Jodoh Kilat Pengganti

Jodoh Kilat Pengganti
Bab. 47 Hadiah Ulang Tahun dan Persaingan


__ADS_3

"Selamat ulang tahun Salwa," ucapnya dengan senyum yang penuh lebar dan membawa kue yang begitu besar di tangannya bahkan kepalanya pun sudah tidak ada lagi perban. Ia sudah benar-benar sehat berdiri tegak di hadapan Salwa.


"Fir jadi kamu sudah sehat, kamu menyiapkan ini semua untukku ?" tanya Salwa dengan rasa haru dan rasa tidak percaya .


" Tentu saja aku menyiapkannya untukmu ,suami bodoh jika ia melupakan ulang tahun istrinya . " Fir memeluk istrinya.


Ayah Hans, Bi Minah dan Ujang bertepuk tangan begitupula Pak Dwi. Mereka semua bersuka cita dalam merayakan ulang tahun Salwa. Mereka larut dengan kebahagiaan.


" Hadiah untuk menantuku yang cantik dan juga kepada anakku . Aku menghadiahkan sebuah posisi tertinggi di perusahaan . Firman kau akan menjadi direktur utama perusahaan ayah . "


" Benarkah ayah ? Ayah yakin ? karena ini adalah hadiah yang sangat cukup besar . " Ucap Salwa dengan sukacita .


" Tentu saja Salwa . Tapi Setelah kalian berkecimpung di dalam perusahaan itu . Aku sangat mengharapkan cinta kalian semakin kokoh . Karena dilantiknya Firman maka persaingan para pemegang saham akan semakin bergoncang . "


" Tentu ayah . Aku sangat mencintai Salwa . Aku teguh dalam pendirianku ."


" Pegang janjimu Nak. Syukurlah kalau begitu, hati ayah akan sangat tenang . "


" Terima Kasih Ayah . Hadiah ayah akan kami jaga dengan penuh amanah ."


" Terima kasih nak Salwa . Satu minggu ke depan kalian harus bersiap , dan kau Firman! kau harus merancang rancangan untuk masa depan Perusahaan kita sehingga kamu bisa mengalahkan semua rancangan para pemegang saham lainnya dan pada saat itu aku akan menjadi kan mu direktur utama. "


"Baik ayah Aku siap melaksanakannya. "


"Nah sekarang kita tutup membahas tentang perusahaan Mari kita bersenang-senang karena hari ini ada ulang tahun istrimu . Bi Minah, Ayo hidangkan rendang masakan yang paling enak itu ."


" Rendang ! Wah aku sangat suka rendang. Ayah kok tahu kesukaanku .Hari ini adalah hari ulang tahun yang paling terbaik di sepanjang hidupku. Ayah terima kasih ." ucap Salwa dengan mata berkaca-kaca.


" Sama-sama sayang, Fir kamu harus banyak makan daging karena Ayah ingin cepat punya cucu laki-laki. Kata orang kalian harus makan banyak daging. "


" Yang bener? ya kalau begitu mau ku makan satu panci! "


"Yeeee jangan kalap Mas Fir, kamu harus bagi-bagi juga dengan kami. " Salwa langsung sewot. Karena ia takut tidak kebagian masakan rendang yang jadi favoritnya dari waktu kecil.


" Hahaha!" Pak Hans tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan Fir dan Salwa. Rumah yang dulu sunyi sekarang penuh canda dan tawa semenjak kehadiran menantu nya.


...■□■□■□■□■...


Sehari setelah ulang tahun Salwa. Hari-hari Fir disibukkan dengan membuat rancangan pelaporan untuk persiapannya dilantik sebagai Direktur Utama. Dia benar-benar sangat bersungguh-sungguh untuk mengambil alih perusahaan ayahnya dan mengalahkan para pesaing dia.


Salwa pun sangat mendukung suaminya. Segala macam kebutuhan Fir Ia sediakan meskipun berhari-hari Fir berada di dalam ruang kerjanya saja . Salwa sangat antusias melihat suaminya yang sangat bersungguh-sungguh, ia tidak pernah mengeluh.

__ADS_1


" Ayo istirahat dulu ini kopi panasnya , istirahat dulu jangan terlalu dipaksakan." pijat Salwa ke bahu Fir dan sesekali melihat layar laptop di hadapan.


"Iya Iya Sayang, sebentar lagi selesai, satu slide lagi. "


"Bener ya tinggal dua hari lagi. Setelah kamu selesai. Kamu harus istirahat dan kamu perlu peregangan, Bagaimana kalau kita jalan-jalan saja? " usul Salwa.


"Oke kalau begitu, Memangnya kamu mau jalan-jalan ke mana? "


"Terserah, mau jalan-jalan ke pantai atau mau jalan-jalan kemanapun yang penting sama kamu Mas. " Salwa memeluk Fir dari belakang.


"Oke kalau begitu tapi tunggu sebentar ya Ini aku mau menyelesaikannya dulu! " balas Fir dengan senyuman manisnya, Fir perlahan melepas pelukan tangan Salwa di lehernya. Lalu Salwa pun tersenyum dengan riang dan meninggalkannya di ruang kerjanya.


