Jenius Wan

Jenius Wan
Dominoz


__ADS_3

    Suasana berbeda di suatu ruangan meeting Studio Game lokal bernama Dominoz Game Studio, jika Iwan dan teman - temannya sedang merayakan keberhasilan game Flappy Bird, tetapi di ruangan meeting ini terdengar suara orang yang sedang berdebat dengan keras.


    Di ruanngan meeting ini terdapat 4 orang paruh baya dan 1 orang remaja. Remaja tersebut hanya mendengarkan 4 orang paruh baya ini berdebat dengan sengit tanpa mengatakan apa apa.


    "Nggak bisa!! mending kita jiplak aja, lagian juga orang Indonesia nggak akan peduli studio game mana yang ngebuat!," ucap pria paruh baya berumur 40 tahunan di depan mejanya terdapat tulisan [Manajer Departemen Game]


    "Indonesia(?) apa kamu nggak tau, market di Indonesia hanya 5% dari game tersebut! 95% pengguna game tersebut adalah di negara asing!," sanggah seorang wanita berumur 30 tahunan di depannya terdapat tulisan [Manajer Departemen Marketing]


    "Terus mau gimana? Akuisisi saja kah?," tanya pria paruh baya Manajer Departemen Game tersebut.


    "Akuisisi saja! nggak ada jalan lain! Bagaimana pendapat anda, CEO Margono?," ucap seorang pria berumur 50an tahun yang di depan mejanya terdapat tulisan [Manajer Departemen Keuangan]


    Pria yang di sebut CEO Margono masih tetap melihat mereka bertiga saja tanpa berkata apa apa, kemudian ia melihat ke sebelah kirinya ke arah remaja yang hanya berdiam diri saja.


    "Tuan muda, bagaimana menurut anda?," tanya CEO Margono dengan nada menjilat kepada remaja tersebut.


    "Hemm... Akuisisi! gimanapun caranya, minggu depan aku mau denger kabar baiknya!," ucap remaja tersebut dengan tegas dan ekspresi serius


    "Siap tuan muda, apa saya harus melaporkan kepada direktur Kelvin?," tanya CEO Margono


    "Jangann!! nggak perlu ganggu ayah buat masalah sepele kayak gini," ucap remaja tersebut sembari mengibas - ngibaskan tangannya dan kemudian berdiri.

__ADS_1


    ia berjalan melewati meja menuju ke arah pintu keluar ruangan meeting tersebut. Ketiga manajer Dominoz Game Studio kemudian berdiri dan membukkan badan ketika remaja tersebut lewat. Mereka sangat tahu watak remaja tersebut sangat emosian ketika hal yang diinginkan tidak dapat tercapai dengan baik.


    Remaja tersebut turun melalui lift dan ketika ia keluar dari lift, seseorang telah menunggunya. Seorang pria dengan setelan jas rapih membungkuk kearah remaja yang baru saja keluar dari lift tersebut.


    "Asisten Matt, aku ada jadwal nggak beberapa hari ke depan?," tanya remaja tersebut kepada pria berpenampilan rapih tersebut.


    "Tuan muda Theo, minggu depan adalah waktu Ujian Nasional SMA se Indonesia. Tuan Kelvin telah memberikan perintah kepada saya mulai besok untuk mengawal tuan muda Theo untuk hadir dalam kursus yang telah tuan muda lewati beberapa hari terakhir ini," jawab asisten Matt tanpa gugup sama sekali.


    "Ciihh... kursus lagi kursus lagi... udah mau bulan April yaa ternyata," ucap Theo dengan tersenyum pahit mengingat bahwa minggu depan sudah Ujian Nasional


    "Iyaa tuan muda, tuan Kelvin sudah berkata apabila tuan muda tidak mencapai peringkat 100 besar se Indonesia, tuan muda akan di kuliahkan di luar negeri dan tinggal sendiri tanpa diberikan uang lebih," jawab Asisten Matt dalam hatinya berkata 'ini sama saja pengusiran secara halus'


    "Baik tuan muda akan saya schedule kan," jawab asisten Matt mengambil smartphone nya untuk menuliskan memo pengingat.


---


    Setelah puas mengobrol dan jam telah menunjukkan pukul 9 malam, Iwan dan teman - temannya berpisah untuk pulang kerumah masing masing. Iwan berjalan ke arah parkiran kemudian memasuki mobil tetapi tidak langsung menjalankan mobilnya, melainkan Iwan termenung beberapa saat memikirkan rencana selanjutnya.


    "Hmm, Flappy Bird sudah dapat dikatakan sukses, nanti ketika slot iklan sudah laku semua, perkiraan yang akan aku dapatkan adalah USD $90.000 untuk 6 bulan ke depan, dengan kurs rupiah saat ini Rp13.000,- berarti sama senilai Rp1.170.000.000,- satu miliar seratus tujuh puluh juta rupiah! Lumayan sih, tapi duit segini masih belum cukup buat meyakinkan ayah untuk menghentikan investasi pembangunan kawasan Merapi, Hemm... Bagusnya bisnis apa lagi yaa yang bisa melipat gandakan uangku sebelum akhir tahun nanti(?)," gumam Iwan pada dirinya sendiri sembari menggaruk garuk kepalanya.


