Jodoh Sang Wanita Malam

Jodoh Sang Wanita Malam
pernikahan membawa kepedihan


__ADS_3

ke esokan hari nya, Tora, benar-benar membuktikan, dia menikah dengan wanita pilihan ibunya, tapi bukan Rena, melainkan, sahabat Alexia, Meka.


Tora, tidak akan sulit, untuk memilih siapa pun, secara dia itu tampan mapan,dua propesi dia jalani, saat ini Alexia, menghadiri pesta pernikahan sahabat nya, dia tidak mendapatkan undangan pernikahan dia hanya di telpon oleh Meka , dan sahabat nya yang lain.


bahkan keluarga Tora, tidak memberitahu bahwa Tora, saat ini akan menikah, Alexia,kini tengah bersiap di depan cermin, dia berdadan dengan sangat perfeksionis, dan mengunakan Gaun yang menonjolkan setiap lekuk tubuh nya, dan di bagian punggung nya, terbuka.


setelah selesai dia langsung menemui Deswita, dan menitipkan anak nya pada kedua orang tua nya, saat itu dia pun langsung berangkat dengan mobil sport nya, menuju tempat pernikahan.


sesampainya di alamat, yang dituju, dia langsung turun, dan berjalan menuju tempat yang sudah di sediakan,di sana bahkan tengah di mulai proses ijab Kabul, dan begitu terkejut nya, Alexia, di baru mengetahui, calon suami sahabat nya itu adalah Tora, pria yang baru kemarin di temui nya cinta pertama nya.


Steven, dan Ririn,ada di sana sementara yang lain tidak bisa hadir, karena mereka berada di luar negeri.


setelah selesai proses ijab Kabul,kini waktunya mereka mengucapkan selamat, dan Tora, menatap Alexia yang kini berdiri tidak jauh dari tempat mereka berada, Tora, tidak memalingkan pandangannya sedikit pun, pada wanita yang sangat di cintai nya itu, dia begitu cantik dan seksi semakin membuat hati nya sakit.


saat,ini yang lain, sudah mengucapkan selamat tibalah giliran, Alexia, yang kini berjalan sambil tersenyum, sedikit di paksa kan Alexia langsung memeluk sahabatnya itu,tapi tangan Tora, menggenggam tangan Alexia erat.


"Meka, selamat ya, semoga pernikahan Lo, langgeng sampai tua nanti, segera menyusul ya"ujar Alexia.


"terimakasih, Alexia,mana suami Lo"ujar Meka .


"dia lagi di Bandung, mungkin empat hari lagi baru kembali"ujar Alexia,sambil mencoba melepaskan tangan Tora.


"owh, begitu ya"ujar Meka.


"hehehe, iya maaf kadonya nyusul habis suruh siapa tak memberitahu sedari awal"ucap Alexia, yang kini memandang ke arah Tora, memberikan kode untuk melepaskan tangan nya.


"owh ia, selamat ya Om, aku bahagia, akhirnya Om, menikah, lagi semoga kali ini menjadi yang terakhir"ujar Alexia.


"ini, adalah yang terakhir, dan pertemuan kita yang terakhir, aku mewujudkan keinginan mu"ujar Tora, perlahan di kuping Alexia, Alexia langsung menggeleng dan dia langsung menjauh pergi, tiba-tiba saja semua orang berteriak histeris, saat melihat Tora, tersungkur bersimbah darah.


"tidak"ucap Alexia, dia langsung berlari memeluk Tora, semua orang bengong melihat nya saat ini termasuk Meka, bagaimana tidak seharusnya dia lah yang memeluk suaminya itu.


