Junta & Dunia Sihir

Junta & Dunia Sihir
#53 Kerajaan Slyn


__ADS_3

Hari sudah siang, dan cuaca seperti biasa panas berawan, hari ini sebenarnya membuat Junta ingin berbaring di dalam kereta dan tidak menggerakkan tubuhnya sedikit pun karena panas yang dia rasakan di siang hari ini, tapi karena Junta sudah memasuki wilayah Kerajaan Slyn, maka rasanya akan sangat disayangkan jika Junta hanya berbaring di dalam kereta dan tidak melihat-lihat pemandangan di sekitar.


Hal pertama yang Junta lihat ketika dia memasuki Kerajaan Slyn adalah batu-batu yang mirip seperti permata, batu-batu itu cukup besar dan memiliki warna yang berbeda-beda, seperti ada merah di sana, lalu ada ungu, biru, kuning, oranye dan warna lain yang jika Junta sebutkan akan memakan waktu, beberapa dari batu itu ada yang jernih hampir tembus pandang, ada juga yang seperti batu biasa, semua batu itu mengkilap sehingga sangat mencolok.


“Sebenarnya batu yang berwarna itu apa Aya?”


“Ah, itu adalah batu ore Junta, batu yang digunakan untuk membuat senjata ataupun perisai, apakah ini pertama kalinya kau datang ke Kerajaan Slyn Junta?”


“Junta adalah seorang pengembara yang berasal bukan dari tanah ini Aya, dan rasanya dia belum mengembara sampai sejauh ini”


“Ah, kalau begitu aku rasa wajar saja kau tidak tahu tentang ini, Kerajaan Slyn adalah kerajaan yang terkenal akan kualitas senjata ataupun perisainya, dan itu semua berkat bahan yang kami gunakan yaitu batu berwarna yang kau lihat di sini”


“Bahkan beberapa class 5 memiliki senjata-senjata yang sangat bagus yang mereka dapatkan dari pengrajin terpercaya di Kerajaan Slyn”


“Apa itu berarti kau juga memiliki senjata yang berasal dari sini Zonya?”


“Ya, aku memilikinya, tapi aku memilih untuk tidak memakainya kecuali situasi benar-benar mendesak ku untuk melakukan itu, jadi aku titipkan senjata ku ke Asosiasi”


“Ah, senjata cadangan, tapi Zonya, untuk seseorang yang menjadikan pertarungan sebagai jalan hidupnya, bukankah bagus jika kau selalu membawa senjata terbaik mu? Kau tidak pernah tahu dengan siapa atau apa yang akan kau hadapi di medan pertempuran”


“Kau benar Junta, tapi aku memilih menjadikannya senjata cadangan karena senjata itu terbuat dari batu ore yang cukup langka dan dibuat oleh pengrajin yang sangat handal, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika senjata itu hilang atau rusak”


“Begitu, sepertinya itu senjata yang sangat mahal”


“Sangat mahal, kurang lebih senilai 300 koin emas”


Junta sedikit tertegun mendengar pernyataan Zonya, lalu dia menjawab.


“Apa kau yakin kalau senjata mu terbuat dari batu ore yang cukup langka?”


“Ya, aku mendapatkan batu itu dari hadiah menyelesaikan permintaan khusus, jadi tidak mungkin aku salah mengingatnya”


“Aku tidak bisa membayangkan harga senjata yang terbuat dari batu ore yang sangat langka…”


Kou yang dari tadi diam membaca buku tiba-tiba bergabung dalam pembicaraan.


“Jika terbuat dari batu ore yang sangat langka, sebenarnya tergantung dari jenis batu mana yang dipakai, tapi kurang lebih paling rendah harga jual senjata itu bisa mencapai 600 koin emas”


“Dan itu adalah harga terendah?”


“Itu adalah harga terendah”


Junta dan Kou menatap satu sama lain dengan ekspresi yang sulit dijelaskan, mereka kehabisan kata-kata karena harga senjata yang dikatakan oleh Zonya membuat Junta tidak bisa membayangkan dia harus bekerja dan berhemat sekeras apa untuk membeli 1 senjata itu.


