Junta & Dunia Sihir

Junta & Dunia Sihir
#30 Permintaan Selesai


__ADS_3

Setelah sampai di luar hutan Sorz, Zonya memilih untuk duduk sejenak, wajar saja, dia menggunakan Mana nya yang belum pulih sepenuhnya, untuk mengantar Junta dan Kou keluar dari tempat kejadian menggunakan sihir teleportasi.


Setelah sampai di sungai yang terletak di luar hutan Sorz, Kou mulai mencelupkan tangannya dan mulai memurnikan air sungai itu, prosesnya sama seperti sebelumnya, hanya saja kali ini sedikit lebih cepat.


Setelah air sungai itu sudah jernih, Junta berjalan menuju Kou yang sedang berdiri di dekat pinggir sungai.


“Kerja bagus”


“Dengan ini permintaan untuk memurnikan air sudah selesai”


Kou mengatakan itu dengan raut wajah ragu.


“Apa kau masih teringat dengan orang bertopeng itu?”


“Ya.. Aku masih tidak percaya ada yang bisa membaca gerakan ku, bahkan gerakan kita berdua, siapa dia sebenarnya”


“Zonya berkata kalau ada kemungkinan dia adalah salah satu dari 10 Fingers, sederhananya salah satu dari pemimpin The Finger”


“Organisasi gelap itu? Apa yang mereka lakukan di sini..”


“Entahlah, tapi yang jelas jika memang orang bertopeng itu adalah salah satu pemimpin dari The Finger, maka The Fingers pasti merencanakan sesuatu dengan laba-laba raksasa itu”


Kou terlihat berpikir keras setelah Kakaknya mengatakan itu.


“Aku rasa kita seharusnya bukan bingung dengan apa yang mereka rencanakan, tapi kita harus bingung dengan kemampuan pemimpin mereka”


 


 


”Ya, aku setuju dengan mu Kou, bisa membaca gerakan mu bukanlah hal yang mudah, jika semua pemimpin The Finger mempunyai kemampuan yang sama kuatnya dengan orang itu, maka kita harus lebih mewaspadai The Finger dari pada seorang jenderal tertinggi suatu kerajaan”


“Apakah Kakak ingin aku menyelidiki organisasi ini? Aku merasa kita perlu menyelidiki mereka atau bahkan kita perlu menghancurkan mereka, sebelum semuanya terlambat”


“Aku akan memikirkan itu, untuk saat ini kita memiliki banyak hal yang harus dilakukan”


Junta mengatakan itu sambil menatap air sungai yang jernih.


“Hey Zonya! Kau bisa berjalan?”


Setelah dipanggil oleh Kou, Zonya berdiri dan berjalan santai ke arah Kou dan Junta.


“Walaupun sebenarnya aku masih merasa kelelahan, tapi lebih baik kalau kita beristirahat di desa”


“Kepala desa pasti senang mendengar kita berhasil”


“Apa kau mengharapkan sesuatu Kou?”


“Ya mungkin, kepala desa bisa memberikan kita beberapa makanan enak?”


“Semoga saja kepala desa itu tidak pelit”


Setelah Junta mengatakan itu, dia berjalan bersama Zonya dan Kou menuju desa.


Di daerah sekitar desa, dapat terlihat penduduk-penduduknya yang sibuk bekerja, ada yang sibuk bekerja di ladang, ada yang sibuk memetik sesuatu, ada yang sibuk mengembala semacam binatang, dan banyak kesibukan lain yang dapat dilihat seperti di dalam desa pada umumnya.


Dari kejauhan Junta dapat melihat pak kepala desa yang sedang sibuk memacul tanah, terima kasih kepada baju biru dan ikat kepala merah yang selalu ia kenakan.


“Selamat sore pak kepala desa”


“Oh kalian, bagaimana? Apakah kalian berhasil?”


“Tentu saja! Sungai itu sudah kembali jernih dan kalian bisa menggunakannya seperti biasa!”


Kou mengatakan itu dengan nada yang sangat ceria.


“Ohh! Terima kasih! Aku sangat berterima kasih kepada kalian! Kalian tidak tau seberapa besar bantuan kalian terhadap kami!”


“Tidak masalah, kalau begitu kami akan pergi ke asosiasi sekarang untuk melapor”


“Zonya, lebih baik kita beristirahat dulu di sini, bukankah kau tadi bilang kau merasa lelah?”