"aku mohon, bangun Om, jangan lakukan itu aku tidak sanggup seperti ini aku mohon bangun, aku mohon"Alexia menangis sesenggukan dia memeluk Tora erat.


sampai tiba ambulans,kini Tora,di bawa ke rumah sakit, dan langsung di bawa keruang operasi, karena Tora, menembak kepalanya sendiri, semua orang panik saat ini Meka, masih syok, dan kedua orang tua nya semua sedang menunggu di depan ruang operasi, beruntung peluru itu bisa di keluarkan dengan cepat, walaupun keadaan Tora masih keritis saat ini dia kehabisan banyak darah, dan kini sudah bisa di tangani.


setelah selesai operasi,kini Tora,di bawa ke ruang ICU,para tim medis tengah membantu memasangkan berbagai alat di tubuh Tora, yang kini terbaring lemah.


sementara Sheila, yang baru sadar kan diri kini langsung mengusir, cucunya itu Alexia, dia tau Alexia, yang menyebabkan Tora ,nekad bunuh diri untuk yang kedua kalinya.


sementara Andres, yang mengetahui hal itu langsung membawa putrinya pulang, saat ini Alexia , tidak hentinya menangis.


"sayang, jangan menyalahkan diri mu,ini bukan kesalahan mu,ini sudah takdir"ujar Andres.


"tapi Daddy, semua ini gara-gara aku, Om, Tora sudah bilang dia tidak akan menikah selain dengan ku, dan kalau hari ini dia menikah dia akan mengakhiri hidup nya dan itu benar-benar terjadi Daddy, aku sangat takut aku tidak mau dia mati hiks hiks hiks hiks"Alexia, pun pingsan saat ini.


Andres, langsung membawa nya pulang ke Mension, dan memanggil dokter pribadi nya, dia langsung di tangani saat itu juga.


sementara Alexander, dia langsung kembali ke Jakarta, ketika mendengar kabar istrinya pingsan, saat ini dia bahkan tidak pernah jauh dari Alexia, Alexander , masih mendekap erat istrinya itu.


Andres, bungkam,soal penyebab putri nya pingsan dia juga tidak tega jika harus menyakiti perasaan menantu nya itu, Alexander, adalah pria yang sangat bertanggung jawab yang kini menjadi menantu nya.


sementara itu dokter menyatakan Tora,koma hingga waktu yang tidak bisa di tentukan luka di kepala nya sangat parah beruntung tidak sampai mati karena cepat di tangani.


saat Tora, pergi meninggalkan Alexia, saat itu dia menjumpai Meka, sahabat terdekat Alexia, awal nya Tora, ingin Alexia datang untuk mencegah pernikahan nya, tapi ternyata tidak sesuai harapan, Tora, yang hendak melakukan ijab Kabul, dia sempat mengulur waktu,agar Alexia , menghentikan nya tapi ternyata tidak, Alexia malah dengan pura-pura tidak tahu nya duduk dengan sahabat nya yang lain yaitu Steven rasanya sakit hati Tora, Alexia menang sudah tidak memperdulikan nya lagi, sampai Tora, melanjutkan ijab Kabul nya itu.


saat di pelaminan, Tora, berharap bisa memeluk nya lebih lama, dan mencurahkan rasa sakit nya, saat itu tapi Alexia bahkan berusaha melepaskan genggaman tangan nya saat itu.


"Alexia, sayang segitu bencinya kah kau terhadap ku, baik'lah jika itu yang kamu mau"gumam Tora, sebelum kejadian itu.


kini Meka, tengah menunggu Tora, yang baru saja sah jadi suami nya itu, bersama ibu mertua nya di depan ruang ICU.


sementara Alexia,kini tengah di suapi oleh Alexander, karena dia enggan untuk makan, Alexander, tidak menyerah dia dengan telaten nya, menyuapi istri nya itu, setelah selesai Alexia, langsung memberikan asi pada putra putri nya itu.


"sayang, aku harus pergi ke Singapura besok, apa kamu tidak masalah aku tinggal"ujar Alexander.


"aku tidak mau di tinggal aku ikut"ujar Alexia, langsung.


"baiklah sayang ku, muachhhh, aku tau pasti seperti ini, tapi kamu harus stok ASI yang banyak untuk mereka berdua"ujar Alexander.

__ADS_1


"ASI, mereka masih banyak Daddy, dan aku tidak mau di tinggal aku takut kamu pergi dengan yang lain"ujar Alexia.


