Jodoh Sang Wanita Malam

Jodoh Sang Wanita Malam
menyerah


__ADS_3

Ardina kini di bawa oleh orang suruhan, Cleo untuk pergi menjalani pengobatan di Jerman, Daniel, hanya bisa melihat pasrah tanpa bisa berbuat apa-apa, seberapa besar nya pun cinta, dia untuk Ardina kini tidak akan bisa membebaskan diri nya, dari belenggu,rantai yang sangat besar, sangat sulit untuk di lepaskan, kalau pun bisa dia memaksa kan untuk terlepas mungkin itu hari di mana Akhir hidup Ardina.


"mommy, aku mohon, untuk kali ini saja biarkan aku hidup normal, aku ingin menjalani hidup, seperti, orang kebanyakan, aku ingin mewujudkan mimpi meysha, untuk membesarkan, Andres dan aku tidak akan menolak jika mommy mau memberikan ku tugas"


ucap Ardina.


"kau bilang hidup normal dengan tubuh cacad seperti ini, jangan naif Ardina bahkan kau tidak akan bisa melindungi, anak itu sekalipun"


ucap Cleo yang kesal, dengan keras kepala nya Medina


"dan satu lagi yang kamu harus ingat,jiwa iblis yang ada di tubuh mu, belum ada pengendali nya, apa kau ingin membunuh mereka satu persatu, heuhhhhh, aku tahu kau mencintai seseorang, yang dulu pernah menabrak mu, dan saat ini kau ingin hidup bersama dengan nya, tapi apa kamu tau jika kau egois mempertahankan diri nya,maka bukan tidak mungkin kau sudah di pastikan menjerumuskan, kekasih mu itu kelubang maut sama seperti Andrea, yang saat itu,memilih menikah dengan meysha, dan untuk itu aku bersusah payah, melindungi mereka dari kejaran para pemburu.


"izin kan kau, hidup bebas untuk, menjaga Andreas, tapi tidak untuk menikahi Daniel, karena kalau itu terjadi kau tidak akan pernah bisa melindungi nya, sampai kapan pun karena musuh kita sudah terlalu banyak.dan bisa saja sewaktu-waktu,ia akan di habisi oleh lawan mu dan dia akan, menjadi kelemahan mu,maka dari itu, lupakan dia dan jangan pernah jatuh cinta dengan pria manapun"


ucap Cleo,tegas sebenarnya dia tidak ingin, menghalangi perasaan di antara Medina dan Daniel,tapi ia tidak ingin ada korban jiwa baru di kehidupan, mereka selanjutnya seperti meysha yang mengorbankan nyawa demi sahabat yang ia cintai, dan demi keselamatan suami dan anaknya saat itu.


ada satu hal yang tidak mereka tahu, setelah meysha, meninggal, Cleo, selalu menangis karena teringat perjuangan meysha,sama seperti perjuangan mendiang ibu nya saat itu yang mengorbankan nyawa demi melindungi Cleo dan ayah nya juga satu sahabat ibunya, yang saat itu, sedang bernegosiasi, siapa yang lebih dulu mati, saat mereka di Sandra dulu, saat itu Cleo, memilih, berhianat setelah sang ibu di bunuh oleh komplotan mafia yang menjadikan nya budak nafsu dan, karena penghianatan nya itu ayah nya bunuh diri dan teman dari ibunya nasibnya sama dengan dirinya.


"Tapi, ratu"yang


"Aku mommy,mu bukan lagi ratu mu, karena ratu yang yang sebenarnya adalah kau Medina, aku, tidak akan membiarkan semua orang menginjak-injak dirimu, mulai saat ini kau adalah pemimpin dunia bawah ini, dan aku hanya akan berdiam diri, melihat kalian dari jauh, sudah saatnya kamu pergi"


Dua tahun berlalu dari sejak terakhir kali Ardina, di Indonesia, saat ini ia sedang, berdiri di sebuah puncak gedung, iya,kini memimpin sebuah perusahaan, besar, yang bergerak di segala bidang, sekarang,dia adalah ratu Medina, pemimpin, dunia bawah dan semua orang tunduk pada nya, saat ini.


satu hal yang tidak pernah hilang dari, ingatan nya ya itu laki-laki yang begitu di cintai nya, saat ini ia ingin bertemu dengan nya.


