
dengan berbagai, persiapan pernikahan pun akhirnya di gelar Medina tidak ingin terlambat sebelum Deswita benar-benar hamil, saat ini Medina tengah menemani putri nya di ruang rias.
sementara itu Andrea yang masih menggunakan kursi roda walaupun sudah bisa berjalan kini di dampingi istri tercinta nya Sheila, dan kedua anak kembar nya mendampingi putra pertama mereka dari almarhum meysha.
disaat ijab Kabul di mulai, Medina dan merasakan kehadiran kakak perempuan nya di tengah-tengah mereka, dia selalu hadir di momen tertentu, Medina tau kematian sang kakak masih di liputi dendam walaupun Medina sudah, membalas dendam atas kematian nya.
tapi Medina berpikir mungkin karena ini hari bahagia, putra satu-satunya meysha kini akan menikah dengan sepupunya yang tak lain adalah anak dari adiknya sendiri.
kak, kamu hadir di hari bahagia putra putri kita, aku sangat bahagia bisa melihat mu, tapi aku berharap dengan kebahagiaan ini kakak bisa tenang di alam sana, biarkan aku yang menggantikan posisi mu untuk menjaganya seperti yang ku lakukan selama ini kembali lah jangan buat hukuman bertambah berat anak mu sudah bahagia, kamu bisa melihat nya dari surga sana, ucap Medina lirih.
perlahan,, meysha menghilang di balik tembok, Medina pun melapalkan do'a untuk sang kakak, bersama dengan Sheila yang juga sama-sama melihat nya.
prosesi pernikahan pun berlanjut dengan acara resepsi pernikahan, saat ini Daniel tengah duduk bersama dengan media mendampingi mempelai begitu juga dengan Andrea dan Sheila seluruh keluarga besar mereka berkumpul termasuk rekan Andrea yang juga rekan Medina, mereka semua saling mengenal, ucapan dan doa tulus mengiringi pernikahan mereka semua orang kini sangat bahagia, termasuk Andrea dan Medina saat ini.
mereka tidak hanya terikat oleh persahabatan dan, hubungan kakak dan adik ipar kini mereka juga berbesan semua nya tidak menyangka bahwa anak mereka akan saling mencintai sedari mereka masih sangat kecil dulu.
Andres dan Deswita saat ini tengah berada di hotel mereka tidak ingin melewatkan momen bahagia kini mereka tengah melakukan malam pertama untuk yang kedua kalinya, mereka sangat menikmati itu, karena, malam ini tidak ada pemaksaan, mereka suka rela melakukan hal yang seharusnya di lakukan setelah semua nya halal.
Andrea pun kini telah kembali ke Mension milik nya, bersama istri dan dua anak kembar nya.
Andreas dan Adheila adalah anak Andrea dan Sheila, mereka kini sudah kelas dua SMA usia mereka, sudah tujuh belas tahun.
Andreas dan Adheila adalah murid yang sangat berprestasi di sekolah nya, awal nya kepala sekolah, ingin meluluskan mereka setelah awal sekolah karena kecerdasan mereka di atas rata-rata, tapi Sheila menolak ia ingin anak nya belajar dan bersekolah secara normal ya walaupun segala materi pelajaran bagi mereka seperti, tidak ada apa-apa nya, tapi mereka tetap giat bersekolah dan belajar seperti biasanya, Andreas dan Adheila tidak pernah sombong, saat ini mereka bahkan membuka lowongan bagi mereka yang kesulitan mengerjakan tugas sekolah nya, mereka selalu membantu teman yang kesulitan dengan mengajarkan cara memecahkan soal yang rumit.
sementara itu yang kini berbulan madu tengah ribut karena, salah satu nya,belum puas dan yang satu nya kelelahan.
"kak, aku mau tidur" ucap Deswita yang sangat manja.
"bentar Hanny nanggung ini belum juga selesai" ucap Andres.
