidak mungkin memberikan kado biasa untuk Bella


    Mengingat hal tersebut, Iwan kemudian memikirkan lagu yang cocok untuk diberikan kepada Bella


    Sugeng dan para kru film datang dan membagikan katering makanan yang di pesan oleh Iwan. Konsentrasi Iwan terpecah melihat katering makanan yang ditaruh di depannya


    "Broo makan dulu, mikirnya nanti lagi belakangan," ucap Sugeng sembari menarik kursi di samping Iwan


    "Emm.. Kamu tau Bella ulang tahun sebentar lagi?," ucap Iwan bertanya kepada Sugeng sambil membuka katering makanan yang ada di depannya


    "Ho'oh, tauu. Sari yang ngasih tau aku, Sabtu nanti Sari ke Jakarta buat ngehadirin juga. Banyak kok anak sekolah kita yang diundang. Oh iya anak kedua keluarga Wijaya juga kayaknya bakalan dateng," ucap Sugeng memberitahu informasi yang didapatnya


    "Hmm? Theo Wijaya? yang memegang Dominoz Game Studio itu?," ucap Iwan terkejut mendengar hal tersebut


    "Iyaa, malah ada kabar angin, bokapnya Bella mau ngejodohin Bella sama Theo. Soalnya bokapnya Bella pengen masuk ke bisnis IT & Entertainment," ucap Sugeng memberikan informasi yang didapat dari Sari

__ADS_1


    Mendengar hal tersebut, Iwan tentu saja terkejut. Info ini belum ia ketahui sama sekali dari siapapun. Yang dikatakan Sugeng tantang orang tua Bella ingin memasuki bisnis IT dan Entertainment tentu sudah diketahui oleh Iwan, namun dirinya tidak mengetahui dibalik itu Bella dan Theo akan di jodohkan.


    Di kehidupan Iwan sebelumnya, keluarga Iwan telah jatuh dan ia tidak lagi mendengar kabar tentang Bella. ia tidak tahu apakah Bella telah bertunangan dengaan Theo atau tidak di kehidupan sebelumnya.


    Iwan semakin merasakan waktu tidak berada dipihaknya, apabila Iwan dijadikan perbandingan dengan Theo, sudah pasti orang tua Bella akan memilih Theo yang memiliki background keluarga yang lebih baik dari keluarga Iwan.


    Walaupun dalam segi ketampanan sudah tentu Iwan lebih tampan daripada Theo, tetapi ketampanan tidak menjadi pertimbangan utama untuk pernikahan keluarga bermartabat semacem keluarga Bella


    Awalnya, Iwan mendirikan perusahaan untuk meyakinkan keluarganya berhenti berinvestasi yang akan menghancurkan keluarganya. Tetapi, ia sekarang memiliki target baru, yaitu memonopoli dunia entertainment dan internet agar pantas bersanding dengan Bella.


    Iwan kemudian merevisi rencananya untuk dapat memanfaatkan waktu sebaik baiknya. Hal yang dapat ia lakukan sekarang adalah membuat game dan film secara bersamaan.


    Namun, game yang akan ia buat selanjutnya tidak dapat ia buat sebelum mendapat profit dari film 'My Stupid Boss'. Karena paling tidak ia harus mempersiapkan dana 2 miliar rupiah untuk membuat game dan menyewa beberapa server di setiap benua.


    Game Clash of Clans akan diterima oleh para gamers apabila banyak orang yang memainkan game tersebut, karena pada dasarnya mobile game seperti Clash of Clans menonjolkan player vs player


    Tetapi, dengan dana yang ia miliki sekarang tidak akan cukup untuk membuat game tersebut. Kemudian dia membuka smartphone nya dan mengontak Agung


    "Halo mas Agung? Gimana perusahaan?," tanya Iwan setelah telfon tersambung


    "Haloo boss, aman boss seperti biasanya, karyawan sudah dapat 2 orang yang ngebantu saya, ada arahan apa boss nelfon saya?," tanya Agung


    "Perubahan rencana mas Agung, rekrut 8 orang karyawan, tambah programmer jadi 5 orang, 4 orangnya untuk graphic desaigner dan 1 orang komposer musik. Kalo bisa secepatnya yah mas Agung, kalo udah dapet semua, kabari saya biar saya langsung ke Jogja nanti," ucap Iwan memberikan perintah kepada Agung


    "Buset banyak banget boss? okeee siap lah boss, akan saya cari sesuai arahan boss. Mau buat game lagi yaa?!," ucap Agung yang kegirangan mendengar perubahan rencana Iwan


    "Iyaaa, kita nggak bisa ngebuang waktu lagi, kita mulai pembuatan mobile game baru Clash of Clans bersamaan dengan shooting film. Mas Agung yang penting rekrut karyawan dulu, kalo nggak dapet di Jogja cari di luar kota juga nggak papa!," ucap Iwan


    "Siaapp boss laksanakan!," ucap Agung, mendengar itu Iwan pun menutup panggilan


[Terimakasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan jejak like ya!]

__ADS_1


__ADS_2