
"📱 hahaha, jangan bikin mommy sakit perut, karena mentertawakan mu lagian siapa juga yang akan berani menangkap seorang Alexia yang kejam melebihi ibu tiri"ucap Deswita mengejek putri nya itu.
"📱 dasar ibu tiri kejam aku pulang Minggu depan"ucap Alexia.
"📱 sekarang Hanny"ucap Andres.
"📱 please ya Daddy, aku tidak mau lihat akting mommy yang ancur itu Oma juga opa pasti mencari cucu kesayangan nya ini ke tempat nya berada"ucap Alexia.
"📱 pokoknya, Daddy tidak mau tau pulang sekarang juga kalau masih sayang sama Daddy, apa perlu di jemput pakai pesawat"ucap Andres.
"📱 iya Daddy tidak usah di jemput pake pesawat, aku bisa pulang sendiri dengan mobil, sudah dulu ya Daddy aku mau pamit sama teman-teman ku dulu"ucap Deswita sambil memberikan ciuman jarak jauhnya.
hemm... aku pulang gimana mereka ikuti gak ya.
"kamu mikirin apa hemm"ucap. Alexander.
"bukan apa-apa dan bukan urusan mu"ucap Alexia yang langsung berjalan meninggalkan Alexander.
"butuh bantuan, aku tau kamu di suruh kembali oleh keluarga mu saat ini"ucap Alexander lagi.
"tidak perlu, dan tidak butuh bantuan mu"ucap Alexia.
Alexander meraih tangan Alexia yang langsung memeluk nya dari belakang, kebetulan tempat itu sepi.
"please jangan begini jangan cuekin aku, apa salah ku Alex"ucap Alexander yang membenamkan wajahnya di ceruk leher Alexia.
"lepas tuan jangan sampai aku berbuat kasar terhadap mu, kamu tanya letak kesalahannya pada ku, kamu salah orang tanyakan sendiri pada diri mu"ucap Alexia yang langsung melepaskan tangan Alexander dengan kasar.
"Alexia, aku mencintaimu"ucap Alexander yang langsung menghentikan langkahnya Alexia.
"aku tidak ada waktu untuk meladeni permainan konyol mu"ucap Alexia yang langsung masuk ke dalam sana di ikuti Alexander.
"Alexia, aku tidak main-main"ucap nya lagi.
"terserah kamu saja aku tidak mau dengar"ucap Alexia yang bersikap dingin.
Alexia pun langsung bergegas memberitahu kan kelima sahabat nya bahwa dia akan segera kembali ke Jakarta saat ini juga dan bertanya apa mereka mau ikut atau tidak nya.
tidak lama mereka pun keluar dari gedung tersebut mereka akan pulang ke villa tapi tidak ikut ke Jakarta karena besok ada kuliah pagi.
terpaksa Alexia pun pergi sendiri di ikuti mobil bodyguard nya, saat ini dengan menggunakan jaket dan hotpants nya dia menyetir sendiri Alexander yang tau saat dia akan berangkat membawa mobil sendiri dia meminta orang kepercayaan nya mengikuti nya hingga dia pulang dengan selamat saat ini.
sekitar jam sebelas malam, Alexia sudah tiba di Mension nya dia di sambut pelukan hangat dari Daddy nya saat ini, dan di susul oleh Deswita.
"pulang juga kau anak nakal, mommy harus pura-pura sakit agar kau kembali, apa kau tidak merindukan mommy mu ini"ucap Deswita.
"hadeuh siapa juga yang akan kangen dengan mommy yang kejam"ucap Alexia sambil memeluk dan mencium ibunya itu.
"dasar putri durhaka"ucap Deswita sambil mencium seluruh wajah cantik milik putri nya itu.
"kalian itu tidak pernah berubah"ucap Medina yang kini turun dari tangga bersama dengan Daniel.