Medina, melanggar, perjanjian nya untuk satu hal itu, iya yang kini merasa mampu untuk melindungi, siapa pun yang harus ia lindungi, tapi satu hal yang Medina tidak tahu selama dua tahun ini Daniel bergabung dengan komplotan mafia terkuat di Rusia, dia melakukan hal itu untuk membebaskan Medina, sesuai perjanjian nya dengan ketua mafia tersebut yang, menginginkan, Shelomita, sebagai istri nya, dan Shelomita memang jatuh cinta dengan, ketua mafia, tersebut, mungkin bagi sebagian orang mereka takut, dan segan dengan kepemimpinan nya tapi satu hal yang pasti di setiap misi yang mereka kerjakan pantang untuk melukai warga sipil, dan yang benar-benar, menjadi lawan nya adalah komplotan mafia juga.


saat ini Medina, tengah duduk di sebuah kursi ruang VVIP, klub tersebut,dan beberapa pengawal, menjaganya dari setiap celah,


"tolong, tinggal kan aku sendiri, aku ingin bicara dengan teman baik ku saat ini"


pinta Medina


"apa kabar mu sayang, apa kamu merindukan mommy, saat ini?"


Medina merentangkan kedua tangannya ke hadapan, Andres, dan Andres langsung menghambur ke pelukan, Medina, Medina menciumi setiap bagian wajah Andres dan iya menitikkan air mata, meysha, anak mu kini sudah besar bahkan wajah nya mendominasi dirimu maafkan aku tak bisa melindungi mu, tapi aku janji akan melindungi mereka untuk mu"


Gumam Medina dalam hati.


"Andrea apa kau tidak mau memeluk sahabat mu ini?"


tanya Medina lagi.


"Ratu aurelia aku sangat malu kalau harus memeluk mu saat ini tapi jika kau yang minta aku tidak akan pernah sungkan, owh sahabat tercintaku ratu aurelia ku,muach apa kabar, dirimu kemana saja kau selama ini?"


ucap Andrea, yang kini memeluk dan mencium pipi sahabat nya itu.


"Aku ada, tapi kamu pasti tahu begitu banyak kesibukan ku, saat ini, apa kau melihat Sheila, dan seseorang yang sangat aku rindukan saat ini?"


tanya Medina.


"Aurel, aku lihat Pria yang dulu bersama dengan mu kini dia tidak seperti, yang,dulu kamu akan tau,itu saat nanti kau melihat nya"

__ADS_1


ucap, Andrea jujur.


"apa maksud mu?" tanya Medina.


"kalau aku yang bicara langsung,mungkin kau kira aku mengada-ngada, sebaiknya kamu lihat sendiri ruangan nya di sebelah kita"


ucap Andrea.


"baik lah tetap lah di sini aku akan melihat nya"


Medina langsung bergegas,menuju ruangan itu.


sesampainya di sana iya kaget melihat Daniel yang ia lihat sekarang tidak seperti yang dulu, iya lebih menikmati hidup, dan kini ada beberapa perempuan malam, menemani nya bergelayut manja di pangkuan nya.


"maaf,kalo aku mengganggu"Medina berlari,ke arah luar Danil yang melihat itu langsung mengejar wanita yang selama ini ia rindukan muncul di hadapan nya, dengan gaya seorang ratu mafia, yang sangat elegan tapi Daniel, melihat hati nya rapuh, Medina pergi ke meja bar iya memesan banyak minuman saat ini, dan ia menengguk itu satu persatu, sampai sebuah tangan kekar menghentikan nya.