"Salwa Ayo kita jalan-jalan aku akan mengajakmu berbelanja kita akan shopping sepuas kamu! "


"Yang benar?! "


"Iya kamu boleh belanja apapun sepuas kamu...! " janji Fir dengan mengedipkan sebelah matanya dan mencolek dagu istrinya.


Lalu Fir dan Salwa pun pergi ke pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya . Mereka bahkan pergi ke butik-butik terkenal untuk berbelanja .


Pada saat mereka sedang mencoba-coba seorang pria pun datang menghampiri dengan sangat ramah.


"Pak boga Saya sedang berbelanja dengan istri saya! "


"Tunggu istrimu ? Aku belu. pernah mendengar kamu sudah beristri, apa Pak hans melupakan undangannya untukku? Aku sangat marah. "


"Oh tidak pa boga, kami belum merayakannya secara besar-besaran. Kemaren Hanya keluarga saja. Belum waktunya untuk melaksanakan acara yang besar, nanti jika pernikahan kami dilangsungkan Bapak Boga pasti akan kami undang! "


"Wah terima kasih, ngomong-ngomong yang mana istrimu ? "


"Saya akan memperkenalkannya dengan anda, Mari ke sini Salwa, aku akan memperkenalkan seseorang dengan kamu. " Fir memanggil Salwa.


"Lalu Salwa pun datang menghampiri mereka berdua. "


"Ada apa mas Fir? " sembari Ia melirik kepada seorang pria di samping Fir, " Oh ini kenalkan rekan bisnis ayah dan ini Pak Boga dia adalah istriku. "


"Salam kenal pak Boga saya Salwa. " Salwa langsung memberikan salam dengan dua tangan bertangkup dan itu membuat tangan Pak Boga terdiam karena tidak disambut Salwa.


Ada sedikit kecanggungan pada saat itu, lalu Boga langsung menyadari bahwa Salwa terkesan fanatik.


" Hah senang berkenalan dengank mu Salwa , Ternyata kau pandai sekali memilih seorang istri. Dia sangat cantik sekali Fir. " tepuk Boga ke bahu Fir.

__ADS_1


"Ayah, pesan ayah sudah selesai. " Seorang pria datang yang seumuran dengan Fir.


"Ah bapak bisa saja, tapi memang benar Istri saya sangat cantik, saya sangat susah untuk mendapatkannya. saya sangat beruntung bukan Pak boga! "


" Yayaya kau memang beruntung Fir . Kenalkan dia anak ku. Nando, Baiklah mungkin aku duluan Sampai jumpa kembali. " Boga langsung pergi bersama anaknya.


"Baik Pak Boga sampai jumpa. "


"Rekan bisnis ayah? ,Apakah dia juga saingan kamu untuk mengambil alih perusahaan? "


"Ya memang ia juga termasuk sainganku, lebih tepatnya anaknya. Tapi kamu jangan khawatir, aku mengenalnya sudah sangat lama Dan Dia adalah orang baik. "


"Ya Fir aku rasa Dia adalah orang baik , aku sudah selesai berbelanjanya, ayo kita pulang! "


"Kau yakin secepat itu kita pulang bagaimana kita ke toko yang lain? "


"Dengan senang hati. "


...■□■□■□■□■...


Tibalah hari persaingan itu perusahaan semua pemegang saham diberikan waktu untuk menyampaikan rancangan dalam program untuk memajukan perusahaan itu kedepannya . Rancangan Siapa yang paling terbaik maka akan menjadi direktur utama.


Rancangan demi rancangan telah ditonton oleh banyak Para petinggi-petinggi perusahaan . Dan ternyata rancangan firlah yang paling terbaik dan pada hari itu juga Fir dilantik menjadi direktur utama menggantikan ayahnya .


"Selamat Fir kau memang yang terbaik. "


"Ya aku juga tidak menyangka ternyata Fir bisa lebih baik dari aku. " ucap Hans sembari menepuk anaknya sendiri dengan penuh bangga.


"Oleh karena itu di sini juga aku mengumumkan untuk mengundang kalian semua malam ini untuk pelantikan anakku menjadi direktur utama, serta satu lagi aku akan mengumumkan bahwa Fir telah menikah dan aku akan merayakan 2 hari 2 malam di rumahku, Aku ingin kalian yang berada disini semua datang. "


Mendengar pengumuman dari Hans semua para petinggi bertepuk tangan dan memberikan salam untuk mengucapkan keberhasilan Fir dan juga memberikan Selamat atas pernikahannya .


Namun meskipun di hadapan mereka semuanya tersenyum, ada beberapa yang merasa rancangan Fir hanyalah sebuah formalitas belaka dan itu semua sudah diatur dari awal, wajah mereka mencibir melihat tawa Fir dan Hans di depan ruang rapat.


"Aku tidak terima kemenangan Fir aku yakin mereka sudah merencanakan ini semua. "


"Tenang saja Ayah, aku akan merebutnya dari tangan Fir. "


BERSAMBUNG.


Jangan lupa like, vote dan subcribe

__ADS_1


__ADS_2