Jodoh Sang Wanita Malam

Jodoh Sang Wanita Malam
Mengenal mu


__ADS_3

...Dua Minggu sudah, dari semenjak pertemuan mereka di klub xx, waktu itu kini Daniel, tengah makan malam bersama kedua adiknya di sebuah restoran....


...Daniel, yang baru kembali dari toilet, dia tidak sengaja melihat Ardina, sedang bersama seseorang, yang pernah ia temui di klub itu bersama Ardina, dalam hati Daniel, bertanya-tanya ada hubungan apa sebenarnya mereka kini....


..."Shelomita, kakak mau bertanya, Apa kau kenal dengan wanita itu?"...


...Daniel menunjuk ke arah Ardina....


"Owh, dia itu Ardina Aurelia.teman Sheila kak"


...ucap Sheila, yang langsung menjawab pertanyaan,sang kakak yang di tujukan kepada Shelomita....


..."Lalu kenapa tidak kau sapa?... siapa tahu dia ingin bergabung dengan mu!"...


tanya Daniel yang kini, menatap ke arah Ardina.


..."Seperti nya, Kakak tertarik pada nya ya?...hayo ngaku!"...


...ucap, Shelomita....


..."hmmm asal nebak saja, memangnya kalo kakak' suka apa kalian setuju?..."...


tanya Daniel lagi.


"Aurelia,,,,!"


...panggil Sheila....


...Ardina langsung meliriknya, dan langsung mengangkat tangan dan melambaikan nya keu arah Sheila....


"Kakak, tuh dia kemari!"


...ucap Shelomita....


...Ardina, yang hampir tiga Minggu tidak berjumpa dengan Sheila, iya langsung bergegas menemuinya, dan langsung bertanya....


..."Hay,,, Sheila, apa kabar mu?..sorry aku baru melihat mu kapan-kapan kita ngobrol lagi ya aku sedang ada pekerjaan, malam ini dan Andrea, mungkin Minggu depan baru kembali soalnya, aku sekarang sudah kembali mengambil pekerjaan lama ku, maklum saja aku lagi butuh uang banyak untuk mengobati, cedera di bahu kiri ku"...


...ucap Ardina, sedikit berbohong padahal malam ini dia akan menangkap, seseorang yang sudah lama jadi incaran bos, nya dulu....


"Apa, gak terlalu berbahaya, di keadaan kamu yang masih cedera melakukan tugas itu?"


...tanya Sheila, yang sudah bisa menebak nya....


..."mudah-mudahan sih tidak ya, tapi kalau pun itu berbahaya, aku tetap harus melakukan tugas ku,apa pun Resiko nya, yang harus aku ambil"...


...ucap, Ardina,...


"Aurelia,,,ayo pergi, jemputan kita sudah datang!"


...ucap Andrea....


"Sheila, aku pergi dulu ya kalau ada waktu aku kita pasti bertemu!"

__ADS_1


...ucap Ardina yang kini langsung bergegas menuju, kearah Andrea....


...Daniel, yang sedari tadi hanya bisa memandangi, wajah cantik wanita yang pernah tertabrak oleh nya , setahun yang lalu....


"Sheila, apa sebenarnya, pekerjaan dia kenapa kamu bisa mengenal nya?"


...tanya Daniel lagi,...


..."Owh,,,setahu aku, dia itu seorang pengawal, dari sebuah perusahaan, yang khusus di pekerjaan sebagai,pengawal pribadi,sewaan itu menurut pengakuan nya selama ini kepada ku, bahkan dia sering kali bekerja sama dengan polisi yang juga di tugaskan oleh perusahaan tersebut mengawal semua, pejabat penting perusahaan, pekerjaan nya memang kadang sangat berbahaya, tapi itu sudah menjadi tanggung jawab, pada pekerjaan nya"...


...ucap Sheila, menjelaskan"...


..."Apa, dia bisa jadi pengawal untuk perorangan seperti mengikuti, seseorang yang yang membutuhkan jasa pengawalan seperti bodyguard,gitu ?"...