"Oma,,,,opah...owh.... aku sangat rindu kalian, Alexia pun berhambur ke pelukan kedua nya sambil mencium wajah kedua nya penuh sayang.
"sudah-sudah jangan akting lagi Oma dan opa mu tidak merindukan mu mereka hanya merindukan mommy saja putri nya yang paling cantik sejagat raya ini"ucap Deswita yang berhasil mbuat Alexia cemberut.
"jangan dengarkan mommy mu, dia hanya iri pada cucu ku yang sangat cantik ini"ucap Medina yang langsung mengecup bibir cucu nya yang kini masih cemberut.
"wleeeee... mommy tidak di sayang Oma lagi "ucap Alexia mengejek ibu nya
semua orang tertawa melihat tingkah mereka berdua yang tidak mau kalah padahal mereka saling menyayangi.
"kau hanya merindukan mereka sementara aku tidak"ucap Alexander yang kini berdiri di samping Daddy nya.
"owh...kakak ku yang tampan ini juga ada aku kangen , muachhhh muachhhh"Alexia langsung menghujani ciuman di pipi kakak nya itu, walau usia mereka beda beberapa menit saja tapi Alexander adalah anak yang lebih dulu lahir, jadi dia tetap kakak nya.
"mana, black cards yang kamu janjikan, heeuh"ucap Alexia yang langsung di tertawaan oleh mommy nya.
"tuh kan Alexander mommy juga bilang apa jangan tertipu oleh adik mu dia itu licik "ucap Deswita.
"ya sudah aku pulang lagi saja"ucap Alexia pura-pura merajuk.
"sayang,itu masalah gampang Daddy bisa berikan itu untuk kamu tapi janji dulu, harus sering pulang kerumah"ucap Andres yang selalu merindukan putri nya itu.
"tapi Daddy kan tau sendiri aku sibuk belajar, akhir-akhir ini jadi jarang ada waktu,kalau Daddy rindu sebaiknya Daddy saja yang temuin aku ok Daddy"ucap Alexia.
"owh cucu Oma, yang cantik ini Oma dukung kamu belajar yang giat ya sayang setelah kamu Lulus kamu bisa ikut Oma kesana"ucap Medina.
malam pun semakin larut tapi mereka tidak terlihat ngantuk sedikit pun, mungkin karena sudah beristirahat, sebelumnya mereka pun mengobrol sampai pagi.
"Oma, pasti ada sesuatu kenapa kalian kembali"ucap Alexia yang langsung bisa menebak.
"kamu sungguh cerdas sayang,dua hari lagi kakak mu akan bertunangan dengan kekasih nya di negara kita ini, dan Oma mau kalian semua hadir,di pesta nya nanti"ucap Medina.
baiklah Oma, tapi aku saat ini ada kelas pagi jadi aku terpaksa harus segera kembali ke Bandung,dua hari lagi baru kita kumpul gimana?"ucap Alexia.
"baiklah sayang ini sudah jam tiga pagi apa kamu tidak ingin istirahat dulu"ucap Medina.
sudah telat Oma, sebelum macet aku sudah harus sampai di sana aku juga harus mengurus izin,cuti untuk nanti pas hari pertunangan kakak iya kan"ucap Alexia dan langsung di setujui oleh semua orang.
"kamu tidak boleh menyetir sendiri kamu pasti ngantuk biar orang-orang mommy yang nyetir "ucap Deswita.
__ADS_1
"baiklah mommy, aku juga mau bobo cantik agar bisa fokus belajar nanti"ucap Alexia.
Alexia pun kembali setelah pamit saat itu juga, dan kini dia sedang tertidur pulas di dalam mobil nya hanya dua bodyguard nya yang bergantian menteri hingga sampai di villa jam tujuh pagi baru mereka membangunkan Nona muda nya yang kini langsung terjaga dan langsung keluar dari mobilnya bergegas masuk.
"Alex,Lo sudah kembali, bukan nya Lo pulang"ucap mereka kompak.