"kak,besok aja ya aku ngantuk banget ini" ucap Deswita.
"tidak, pokonya kamu harus layani aku sekarang atau aku cari wanita lain yang menuntaskan nya" kata Andres, sontak membuat mata soraya,membelalak kini kantuk nya hilang seketika.
"berani lakukan itu, aku akan membuat si Gerrry tidak bisa bangun lagi"ancam Deswita yang memberikan nama sembarangan pada junior kesayangan nya itu.
"ya suruh siapa udahan orang belum tuntas"keluh Andres.
"aku ngantuk berat kak kecuali kalo kamu mau main sendiri sih tidak masalah" ucap Deswita.
"ya ampun Hanny, Dosa tau gituin suami" ucap Andres.
"yasudah ayo tuntaskan" ucap Deswita yang kini memberikan kesempatan pada Andres dan Andres tidak menyia-nyiakan kesempatan itu kini Andres sudah kembali memimpin percintaan yang sangat memabukkan.
sampai dua jam lamanya, Deswita merasakan kenikmatan yang di berikan oleh Andres setelah selesai mereka pun saling memeluk Andres berbisik.
"siapa yang tadi ingin junior ku tidak bisa bangun lagi yakin dengan ucapan nya" ucap Andres yang kini menatap istrinya itu.
"habis suruh siapa,mau cari wanita lain, udah sana cari wanita lain, aku akan kembali ke Rusia saat ini juga"ancaman Deswita berhasil membuat Andres menelan ludah nya kasar.
"Hanny, aku melakukan itu karena kamu tidak mau bangun juga kan mana mungkin aku main sendiri" ucap Andres.
"ya main saja toh lama-lama aku bangun juga" ucap Deswita.
__ADS_1
"baik lah sayang aku minta maaf" kata Andres.
" kali ini aku maafkan kakak tapi tidak lain kali" ucap Deswita.
setelah perdebatan di antara mereka pun saat ini mereka sedang tidur pulas hingga jam sepuluh pagi.
setelah bangun mereka pun langsung bergegas menuju kamar mandi dan setelah nya mereka kini langsung makan siang kerena sudah pukul sebelas siang.
mereka pun pergi dari hotel menuju ke apartemen milik Andres.
"sayang, kamu mulai sekarang akan tinggal di sini, bagaimana?" ucap Andres.
"aku harus pulang ke Rusia dulu Hanny, karena perusahaan Oma membutuhkan ku begini saja nanti kita bicarakan tempat dan tujuan kita besok aku akan segera ke sana" ucap Deswita.
"Hanny, aku tidak ingin, kamu lakukan itu, sayang kamu sudah menikah dengan ku jadi semuanya jadi tanggung jawab ku untuk memberikan mu nafkah.
"aku tau tapi aku tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja sayang Oma ingin aku yang memimpin perusahaan milik nya" ucap Deswita.
"aku tidak mau kau jauh dari ku bagaimana kalau kita tanya Daddy saja bagaimana?" kata Andres.
"baiklah besok kita tanyakan pada Daddy, saat ini kita harus istirahat" ucap Deswita.
setelah semua pembicaraan tentang perubahan Akhirnya mereka pun pergi istirahat di kamar mereka saat ini, Andres paham istrinya sangat lelah.
"tidur lah Hanny, aku akan mengecek email" ucap Andres.
"aku mau kita tidur bersama" ucap Deswita.
Andres pun mengalah saat ini dia ingin semuanya, baik-baik saja
Deswita pun menyusupkan kepala nya di dada bidang suaminya itu, Andres mengerti Deswita sedang tidak ingin berpikir saat ini.
🌹💖💖💖🌹
dua bulan ya, dia sudah dua bulan tinggal di Rusia, semua orang panik karena Deswita tidak kembali ke Indonesia, Andres saat ini ingin segera menyusul ke Rusia namun sulit karena dia juga sedang sibuk-sibuk nya mengurus proyek, pembangunan hotel baru.