...tanya Daniel, sambil menyiapkan hidangan penutup, nya....


...Tidak terasa, mereka pun sudah sampai di rumah mereka bertiga, Daniel, yang langsung masuk dan menaiki tangga menuju kamar atas di lantai tiga, iya langsung di sambut oleh asisten rumah, itu....


..."TUAN,,,ada surat dari seseorang yang mengantar nya, tadi....


"Baiklah simpan di ruang baca saja!"


...ucap Daniel....


...setelah membersihkan diri, Daniel pergi ke ruang baca, dia melihat sebuah dokumen penting tentang data diri lengkap Ardina yang ternyata namanya bukan lah nama asli yang tertera di KTP yang di temukan saat itu pantas saja dia selalu disebut, Aurelia itu adalah nama tengah nya ....


Nama: Medina Aurelia Agatha


Umur:25 tahun


kota asal: Bandung


...dan masih banyak yang lain nya tentang Akademi, dan pekerjaan, semuanya tercantum di sana.tentu saja detektif yang di sewa Daniel bukan lah detektif biasa, karena pekerjaan Medina bukan lah pekerjaan yang bisa pada umumnya, dia adalah, wanita yang di siapkan oleh sebuah organisasi untuk menjadi seorang pengawal khusus, tapi bukan juga pegawai negeri sipil.tepatnya di negara Asia seseorang mendirikan sebuah karantina khusus pendidikan pertahanan hidup, dan dari itu semua, yang berhasil lolos seleksi ketahanan hidup iya akan kembali,di masukkan kembali ke Akademi, khusus yang nantinya bakalan di pekerjakan sebagai pengawal khusus atau di beri misi khusus oleh perusahaan yang sudah menyewa nya....


"ternyata dirimu bukan lah wanita sembarangan


...tidak sesederhana yang terlihat, kamu begitu banyak menyimpan rahasia kehidupan mu aku semakin merasa bersalah, pada keadaan mu saat ini, apakah misi mu kali ini akan berhasil atau gagal tergantung dari ketahanan fisik mu, semoga saja ada jalan untuk bisa membebaskan mu, dari rantai yang membelenggu kehidupan mu kelak, aku akan berusaha untuk itu walau harus bertaruh nyawa"...


Gumam, Daniel dalam hati.


...ya seperti yang Daniel, tebak Medina adalah anak buah seorang ketua dunia bawah, dia adalah, anak buah yang paling di andalkan dalam setiap misi yang di pimpin oleh Asisten ketua yang bahkan Medina tidak pernah melihat wajah nya sekalipun, tapi yang Medina,tahu adalah ketua dunia bawah itu seorang wanita, mereka memanggil nya Ratu Cleo,,, dia memang bukan asli negara ini, iya berasal dari Rusia....


...dan ada satu hal yang mereka tidak tahu,misi dari ratu Cleo adalah, dia ingin membebaskan para, wanita dari perbudakan dulu dia adalah seorang budak, nafsu dari keluarga mafia yang sangat berpengaruh di negaranya, semua yang bekerja di bawah naungan nya adalah kebanyakan wanita, dia juga selalu memberikan pekerjaan yang halal, tidak merampok atau pun membunuh semua tidak ada dalam kamus nya, kecuali terpaksa untuk membela diri semua yang tidak tahu itu pasti mengira Ratu Cleo adalah mafia kejam karena tidak ada satu pun yang berani untuk menjatuhkan nya....


...tapi sebenarnya mereka segan dengan perlakuan nya terhadap anak buah yang selalu di perhatikan keadaan nya, semua memang lah dalam pengawasan, tapi bukan berarti mereka adalah Tawanan melainkan untuk melindungi mereka dari hal yang tidak mereka ingin kan itu adalah satu perhatian khusus, bagi semua anggota, nya....