“Zonya, ingatkan aku, apakah aku pernah bertanya pada mu tentang seberapa besar hadiah permintaan khusus?”


“Hadiah yang bisa kau dapatkan dari permintaan khusus sebenarnya tergantung dari tingkat kesulitan permintaan itu sendiri, paling rendah ada 30 koin emas, dan rata-rata yang biasa aku lihat adalah sekitar 50 koin emas”


“Se-Sepertinya class 5 sangat mudah jika ingin membeli sebuah rumah…”


“Hadiah sebesar itu tidak bisa didapatkan dengan mudah Alicia, permintaan khusus bukanlah permintaan yang bisa kau selesaikan dalam waktu yang singkat, dan juga bukanlah permintaan yang mudah”


“Bukankah itu berarti senjata cadangan yang kau miliki saat ini setara dengan hadiah 6 permintaan khusus Zonya?”


“Ya kurang lebih, itu lah kenapa aku memilih untuk menggunakannya di situasi yang benar-benar mengharuskan ku memakainya”


“Sekarang aku paham kenapa”


Setelah mengatakan itu, Junta kembali melihat-lihat pemandangan yang ada di sekelilingnya sekali lagi untuk melihat batu-batu berwarna itu.


“Tunggu sebentar, jika ada batu langka, apakah ini berarti batu-batu yang ada di sini adalah batu biasa?”


“Tepat sekali, batu-batu yang ada di sini hanyalah batu biasa dan tidak memiliki harga yang tinggi di pasar”


“Dan di mana kita bisa menemukan batu langka ini?”


“Itulah bagian tersusahnya Junta”


Aya mengatakan itu sambil mengangkat sedikit kedua tangannya seperti orang yang tidak tahu harus berbuat apa.


“Batu langka itu bisa berada di mana saja, di dasar sungai, di dalam hutan, di dalam gua, tapi biasanya mereka bisa ditemukan di dekat daerah pegunungan, apakah kau ingin mencoba mencari batu ore Junta?”


“Tidak juga, aku memiliki urusan yang lebih penting dari itu, aku hanya penasaran saja”


“Jika kau merasa memiliki keberuntungan yang tinggi, mungkin kau bisa mencobanya, banyak orang di kerajaan ini yang mencoba keberuntungan mereka dengan cara mencari batu ore langka”


“Aya benar, kau bisa menjadi kaya hanya dalam waktu singkat jika kau memilih pekerjaan seperti itu, tentu saja jika kau beruntung”


“Apa kau tertarik dengan hal ini Zonya?”


“Tidak juga, aku lebih suka menjadi anggota Asosiasi seperti sekarang ini, aku tidak pernah merasa kalau aku memiliki keberuntungan yang tinggi”


Setelah Zonya berkata seperti itu, Junta kembali melihat-lihat pemandangan di sekelilingnya dan seketika dia menyadari sesuatu.


Berbicara masalah tinggi, Junta baru sadar kalau jalanan yang mereka lalui ini sedikit bergelombang, ada banyak tanjakan kecil dan jalan yang sedikit berkelok-kelok, sejauh mata memandang pun ada banyak bukit-bukit yang memiliki ketinggian bermacam-macam, ada yang rendah, ada yang sedang dan ada yang tinggi, pohon-pohon yang ada di sini juga terlihat sedikit lebih pendek daripada yang ada di Kerajaan Aruf, tapi lebih tebal daripada yang ada di Kerajaan Aruf, jenis pohonnya juga menurut Junta sepertinya berbeda  walaupun Junta masih melihat beberapa pohon yang sama seperti yang Junta lihat di Kerajaan Aruf.


“Kita akan beristirahat di sana sebentar”


Zonya menunjuk ke arah sebuah jembatan batu yang cukup besar sambil berkata seperti itu.


Jembatan itu terletak tidak jauh dari posisi Junta, jadi hanya memerlukan waktu yang singkat agar bisa sampai ke sana.


Jembatan itu tentu saja menghubungkan kedua tanah yang terpisah karena sungai yang mengalir di antara keduanya, sungai itu bukanlah sungai yang besar, tapi bukan juga sungai yang kecil, airnya jernih dan arus sungainya tidak terlalu deras, benar-benar sungai yang cocok dijadikan sebagai tempat istirahat.


