Jenius Wan

Jenius Wan
Kin Woh


__ADS_3

    Keesokan harinya, jam 8 pagi, di Vanue Casting film 'My Stupid Boss'


    Iwan dan Sugeng tiba di parkiran vanue yang ia sewa. Mereka masuk ke dalam bangunan tersebut, dan menemukan banyak orang yang sedang menunggu di kursi yang ada di lorong menuju ruang kedap suara yang akan di tuju oleh Iwan dan Sugeng.


    Kedatangan Iwan membuat banyak mata orang yang menunggu melihat dengan tidak bersahabat ke arah Iwan. Walaupun hanya pria, karena penampilan Iwan yang good looking alias ganteng, para peserta casting pria tersebut beranggapan Iwan adalah saingan berat bagi mereka. Sementara Sugeng tidak terlalu di hiraukan, mengira bahwa Sugeng hanya sekedar asisten dari Iwan.


    Iwan hanya tersenyum dan melewati lorong tersebut dengan tenang, kemudian ia mengetuk pintu ruangan kedap suara dan keluarlah Asisten Amanda dari pintu tersebut lalu membungkukkan sedikit badannya kepada Iwan.


    Iwan mengangguk dan masuk kedalam ruangan tersebut diikuti Sugeng. Melihat Iwan dan Sugeng masuk kedalam ruangan tersebut, para peserta casting tidak lagi melihat Iwan dengan tatapan yang tidak bersahabat dan merasa lega.


    "Ehh, itu siapa yaa, tau nggak?," tanya seorang peserta pria yang ikut casting sebagai pemeran pembantu


    "Nggak tau aku juga, kemungkinan besar sih produser atau investor, dilihat dari penampilannya sih dia orang kaya," jawab seorang pria yang duduk di sebrangnya


    "Hufftt, gilaa tuh orang ganteng banget, untung aja dia bukan peserta casting. Kalo engga, yah nggak ada harapan buat jadi pemeran utama," ucap seorang aktor yang pernah menjadi pemeran pembantu di film terkenal beberapa tahun yang lalu sembari menggelengkan kepalanya, ia berharap mendapatkan pemeran utama film ini untuk menaikkan pamornya.


    Berbeda dengan para pria yang lega, para wanita membicarakan Iwan dengan topik yang lain


    "Ih ih ih, ganteng banget sih, keliatannya dia sutradara film ini deh. Kalo gue bisa pacaran sama dia, gue nggak perlu mati matian nyari duit lagi kayaknya," ucap seorang wanita dengan make up tebalnya


    "Bener banget tuh, kalo gitu gue mau benerin make up dulu deh ke kamar mandi," ucap seorang wanita berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi untuk mempercantik dirinya.


    Banyak wanita wanita yang mengikuti trik tersebut dan ikut ke kamar mandi untuk mempercantik dirinya, barangkali nanti dirinya dapat menarik perhatian Iwan


---

__ADS_1


    Iwan dan Sugeng tiba di ruangan tersebut dan melihat sekeliling mereka. Ruangan tersebut telah di rombak menjadi tempat casting, lengkap dengan para kru yang membantu mengatur jalannya casting.


    Rara yang sedang duduk di meja panjang memasang ekspresi serius memberikan arahan kepada kru film nya untuk memastikan casting berjalan dengan lancar. Ini pertama kalinya kru Rara melaksanakan casting untuk film mereka, mereka sudah pasti gugup dan melakukan beberapa kesalahan di sana sini.


    Dikarenakan film yang mereka buat sebelumnya adalah film dokumenter yang tidak memerlukan casting untuk mencari aktor.


    Iwan kemudian menyapa Rara dan duduk di sebelahnya untuk ikut menilai para peserta casting nantinya. Sugeng mengambil kursi dan duduk sedikit jauh dari meja panjang tersebut, sedangkan Asisten Amanda berdiri di sebelah kiri agak belakang dari posisi duduk Iwan.


    "Gimana mbak Rara? udah bisa di mulai belum?," tanya Iwan kepada Rara yang sedang mengatur para kru


    "10 menitan lagi baru kita bisa mulai. Untuk casting pemeran utama kita lakuin belakangan aja, karena belum semua aktor kelas menengah hadir sekarang. Tau sendiri lah orang kayak mereka suka seenaknya sendiri merasa nggak perlu datang lebih awal karena kita yang butuh," jawab Rara


    "Emm.. Oke oke, kita casting pemeran pembantu dulu," ucap Iwan sembari menganggukkan kepalanya


    Kru yang disuruh tersebut mengangguk dan keluar untuk memanggil antrian pertama, tak lama kemudian masuk seorang pria menyapa Iwan dan Rara


    "Silahkan perkenalkan diri," ucap Rara berkata dengan ekspresi serius


    "Selamat pagi pak, buu, nama saya Bimo. Saya pernah menjadi pemeran pembantu di film Khayangan Cinta tahun 2007 lalu. Saya disini untuk mengikuti casting pemeran pembantu sebagai Dika, suami dari Diana," jawab pria tersebut secara singkat dan jelas


    "Baik, silahkan mulai dengan memerankan scene nomor 35," ucap Rara memberikan arahan kepada pria tersebut sembari menyuruh Indah untuk memberikan dialog pada scene nomor 35.