Ardina atau Medina, selalu di tempat kan sebagai pengawal, pribadi atau pun menjalankan,misi seperti sekarang ini ia bekerja sama dengan Andrea, seorang anggota polisi yang di sewa khusus menangani kasus penggelapan,barang perusahaan, yang tengah di ketahui oleh tim khusus yang di pekerjakan oleh ratu Cleo, Andrea dan tim nya khusus untuk menangkap mereka semua sedang yang melumpuhkan mereka adalah tim yang di pimpin oleh Medina.itu sudah jadi keputusan dari yang menyewa mereka.dan mereka hanya menjalankan tugas.


penguasanya ada di atas jadi penonton tak jarang juga Medina harus berurusan dengan pihak lain yang licik, namun ia selalu membatalkan misi tersebut iya tidak ingin terlibat kejahatan, dan untungnya lagi Cleo mengerti dan mengiyakan keputusan, bijak dari Medina.


🌹💖💖💖🌹


berhari-hari terombang-ambi di tengah laut untuk menyelesaikan misi bukan tidak ada sarana lain yang di miliki oleh mereka tapi mereka harus melakukan nya dengan sangat hati-hati, sebuah kapal besar yang menjadi sarana untuk menuju kesana menurun kan mereka di pertigaan jalan menuju pulau terpencil yang ada di negara itu, Medina dan Tim harus bersabar dalam menjalankan misi yang cukup berbahaya ini.

__ADS_1


satu hal yang pasti saat ini bahkan mereka harus puas hanya dengan meminum air dan menangkap ikan lewat kail pancingan, itu pun harus di makan mentah seperti sashimi karena sudah terlatih dari dulu iya pun melakukan dengan ekspresi wajah yang biasa saja bahkan dulu lebih parah lagi, dari saat ini.


Medina dan Andrea, sudah mencapai pulau tersebut begitu banyak jebakan di sana dan misinya kali ini adalah membebaskan Sandra dan mencari satu barang berharga milik perusahaan, yang mereka curi dan Sandra adalah seorang anak gadis belia anak dari seorang pengusaha, yang mempekerjakan nya kini.


"Andrea,,,, jangan bergerak, atau kau akan kehilangan nyawa mu tetap seperti itu tunggu sampai aku memberikan aba-aba"


ucap Ardina.


"Dari mana kau tahu?"


tanya Andrea, yang kini sedang berbicara sambil menahan gerakan kaki nya.


"rumput yang kau injak adalah sebuah ranjau nanti kau juga tahu bersabar lah aku sedang mencari kayu untuk mengantikan tubuh mu,tunggu di sini"


ucap Ardina, yang melihat ada sebuah kayu terbawa ombak.


iya pun membawanya memikul kayu itu dengan bahu nya yang masih terasa sakit tapi demi sahabat iya rela melakukan itu.


"aku sudah meletakkan itu dan dalam hitungan kedua kau harus melompat ke belakang tempat di arah ku , Ok,,,,, satu dua lompat!"


teriak Ardina dan saat Andrea lompat tiba-tiba saja sebuah jaringan terangkat dari bawah rumput keatas langsung meringkus kayu besar itu dan tiba-tiba ratusan anak panah,menyambar jaring tersebut.


"Astaga, ternyata ucapan mu benar dan dari mana kau bisa tahu?"


tanya Andrea.


"Aku sudah di latih untuk itu semua jadi kepekaan terhadap hal yang berbau seperti ini sudah tertanam di otak ku sebaiknya lain kali kalau kita selamat di misi ini jangan lagi kau menyanggupi nya, atau kau akan mati sia-sia karena lawan kita bukan orang sembarangan"


ucap Ardina.


"Andrea berapa lama lagi kita akan sampai?"


tanya Andrea.


"mungkin satu atau dua jam lagi kalau terlalu banyak jebakan yang harus di bersih kan ucap Ardina.


"lalu bagaimana dengan tim kita yang lain ?"


tanya Andrea lagi.


kembali lah ke bibir pantai bilang mereka harus hati-hati, dan ikuti tanda yang ku pasang untuk berpijak nanti dan tetap lah waspada, kalian pasti sudah pernah latihan untuk menjinakkan bom dan lain hal gunakan insting kalian aku dan tim ku akan maju lebih dulu sebaiknya kau tunggu aba-aba dari ku nanti.


setelah dua jam lamanya Ardina dan Tim menyisir lokasi, yang akan di gunakan sebagai jalan masuk kesebuah tempat yang ada di pulau terpencil itu kini dia sudah berada dekat dengan pusat bangunan yang di tuju, suasana nya sepi dan jangan dikira air yang tenang tidak ada bahaya di dalam nya.