“Sebenarnya aku berpikir untuk pergi ke Asosiasi dan melapor lalu menginap di dalam kota akan menjadi langkah yang lebih efesien”


“Tidak, kita akan menetap di sini, hari sudah sore, tinggal beberapa jam lagi langit akan gelap, kita akan berangkat besok pagi”


“Anak muda ini benar, kalian pasti sangat lelah juga kan”


“Aku rasa aku tidak memiliki argumen yang kuat untuk menolak ini, baiklah”


Junta dan Kou sedikit menundukkan kepalanya kepada pak kepala desa menandakan bahwa mereka pamit undur diri, setelah itu, mereka bertiga berjalan menuju rumah yang memang disediakan untuk mereka agar bisa beristirahat, Zonya langsung masuk ke dalam kamarnya begitu pun dengan Junta dan Kou.


“Aku rasa kita harus membeli rumah di suatu tempat Kakak”


Kou mengatakan itu sambil meloncat ke kasur dan berbaring di atasnya.


“Apa kau tidak suka dengan penginapan?”


“Aku hanya berpikir kita harus menghemat pengeluaran kita sebisa mungkin”


“Kau tidak salah, jika bisa kita harus berhemat, lagi pula uang yang akan kita dapatkan juga besar, aku akan mencoba bertanya kepada Zonya tentang masalah harga sebuah rumah besok pagi, apa kau punya gambaran dimana kau ingin rumah itu berada?”


“Hmmmmm, aku tidak tau, kita masih belum banyak mengetahui kota-kota yang ada di dunia ini, jadi aku masih belum tau ingin tinggal dimana”


“Hmmm, baiklah, aku akan menanyakan itu juga kepada Zonya besok pagi”


“Baiklah, aku rasa kita harus tidur sekarang”


“Tentu saja, bisa kau geser sedikit?”


Junta berbaring di atas kasur bersama Kou dan seketika mereka pun terlelap.


Waktu berlalu dengan cepat ketika seseorang tidur, karena Junta, Kou dan Zonya cukup kelelahan akhirnya mereka tidur dengan pulas, ketika pagi hari tiba, yang pertama kali bangun adalah Zonya, dia duduk di kasurnya terlebih dahulu lalu membuka pintu kamarnya untuk pergi ke luar.


Setelah keluar dari kamarnya, Zonya bergegas untuk pergi ke luar rumah.


Di luar, Zonya melihat-lihat keadaan sekitar, langit sudah berwarna biru dan Zonya bisa melihat semuanya dengan jelas, udara masih sedikit terasa dingin tapi para penduduk desa sepertinya tidak terlalu mempermasalahkan itu karena mereka sudah mulai melakukan kegiatan mereka masing-masing di tengah-tengah suasana yang masih sedikit dingin ini.


Dari kejauhan, pak kepala desa berjalan menuju Zonya yang sedang melihat-lihat sekitar dari pekarangan rumah depan, pak kepala desa membawa semacam keranjang yang berisi buah-buahan.


“Kau sudah bangun rupanya, ini, para penduduk desa memberikannya untuk kalian”

__ADS_1


“Oh, terima kasih pak kepala desa, kalian sangat baik”


“Oh tidak tidak, ini tidak sebanding dengan apa yang telah kalian lakukan untuk kami, kalau begitu aku izin untuk pergi bekerja, ladang ku tidak bisa menumbuhkan tanaman sendiri”


“Tentu tentu, terima kasih sekali lagi untuk makanannya”


Pak kepala desa itu merespon dengan senyuman lalu berjalan menjauh dari Zonya.


Setelah melihat-lihat buah yang diberikan oleh pak kepala desa, Zonya membawanya ke dalam rumah dan menaruhnya di meja, lalu dia berjalan menuju kamar Junta dan Kou lalu mengetuk pintu mereka.


“Junta, Kou, Kalian tidak lupa dengan hadiah kalian kan?”


Tidak ada jawaban, sepertinya mereka tidur dengan pulas.


“Junta, Kou, apa kalian tidak menginginkan hadiah kalian?”


Masih tidak ada jawaban, Zonya yang merasa ini tidak akan berhasil memutuskan untuk masuk ke dalam.


Setelah membuka pintu itu, Zonya terkejut melihat Kou yang membeku menjadi es.


Kou dan Junta tidur berdampingan di kasur yang sama, tapi hanya Kou yang membeku menjadi es, merasa sedikit panik karena tidak tau apa yang terjadi, Zonya mengguncang tubuh Junta agar bisa membangunkannya dengan cepat.


Junta yang merasa sangat tidak nyaman tentu saja mulai membuka matanya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi, hal pertama yang dia lihat adalah Zonya yang menunjuk-nunjuk samping kiri Junta, Junta menoleh dan tentu saja di sana ada Kou yang membeku menjadi es.


“Begitu ya”


Junta mengatakan itu sambil berusaha duduk di atas kasurnya.