Deswita tidak bisa di hubungi saat ini dan karena itu membuat Medina harus pergi mencari tau keberadaan putri nya di sana saat ini ia memutuskan untuk pergi sendiri menggunakan pesawat pribadi milik Daniel.
saat ini Deswita tengah sibuk bahkan kerja pagi pulang malam dan dia bahkan tidak memperhatikan bahwa tubuh nya kini sudah kurus, sesampainya di rumah Deswita kaget mommy nya saat ini sudah berada di Mension milik nya.
"sayang, kamu baru' pulang" ucap Medina.
"iya momm.. aku kangen mommy" ucap Deswita.
"mommy juga Kangen kamu, makanya mommy kemari" jawab Deswita.
"aku lelah momm.. apa Oma tidak punya keluarga yang lain lagi selain mommy, semua ini sungguh sangat melelahkan mungkin dulu aku,masih bisa menghendel nya karena aku belum menikah tapi saat ini aku bahkan menelantarkan suamiku di sana" keluh Deswita.
"gini saja sayang biar mommy, yang mengurus semua nya di sini kalian berdua urus perusahaan Daddy dan mommy kalau kamu ingin istirahat, suruh gabungkan perusahaan milik Daddy dan juga mommy" ucap Medina.
"mommy,biar aku saja, mommy yang harus nya istirahat, saat ini, mommy sudah terlalu lelah bekerja selama ini ini adalah masa tua mommy dan Daddy yang harus mommy lewati bersama" ujar Deswita.
"mommy, akan berusaha untuk yang terbaik untuk mu, apa pun itu.
__ADS_1
"gini aja momm.. aku ada rencana bagaimana kalau ketiga perusahaan ini di gabung saja" ucap Deswita.
"itu ide bagus sayang hanya saja kita harus buat kantor cabang raksasa nya di Indonesia dan itu perlu waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan nya" ucap Medina.
"baiklah mommy aku sepakat untuk beberapa waktu aku akan tinggal dulu di sini, sampai urusan ini selesai" ucap Deswita.
"baiklah sayang sekarang sebaiknya kamu tidur apa kamu sudah makan malam sayang?"tanya Medina.
"belum makan apa pun sedari siang momm.. saking sibuknya aku setiap hari" ucap Deswita.
"kemana asisten mu kenapa dia tidak mengurus mu dengan baik apa perlu mommy memberi mereka pelajaran" ucap Medina.
"hehehe, tidak perlu momm.. mereka sudah mengingatkan ku hanya saja aku terlalu sibuk akhir-akhir ini"jawab Deswita yang tau betapa kejamnya sang ibu jika mberi pelajaran pada mereka yang melanggar aturan.
Medina masih di juluki Ratu, yang tak terkalahkan dan sangat kejam jika ada yang berani berhianat pada nya, tapi beruntung nya Medina saat ini jatuh Ketangan pria baik seperti Daniel jadi lahar panas yang berada dalam tubuh nya bisa di redam dengan kasih sayang.
Daniel bahkan semakin romantis saja saat ini, pada Medina.
Daniel selalu memberikan nya bunga Lili putih setiap pagi hari walaupun itu cuman satu batang, sebagai ucapan selamat pagi untuk cinta nya itu, Daniel yang cinta mati dengan dengan wanita teristimewa di hati nya itu sejak dia mengenal nya dan saat itu, Daniel sangat tergila-gila pada Medina yang cantik luar dan dalam.
seiring berjalannya waktu, Medina pun jatuh hati pada Medina hanya saja dia harus terikat dengan pekerjaan nya selama ini, dia bukan wanita biasa yang hanya bisa berdiam diri di rumah atau pun duduk bekerja di kantor nya, Medina punya tanggung jawab yang begitu besar saat itu sebagai tangan kanan Cleo dia harus mengikuti apa pun yang Cleo arahkan pada nya.