"ya gue udah kembali karena hari ini mau kuliah pagi"ucap Alexia santai sambil berlari menuju kamar nya lalu mandi dan bersiap secepat kilat sudah berjalan lagi menuruni tangga menuju meja untuk sarapan bersama dengan mereka.
"buset,ini ninja Hatori sudah di sini saja"ucap Steven.
"hemmm,Lo kira gue gak bisa ngejar Lo apahhhh sarapan apa kita hari ini "ucap Alexia sambil membalikkan piring miliknya.
🌹💖💖💖🌹
jam kuliah pun telah usai saat ini mereka sedang berada di restoran Jepang, restoran yang terkenal memiliki harga makanan selangit itu kini di serbu mereka berenam,hari ini Alexia mau nelaktir teman-teman nya itu.
mereka pun mulai memesan menu terbaik yang di sajikan di sana, saat itu Alexander kebetulan sedang meeting di restoran tersebut dengan klien dari Jepang, bersama dengan satu orang asisten mereka masing-masing.
Alexander yang melihat wanita pujaan nya ada di sana dia sedikit kaget bukan nya semalam dia ke Jakarta tapi kenapa siang ini sudah ada di sini, apa dia menggunakan pesawat, pikir nya dalam hati.
mereka ber enam pun kini duduk menikmati setiap hidangan yang di sajikan sambil mengobrol tentang rencana nya yang akan cuti dua hari mulai besok karena harus, menghadiri pesta pertunangan kakak nya Alexander.
"kalian mau ikut aku atau tidak"ucap Alexia.
"ikut saja deh kami juga sudah rindu nyokap bokap"lagi-lagi mereka menjawab dengan sangat kompak.
"baiklah, aku lega"ucap Alexia.
Alexander yang mendengar itu pun dia berencana untuk kerumah Alexia saat pulang kantor nanti, dia ingin bertanya tentang keputusan Alexia.
sementara itu Alexia langsung pulang bersama dengan mereka kini ia merebahkan tubuh nya di sofa sambil memejamkan mata nya, hingga terlelap sementara kelima sahabat nya itu entah pergi kemana.
"sayang kamu tidur di sini"ucap Alexander yang langsung duduk di samping Alexia.
"kamu ,,, kapan kemari?"ucap Alexia.
"aku baru juga datang"ucap Alexander.
Alexia langsung bangkit dan berjalan menuju tangga.
"Alex aku ingin bicara"ucap Alexander yang mengira, Alexia menghindari nya.
"aku tau tapi tunggu, dulu aku mau mandi dulu gerah"ucap Alexia.
"baiklah"ucap Alexander.
setelah hampir tidak puuh menit akhir Alexia pun turun dengan wajah segar dan sudah rapi.
"tidak masalah"jawab Alexander.
"bicara lah"ucap Alexia.
"bagaimana apa sudah kamu pertimbangkan?"ucap Alexander.
"apa yang harus aku pertimbangkan"ucap Alexia.
"tentang kita"jawab Alexander.
"tuan,di antara kita tidak punya hubungan jadi apa yang harus ku pertimbangkan, kamu sudah memiliki pasangan hidup sendiri dan aku tidak ingin jadi orang ketiga"ucap Alexia.
"Alexia harus berapa kali lagi aku katakan dia bukan istri ku"ucap Alexander.
"aku punya permintaan sore nanti aku akan kembali ke Jakarta, dan kamu harus buktikan kata-kata mu Bae dia besok ke pesta pertunangan kakak ku dan jika kamu tidak bisa membuktikan kebenaran nya aku mohon jangan ganggu hidup ku lagi"ucap Alexia.
"kau menantang ku"ucap Alexander yang kini menatap tajam pada Alexia.
"ya, kenapa kamu takut, dengan itu"jawab Alexia.
"bukan begitu tapi aku tidak ingin kehilangan mereka, mereka adalah keluarga yang ku miliki"ucap Alexander.