    "Apa game lagi? Walaupun aku bisa bikin game dalam waktu 3 bulan ke depan, tapi aku nggak bisa ngejamin 4 bulan seterusnya game nya bakal viral kayak game Flappy Bird saat ini. Karena di kehidupan sebelumnya cuma game Flappy Bird saja yang dibuat dengan mudah dan gampang viral nya. Hmm apa yaah? Film kah? Film action dan horor nggak mungkin di buat dalam waktu singkat deh, karena effect komputer dan editting nya harus teliti banget agar sesuai hasil yang diinginkan para penonton. apa genre komedi? yah benar komedi? 3 bulan sudah sangat cukup untuk shooting film nya! 2 bulan untuk editting nya dan 1 bulan akan aku gencarkan marketingnya! 6 bulan total rasanya cukup sebelum bencana akhir tahun mendatang!," ucap Iwan sembari menggebrak stir mobilnya , ia sudah menemukan target bisnis berikutnya, yaitu membuat film komedi.

__ADS_1


    Dengan uang 1 miliaran yang ia hasilkan dari membuat game, ini sudah cukup untuk mendanai dalam membuat film dan menutup biaya marketing film nya. Iwan jelas sudah mengetahui film komedi apa yang akan di terima oleh para masyarakat. ia tidak perlu membayar orang untuk menuliskan naskah, memori di kehidupan sebelumnya sudah dapat dikatakan semua informasi banyak film komedi.


    Iwan hanya perlu mencari sutradara dan beberapa aktor untuk awalnya, ia juga perlu membuat production house, kemudian mencari production house yang telah berdiri dan bekerjasama untuk menyewa perlengkapan mereka. Karena dana yang terbatas, ia hanya membuat production house saja tanpa merekrut banyak karyawan dan membeli peralatan - peralatan mahal.


    ia hanya perlu menyewa peralatan tersebut dari production house yang sedang tidak ada proyek membuat film sekaligus memakai karyawan - karyawannya.


    Iwan kemudian berfikir beberapa film komedi yang laris di kehidupan sebelumnya. Dirinya mengeliminasi pikiran tentang membuat kembali film komedi legendaris jaman dahulu, karena ia tahu orang yang mencoba membuat ulang film tersebut di kehidupan sebelumnya menuai banyak kritikan dari para fans film komedi legendaris tersebut.


    Karena apabila film yang dibuat ulang tersebut berisikan komedi yang dikutip dari film lawas legendaris, para penonton yang jelas mengetahui film komedi legendaris tersebut tentu tidak akan tertawa, begitu juga sebaliknya apabila film yang dibuat ulang tersebut menampilkan komedi yang berbeda dari film lawas legendaris tersebut, para penonton justru akan mengkritik bahwa naskah film yang di tuliskan tidak sesuai dengan versi lawas nya.


    Memang film tersebut dapat menghasilkan puluhan miliar rupiah, tetapi ia tidak ingin mencoreng nama baik grup warung kopi yang legendaris tersebut.


    Iwan kemudian membuka smartphone miliknya dan mencari tahu film Indonesia yang keluar tahun ini di google, keluarlah informasi '10 Film Komedi Terbaik Indonesia' kemudian Iwan mengklik artikel tersebut. Setelah memasuki website artikel tersebut, Iwan melihat sebuah iklan motor matic yang dibintangi oleh penyanyi yang bernama Bungga Cyntia Lestari, atau biasa dipanggil BCL oleh penggemarnya. Kemudian Iwan teringat dengan film di kehidupan sebelumnya yang dibintangi BCL juga, My Stupid Boss!


    Film My Stupid Boss ini menampilkan komedi yang segar, walaupun beberapa pemain terbilang awam di mata masyarakat Indonesia, tetapi film ini berhasil menggabungkan antara komedia, drama dan pelajaran hidup, pemeran utama pria yang di bintangi oleh Reja Rajardein ini berhasil mengundang tawa penonton dengan memperagakan seorang atasan yang buncit dan penyampaian lawakan yang pass.


    Melihat bahwa bulan Maret akan terlewati, Iwan teringat bahwa bulan Maret BCL dan Reja baru saja selesai shooting Film Habibie dan Ainun yang akan di tayangkan bulan depan, dan chemistry mereka jelas telah terbentuk.


    Iwan kemudian mengetik semua rencana pada aplikasi note di smartphone nya agar tidak lupa. Setelah itu dia menyalakan mobilnya dan mulai jalan pulang. Sebelum ia mulai melaksanakan rencananya untuk membuat film, Iwan harus mendapatkan peringkat terbaik pada Ujian Nasional tahun ini agar meningkatkan kemungkinan Iwan untuk meyakinkan ayah nya membatalkan investasi pembangunan kawasan Merapi!,


*Terimakasih sudah membaca! jangan lupa like ya

__ADS_1


__ADS_2