Jenius Wan

Jenius Wan
Analisa


__ADS_3

    Iwan, Sugeng, Agung dan Rose saat ini sedang bersanda gurau dengan ceria sembari menikmati hidangan yang di pesan. Setalah hidangan habis disantap oleh mereka, Rose membuka iPhone 4 miliknya dan memperlihatkan suatu video kepada Iwan.


    "Waan.. Kamu udah ngeliat video review game kamu yang ini?," tanya Rose kepada Iwan sambil menunjukkan handphone nya kepada Iwan, terlihat ada video tersebut.


    "Belum Rose, aku malah nggak tau, emm.. boleh sini aku lihat," jawab Iwan sembari menggelengkan kepala nya menunjukkan ketidaktahuannya tentang video tersebut.


    Mendengar obrolan Iwan dan Rose, Sugeng dan Agung mengalihkan fokusnya juga ke handphone yang memperlihatkan video review game Flappy Bird.


---


    2 hari yang lalu, di suatu studio lokal di Amerika.


    Banner menunjukkan bahwa studio tersebut bernama Stanford Game Channel pada masuk studio tersebut. Banyak orang yang mengantri berdesakan untuk memasuki studio tersebut karena hari ini ada acara yang di hadiri beberapa tokoh industri game untuk menganalisa game baru yang sedang booming. Yaa benar! Stanford Game Channel mengadakan acara yang membahas game Flappy Bird 'the New Hottest Game'.


    Studio pun dipenuhi oleh para penonton yang rata - rata para gamer pemain Flappy Bird yang sangat antusias ingin mengetahui kenapa game Flappy Bird bisa menjadi viral.


---


    "Apa game ini benar - benar bagus kualitasnya? game play yang sangat sederhana dan grafisnya jelek sekali. Mengapa bisa viral?," tanya seorang penonton kepada penonton lainnya


    "Dimana yang kamu bingungkan dengan viral nya game ini? coba pikirkan, kalo di akumulasikan berapa lama kamu main game ini dalam sehari?," jawab seseorang penonton yang berapa di belakangnya


    "Mmm.. Paling tidak 1 jam," jawab pria yang tadi bertanya


    "Betul kah? kalo aku sendiri, akhir - akhir ini ketika aku sedang bosan dan memejamkan mata, yang terlintas di benak ku hanya burung konyol itu sedang loncat - loncat, dan nggak lama aku malah memainkan game itu lagi,"

__ADS_1


    Tidak lama kemudian lampu studio dimatikan, pertanda acara yang dinantikan akan segera di mulai.


    "Selamat datang di Stanford Game Channel, Analisa Game, kali ini saya sebagai pembawa acara anda Stanley McKing ditemani dengan 2 pakar di industri game, Senior Game Desaigner, Greg Lenister dan Game Designer dari Xbox Studio, Frank Zilora. Berikan tepuk tangan kepada tamu undangan kita kali ini," ucap seorang pembawa acara muda menyapa para penonton di studio. Studio tersebut pun di penuhi tepuk tangan yang meriah.


    "Kesempatan kali ini, kita akan membahas game mobile yang sedang fenomenal di bulan ini, yaitu Flappy Bird, sebagai gambaran awal saya akan memperlihatkan statistik game ini diambil dari App Store iOS," ucap pembawa acara Stanley menunjukkan ke arah layar besar yang ada diatas panggung. Terdapat grafik menanjak dengan angka 10.000, 100.000, 1.000.000, dan yang terakhir 2.000.000+


    "Bisa dilihat dari performa game Flappy Bird ini sangatlah langka, baru kali ini ada game yang sefenomenal ini. Pada minggu pertama memang tidak menunjukkan angka yang amazing, tetapi setelah minggu kedua sampai saat ini grafik menunjukkan angka popularitas game tersebut meningkat pesat. Mari kita bahas game fenomenal yang satu ini dengan kedua pakar terkemuka game yang membersamai. Senior Greg Lenister, bagaimana tentang pendapat anda tentang game Flappy Bird yang sedang populer ini?," tanya pembawa acara Stanley kepada Senior Desaigner Game Greg Lenister.


    Greg Lenister ini seorang pria berumur 50 tahunan, ia telah memiliki banyak pengalaman sebagai tim pembuat game seperti Space Disaster, Block Stack dan masih banyak yang lainnya. Senior Greg Lenister melihat grafik pada layar dengan tersenyum masam sembari menggelengkan kepalanya.


    "Apakah game ini dapat dikatakan sebuah game?! jika ada yang mengatakannya, saya akan menjadi orang pertama yang menolaknya!! Jika game seperti ini dianggap sebagai sebuah game, berarti setiap orang awam bisa membuat game???," ucap senior Greg dengan menggebu - gebu


    "Apakah seniman jalanan yang menyanyikan lagu dapat di sebut sebagai bintang pop?!,"


    "Apakah seorang pencoret tembok dijalanan dapat di sebut sebagai seorang seniman?!,"


    "Yang pertama, game ini tidak memiliki alur cerita. Cara permainannya yang biasa - biasa saja, grafisnya sangat sederhana dan kontrolnya buruk!! dengan hal ini saja game ini tidak memenuhi kriteria sebagai sebuah game," ujar senior Greg melanjutkan tanpa peduli tanggapan para penonton.