"owh,ya ampun segitu cinta nya istri ku ini makasih sayang ku muachhhh"Alexander,kini tersenyum pada Alexia, setelah menghujani kecupan.


🌹💖💖💖🌹


ke esokan pagi nya mereka berdua pun berangkat, bukan tanpa alasan Alexia, ngotot ingin ikut, dia tidak ingin terus terpuruk atas musibah yang terjadi pada Tora, sementara dirinya begitu mencemaskan nya, tapi tidak bisa menjenguk nya, karena Sheila, menolak kedatangan nya, dia hanya bisa berdoa semoga Tora, akan secepatnya sembuh dan tetap sehat seperti dulu.


Alexander, begitu menyayangi Alexia, bahkan sesampainya di Singapura pun dia merangkul erat pinggang istrinya begitu posesif, dan seakan menunjukkan bahwa dia adalah istri seorang Alexander Wijaya.


"sayang, kamu madilah dulu, setelah itu kita makan"ucap Alexander.


"baiklah, aku juga sudah tidak nyaman, saat ini rasanya sangat lengket"ujar Alexia.


"mau aku mandikan"ujar Alexander.


"tidak usah, nanti aku akan kesulitan menghentikan mu sayang"ujar Alexia.


Ya,satu bulan ini dia berkali-kali hampir di terkam oleh Alexander, karena sudah sangat lama ia merindukan istrinya itu, yang masih melewati masa nifas nya.


"sayang bagaimana,kalau kita kembali, setelah kita berbulan madu, kebetulan kita di sini untuk dua Minggu kedepan"ucap Alexander.


"jangan terlalu lama Daddy, aku akan sangat merindukan mereka"ujar Alexia,sambil menutup pintu kamar mandi.


Alexia, pun mandi , semetara Alexander,sibuk dengan laptop nya saat ini.


tiga puluh menit, akhirnya Alexia, keluar dari kamar mandi, setelah menghabiskan waktu nya untuk berendam di bathtub.


"sudah selesai sayang, aku juga akan langsung mandi"ujar Alexander.


Alexia, pun mengangguk dan kini dia langsung masuk ke dalam, wal-k in closed, untuk berganti pakaian, karena ini bukan pertama kalinya dia ikut ke tempat itu, dia memiliki peralatan nya sendiri dari mulai pakaian kosmetik dan yang lain nya, semua kebutuhan nya di mension itu tersedia.


Mension, tersebut adalah peninggalan ibu nya Alexander, sewaktu masih hidup,dulu dia sering tinggal di Singapura, walaupun ia lahir di Indonesia tepat nya di Bandung.


setelah selesai, mereka pun langsung bergegas menuju meja makan, pelayan sudah menyiapkan semuanya makanan paforit Alexia, sesuai perintah Alexander.


"aku mau makan SOP iga dulu"ujar Alexia.


"baiklah"ujar Alexander, yang kini melayani, istrinya itu.


"biar aku saja Daddy, kamu makan saja kamu juga laper kan"ujar Alexia,sambil mengambil alih mangkuk dari tangan Alexander.


"baiklah sayang"ujar Alexander.


mereka pun makan dengan sangat lahap saat ini karena tadi pagi hanya sarapan yang ringan


setelah selesai makan mereka langsung bergegas menuju kamar, karena ingin istirahat terlebih dahulu, sebelum Alexander, pergi meeting, bersama rekannya.


setelah selesai menggosok gigi, mereka pun membaringkan tubuh mereka di ranjang empuk nya itu.


sampai, pukul tujuh malam mereka pun terjaga, Alexander, langsung bergegas menuju kamar mandi, dan bersiap untuk pergi menemui rekan bisnis nya di sebuah hotel, tempat di adakan meeting penting, dan itu hanya satu jam lagi.


dengan buru-buru Alexander,dibantu Alexia ,bersiap setelah selesai Alexander, langsung mengecup bibir istri nya itu sekilas dan pamit, sebelum pergi, dia meminta pelayan mengantar makan malam untuk istri tercinta nya itu.