Ardina, dan kawan nya yang terlatih kini ia sedang berkelok-kelok menghindar beberapa senjata tersembunyi yang bisa saja membunuhnya kapan pun, saat dia lengah.


sementara itu Andrea dan tim menerima perintah dari Ardina untuk tidak mendekati bangunan tersebut dan iya di perintahkan untuk berjaga-jaga di luar kalo-kalo ada musuh yang menyelinap dari luar atau dari dalam ke luar.


Ardina,kini sudah mendekati target misi seorang gadis terikat di sebuah tiang dengan Mulut tertutup lakban, saat ini Ardina, tidak langsung mendekat iya. tahu ini adalah jebakan, teman-teman berhati-hati lah jangan langsung menyelamatkan dia tapi cari tahu dulu lawan kita karena ini adalah jebakan dari mereka,


tiba-tiba saja sebuah peluru mengenai teman Ardina di bagian bahu nya sontak ia terhuyung ke depan.


Ardina menembak peluru ke setiap dinding, dan ternyata dugaan Ardina benar senjata api muncul di balik tembok itu memberondong peluru e arah mereka Ardina langsung bergegas pergi dari tempat itu kini dia menyusun strategi, kedua yaitu mencari lawan di balik semua senjata itu, Ardina kini, mencari sebuah ruangan yang mengendalikan semua itu,,, iya menyuruh teman nya yang berada jauh di luar sana untuk menyusuri sekeliling bangunan itu, dan mencari celah tapi tiba-tiba, sebuah pasukan berbaju hitam menuju kearah bangunan besar itu mereka begitu waspada dengan senjata api di tangan mereka semua Ardina tidak kehabisan akal, iya berkamuflase, menjadi anggota dari mereka dengan baju hitam yang kini di gunakan oleh nya dan mengikat rambut nya. di balut dengan Wig yang kini ia kenakan iya berbaur dengan mereka dan mengikuti mereka dari belakang, tiba-tiba saja iya melempar gas beracun ketengah ruangan yang mereka masuki, dan langsung menutup pintu depan menghalangi pintu itu dengan pipa besi yang kini menahan gagang pintu tersebut . mereka semua tewas dalam sekejap, tinggal mereka yang berjaga di luar Ardina menyerah itu pada tim nya dan tim Andrea.

__ADS_1


Ardina tahu tempat itu sengaja di kosongkan dengan hanya di jaga oleh sebuah senjata pengendalian jarak jauh kini Ardina memasuki sebuah ruangan rahasia milik seseorang yang berada di balik pintu besi dengan di tutup lemari buku,ia memasuki ruang itu berdua dengan Andrea yang kini menyusul nya tiba-tiba.sekelompok orang dengan body yang begitu kekar kuat menghadang nya menyentuh komputer tersebut yang menjadi pengendali semua senjata api di setiap ruangan, Ardina kini bertarung hebat dengan sepuluh orang yang menghadang nya satu persatu iya bisa singkirkan kini tinggal lima mereka berdua tidak bisa mundur lagi kecuali bertarung melawan mereka untuk berjuang demi hidup nya,kini Andrea yang sudah kepayahan iya kini menjadi beban bagi Ardina, iya bertarung melawan mereka dan melindungi Andrea tak jarang, iya terkena pukulan hingga kini hidung dan telinganya mengeluarkan darah tapi Ardina masih kokoh berdiri meloncati mereka dan menghajar dari balik punggung mereka kini yang tersisa tinggal dua yang delapan entah mati atau pingsan Ardina tidak perduli pandangan nya mulai kabur tapi ia tetap harus bertahan sampai bantuan dari luar datang iya tau Cleo tidak akan membiarkan nya mati dalam misi.


__ADS_2