Jodoh Sang Wanita Malam

Jodoh Sang Wanita Malam
kelembutan Daniel


__ADS_3

disaat cinta mengalah kan segala ego yang ada di Dunia ini,di sinilah manusia merasakan kesempurnaan di hidup nya.


seperti yang di alami oleh Daniel dan Medina saat ini, mereka saling mencurahkan rasa yang membuncah di jiwa, dan serasa dunia ini hanya milik mereka berdua.


Medina,kini tertidur lelap setelah pertempuran penuh gairah dengan suami nya itu kini keduanya tengah terlelap di sunyi nya malam.


Medina, merasakan kebahagiaan sejati nya saat ini saat tidak ada lagi gangguan yang menghampiri nya kini, semua baik-baik saja anak dan juga ibu angkat nya hidup dengan baik di Rusia Sanah.


tidak sampai, beberapa lama kabar pernikahan diam-diam Cleo terdengar di telinga Medina,ya Cleo menikah dengan brondong, yang menjadi guru lukis nya di sana.


sementara itu Deswita, tetap saja tidak ingin meninggalkan,nenek nya itu, walaupun Cleo sudah merelakan Deswita tinggal dengan Daniel dan Medina, saat ini.


Daniel pun berkali-kali membujuk Deswita untuk kembali bersama mereka hanya saja Deswita masih takut nenek nya itu tidak bahagia.


dua puluh tahun kini telah berlalu.cleo sudah meninggal sepuluh tahun lalu, tapi Deswita masih tetap betah tinggal di sana walau pun ibunya selalu meminta nya untuk kembali agar dia, mengelola perusahaan,sebab kini yang mewarisi, perusahaan milik Medina adalah Andres,anak dari meysha ya laki-laki tampan ini kini berusia 29 tahun, setelah lulus S2 nya di Jerman,ia langsung di perintahkan Medina untuk mengurus perusahaan milik Medina.


"Andres, bagaimana perkembangan perusahaan, saat ini, mommy berharap kamu bisa menjaganya dengan sangat baik untuk kehidupan anak dan cucumu nanti, karena adikmu tetap tidak mau kembali entah lah mungkin dia tidak pernah sayang dengan mommy dan Daddy mu ini" keluh Medina.


"Andres, akan selalu menjaga nya momm... dan soal, Deswita biar Andres, yang menyeret nya pulang" jawab Andres...


"mommy percaya pada mu,Oya gimana kabar Daddy Andrea, apa dia sudah ada perkembangan?" tanya Medina.


"sudah momm... Daddy sudah mulai bisa berjalan, dan mommy selalu setia di samping Daddy" jawab Andres.


ya... beberapa tahun yang lalu setelah Andrea, pensiun dari kepolisian, Andrea yang sedang berjalan di pinggir trotoar, tiba-tiba dia di tabrak oleh seseorang, dengan sepeda motor nya yang saat itu melaju kencang di atas trotoar.


entah apa motif nya yang pasti orang itu tidak di temukan sampai saat ini, Andres sempat koma, selama satu bulan dan setelah ia sadar ia mengalami kelumpuhan total.


Andrea, telah berobat hingga keluar negeri, namun sulit untuk penyembuhan nya, dia hanya bisa menangis dan berbicara, saat ini merasa menyerah sudah pasti tapi Medina ingat dengan tim seperjuangan nya dulu yang bisa mengobati,sarap-sarap yang sudah lumpuh.


Medina mencari dia hingga ke Cina karena ia saat ini tengah menjadi dokter akupuntur, dan ahli pengobatan Cina.


setelah permohonan Medina di kabulkan olehnya saat itu, Medina langsung membawa sahabat satu perjuangan yang dulu sering di selamat kan oleh nya, saat ini dia yang melakukan terapi pada Andrea, hingga Andrea berangsur sembuh, Medina, yang mendengar hal itu sangat lah bahagia.


