Jodoh Sang Wanita Malam

Jodoh Sang Wanita Malam
hampir kehilangan


__ADS_3

"baik'lah Alexia jika ini yang kamu inginkan, aku akan kabulkan, ucap Alexander yang langsung mencumbui seluruh bagian tubuh Alexia yang kini meneteskan air mata nya, jujur saja dia sebenarnya tidak rela dan takut tapi ini harus dilakukan nya agar Tora tidak lagi mengejar nya.


tangan Alexander saat ini sudah mulai menggerayangi tubuh bagian atas Alexia dia bahkan sudah meninggalkan bekas kemerahan di bagian dada Alexia tiba-tiba Alexander langsung menghentikan semua nya dia meninggal Alexia menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya, Alexander hanya ingin melakukan itu saat dia sudah resmi menikah dia tidak ingin merusak wanita yang di cintai nya itu.


Alexia pun bangun dan merapihkan pakaian nya saat itu juga dia langsung pergi meninggalkan kantor Alexander dan Alexia langsung pulang ke Jakarta saat itu juga menggunakan taksi yang sengaja di Carter nya.


sesampainya di Mension kini jam menujukan pukul sepuluh malam Deswita, merasa heran dengan putri nya itu.


sementara Andres kini memeluk putri nya yang sangat ia rindukan setelah hampir satu bulan lebih tidak pulang ke Jakarta.


"Daddy. mommy aku ingin pindah kuliah mulai besok"ucap Alexia.


"wah beneran sayang baiklah-baiklah mommy akan segera mengurus kepindahan mu Hanny "Deswita begitu antusias padahal dia belum tau kemana putri nya ingin pindah.


"aku akan pindah ke Australia momm..."ucap Alexia.


"tidak sayang itu terlalu jauh mommy dan Daddy tidak akan memberikan mu izin.


"aku akan pergi walaupun mommy tidak mengizinkan ku"ucap Alexia kesal.


"ada apa dengan mu heuhh sejak kapan kamu jadi pembangkang seperti ini!!!"""teriak Deswita marah namun Andres langsung melindungi putri nya itu.


"sayang, sudah-sudah jangan berteriak dia itu sudah dewasa apa salahnya kita dukung keinginan nya apa lagi dia hanya ingin kuliah di sana"ucap Andres.


"Hanny, itulah diri mu yang selalu saja memanjakan nya kamu bahkan tidak pernah mendidik nya dengan baik"ucap Deswita yang kini berbalik marah pada Andres.


"sayang hanya karena itu kamu menyalahkan aku, aku melakukan itu untuk putri kita dia tidak seharusnya di didik sekeras itu, berikan dia kebebasan jika kamu ingin melihat dia bahagia"ucap Andres yang kini langsung bergegas membawa putrinya yang kini sedang menangis karena dia tidak suka mommy nya membentak nya karena selama ini dia selalu melakukan apa pun yang mommy nya mau hingga dia tumbuh menjadi gadis bermental baja.


tapi itu bukan hidup yang di inginkan nya kalau boleh memilih dia ingin hidup layak nya gadis normal seusianya namun itu jauh dari harapan, Deswita mendidik nya menjadi wanita tangguh seperti dirinya tapi untuk apa sekarang hidup mereka sudah jauh dari kekerasan dan sudah kembali normal.


Deswita pun menitikkan air mata, dia takut Andres, membenci nya, saat ini tapi dia harus melakukan yang terbaik untuk putri nya itu dia tidak ingin putri nya tumbuh menjadi gadis lemah.


"sayang, Daddy minta maaf atas nama mommy, dia melakukan itu untuk kebaikan mu apa kamu tau selama sebulan ini dia begitu merindukan mu, mungkin karena itu mommy mu ingin kamu kembali ke Mension dan kuliah di sini"ucap Andres lembut.


"Daddy tidak perlu minta maaf untuk itu karena apa pun yang aku lakukan tidak pernah menyenangkan hati mommy, dia hanya akan puas jika aku hidup seperti gadis penghancur bukan gadis lemah lembut yang kebanyakan orang lain ingin kan di luar sana"ucap Alexia yang putus asa.


"sayang, boleh Daddy tanya satu hal?"ucap Andres sambil mengelus puncak kepala putri nya itu.


"tanyakan saja dadd..."ucap Alexia.


"apa kamu sudah punya pacar"ucap Andres.


"sudah Daddy, tapi aku belum bisa mencintai nya, sepenuhnya dan aku takut mengecewakan nya, nanti itulah kenapa aku ingin pergi jauh"ucap Alexia yang selalu jujur.


"lantas kenapa kamu menerima nya sayang"ucap Andres.


"tadi nya aku ingin terlepas dari Om Tora yang begitu mencintai ku dan aku juga, tapi Daddy ada banyak hal yang saat ini harus aku pikirkan lagi, aku tidak ingin merusak hubungan keluarga di antara kita, dan satu lagi dia sudah beristri itu semakin tidak mungkin,satu hal lagi Daddy aku berkali-kali hampir melakukan kesalahan, saat itu walau pun tidak pernah berlanjut aku tidak bisa berbuat kasar terhadap nya, entah kenapa, aku juga tidak tau dan aku tidak ingin itu terjadi Daddy biar bagaimanapun di adalah keluarga ku"ucap Alexia yang membuat ayah nya itu terdiam sesaat.