“Apa yang terjadi? Apa kalian diserang tadi malam? Orang itu lagi?”


“Tidak, tidak apa, itu hanyalah sihir milik Kou yang dapat membantu tubuhnya untuk mempercepat regenerasi”


Setelah Junta mengatakan itu, dia menyentuh tubuh Kou yang beku menjadi es.


Tubuh Kou terlihat merespon sentuhan Kakaknya karena tubuh es nya tiba-tiba mengeluarkan cahaya hijau redup ketika Junta menyentuhnya.


Junta tau ini akan terjadi, itulah alasan dia bersikeras untuk menghabiskan malam di desa ini dulu.


Sama seperti kejadian di saat Kou menyelamatkan kastil milik ratu Rana, Kou jatuh sakit karena menggunakan kekuatan terlarang itu, Full Potential.


Hanya saja kali ini sepertinya Kou sudah lebih siap dalam menghadapi konsekuensi yang harus dia terima, karena sihir penyembuh tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit yang Kou derita setelah menggunakan Full Potential, maka Kou menggunakan sihir yang dapat mengisolasi dirinya dari dunia luar untuk membantu tubuhnya fokus menyembuhkan diri.


“Apa kau yakin tidak apa-apa Junta?”


“Tidak apa, Kou akan baik-baik saja, dia hanya butuh waktu untuk beristirahat”


Meskipun rasa paniknya sudah hilang, Zonya masih terlihat sedikit ragu dan khawatir.


“Baiklah, aku rasa kita harus pergi ke Asosiasi dan mengambil hadiah kita”


Setelah mengatakan itu, Junta berdiri dari tempat tidurnya dan berjalan keluar dari rumah, saat Junta dan Zonya keluar dari rumah, mereka bertemu dengan pak kepala desa yang secara kebetulan berjalan melewati rumah mereka.


“Kalian akan pergi?”


“Benar, tapi kami hanya akan pergi ke kota sebentar lalu kembali ke sini, apa itu tidak apa-apa?”


“Tentu saja tidak apa-apa! Bahkan kalian bisa tinggal di sini jika kalian mau”


“Terima kasih atas tawarannya pak kepala desa”


Ketika Junta dan Zonya sudah berjalan cukup jauh dar desa itu, Junta dan Zonya melihat sebuah gerobak pedagang keliling yang berhenti di bawah pohon, Zonya dengan cepat mempercepat langkahnya untuk menghampiri pedagang itu.


“Selamat pagi tuan, apakah kau mempunyai sisa tempat untuk kami menumpang?”


“Kemana tujuan kalian?”


Laki-laki itu menjawab dengan nada yang ceria.


“Kami mau pergi ke kota yang ada di sebelah utara dari sini”


“Ohh, itu dekat, tidak mengapa naik lah”


Junta dan Zonya pun naik ke gerobak yang ditutupi oleh dinding kain dan atap yang terbuat dari kain juga, dengan begini jika siang hari sudah tiba, maka Junta dan Zonya tidak akan kepanasan.


Setelah mereka naik, mereka menemukan ada orang lain juga di sana, tetapi orang itu sedang tidur di antara barang-barang yang diletakkan di sekitar dia.


“Kita akan berangkat”


Dan dengan begitu, gerobak itu mulai bergerak.


“Zonya, apa kau kenal orang ini?”


“Tidak, aku tidak pernah melihatnya sebelumnya, mungkin dia adalah anggota baru di Asosiasi”


Zonya menjawab seperti itu sambil melihat ke arah orang yang tidur itu.


“Kenapa kau sangat yakin kalau dia adalah anggota Asossiasi?”


“Entahlah, firasatku mengatakan seperti itu, sangat jarang ada orang biasa yang menumpang di gerobak pedagang keliling kau tau?”


“Hmm, aku harap dia masih hidup”


“Apa? Apa yang kau bicarakan”


“Kau tau, bagaimana jika dia sebenarnya tidak tidur, bagaimana jika dia sebenarnya sudah mati?”


“Kenapa kau tidak membalik tubuhnya yang tengkurap itu lalu melihatnya dengan mata kepala mu sendiri?”


“Aku sedang tidak ingin melakukannya, tapi jika memang dia sudah mati, kenapa seorang pedagang keliling membawa sebuah mayat?”


“OK, kau benar-benar membuat ku waspada sekarang”


“Hanya andai kata, jangan menganggap nya terlalu serius”


Setelah menunggu sekitar 30 menit perjalanan, Junta dan Zonya sudah sampai di tujuan mereka.