Medina kini sedang duduk di kursi goyang yang di belikan Daniel saat jalan-jalan kesebuah daerah sambil mengecek lokasi pembangunan hotel miliknya,di sana dia menemukan pengrajin, kursi antik.


kursi itu satu pasang milik Daniel dan juga Medina di kala bersantai.


jangan di kira mereka sudah tua renta, bahkan tubuh Daniel lebih atletis di usia nya kini telah menginjak enam puluh tahun, dia masih terlihat Gagah dan berwibawa hingga saat ini.


begitu pula dengan media,olah raga rutin yang selalu ia jalani setiap hari nya, masih menjaga kekencangan kulit dan otot tubuh nya wanita yang berusia lima puluh lima tahun itu masih terlihat awet muda, walau tidak di pungkiri usia nya sudah tua.


Daniel yang masih memimpin perusahaan hingga saat ini,sambil menunggu putri satu-satunya,mau kembali ke sisi mereka saat ini, sampai sekarang Daniel masih berjuang membesarkan perusahaan nya itu untuk putri semata wayangnya.


sementara itu di Rusia tepat nya di sebuah Mension peninggalan Cleo,kini seorang gadis cantik berusia 25 tahun itu sedang menangis karena patah hati, pasalnya rekan kerja nya yang sangat ia cintai itu, tengah berhianat, dia ketahuan tidur dengan sahabat nya sendiri.


di Mension, itu hanya dia tinggal sendiri dan beberapa bodyguard setia nya yang selalu melindungi nya di mana pun walau ketangkasan ilmu beladiri Deswita tidak pernah di ragukan, bagaimana tidak cucu seorang ratu Cleo, yang sangat di segani tidak bisa apa-apa itu tidak lah mungkin bahkan sejak, dia berusia empat tahun pun, dia sudah bisa beberapa ilmu bela diri.


sampai saat ini Deswita tidak pernah mengeluh hal itu tapi, soal cinta dia sangat lah payah, Deswita terlalu berhati lembut jika urusan perasaan, sifat itu turun dari sang Daddy.


dua hari kemudian, seperti janji nya, Andres, menjemput paksa, Deswita untuk kembali ke Indonesia, karena Andres tidak mau melihat mommy nya sedih.


sesampainya di Mansion, milik Deswita Andres sempat di tahan oleh orang-orang kepercayaan nya Deswita ia bahkan di usir penjagaan nya sangat ketat bahkan Andres hanya di izinkan Dudu di depan gerbang saat ini.

__ADS_1


"sungguh tega nian kau adik kecilku, sampai saat ini kau bahkan tidak mau memperkenalkan diri ku pada mereka aku ini keluarga mu"gumam, Andres.


tiba-tiba, saja sebuah mobil Limosin, menghampiri lewat gerbang dan tidak berhenti,entah memang tanggung atau karena Deswita tidak melihat nya.


"Ratu, Deswita, anda sudah kembali di luar gerbang ada seorang pria muda yang mengaku sebagai kakak Anda dari Indonesia" ucap seorang bodyguard.


tiba-tiba, saja Deswita menendang bagian dada bodyguard nya tersebut.hingga ia terhuyung ke belakang.


"siapa yang berani mengusir kakak' ku" ucap Deswita wajah cantik nya kini terlihat menakutkan bukan karena berubah bentuk tapi sudah di pastikan dia, marah melebihi kejam iblis.


"kami hanya mengantisipasi Ratu" ucap semua nya.


"tapi kalian benar-benar bodoh tidak kah kalian lihat wajah kakak ku mirip dengan ku" ucap Deswita lagi.


seseorang membawa Andres yang kini wajah nya sudah merah akibat kepanasan, maklum saja Andres tidak pernah main panas-panas seperti di jemur di tengah hari bolong begini.


"berikut kalian semua, minta maaf kepada kakak ku kalau tidak kalian akan tau akibat nya" bentak Deswita, pada mereka.