"hentikan, menyakiti diri sendiri itu tidak baik"


Daniel merebut, minuman itu dan membuang nya.


"apa hubungannya dengan mu,itu urusan ku?"


ucap Medina lantang.


"aku yang meminta nya"


jawab Daniel, yang kini memeluk, Medina dari samping.


"Sayang, apa kabar mu apa kau baik-baik saja, saat ini?"


"maaf tuan aku tidak mengenal mu lagi saat ini, kamu begitu berbeda dari pria yang ku kenal dulu"


ucap Medina melepaskan pelukan Daniel iya bergegas pergi ke luar klub, dan Daniel mengikuti nya, saat ini ia tau Medina kecewa dengan apa yang di lihat nya tadi.


sesampainya di pinggir jalan Medina, berjalan tanpa arah dan tujuan, tiba-tiba saja dia di hadang puluhan preman yang bersenjata, namun semua itu tidak membuat gentar sedikitpun, Medina melawan mereka secara bersamaan, dan saat itu, iya bisa melumpuhkan semua dalam beberapa menit saja tanpa terluka sedikitpun, Daniel hanya tercengang menyaksikan nya, semua sudah terkapar bersimbah darah di jalan, Medina pergi menginjak mereka satu persatu.kini Medina tidak terlihat lagi.


🌹💖💖💖🌹


Medina, saat ini sedang menunggu klien, penting yang tidak ia ketahui siapa namanya yang pasti saat ini ia menunggu, dengan cemas di, meja yang sudah ia pesan sebelum nya.


"maaf sayang aku terlambat, kamu sudah menunggu lama ya,maaf tadi aku terjebak macet"ucap Daniel yang kini duduk di hadapan Medina.


"Maaf tuan saya juga tidak tahu siapa yang anda panggil sayang mungkin anda salah meja"


ucap Medina.


"sayang please dengarkan aku, aku tidak bermaksud untuk menghianatimu percayalah, cinta aku masih tetap utuh di sini untukmu"


ucap Daniel tulus.


"maaf tuan, aku kesini, untuk urusan pekerjaan bukan urusan hati, dan mungkin kamu salah orang"


ucap Medina sekali lagi.

__ADS_1


Daniel langsung memeluk Medina,ia menangis karena sudah tidak kuasa menahan rindu lagi,


"hiks,,, hiks hiks... Kamu pantas membenciku yang tidak berdaya, untuk melindungi mu, tapi satu hal yang pasti sayang aku sangat mencintaimu, sampai kapan pun itu sampai akhir hayat ku, aku akan selalu mencintaimu hiks, hiks hiks..."


Daniel tidak kuasa menahan tangisnya, saat ini yang ia inginkan kan adalah bisa hidup bersama dengan Medina, saat ini.


"KA, maafkan aku, aku tidak bisa membohongi diri ku sendiri, aku memang sangat menginginkan mu agar menjadi pendamping hidup ku tapi jika itu terjadi aku tidak akan bisa melindungi mu dari musuh-musuh ku nanti.


"aku sudah mengajukan hidup normal tapi semua akan semakin Sulit maka dari itu sebaiknya, kamu akhiri saja semua ini,buang rasa, cinta itu jauh-jauh dan menjauh lah dari ku jika tidak maka akulah yang akan menjauh lagi dari mu" ucap Medina lirih.


"tidak aku tidak akan menjauh dari mu ayo ikut aku sekarang juga kita akan mewujudkan impian kita, tidak perduli, aku harus berkorban nyawa yang pasti aku sangat mencintaimu, saat ini, kita akan menikah saat ini juga


Siapkan semua nya sekarang juga"


ucap Daniel, terhadap lawan bicara nya di sebrang telpon.


"KA, aku sudah bilang itu tidak akan mungkin, bisa bersama dengan mu, saat ini, aku sangat mencintaimu, tapi aku takut kehilanganmu saat itu terjadi, nanti"


ucap, Medina, lirih namun, Daniel memaksa dan Medina mengikuti nya, saat, ini Medina di bawa kesebuah hotel di sana sudah terpangpang pesta pernikahan, yang megah para bodyguard, berjaga.


