
Gedung Asosiasi seharusnya adalah bangunan yang penuh dengan banyak orang dan sebuah ruangan yang penuh dengan keramaian, tapi layaknya di gedung kota sebelumnya, gedung Asosiasi di kota ini terasa sepi bahkan terlihat hampir kosong. Tidak ada banyak orang yang ada di sini sampai-sampai Junta bisa menghitung seluruh orang yang berada di sini dengan satu tangan, mungkin jika beberapa pegawai Asosiasi dilibatkan dalam perhitungan Junta, maka Junta setidaknya akan menggunakan 2 tangannya.
Setelah kejadian kemarin malam melihat rombongan misterius, Junta sebenarnya tidak bisa tidur dengan tenang, meskipun mata Junta tertutup dan tubuhnya berbaring di tempat tidur bersama Kou, tapi entah kenapa Junta merasa tidak bisa tidur dan akhirnya memilih untuk fokus dengan keadaan sekitarnya untuk memantau keadaan. Memang Kou sudah memasang beberapa sihir pelindung miliknya, tapi tetap saja Junta merasa harus waspada karena musuh mereka kali ini adalah The Fingers. Untungnya tidak terjadi apa-apa sepanjang malam, dan akhirnya Junta bisa tidur dengan tenang walaupun hanya sebentar.
“Selamat datang di Asosiasi, apa ada yang bisa aku bantu?”
“Zonya, class 5, aku ingin memberikan ini kepada Asosiasi”
Zonya meletakkan sebuah kotak berukuran sedang di atas meja resepsionis.
“Oh, Zonya ya? Asosiasi memberikan ini kepada mu, dan tentu aku akan memberikan ini kepada Asosiasi”
Wanita resepsionis itu meletakkan dua amplop di atas meja yang ada di depannya sambil mengambil kotak yang diletakkan oleh Zonya.
“Terima kasih, ngomong-ngomong apakah kau mengetahui sesuatu tentang rombongan yang datang di malam hari di kota ini?”
“Ah, rombongan itu, rombongan itu memang muncul sudah agak lama, aku sudah menulis laporan tentang ini dan memberikannya kepada Asosiasi, tapi Asosiasi masih belum menjawab sampai sekarang”
“Apa mungkin ini ada kaitannya dengan The Fingers?”
”Sebenarnya aku berharap kalau dugaan itu salah, tapi aku juga berpikiran seperti itu, Asosiasi belakangan ini terlihat sangat sibuk jadi rasanya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelidiki masalah ini, tolong berhati-hatilah selama berada di kota ini Zonya”
“Begitu rupanya, kurang lebih aku paham dengan situasinya, baiklah terima kasih sudah memberikan ku ini”
“Tentu, aku hanya melakukan tugas ku”
Setelah membalas wanita resepsionis itu dengan senyuman, Zonya pergi bersama Junta dan yang lainnya menuju sebuah meja yang berada sedikit jauh dari meja resepsionis, meja itu terletak di pojok ruangan yang besar ini dan termasuk salah satu meja terbesar yang ada di sini.
“Dua amplop? Apakah ada 2 perintah?”
Kou berbicara seperti itu sambil duduk di samping Kakaknya.
“Tidak, amplop merah ini adalah teguran, dan amplop cokelat ini yang berisikan perintah selanjutnya”
“Te-Teguran?!”
“Tentang yang kemarin ya, penginapan Shell, jika dilihat-lihat lagi, kita memang tidak menyelesaikan perintah Asosiasi secara penuh waktu itu”
“Aku tau aku akan mendapatkan teguran seperti ini, tapi aku tidak menyangka kalau akan secepat ini”
Zonya membalas perkataan Junta sambil membuka amplop berwarna cokelat yang ada di tangan kanannya.
“Kau tidak ingin membuka amplop merah itu Zonya?”
“Tidak Kou, mungkin aku akan membukanya nanti, mari kita lihat apa yang Asosiasi perintahkan sekarang”
Berbeda dengan amplop sebelumnya, amplop kali ini hanya berisi 1 kertas saja, walaupun tulisannya tetap seperti semut, Junta sudah menganggap ini sebagai sebuah peningkatan. Lebih baik membaca 1 kertas bertulisan kecil-kecil daripada harus membaca 3 kertas bertulisan kecil.