Namun, Medina juga masih harus berjuang untuk membalas kan dendam keluarga nya saat itu berkali-kali, lolos dari Kematian Medina semakin memperbaiki hidup nya, hingga saat dia mengandung misi terakhir yang Cleo berikan, saat itu membuat nya kehilangan nyawa nya, walau akhirnya dia bisa hidup kembali, dengan cinta sejati nya yang membawanya ke kehidupan sampai saat ini.
di Indonesia saat ini, Daniel sedang berada di kantor nya, Medina ia menemui Andres yang tengah sibuk berkutat dengan laptop nya saat ini.
"kau masih sibuk na?" ucap Daniel.
"owh, Daddy kapan datang maaf aku tadi tidak melihat!"ucap Andres.
" tidak apa-apa Daddy juga baru masuk kemari" ucap Daniel.
"silahkan, duduk Daddy, aku juga ada yang mau di sampaikan" ucap Andres.
"jangan terlalu sibuk, dengan pekerjaan mu sesekali kau perlu beristirahat, bagaimana pun tubuh mu juga membutuhkan itu" ujar Daniel.
"Daddy, aku kesepian, jadi lebih baik aku menyibukkan diri ku saat ini, dari pada aku harus pulang dan menunggu istri ku kembali bahkan entah sampai kapan ia di sana ponsel nya pun tidak bisa di hubungi" ucap Andres.
"mommy, mu semalam menghubungi Daddy katanya istri mu sangat lah sibuk dan dia bahkan seperti kamu sudah kurus tidak merawat tubuh dengan baik" ucap Daniel.
"ya ampun Daddy, bagaimana kalau dia sakit?" ucap Andres meng khawatir kan istrinya itu.
"dia masih baik-baik saja saat ini mereka berencana menggabungkan perusahaan kita bertiga saat ini, mereka akan segera kembali setelah urusan di sana selesai" ucap Daniel.
"Daddy kenapa perusahaan itu tidak di jual saja dan uang penjualan nya bisa di alihkan untuk memperbesar perusahaan kita cukup perusahaan kita saja yang di gabung dan kita bisa sama-sama mengurus nya"ucap Andres dan Daniel pun mengangguk.
"ide bagus nanti Daddy yang akan bicara dengan mommy"ucap Daniel.
akhirnya, Andres pun mendapat kan angin segar untuk nya bisa bersama dengan sang istri, saat ini.
malam pun tiba kini di Rusia, seddang di adakan makan malam,bagi seluruh anak buah Deswita, yang biasa di adakan oleh bos nya itu untuk membicarakan hal penting lainnya, saat ini.
"aku akan langsung pada tujuan ku, aku dan mommy memutuskan untuk kembali ke Indonesia, dan untuk kalian semua, aku bebaskan kalian memilih mau ikut kami kesana atau tetap berada di negara ini itu pilihan kalian, semua tidak ada paksaan, dan hidup lah dengan layak seperti halnya orang-orang di luar sana kalian juga membutuhkan sebuah keluarga dimana tempat kalian kembali, aku tidak akan menjual rumah ini dan satu cabang perusahaan lagi aku percaya kan pada kalian,urus dengan baik dan jadi kan itu untuk bekal modal kalian hidup atas pengabdian kalian selama ini pada ratu Cleo, dan yang ingin ikut dengan ku,maka kalian juga harus hidup seperti layaknya orang normal, tidak ada kekerasan selain kekeluargaan" ujar Deswita.
__ADS_1
mereka pun,membagi dua kelompok tapi tidak bermaksud bermusuhan hanya saja mereka harus mengurus peninggalan bosnya itu dan sebagian nya lagi masih mengikuti Deswita kemana pun, karena itu adalah amanat Cleo sebelum menghembuskan nafas terakhir nya.
yang tinggal di Rusia pun masih anak buah Deswita hanya saja mereka juga harus menjalankan titah sang ratu.