"KA,ini pesta siapa, aku harus kekantor, saat ini"


ucap Medina.


"ini pesta pernikahan kita sayang , sebaiknya kamu ikut aku segera ke dalam semua sudah di persiapkan"


ucap Daniel, yang kini sedang merangkul pinggang Medina, tapi saat itu Medina menghentikan langkahnya, dan Daniel berbalik, kearah Medina.


sayang, sekali ini saja turuti apa yang aku katakan,hey lihat, aku kamu cinta kan sama aku sayang, dan aku juga sangat mencintai mu, aku mohon untuk sekarang ini percaya lah pada ku"


Daniel membawa Medina masuk ke dalam ruangan, yang sudah berdiri orang-orang memberikan hormat,di sana juga ada Sheila, sahabat, Medina Andrea juga bersama Andres.


"mommy, aku seneng deh melihat mommy menikah dan Andres akan segera punya Ade"


ucap Andres.


"Sayang, berdoa lah semoga semua ini bukan lah malapetaka"


ucap Medina yang kini langsung di sheret oleh Sheila.


"apa yang kamu bicarakan, saat ini jaga ucapan mu , kamu itu tidak boleh sembarangan bicara, bergegas lah kenakan gaun mu dan aku yang akan mengatur Tatanan rambut mu da di sini sudah ada yang akan merias mu juga"


ucap Sheila, yang kini langsung, bergegas, menuntun nya masuk sebuah ruangan,proses ijab-kabul,pun segera di mulai, mereka kini telah siap sedia, Medina, yang sangat anggun dan cantik menjadi sorotan semua orang begitu juga media yang meliput nya Daniel seperti mengumumkan pada dunia bahwa dia saat ini tengah, mempersunting bidadari yang sangat cantik,di balik balutan kebaya modern, berwarna putih siapa yang menyangka sosok Medina adalah ratu dunia bawah, semua orang terpukau dan semuanya mengagumi Medina.


hari pernikahan pun telah usai kini saatnya malam yang di tunggu-tunggu itu tiba, Medina dan Daniel,kini sudah resmi menjadi suami istri.


mereka yang telah membersihkan diri, masing-masing,kini tengah duduk di besandar di kepala ranjang, kedua nya,saling bertatapan Daniel menatap istrinya sayu, dan dia pun mendekat, Daniel,kini mendekatkan, bibir nya ke bibir milik Medina, mereka kini sedang bercumbu mesra dengan nafsu dari keduanya yang menggelora, saat ini, dan akhirnya pertarungan panas pun di mulai mereka saling memberi belayan, lembut dan makin lama semakin panas, hingga akhirnya penyatuan itu terjadi, sebelum membobol gawang Medina Daniel meminta izin terlebih dahulu,dan saat akan menyatukan,milik mereka Daniel dengan penuh semangat mendorong nya hingga Medina menjerit, dan Daniel langsung membungkam mulut Medina dengan ciuman iya ******* bibir itu sambil terus mendorong miliknya,ke bagian inti nya Medina mengeluarkan darah segar dan Medina menangis, sakit nya bertarung tak seberapa kuat, iya menahan sayatan pisau,adau peluru menusuk, tapi lebih sakit masih bisa di tahan tapi ini menurut Medina lebih menyakit,kan malam' pertama, kali ini.


"KA,,, sakit,,,hiks,,, hiks hiks"


ucap Medina.


"Sabar sayang, semua butuh proses sebentar lagi kau tidak akan minta,di lepaskan hmm sabar ya sayang"

__ADS_1


Daniel pun melanjutkan ritual malam pertama nya kini, dan Daniel langsung, memeluk erat tubuh Medina saat ini ia sedang, mengeluarkan benih-benih cinta di rahim Medina kini keduanya saling memanggil namanya masih-masing.


__ADS_2