    Pria tersebut memainkan adegan tersebut dengan sepenuh hati, tetapi bagi Rara dan Iwan melihat bahwa pria tersebut terlihat terlalu kaku dan mencoba terlalu keras pada adegan tersebut, bisa dibilang penampilan pria tersebut tidak terlihat natural


    "Baik, terimakasih, akan kami hubungi hasilnya apabila anda mendapatkan peran tersebut," ucap Rara menunjukkan pintu keluar menandakan peserta selanjutnya untuk masuk

__ADS_1


    Peserta demi peserta masuk dan memberikan penampilan terbaik untuk mendapatkan beberapa peran pembantu di film 'My Stupid Boss'. Iwan sedikit bosan dengan penampilan biasa saja dari kebanyakan pemeran casting.


    Sugeng yang hanya duduk dibelakang tidak berani memberikan pendapat, karena dirinya tidak memiliki basic akting, Sugeng hanya mengobrol dengan beberapa kru untuk lebih mengenal mereka.


    30 menit berlalu dan peserta selanjutnya masuk kedalam ruangan tersebut. Ketika Iwan melihat peserta yang masuk tersebut, rasa bosannya menghilang dan Iwan terkejut melihat peserta yang satu ini.


    "Selamat pagi, tuan dan puan. Nama saye ialah Chew Kin Woh, awak boleh panggil saye hanya Kin Woh. Hari ini berdirinya saye di sini ialah untuk mencuba peranan Mr Kho. Saye dah banyak kali peranan dalem filem yang saye cuba sebelumnya, terutamanya filem Malaysia," ucap pria tua berumur 50an tahun tersebut memperkanalkan dirinya


    "Alright, silahkan perankan scene nomor 72," ucap Rara memberi isyarat kepada Indah untuk memberikan dialog yang harus dibaca oleh Kin Woh.


    Kin Woh sendiri hanya mengangguk, kemudian membaca dialog tersebut berulang kali dan memperagakan adegan nomor 72 yang diminta oleh Rara


    Saat Kin Woh memperagakan adegan tersebut sebagai Mr Kho, Rara menaikkan alisnya dan sedikit terkejut. Pria tua tersebut memerankan Mr Kho sesuai dengan yang dibayangkan dirinya, Rara kemudian melihat ke arah Iwan dan Iwan mengangguk sembari tersenyum kepada Rara


        Iwan tentu saja tidak keberatan untuk peran Mr Kho yang satu ini. Karena, di kehidupan sebelumnya, pemeran asli dari Mr Kho memanglah Chew Kin Woh. Sudah tentu Chew Kin Woh dapat memerankan Mr Kho dengan sangat baik, apalagi Chew Kin Woh dapat dikatakan sebagai aktor senior di Malaysia. ia telah memerankan lebih dari 10 film, bisa dikatakan cukup banyak dibandingkan dengan peserta yang lainnya


    "Okee Mr Kin Woh, untuk peran Mr Kho, kami sudah cukup puas dengan akting anda. Silahkan ditunggu hasil casting hari ini, apabila anda diterima akan kami hubungi lagi," ucap Rara sembari tersenyum manis kepada Chew Kin Woh dan menganggukkan kepalanya.


    Chew Kin Woh menjawab dengan anggukan kepala juga kemudian keluar dari ruangan tersebut. Chew Kin Woh pergi ke Jakarta awalnya bertujuan untuk liburan, tetapi ia mendapat kabar dari temannya seorang aktor yang tinggal di Jakarta bahwa akan ada casting film 'My Stupid Boss', film bergenre komedi yang bersetting Malaysia.


    Chew Kin Woh jelas tertarik dan ingin mengetahui lebih banyak tentang film tersebut, karena kebetulan dirinya ingin go internasional, dan langkah pertama nya yang ia lakukan adalah mendapatkan peran pada film di Indonesia.


    Chew Kin Woh kemudian menghubungi kru film tersebut untuk menghadiri vanue casting tersebut. Awalnya, Chew Kin Woh tidak terlalu optimis dengan film ini yang bergenre komedi. Namun setelah adegan dirinya yang diminta untuk memerankan Mr Kho, sebagai aktor senior ia dapat melihat potensi dari film komedi ini. Bahkan ia tergoda untuk mengambil naskah tersebut dan membacanya dirumah sampai selesai.


[Terimakasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan jejak like yaa]

__ADS_1


__ADS_2