🌹💖💖💖🌹


setelah semua paham, mereka pun kembali ke posisi masing-masing, Deswita memang cantik dan baik hati, tapi setelah ia marah mungkin serigala pun akan habis di bantai nya.


"Bagus ya,WITA...kakak mu kau buat menjadi dendeng kering seperti ini, sudah puas" ucap Andres kesal.


"hehehe, maaf kan aku kakak ku yang tampan dan baik hati serta tidak sombong, mereka tidak menelpon ku, tapi aku sudah menghukum mereka ko" ucap Deswita,sambil nyengir kuda, karena Takut kakak kesayangan nya marah.


"sekarang ambilkan aku minum juga salad buah yang segar aku kehausan dan kelaparan,di jemur di luar dan satu lagi tolong dinginkan,wajah ku ini aku tidak mau kulit ku yang bersih ini jadi ada noda nya" ucap Andres yang kini terletang di atas sofa minta di,layani.


Soraya menjentikkan jari nya dan tiba-tiba, sepuluh orang pelayan,kini langsung datang menghampiri nya jangan dikira pelayan cantik ini, hanya pelayan biasa mereka adalah orang-orang terlatih semua.


"aku ingin kau yang menyuapi ku bukan mereka, karena mereka tidak berbuat salah pada ku" kata Andres tegas.


Deswita pun mendekat dia mencium bibir Andres sangat lama, karena Andres pun membalas ciuman Deswita, ya adalah yang tidak pernah keluargganya tau Andres dan Deswita berhubungan layaknya sepasang kekasih, dan itu tidak terlihat di depan orang tua mereka karena mereka berdua pandai menyembunyikan nya.


itulah kenapa, Deswita tidak ingin tinggal di Indonesia, dia ingin bebas, berhubungan dengan, Andres, saat ini, karena Andres akan menemui nya di negara lain agar keluarga nya tidak curiga, hingga dua tahun belakangan mereka tidak pernah berhubungan, dan Deswita menemukan cinta yang mampu melupakan Andres untuk sejenak, tapi dia kecewa.


"sayang, kamu masih belum juga berubah" ucap Andres.


"apa kakak, sudah memiliki kekasih"tanya Deswita.


"kalau aku punya, tidak akan aku balas rasa mu" ucap Andres tegas.


Andres pun langsung duduk mensejajarkan posisi nya dengan Deswita.


"pulang lah kasihan mommy, dan Daddy mu di sana mereka sudah tua, dan kakak' juga sibuk mengurus perusahaan mommy yang harus nya kamu warisi sejak dulu, Daddy sudah tua kasihan dia jika harus mengurus perusahaan sendiri, tanpa bantuan dari mu sayang" ucap Andres Sambil mengecup pipi Deswita.


"tapi kak,,kalo mommy dan Daddy,tau kita begini bisa-bisa dia membunuh ku" ucap Deswita bergidik ngeri.


"kau ragu dengan kasih sayang mommy mu sendiri"tanya Andres.


"kakak,tau sendiri, mommy itu adalah ratu Medina yang tidak pernah terkalahkan, sampai saat ini jadi siapa pun tidak akan ada yang berani melawan sikkopat, macam mommy kita" ucap Deswita masih ngeri jika membayangkan kematian orang-orang yang menjadi musuh nya.


bahkan Deswita juga yang di besarkan oleh Cleo yang kejam di balik kelembutan nya,ia lebih takut dengan mommy nya itu lah kenapa Cleo selalu menomor satukan Medina dulu, semasa hidupnya.

__ADS_1


Medina,di latih sedemikian rupa, saat di karantina dan dia lah satu-satunya wanita yang lolos hingga seleksi terakhir, bahkan berkali-kali,di hadapkan dengan kematian Medina masih bisa berjuang untuk hidup,ada rasa bangga yang sangat besar dalam diri Deswita bisa terlahir dari wonder woman, Dunia nyata.