    "Yang kedua, game ini adalah game yang tidak memiliki jiwa. Karena game ini mengandalkan para pemainnya yang mencoba mengalahkan skor satu sama lain untuk meningkatkan waktu bermain kalian, dapat dibilang ini adalah pemaksaan secara halus!," lanjut senior Greg


    "Untuk statistik yang kalian lihat di layar, tidak peduli jumlah download maupun waktu bermain semuanya tidak lah masuk akal!! mengapa? Itu karena game ini hanya mengandalkan faktor keberuntungan untuk meningkatkan angka popularitasnya!," ucap senior Greg dengan nada mengecam


    "Oleh sebab itu semua, seperti yang saya ucapkan sebelumnya, saya sangat mengecam dengan game yang mengandalkan pemaksaan dan faktor keberuntungan!!," ucap senior Greg menyelesaikan analisanya terhadap game Flappy Bird.


    Kemudian senior Greg kembali ke tempat duduknya dan menghela nafas panjang sembari menggeleng - gelengkan kepalanya merasa emosional ketika menyampaikan analisanya.

__ADS_1


    Usai berakhirnya analisa dari senior Greg, seluruh studio pun mendadak berisik dengan suara bisikan penonton yang sayup - sayup terdengar membenarkan pendapat senior Greg.


    Melihat suasana yang sudah tidak terkendali, pembawa acara Stanley pun mengambil microfone dan segera bertindak.


    "Terima kasih saya ucapkan kepada senior kita, Greg Lenister. Mari kita lanjutkan dengan meminta analisa kepada Game Desaigner dari Xbox Studio, Frank Zilora. Bagaimana menurut anda tentang game Flappy Bird ini? apakah anda setuju dengan pendapat senior Greg?," ucap pembawa acara mencoba mengendalikan acara ke topik yang lebih menarik


    Frank Zilora adalah seorang pria yang berumur 30an tahun, cukup muda sebagai seorang game desaigner. Tetapi ia telah membuktikan keahliannya dengan menjadi salah satu tim pembuat game terkenal seperti fallout series dan elder scroll series. Frank Zilora melirik sedikit ke arah Greg Lenister dan pembawa acara Stanley juga menatap penonton di sekitar.


    "Tentang game ini, sebenarnya saya memiliki pendapat yang sangat jauh berbeda dengan pendapat senior Greg," ucap Frank membuat seluruh orang yang ada di studio terdiam kaget.


    Senior Greg yang berada di kursi bintang tamu pun pandangannya terfokus kepada Frank menunggu apa yang akan dikatakan selanjutnya oleh Frank Zilora ini.


    "Game Flappy Bird yaa.. Sebelum aku memperhatikan statistik di layar ini, aku memberikan nilai 8 dari 10, tetapi setelah melihat statistik yang ditunjukkan grafik ini, penilaianku berubah menjadi 9 dari 10. Tentu saja penilaian ini dengan membandingkan game ringan lainnya di App Store iOS," ucap Frank


    "Dengan kata lain, menurut saya game ini sangatlah pantas mendapatkan popularitas seperti sekarang ini," lanjut Frank


    Para penonton terkejut mendengarkan penilaian yang sangat tinggi dari Frank Zilora untuk game sesederhana ini. Meskipun Frank Zilora tidak sesenior Greg Lenister, tetapi banyak prestasi yang telah ia raih dan membuktikan dirinya di dunia game pantas memberikan penilaian terhadap game lain.


    "Saya minta tolong untuk tidak menganggap hal yang saya katakan ini aneh. Ini lah perbedaan sudut pandang seorang desaigner game dengan pemain game biasa," ucap Frank


    "Yang kalian lihat hanyalah game sederhana dengan grafik jelek dan gaya bermain yang sangat membosankan, tetapi di pandangan saya ini adalah game yang dibuat dengan sangat cermat, dipikirkan dengan hati - hati dan dibuat dengan tujuan tertentu," lanjut Frank


    "Mohon izinkan saya menjelaskan mengapa saya mengatakan hal tersebut,"


    Frank Zilora kemudian memasang raut wajah serius dan berjalan ke dekat penonton.

__ADS_1


    Para penonton di studio ini sangat tertarik dengan pernyataan Frank, banyak dari mereka yang penasaran mengapa Frank melebih - lebihkan penilaiannya pada game ini. Apa bagusnya dari game Flappy Bird dengan grafis burik? Apalagi acara ini juga di siarkan di TV lokal, di unggah ke situs - situs video seperti YT dan lainnya. Jika Frank Zilora ini mengatakan suatu omong kosong, sudah pasti akan merusak citranya di dunia game!


*Terimakasih sudah membaca! jangan lupa like ya


__ADS_2