"sayang, Daddy tidak melarang kamu berhubungan dengan siapapun tapi Daddy minta, kamu bisa menjaga kepercayaan Daddy"ucap Andres.

__ADS_1


"aku tau Daddy, tapi jalan satu-satunya yang harus aku ambil selain menikah aku harus pergi jauh dari negara ini, tapi aku juga tidak ingin ikut dengan Oma, karena bagiku itu sama saja, dengan mommy"ucap Alexia yang langsung membuat Daddy nya itu tersenyum dia tau putri nya itu butuh kebebasan.


"apa yang akan kamu lakukan setelah jauh dari kami di sana"tanya Andres lagi.


"aku hanya ingin belajar Daddy aku hanya ingin menjadi dokter itu saja"ucap Alexia yang kini jujur dia ingin menjadi dokter tapi Deswita ingin dia jadi pengusaha untuk meneruskan karirnya nanti.


"tidak Alex, mommy tidak ingin kamu jadi Dokter, mommy mau kamu mengganti kan mommy setelah mommy tua nanti"ucap Deswita.


"baiklah momm... aku akan turuti semua keinginan mommy sekali pun itu harus kehilangan kebebasan ku, agar mommy puas"ucap Alexia.


"satu lagi jika bukan Jakarta kau hanya akan tetap kuliah di sana"ucap Deswita tegas.


"baiklah momm.."ucap Alexia yang saat ini langsung pergi menuju kamar mandi, Alexia tidak bisa keluar dari aturan Deswita sang mommy yang tidak ada seorang pun bisa mencegah nya.


Alexia pun kini merendam tubuh nya di dalam bathtub, dia hanya tersenyum kecut menertawakan diri nya sendiri, saat ini Alexia hanya sebuah boneka yang hanya boleh mengikuti perintah dari Ibunya.


"punya hak apa kau Alexia kau tidak lebih dari sebuah pion catur yang mengikuti kemana tangan itu membawa mu"ucap Alexia bergumam lirih, Air mata nya tidak berhenti mengalir, dia langsung menenggelamkan wajahnya di sana.


tepat jam satu malam Alexia baru keluar dari kamar mandi, dia langsung mengganti pakaian nya dan mengeringkan rambut nya, saat ini.


sementara itu di kamar lain nya Andres Dudu di teras balkon dia menyesap rokonya saat ini dia tidak tahu harus berbuat apa untuk kebahagiaan putri nya itu, bukan dia tidak bisa bersikap keras pada Deswita tapi dia tidak ingin menyakiti perasaan wanita yang di cintai nya itu.


"Hanny, aku tau kamu kecewa dengan keputusan ku tapi semua yang aku lakukan adalah untuk kebaikan nya, aku tidak ingin dia tumbuh jadi wanita yang lemah Alexia harus hidup seperti ku"ucap Deswita.


"kau tau aku sungguh kecewa pada mu, sayang kenapa kamu mati-matian ingin putri mu hidup seperti mu dulu apa yang kamu dapatkan selama ini, dari sikap yang kamu banggakan, dari didikan keras yang kau terima ujung-ujung nya kamu melakukan kesalahan dengan lelaki tidak berguna. seperti ku apa yang kamu dapatkan heuhhhhh apa!!""ucap Andres dengan nada tinggi dia begitu kecewa dengan dirinya yang tidak bisa bersikap tegas pada istrinya itu, karena cinta membuat hati nya lemah.


"kau ingin aku maaf kan"ucap Andres.


"tentu saja Sayang, aku tidak ingin kau membenciku, aku tidak bisa hidup tanpa mu Hanny"Deswita kini menangis memohon pada Andres yang sangat di cintai nya itu.


"maka, berikan putri ku kebebasan untuk memilih jalan hidup nya"ucap Andres tegas.


"tidak Daddy, jangan minta itu"ucap Deswita.


"baiklah jika kamu tidak mau kita akhiri saja sampai di sini"ucap Andres yang langsung berjalan ke dalam kamar nya, dia merasa tidak berguna lagi sebagai seorang suami.


"tidak Hanny please jangan pernah pergi dari ku aku mohon jangan jika tidak aku lebih baik mati saja dari pada harus hidup tanpa mu"ucap Deswita yang kini memeluk Andres.


"percuma kita tetap bersama juga aku merasa tidak berguna sebagai seorang suami dan juga Ayah bagi anak ku"ucap Andres.


"tidak sayang ku kau segalanya bagi ku, aku tidak ingin kita berpisah"ucap Andres.


Andres pun pergi ke keluar dari kamar nya dia menuju kamar putri nya yang saat ini tengah meringkuk di ranjang nya Andres tidak tega melihat putri nya seperti ini dia langsung memeluk dan mencium puncak kepala putri nya itu.