"Ok, tidak perlu alasan lagi, aku tau jawabannya dan mulai saat ini juga berhenti mencari ku, aku tidak suka dengan laki-laki pengecut"ucap Alexia yang tiba-tiba mendapat serangan di bibirnya.
Alexander ******* bibir nya dengan sangat kasar, dan kini Alexia menampar keras pipi Alexander yang berani' kurang ajar pada nya.
"kenapa Alex, kamu marah dengan ku saat aku mencium mu tapi kamu tidak marah dengan nya yang membuat tanda merah di leher mu"ucap Alexander.
"kau jangan kurang ajar siapa yang kau maksud"ucap Alexia.
"siapa lagi Alexia kalau bukan si Tora yang selalu mengejar mu"ucap Alexander.
"dengar ya Alexander, yang terhormat, dia itu tidak pernah berbuat seperti itu pada ku"ucap Alexia.
"kau sendiri tidak ingin jujur dengan semua itu, apa lagi aku yang punya alasan di balik semua itu"ucap Alexander.
"terserah kamu, saja mulai saat ini jangan temui aku lagi, jika kamu tidak bisa membuktikan, semua kebenaran nya pada ku"ucap Alexia yang kini beranjak dari duduknya,namun sayang lengan nya di tarik oleh Alexander saat itu juga.
"dengarkan aku Alexia, aku tidak akan berhenti untuk mendapatkan cinta mu meski itu harus dengan cara kotor sekali pun"ucap Alexander.
"kau pikir aku takut"ucap Alexia yang menghempas kan tangan Alexander yang kini ikut berdiri dan menatap tajam kearah Alexia.
"akan, aku buktikan pada mu aku tidak akan pernah menyerah hingga aku mendapat kan mu"ucap Alexander sambil langsung pergi ke luar villa tersebut dan Alexia pun menjatuhkan tubuhnya di sofa saat ini.
__ADS_1
mereka berlima pun datang dan menghampiri Alexia.
"kau sudah siap ayo kita berangkat"ucap mereka.
mereka berlima pun mengambil tas nya masing-masing dan segera pergi menuju garasi mobil mereka.
"kalian pulang dengan mobil masing-masing?"ucap Alexia.
"iya biar nanti kita langsung pulang ke tempat masing-masing"ucap mereka kompak.
"baiklah"ucap Alexia lesu Alexia pun langsung bergegas menuju mobilnya saat ini dan di ikuti oleh mobil pengawalnya mereka melajukan kendaraannya secara beriringan, saat ini sambil menghidup kan ponsel mereka masing-masing.
mereka pun mengobrol menggunakan headset bluetooth,sambil tetap fokus menyetir mobil pengawalnya masih setia di belakang mereka semua percakap mereka juga tersambung ke,mobil mereka saat ini.
setelah beberapa jam perjalanan, mereka pun tiba di rumah masing-masing Alexia tidak banyak bicara setelah bertemu dengan mereka anggota keluarga nya kini mereka pun pergi ke kamar nya, dia langsung tidur dengan lelap nya mungkin kini dia merasa lelah jiwa raga nya.
hari yang di tunggu-tunggu pun tiba ini adalah hari pertunangan Kakak nya Alexander.
"semua sudah siap"ucap Medina yang kini melihat cucunya yang jadi pendiam sejak kemarin.
"sudah Oma, aku sedang menunggu teman-teman ku"ucap Alexia yang kini masih berdiri di depan pintu masuk.
tidak lama berselang mereka berlima pun datang,tak banyak basa basi saat ini mereka semua terlihat sangat cantik, dan Steven yang tampan sendirian.
mereka ber Enam pun masuk dan duduk di tempat yang sudah tersedia, para pelayan pun datang menawarkan mereka minuman dan Alexia mengambil Wine saat ini dia langsung meminumnya perlahan.