Setelah sampai, Junta dan Zonya turun dari kereta sementara yang lain masih memilih tetap berada di sana sambil meregangkan tubuh mereka.


“Apa yang akan kau lakukan Zonya?”

__ADS_1


“Mengambil persediaan air dan mencuci beberapa tanaman obat yang aku dapatkan kemarin, bantu aku membawa ini”


Zonya melempar sesuatu yang mirip seperti kendi berukuran sedang ke arah Junta, dan tentu saja Junta dapat menangkap itu dengan mudah.


“Untung saja sewaktu kita di perbatasan, kita tidak mengalami masalah”


Zonya memulai pembicaraan selagi berjalan menuju sungai.


“Itu semua berkat Aya, jika Aya tidak ikut bersama kita, mungkin pasukan penjaga perbatasan akan mengusir kita”


“Sebenarnya aku sudah memikirkan kemungkinan itu dan sudah merencanakan rute lain, tapi ya baguslah rute itu tidak kita perlukan”


Zonya mengatakan itu sambil melihat Junta mengisi kendi yang ia bawa dengan air sungai.


“Itu sudah cukup Junta”


“Baiklah”


“A-Apa yang kalian lakukan?”


Alicia tiba-tiba datang entah dari mana.


“Aku ingin mencuci tanaman obat yang kita dapatkan kemarin, kau mau membantu?”


“I-Izinkan aku!”


“Kalau begitu aku akan pergi berkeliling jika ada Alicia di sini”


“Baiklah, jangan pergi terlalu jauh, kita hanya di sini sebentar”


Junta mengangguk paham lalu pergi menelusuri sungai.


Sungai itu benar-benar jernih sampai-sampai Junta dapat melihat ikan yang berenang di dalamnya, air sungai itu juga tampaknya tidak terlalu dalam sehingga sepertinya aman jika Junta masuk ke dalam.


Ketika Junta berjalan-jalan melihat sungai itu, Junta melihat sesuatu tersangkut diantara kedua batu berukuran sedang.


Kedua batu itu berada di bawah jembatan sehingga Junta tidak bisa melihat dengan jelas apa yang tersangkut di antara kedua batu itu.


Setelah berada cukup dekat, Junta dapat mengkonfirmasi kalau yang tersangkut adalah sebuah kotak, kotak itu berwarna cokelat tua dan berukuran sedang.


Setelah mengambil kotak itu, Junta dapat melihatnya lebih jelas lagi, ada sebuah kunci yang bisa diputar di sisi samping kanan kotak itu, itu adalah sebuah kunci yang biasa Junta temukan di mainan robot di dunianya yang dapat membuat robot mainan itu bergerak jika kunci itu diputar.


“Apa yang kau pegang Junta?”


Tiba-tiba Aya muncul di belakang Junta.


“Sebuah kotak yang aku temukan di sana”


“Ini… Kotak musik?”


“Benarkah?”


“Oh, ini masih bekerja, aku tidak menyangka setelah hanyut dibawa sungai kotak ini masih bisa digunakan”


Berbeda dengan Junta yang memiliki ekspresi sedikit terkejut, Aya melihat kotak itu dengan senyuman yang sedih.


Lantunan lagu yang keluar dari kotak itu terdengar seperti lantunan lagu pengantar tidur, sangat tenang dan merdu, dan Junta sama sekali tidak merasa kalau lagu itu adalah lagu yang sedih, jadi kenapa Aya terlihat sedih melihat kotak ini?


“Aku tidak berpikir ini adalah lagu yang sedih Aya”


“Ya, ini bukan tentang lagunya, tapi tentang kotaknya”


“Apa ada yang salah dengan kotak musik ini?”


“Masyarakat di sini memiliki tradisi lama yang masih dipertahankan, salah satunya adalah tradisi menghanyutkan barang tercinta milik orang yang mereka sayangi yang telah tiada”


Tepat setelah Aya berkata seperti itu, kotak musik itu telah selesai memainkan lagunya.