"maaf kan Daddy sayang Daddy tidak berguna sebagai ayah mu Daddy tidak bisa melakukan apapun untuk mu"ucap nya lirih.


Andres pun tertidur sambil memeluk putri kesayangan nya itu, saat ini hingga pagi menjelang dia mandi dan pergi ke kantor tanpa Deswita, sementara Deswita pun hanya menarik nafas panjang, dia tidak mungkin menarik kembali kata-kata nya mengenai aturan yang harus di patuhi oleh putrinya itu.


🌹💖💖💖🌹

__ADS_1


saat ini Alexia sedang sendirian di taman belakang ponsel nya tidak berhenti bergetar saat ini dia tidak ingin mengangkat nya,itu dari Alexander yang terus-terusan melakukan panggilan.


tring,suara notifikasi pesan masuk,itu dari Alexander.


"💌 Hanny, kamu di mana kenapa sulit sekali di hubungi Kamu juga pergi tanpa pamit kemarin"


namun Alexia enggan untuk membalas nya.


Alexia mengabarkan sahabat nya saat ini bahwa dia di jemput pulang oleh Daddy nya padahal Alexia pulang sendiri.


sementara itu Tora yang baru saja kembali dari Bandung dia langsung datang ke Mension milik Deswita dia tau bahwa Alexia pasti pulang ke rumah nya.


sementara itu pelayan rumah tersebut memberitahu kedatangan Tora pada nya yang kini di tolak oleh nya namun Alexia tau dia bukan lah laki-laki yang akan tetap diam dan pulang ketika di tolak.


dan benar saja Tora datang menghampiri nya dan langsung mencium bibir nya dengan kasar, bahkan Alexia di seret ke dinding dengan tangan nya di tahan ke atas oleh Tora yang menghimpit tubuh Alexia yang kini tidak bisa bergerak,Tora semakin brutal dia langsung mengigit bibir bawah Alexia dan saat Alexia membuka mulutnya Tora tidak memberikan nya Jedah dia langsung memasukkan lidahnya dan membelit lidah Alexia dengan sangat rakus nya.


setelah hampir kehabisan nafas Tora pun melepaskan, pangutan bibir nya, dan menatap tajam pada Alexia.


"ayo ikut aku kita temui mommy dan kita akan segera menikah"ucap Tora.


"tidak Om, aku tidak mau "ucap Alexia.


"kamu tidak bisa menolak"ucap Tora sambil terus membawa Alexia pergi menuju rumah nya itu.


"Om jangan gila kamu sudah punya istri dan aku tidak mungkin menikah dengan mu aku adalah keponakan mu"ucap Alexia .


"apa kamu tidak mencintai ku, Alex, jawab apa kamu tidak mencintai ku!!!"""Tora pun berteriak di hadapan Alexia.


"aku tidak mencintai mu!!!""teriak Alexia yang kini tengah berbohong sambil memalingkan wajahnya.


"aku tidak percaya Alexia kamu berbohong kepada ku,tatap aku Alexia"ucap nya sambil memegang kedua pipi gadis itu.


"aku tidak pernah mencintai mu puas"ucap Alexia,sambil menatap kearah Tora.


Tora pun nekad saat itu ia ingin menodai kesucian Alexia dengan paksa namun seseorang menggagalkan nya, dengan menggedor pintu mobilnya.


mereka adalah kelima sahabat Alexia yang kini tengah menghentikan mobilnya mereka melihat Alexia sedang kesulitan.


akhirnya semua kembali gagal Alexia menangis sesenggukan saat ini dia tidak tau lagi harus apa, saat ini Tora pun pergi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dia begitu prustasi dan sangat kecewa Alexia yang jelas-jelas mencintai nya, dia menolak menikah dengan nya.


sementara itu Alexia di bawa kembali ke Bandung oleh sahabat nya saat itu juga sebenarnya mereka tadi nya ingin segera kembali ke Jakarta tapi melihat kejadian itu mereka lebih baik membawa Alexia kembali ke Bandung, sesampainya di sana, Alexia langsung masuk ke dalam kamar nya dia tidak ingin di ganggu oleh siapapun hingga Alexander pun datang dan menemuinya di dalam kamar nya,kini Alexia sedang meringkuk tak berdaya di ranjang nya.


"Hanny, apa yang terjadi pada mu, aku sangat khawatir"ucap Alexander yang langsung mengecup puncak kepala Alexia.


"aku baik-baik saja tolong tinggalkan aku sendiri, aku sedang ingin sendiri"ucap Alexia yang sama sekali tidak memandang ke arah Alexander.


"Hanny, tolong dengar kan aku aku minta maaf, tentang hal kemaren aku tidak bisa melakukan hal itu sebelum kita menikah, aku sangat mencintaimu itulah kenapa aku tidak bisa menyakiti wanita yang kucintai"ucap Alexander.


"Alexa, aku sedang ingin sendiri please tolong tinggalkan aku"ucap Alexia tidak melirik sedikit pun.

__ADS_1


__ADS_2