Alexia tidak melihat siapa pun dia tetap cuek hingga saat ini hingga pertunangan berlangsung dan pesta meriah pun di mulai Alexia pergi ke toilet saat ini karena merasa ingin muntah, dan lambung nya terasa sangat sakit.
Alexia pun memuntahkan isi perut nya saat ini dia membungkuk di depan closet hingga tangan kekar mengelus punggung nya.
Alexia kaget, dan menoleh.
"sayang, kamu kenapa hemm apa kau sakit"ucap, Andres yang mengikuti putri nya dari belakang
"perut ku sakit Daddy, aku juga mual"ucap nya.
"kita kerumah sakit sekarang ok sayang"ucap Andres sambil menggendong putri nya itu keluar.
"aku ingin istirahat saja Daddy, sebetar lagi pasti baikan"ucap Alexia.
"tidak sayang kamu harus di periksa"ucap Andres.
"Om, Alex kenapa"ucap Steven.
"dia sedang sakit, kalian nikmati saja pesta nya om akan bawa dia kerumah sakit"ucap Andres.
Tora yang baru saja datang dia kaget melihat Alexia berada di pangkuan Kakak Andres menggendong Alexia ke arah pintu keluar hotel.
"dadd... aku pulang saja, Daddy lanjut kan pesta nya kasihan kakak, dia pasti sedih kalo Daddy tidak ada"ucap Alexia sambil minta turun.
"tidak sayang kamu lebih penting saat ini kamu sedang sakit Daddy akan membawa mu kerumah sakit"Andres pun sampai di depan sudah ada mobil yang menunggu nya ya sopir nya di telepon nya saat dia akan keluar.
mereka pun masuk ke dalam mobil Alexia sudah tidak sadarkan diri dari tadi ia berusaha menahan nya namun rasa sakit' itu semakin menjadi.
"Alexia, sayang bangun na, kamu harus kuat apa sebenarnya yang terjadi"ucap Andres panik dan segera meminta sopir untuk menambah kecepatan.
sesampainya di rumah sakit,kini Alexia langsung di tangani oleh dokter saat ini, dia masih di dalam UGD sampai saat ini Dokter pun kembali setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh.
"dokter, apa yang terjadi dengan putri saya"ucap Andres.
"dia mengalami radang usus dan lambung nya mengalami infeksi"ucap Dokter.
"apa saya sudah bisa melihat nya?"ucap Andres.
"sebentar lagi, pasien'akan di pindah ke ruang perawatan, jadi bila ingin menjenguk tunggu sebentar lagi"ucap Dokter .
sekitar lima belas menit akhir dia bisa menemui putri nya, saat ini dia langsung memeluk putri nya yang sudah tersadar.
"sayang, apa kamu tidak makan dengan benar akhir-akhir ini kenapa bisa seperti ini"ucap Andres.
"aku makan seperti biasanya ko Daddy hanya saja, tadi aku minum wine sebelum sarapan"ucap Alexia.
tiba-tiba Deswita Medina dan Daniel pun datang di susul oleh Tora.
"apa yang terjadi dengan mu sayang ucap Medina yang kini mencium kening cucunya itu lanjut Daniel dan Deswita.
"Alex, apa kata dokter"ucap Tora.
"dia terkena radang usus dan infeksi lambung"ucap Andres yang tau anaknya malas untuk berbicara.
"aku tau obat yang bisa secepatnya menyembuhkan nya ucap Tora yang langsung keluar dia menebus resep, yang bagus untuk wanita yang sangat di cintai nya itu.
"Daddy, aku ingin pulang aku tidak nyaman di sini"ucap Alexia.
"sayang, kamu harus di rawat tidak bisa pulang begitu saja Sayang"ucap Medina.
"Oma please aku mohon aku ingin pulang"ucap Alexia.
"baiklah Oma, akan segera temui dokter"ucap Medina.
"ini obat nya"ucap Tora
__ADS_1