Kota itu adalah kota yang ramai, tentu tidak seramai ibu kota kerajaan ini, berbeda dengan kota yang Junta datangi sebelumnya, di jalanan kota ini terlihat cukup banyak anggota Asosiasi yang berjalan lalu lalang.


Setelah mengucapkan terima kasih terhadap pedagang itu, pedagang itu kembali melanjutkan perjalanannya setelah menurunkan Junta dan Zonya di dekat gerbang utama.


“Di sini terlihat ada lebih banyak anggota Asosiasi”

__ADS_1


Junta memulai pecakapan sambil berjalan.


“Karena di sini adalah letak gedung cabang Asosiasi yang bisa dibilang cukup besar”


“Cukup besar ya, sebesar apa memangnya?”


“Kau tau kalau gedung cabang Asosiasi hanya memiliki 1 lantai kan? Gedung cabang di sini memiliki 2 lantai”


“2 lantai? Apa itu berarti ada lantai ke 2 tempat dimana permintaan khusus di tempatkan?”


“Benar, tapi karena ini adalah gedung cabang, permintaan khusus yang ada di sini tidak banyak, bahkan sering kali tidak ada, itu mengapa di saat kita pertama bertemu aku memberi tahu kalian untuk pergi ke gedung utama Asosiasi jika ingin mengambil permintaan khusus”


“Oh, kalau permintaannya saja sering kosong, berarti class 5 di sini sangat jarang?”


“Kau bisa bilang begitu, karena di gedung cabang jarang ada permintaan khusus, maka biasanya class 5 memilih untuk tinggal di kota tempat gedung utama Asosiasi berada, tapi tidak semua class 5 berpikir seperti itu, ada juga di antara mereka yang tinggal di kota-kota lain, kau dapat mengatakan kalau class 5 tinggalnya berpencar-pencar”


“Ah, kau mengingatkan ku, aku ingin bertanya kepada mu masalah harga sebuah rumah, apa kau tau sesuatu tentang itu?”


“Daerah mana yang ingin kau ketahui?”


“Aku… Tidak tau, mungkin kau bisa membagi pengetahuan mu?”


“Aku hanya tau harga rumah di tempat tinggal ku di ibu kota kerajaan saat ini, rata-rata harganya adalah sekitar 50 koin emas ke atas”


“Woah, itu cukup mahal”


“Begitu lah, anggap saja harga itu setara dengan menjalankan sekitar 2 atau lebih permintaan khusus”


“Sepertinya class 5 seperti mu sangat mudah jika ingin membeli rumah”


“Hey, permintaan khusus bukanlah permintaan yang mudah, menyelesaikannya pun butuh waktu”


Setelah berjalan cukup lama, akhirnya Junta dan Zonya sampai di gedung Asosiasi, benar kata Zonya, gedung itu bisa dibilang cukup besar, lebih besar dari semua gedung cabang Asosiasi yang Junta pernah datangi, ketika masuk ke dalam, suasananya tidak jauh berbeda dari gedung-gedung cabang Asosiasi yang lain, tapi bisa dipastikan bahwa gedung ini sangat ramai, bahkan terasa sedikit sesak.


“Selamat siang, apa ada yang bisa aku bantu?”


Junta dan Zonya di sambut oleh seorang perempuan yang berdiri di belakang meja resepsionis.


“Kami ingin mengambil hadiah kami”


“Apa kalian mengambil permintaan itu di gedung ini?”


“Tidak, kami mengambilnya di gedung lain”


“Baiklah, bisa kau ceritakan permintaan apa yang kau terima ini?”


“Sesuatu yang berhubungan dengan memurnikan air di desa yang ada di selatan kota ini”


“Sebentar ya”


Wanita itu terlihat sedang mencari sesuatu di bawah mejanya, setelah beberapa kali menggerakkan tangannya, wanita itu membuat ekspresi bingung.


“Maafkan aku, tapi gedung Asosiasi ini tidak memiliki uang sebanyak 20 koin emas, kami sedang mengalami krisis uang”


Wanita itu mengatakannya dengan ekspresi sedih.


“Krisis uang? Apa Asosiasi sedang melakukan operasi besar?”


Zonya menunjukkan kalung penanda bahwa dia adalah class 5.