"mommy, tidak akan melakukan itu jika kita tidak menyakiti nya" ucap Andres.


"tapi mommy pasti kecewa dengan kita" keluh Deswita yang manja di atas pangkuan Andres.


"kenapa kita tidak coba jujur saja pada mommy" ucap Andres lagi.


"tidak sekarang Hanny, aku tidak siap" ucap Deswita lembut di depan wajah Andres.


"hmmm,,,, ngadepin puluhan orang aja berani giliran ngadepin mommy sendiri Cemen" ucap Andres sengaja menggoda Deswita.


"karena dia adalah, Ratu Medina dan kalau aku melawan nya, aku tidak ingin jadi Putri yang durhaka"ucap Deswita beralasan.


"sebaiknya kita pulang besok, kasihan dia merindukan mu, setidaknya, bantulah Daddy di perusahaan, dan satu lagi aku tidak mau jauh lagi dari mu" ucap Andres.


"kak,,, aku juga di sini sibuk mengurus perusahaan milik Oma, yang begitu besar, aku wanita,biasa bukan robot,lalu bagaimana bisa aku mengurus kedua nya secara bersamaan, apa aku harus memiliki dua suami begitu" ucap Deswita yang kini mendapat kan tatapan tajam dari Andres.


"jaga bicara mu aku tidak suka" ucap Andres.


Deswita pun menciut, saat melihat tatapan mata tajam dari kakak yang sangat ia cintai sepenuh jiwa raga nya itu.


"maaf kan aku, aku janji tidak akan bicara seperti itu lagi" ucap Deswita, yang kini sudah berlinang air mata.


"minta maaf dengan cara yang baik" Deswita tau kebiasaan Andres kalau sudah bicara seperti itu.


Deswita pun mendekatkan bibirnya ke bibir Andres dan mencium nya penuh kelembutan, Andres yang tidak membalas membuat Deswita menangis, sesegukan.


"hiks hiks hiks hiks, maafkan aku" ucap Deswita. sambil memeluk erat tubuh Andres.


"baiklah-baiklah kali ini aku maafkan tapi tidak lain kali, sudah jangan menangis aku lelah dan mau istirahat, dimana aku tidur" tanya Andres.


Deswita pun membawa Andres kekamar tamu, karena di sana ada tiga kamar utama miliknya milik mendiang Cleo, yang masih terjaga sampai saat ini dan milik Medina.


sementara itu kamar tamu ada lebih dari dua puluh kamar yang sama-sama terawat hingga saat ini.


"kamarmu di mana Hanny" tanya Andres.


"kamarku di lantai dua yang paling tengah" ucap Deswita.


"aku tidur di kamar milikmu saja"ucap Andres.


"kak, kita belum menikah, jadi harus tetap terjaga" ucap Deswita.


"Hanny,memang nya aku pria, macam apa yang tega ngelakuin hal itu sebelum waktunya" ucap Andres.


"sudah lah sayang, kamu di sini saja Ok,kalau ini kurang nyaman kau bisa minta mengganti apa pun pada mereka Ok" ucap Deswita yang takut kebablasan.


"ya, sudah aku pulang ke hotel saja kalau tidak di terima di sini" ucap Andres yang kini, menarik koper miliknya.


"Hanny, please jangan lakukan itu, baiklah-baiklah,kau tidur di kamar ku aku tidur di sini Ok" ucap Deswita mencoba bernegosiasi.


"sama, saja sudah lah aku tau kamu tidak pernah sayang pada ku lebih baik aku pergi saja"ucap Andres yang kini melangkah kan kakinya.

__ADS_1


"Ok, baik'lah, kita akan tidur bersama" ucap Deswita dengan berat hati.


bukan apa-apa, mungkin Andres, akan bisa tahan godaan, tapi Deswita sangat rapuh jadi dia tidak akan bisa tidur jika terus menerus di peluk oleh Andres.


__ADS_2