Alexia,kini tengah duduk menghadap, balkon, dia melihat lampu-lampu yang seperti bintang di langit, cahaya nya begitu indah dan itu tertata rapi, maklum saja mension tersebut berada di pusat kota, dan Alexia, seperti merasa tenang berada di masa kecilnya, saat ia merasa kesepian, dia pasti meminta Andres, untuk membawanya ke atap mension, Karena dari tempat yang tinggi dia bisa melihat semuanya.


Alexia, menitikkan air mata, saat mengingat ada seseorang lagi, yang selalu mengajak nya,ke taman kota, saat dirinya minggat dari rumah ia selalu berlindung,di tempat Tora, dan Tora lah pangeran, yang selalu menemaninya di saat dia sedang gundah.


"Om... maaf kan aku,hiks hiks hiks, aku tidak berada di sana saat ini, tapi aku harap kamu akan selalu baik-baik saja, cepat sembuh, jika memang kamu mencintai ku, jangan pernah tinggalkan aku sampai kapan pun"ujar Alexia,lirih.


saat Alexia, tengah menangis, tiba-tiba,suara ketukan pintu terdengar, seorang pelayan, mengetuk pintu, untuk mengantarkan makan malam nya.


"masuk"ucap Alexia,sambil bergegas menuju kamar mandi, dia mencuci wajah nya yang sembab, dan langsung merapihkan penampilan nya, dan keluar, pelayan tengah menyiapkan makanan tersebut di meja makan minimalis yang biasa tempat ia dan Alexander, makan.


"nyonya, selamat makan,saya permisi dulu jika masih ada lagi yang kurang, silahkan hubungi saya"ujar pelayan tersebut.


"baiklah terimakasih banyak"ujar Alexia, dia mulai menyantap makanan nya, saat itu juga, tiba-tiba, Alexander menelpon.


"honey , kamu sedang apa, apa sudah makan"ujar Alexander.

__ADS_1


"ini lagi makan Daddy, apa kamu juga sudah makan, sayang"tanya Alexia ,balik.


"sudah tadi begitu sampai kami langsung makan bersama,Oya honey, jangan menunggu ku,kalau mau tidur tidur lah, mungkin aku akan kembali pagi hari, karena seperti nya terlalu banyak yang harus di bahas"ucap Alexander, sedikit tidak tega membiarkan istri nya itu tidur sendiri di Mension.


"tidak apa-apa jangan pikirkan aku, aku sudah biasa seperti ini, saat dulu"ujar Alexia, padahal jujur saja dia tidak sanggup melewati kesedihan nya sendiri, itulah kenapa dia ikut suaminya pergi.


"iya sayang, aku tau maafkan aku,aku janji deh besok, akan mengajak mu liburan, seharian penuh"ujar Alexander, yang merasa bersalah.


"sudah Daddy, jangan pikirkan aku, fokus lah pada pekerjaan mu, karena, besok adalah hari terboros yang mesti kamu siapkan, aku akan menghabiskan uang suamiku"ujar Alexia,sambil tersenyum di paksakan.


"Ok,siap Ratu ku yang cantik, asalkan kau bisa menghabiskan nya, muachh, aku kerja dulu ya sayang ku muachhhh, baik-baik di rumah ingat mimpikan aku sayang"ucap Alexander,sambil mengakhiri panggilan nya itu.


"dah suamiku"ujar Alexia, dia pun melanjutkan makan malam nya,di keheningan, tapi Air mata nya terus menetes hingga mengenai piring.


"aku mencintai mu"ujar Alexia.


dia menghentikan makan nya, dan langsung bergegas menuju ranjang dan menjatuhkan tubuhnya memeluk bantal, dia menangis sesenggukan"aku mencintaimu Tora, tapi aku juga mencintai suamiku, aku harus apa hiks hiks hiks, aku mencintaimu"Alexia, membenamkan wajahnya di bantal yang kini basah dengan air mata, sementara itu seperti kontak batin, Tora, memanggil Alexia,di bawah alam sadar nya.


dan, tidak ada satupun yang tau sebuah keajaiban saat ini Tora, yang di nyatakan koma, tiba-tiba sadar, dan memanggil Alexia.