“Dengan melakukan itu, kami berharap orang yang kami cintai dapat membawa barang yang mereka sayangi bersamanya, ya walaupun aku tau itu tidak akan bisa terjadi”


Aya sekali lagi tersenyum sedih setelah mengatakan itu.


“Bukankah lebih bagus jika menguburkan barang seperti ini bersama mereka?”


“Aku tidak tau, aku juga berpikiran seperti itu, tapi menghanyutkan barang seperti ini di sungai seperti memberikan kami ketabahan sekaligus dapat memberikan perasaan kalau kami sudah dapat melepas kepergian orang yang tercinta”


Setelah mengatakan itu, Aya memutar kunci kotak itu lagi dan lagu kembali dilantunkan oleh kotak itu.


“Sepertinya pemilik kotak ini adalah gadis kecil yang suka menari, entah mengapa aku bisa merasakannya”


Aya mengatakan itu sambil tersenyum sedih.


“Jadi, apa aku harus menghanyutkan kembali kotak ini ke sungai?”


Aya mengangkat kedua tangannya seperti orang yang tidak tahu harus berbuat apa.


“Aku tidak tahu, ketika seseorang menghanyutkan barang di sungai, itu berarti mereka sudah melepaskan kepergian orang yang mereka cintai, aku juga seringkali berpikir apa yang terjadi dengan barang-barang yang dihanyutkan seperti ini, mungkin mereka tersangkut seperti kotak ini, mungkin juga mereka berakhir di laut, mungkin juga mereka hancur karena derasnya air sungai dan bebatuan yang ada”


Setelah mengatakan itu, Aya menatap sungai lalu berkata.


“Semenjak perang terjadi, aku sering sekali melihat ada banyak barang yang hanyut dibawa sungai, beberapa di antara barang itu juga ada yang tersangkut seperti yang kau temukan ini, entah mengapa ketika aku melihat kejadian seperti ini, aku juga bisa merasakan kesedihan orang-orang yang ditinggalkan, jadi biasanya aku mengambil barang yang tersangkut itu lalu menghanyutkannya lagi”


“Apa yang kalian bicarakan?”


Zonya tiba-tiba datang dari samping Junta.


“Aku menemukan kotak ini di sana”

__ADS_1


“Begitu, tradisi menghanyutkan barang ya, apa kau ingin menghanyutkan barang itu lagi Junta?”


“Aku tidak tau Zonya, bagaimana menurut mu?”


“Aku rasa itu terserah pada mu, menurut ku yang memiliki barang ini akan jauh lebih senang jika barang yang dia cintai berada di tangan yang tepat”


“Aku tidak bisa membantah pendapat Zonya, terkadang aku juga berpikiran seperti itu”


“Begitu ya, kalau begitu aku rasa aku akan membawa ini, menurut ku ini adalah kotak musik yang bagus, sangat disayangkan jika ini hancur ataupun tenggelam dalam laut”


”Kalau begitu kau harus menjaganya dengan baik”


“Pergi lah masuk ke dalam kereta Junta, kita akan segera berangkat lagi, Aya, bisakah kau membantu ku membawa tanaman-tanaman obat itu”


“Tentu Zonya”


Setelah Aya pergi bersama Zonya, Junta berjalan menuju kereta dan menemukan Kou berada di dalam sedang menatap peta yang ada di depannya.


“Apa yang kau bawa Kakak?”


“Sebuah kotak musik”


Kou tersenyum sedih sebelum akhirnya berkata.


“Kotak itu mengingatkan ku dengan kotak musik milik ku yang dulu diberikan oleh Ibu sebagai hadiah ulang tahun”


Kou berkata seperti itu sambil memutar kunci yang berada di kotak itu.


“Bukankah lantunan lagunya sangat bagus? Sangat menenangkan dan merdu”


“Kakak benar, lagipula di mana Kakak menemukan kotak ini? Aku tidak mengira ada orang yang bisa membuang kotak musik sebagus ini”


“Aku menemukannya tersangkut di antara bebatuan yang ada di bawah jembatan, Aya bilang ini semacam tradisi untuk melepas kepergian orang yang mereka cintai”


“Oh, tradisi yang menarik, aku tidak mengira Kerajaan Slyn mempunyai tradisi seperti ini”


Kou mengatakan itu sambil menatap sedih kotak musik yang ada di tangan Junta.