“Ya, Asosiasi sedang menjalankan operasi yang membutuhkan banyak orang, seharusnya kau tau tentang operasi ini karena semua class 5 ikut dalam operasi besar ini”


“Oh.. Tiba-tiba aku teringat dengan apa yang dikatakan Maggie sebelum aku berangkat, sesuatu yang berhubungan dengan permintaan khusus dan panggilan terhadap semua class 5”


“Tepat, itulah operasi besar yang aku bicarakan, operasi itu memakan banyak dana dan seperti yang kau lihat, kami hanya memiliki sedikit uang yang tersisa”


“Begitu, aku rasa tidak ada pilihan lain selain mengambil hadiah kita di tempat Maggie Junta”


“Sepertinya kita memang tidak memiliki pilihan lain”


Sebelum Junta ingin berbalik berjalan menuju pintu keluar, Junta melihat tangga yang menuju ke lantai atas, letak tangga itu tepat berada di sambing resepsionis, karena Junta sedikit penasaran apa yang ada di lantai 2, maka Junta berjalan menuju tangga itu.


Tentu Zonya mengikutinya di belakang, setelah sampai di lantai 2, ternyata lantai 2 lebih sempit dari yang Junta pikirkan.


Terdapat sebuah meja bundar dengan 4 kursi yang mengelilingi meja itu, lalu ada perapian tidak jauh dari situ, di atas perapian itu ada semacam jam yang berbentuk bundar, di samping perapian itu, ada sebuah papan pengumuman, dan yang terakhir, ada sesuatu seperti tempat payung di dekat tangga tempat Junta berdiri saat ini.


“Kau ingin melihat lantai 2? Tidak ada yang menarik kan?”


“Ini mirip seperti ruang untuk bersantai”


“Kenapa kau tidak duduk di kursi itu?”


Junta duduk di salah satu kursi yang mengelilingi meja bundar itu, Zonya pergi ke perapian untuk menyalakannya lalu ikut duduk bersama Junta.


“Bagaimana?”


“Hmmm, tidak bisa dipercaya ini cukup nyaman”


“Suara orang-orang dari bawah hampir tidak terdengar, suara kita juga tidak dapat mereka dengar, perapian yang ada di sini juga memberikan kita rasa hangat dan biasanya, class 5 memesan makanan lalu memakannya di meja bundar ini”


“Benar-benar sebuah area yang cocok untuk beristirahat”


“Ngomong-ngomong Junta, bisa kau beritahu aku apa yang sebenarnya terjadi di sungai itu?”


“Maksudmu kenapa kau bisa sampai pingsan? Aku juga tidak tau masalah itu Zonya, yang ku lakukan hanyalah menyerang dan menghindari serangan dari orang bertopeng itu, sampai-sampai dia mengeluarkan semacam sihir yang dapat mengeluarkan asap lalu dia sudah pergi, mungkin karena asap itu kau pingsan?”


“Hmmmmm aku tidak tahu, ingatan ku tidak terlalu jelas…”


“Tidak usah memikirkan itu, yang penting kau tidak terluka kan? Pingsan sebentar rasanya tidak masalah, lagi pula apa kau tidak ingin memberi tahu resepsionis itu masalah orang bertopeng yang kita lawan?”


“Aku akan memberi tahu Maggie masalah ini, entah mengapa aku merasa ragu jika aku memberi tahu resepsionis itu masalah orang bertopeng yang kita lawan, maksud ku jarak dari desa ke kota ini tidak terlalu jauh, jika kabar bahwa salah satu pemimpin The Finger berada di sekitar kota ini, menurutmu apa yang akan terjadi?”


“Tapi tidak memberitahu mereka juga bisa menjadi masalah, siapa yang tahu apa yang akan dilakukan The Finger besok”


“Kau memang tidak salah, tapi kita harus ingat bahwa The Finger adalah organisasi yang harus kita jauhi sebisa mungkin, kita sudah mengacaukan rencana mereka dan sekarang mungkin mereka sedang memburu kita, menurut mu apa yang akan mereka lakukan jika mereka tahu seisi kota sedang waspada terhadap kegiatan mereka di sekitar sini?”


“Mereka pasti sangat tidak suka, itu membuat pekerjaan mereka bertambah sulit”


“Lalu menurut mu, kepada siapa mereka akan menyalahkan semua ini?”


“Ok aku mengerti maksudmu, tapi setidaknya beritahu resepsionis itu agar dia bisa memproses informasi ini dan mencari tahu kebenarannya, kita masih belum tau apakah orang bertopeng itu adalah salah satu dari pemimpin The Finger atau bukan kan? Gunakan kekuasaan mu sebagai class 5 untuk memerintahkan kepada resepsionis itu agar menjaga informasi ini agar tidak bocor”

__ADS_1


“Kau benar, kita masih tidak tahu apakah orang bertopeng it adalah salah satu dari pemimpin The Finger atau bukan, baiklah, aku akan memberi tahu resepsionis itu, kau tunggu di sini”


Setelah mengatakan itu, Zonya pergi turun ke bawah meninggalkan Junta di lantai atas sendirian.


__ADS_2