dokter yang memeriksa kondisi, Tora,, pun menyatakan Tora, sudah sadar, tapi Dokter, juga menyatakan kalau Tora, mengalami amnesia.


tepat nya sebagian memori nya hilang dan yang dia ingat hanya Alexia, Meka, begitu terpuruk, pasalnya, Tora,sama sekali tidak mengenal nya.


tapi Meka, tidak pernah menyerah, dan terus berjuang untuk membatu Tora, mengingat kembali, seperti yang terus di sampaikan, oleh mertuanya saat ini, dan dia bahkan menyiapkan segala sesuatunya dengan sangat terperinci, menciptakan sebuah kebohongan,demi cinta nya itu.


"Alexia, sayang kamu di mana"ujar Tora.


"Alexia, sudah meninggal sayang, tepat saat kau bunuh, diri dia juga melakukan hal yang sama"ucap Sheila.


"tidak....!!!!!! teriak Tora histeris, doktor begitu terkejut saat ini dia langsung memarahi, Sheila, tidak seharusnya Sheila memperparah keadaan, nya, dokter pun berkata bahwa Alexia, tengah menjalani perawatan di luar negeri.


dan akhirnya Tora, sedikit tentang, saat ini tapi dia menolak di temui siapapun,selain dokter tersebut.


Sheila, hanya pasrah, dia pun begitu menyesali perbuatannya itu, hampir saja, Tora,drop kembali gara-gara perkataan nya itu.


sementara itu, Alexia yang baru terbangun dari tidurnya, dia mendapati suaminya, yang kini terlelap di samping nya, Alexia tau Alexander, sangat lelah, saat ini dia langsung memeluk dan mencium suaminya itu.


Alexia, pun bangun dan langsung membersihkan diri, setelah itu dia berdadan, dan setelah selesai dia langsung menelpon pelayan untuk menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.


setelah hampir satu jam menunggu akhirnya sarapan pun datang Alexia menata nya di meja tersebut dan membangunkan suaminya itu.


"sayang, bangun lah, sarapan dulu setelah itu, kamu bisa tidur lagi"ujarnya lembut.


"hemmm, masih ngantuk honey "ujar Alexander.


"iya aku tau tapi ini sudah waktunya sarapan, bangun lah setelah itu kamu bobo lagi"ujar Alexia, dengan sabar.


"Kiss me please, setelah itu aku pasti bangun"ujar Alexander sambil menunjuk bibir nya.


"baiklah muachhhh, Wek up "ujar Alexia.


"satu lagi"ujar Alexander,sambil menunjuk pipinya, tapi saat Alexia ingin menciumnya kembali, Alexander, langsung menyambar bibir istrinya itu, dan ******* bibirnya dengan lembut, Alexia, tidak bisa menolak mereka pun saling bercumbu di pagi ini.


"sayang sudah ayo, bangun sebentar lagi kita sarapan keburu dingin"ujar Alexia.


"iya sayang ku, muachhhh"ucap Alexander,sambil bergegas menuju kamar mandi, dia langsung mandi dan tidak lama dia keluar dengan lilitan handuk di pinggang, dan ia menggunakan handuk kecil untuk mengeringkan rambut nya, Alexia buru-buru mengambil kan baju untuk Alexander.


Alexander, mengikuti nya ke wal-k in closed, dan Alexia, sudah menyodorkan baju ke hadapan Alexander.


"terimakasih honey"ucap nya sambil mengecup bibir Alexia sekilas.


mereka pun akhirnya, duduk dan menikmati sarapan nya, dengan tenang sambil sesekali saling melirik, saat ini dan di balas senyuman.


"katanya malam kemaren,ada yang ingin menghabiskan uang suaminya"ujar Alexander, menggoda istri nya itu.


"siapa suruh, tidak pulang kemarin, malah baru pulang hari ini"ujar Alexia.


"maaf kan aku sayang, kemaren mendadak ada acara tambahan dan setelah itu aku pergi ke kantor, makanya aku sangat lelah saat ini maaf"

__ADS_1


__ADS_2