“Jadi, apa kau ingin melakukan pelacakan hari ini?”


“Yap, hari ini kita belum melakukan pelacakan, dan seperti biasa bisakah aku meminjam Mana mu Kakak?”


“Tentu saja”


Kou tersenyum sebagai respon lalu memegang tangan Kakaknya lalu menutup matanya, tidak lama setelah Kou menutup matanya, tubuhnya mulai mengeluarkan cahaya biru, begitu juga dengan tubuh Junta, setelah tubuh mereka berdua mengeluarkan cahaya biru, air hitam yang ada di botol itu juga mengeluarkan cahaya biru terang bersamaan dengan peta yang ada di depan Kou.


Setelah cahaya biru itu bertahan beberapa detik, cahaya itu tiba-tiba menghilang entah kemana, baik dari tubuh Kou dan Junta, maupun dari peta ataupun botol air hitam itu, setelah cahaya biru itu hilang, terdapat sinar putih berbentuk lingkaran yang menyinari salah satu bagian dari peta itu, sinar itu datang seolah-olah dari bawah peta seperti ada seseorang yang mengarahkan lampu senter ke arah peta itu.


“Dia bergerak lagi”


Kou mengatakan itu dengan nada serius.


“Sejauh ini, target kita bergerak lurus ke arah kanan, dilihat dari pola pergerakannya, sepertinya target kita adalah seorang pedagang”


“Itu adalah sebuah kemungkinan Kakak, tapi, apakah ada pedagang yang bergerak lurus melewati kota-kota tanpa berbelok? Maksudku di sini ada kota, lalu di sini, lalu di sana”


“Mungkin dia sedang mengumpulkan barang-barang?”


”Hmmmm”


Kekhawatiran Kou saat ini bisa dipahami Junta, terus terang saja, Junta juga khawatir dengan pergerakan targetnya ini, apa yang Junta khawatirkan adalah apakah pergerakan ini dibuat oleh target Junta karena target Junta tau kalau dia sedang dilacak? Jika target itu bergerak karena alasan ini, maka hasil pelacakan yang dilakukan Kou setiap hari akan membuat Junta ragu.


“Yang bisa kita lakukan hanyalah melacak target kita setiap hari dan berharap lokasi ini bukanlah lokasi palsu”


“Akan sangat merepotkan jika itu terjadi Kou”


“Di mana Alicia?”


Tiba-tiba Zonya datang entah dari mana dan berkata seperti itu sambil meletakkan barang yang ia bawa.


“Dia tidak ada di sini, hanya ada Kou ketika aku datang ke sini”


“Bisa kah kau mencarinya Junta? Aku dan Aya harus mengangkat beberapa barang lagi”


“Tentu”


Junta meloncat keluar dari kereta dan berjalan menelusuri sungai.


Rasanya Alicia tidak akan pergi jauh-jauh dari kereta, jadi entah mengapa Junta memiliki firasat kalau dia akan menemukan Alicia jika dia berjalan menelusuri sungai.


Dan benar saja, di kejauhan Junta dapat melihat Alicia yang sedang berdiri di pinggir sungai sambil terlihat membuang sesuatu.


“Jangan mengotori sungai”


“Woah! Ju-Junta! Sejak kapan kau berada di sana?”


“Apa yang kau lakukan? Kita akan segera berangkat, sebaiknya kau cepat kembali”


“Ah, a-aku mengerti, aku hanya mencoba memberi makan ikan yang ada di sini”


Junta melihat ke arah sungai dan benar saja ada banyak ikan yang berkumpul di sekitar Junta dan Alicia.


Ikan-ikan itu berkumpul ketika Alicia membuang sesuatu ke sungai dan melahapnya, dan kembali berenang sedikit menjauh ketika makanan yang diberikan oleh Alicia sudah habis.


“Baiklah aku sudah selesai”


Alicia mengatakan itu sambil tersenyum ke arah ikan-ikan yang berada di sungai.

__ADS_1


“Bagus, kita harus cepat kembali sebelum Zonya protes ke kita”


__ADS_2