Ekspresi Zonya terlihat fokus ketika dia membaca kertas yang ada di tangannya dan Junta sama sekali tidak heran, tulisan yang ada di atas kertas itu memang kecil-kecil dan kalian bisa melewatkan suatu informasi jika kalian tidak membaca kertas itu dengan fokus, Zonya membutuhkan sedikit waktu untuk membaca keseluruhan isi kertas itu sebelum akhirnya ekspresi Zonya berubah menjadi sedikit santai.
“Begitu rupanya”
Tidak disangka Zonya cukup cepat dalam membaca kertas itu, jika itu Junta, maka mungkin akan memakan waktu lebih dari yang Zonya gunakan sekarang.
“Kau benar-benar sudah terbiasa dengan ini ya Zonya”
“Jadi, ada apa kali ini?”
“Sederhananya Asosiasi juga curiga dengan rombongan yang kemarin malam kita lihat, dan Asosiasi sudah menemukan dimana tempat pemberhentian rombongan itu di kota ini”
“Dan kita harus menghancurkannya?”
“Tidak Kou, kita harus mengambil sesuatu dari dalam bangunan itu dan memberikannya kepada Asosiasi”
“Oh, sesuatu?”
“Tidak ada instruksi jelas di kertas ini, hanya ada denah tata letak isi bangunan itu dan instruksi untuk mengambil apapun yang ada di dalam ruangan ini”
Zonya berkata seperti itu sambil membalik kertas yang ia pegang lalu meletakkannya di atas meja. Dan dibalik halaman yang penuh dengan tulisan kecil itu rupanya ada sebuah gambaran yang sepertinya adalah denah tata letak ruangan suatu bangunan.
“Dilihat dari denah ini, sepertinya ini adalah bangunan yang besar, tapi aku tidak melihatnya di sekitar sini?”
“Itu karena bangunan ini sedikit berada jauh dari sini Kou, aku tau daerahnya walaupun aku tidak pernah melihat bangunannya”
“Jadi? Apakah malam ini kita tidak akan tidur?”
“Tidak Junta, kita akan melakukannya sekarang, saat ini, siang ini”
“E-Eh?! A-Apa kau yakin Zonya?!”
“Kalian sudah tau sendiri bagaimana kondisi kota ini ketika malam hari, terlalu sepi bahkan sampai-sampai sepertinya suara kecil apapun yang ada akan terdengar sampai seluruh penjuru kota”
“Aku paham alasan mu Zonya, tapi bukankah melakukannya di siang hari seperti ini terlalu beresiko?”
“Memang beresiko Junta, tapi menurut ku melakukannya di malam hari jauh lebih beresiko”
“Jika dipikirkan kembali, memang Zonya ada benarnya, jika kita membuat suara di malam hari saat melakukan tugas ini, maka sudah pasti kemungkinan kita akan ketahuan pasti meningkat”
Setelah mengatakan itu, Junta terlihat berpikir sejenak.
“Baiklah, kalau begitu kita harus cepat dan menyelesaikannya sebelum sore”
Kou melihat Kakaknya terlebih dahulu sebelum akhirnya mengangkat kedua tangannya seperti orang yang tidak tau harus berbuat apa sambil berkata.
“Jika Kakak ku setuju maka tidak ada yang perlu aku tanyakan”
”E-Eh?! Ki-Kita akan melakukannya?!”
__ADS_1
“Bagus, kita akan kembali ke penginapan, mengambil kereta kita dan pergi ke tujuan kita”
- Bangunan yang dimaksud oleh Zonya rupanya berada sedikit di tengah kota\, bangunan itu berdiri bersamaan dengan bangunan-bangunan besar lainnya yang ada di sana\, bangunan itu terdiri dari 3 lantai dan berwarna merah gelap\, dan juga bangunan itu terdapat banyak sekali jendela yang akhirnya sedikit membedakan bangunan itu dengan bangunan-bangunan lain yang ada di sekitarnya.
Setelah keluar dari gang yang agak sempit, Zonya memberhentikan keretanya di samping sebuah bangunan berwarna putih lalu berbalik dan berkata.
”Kou, Junta, kalian ikut dengan ku, Alicia, bisakah kau menjaga kereta ini? Kita akan melakukan ini dengan cepat”
“Se-Serahkan saja pada ku!”
Setelah mendengar respon Alicia, Zonya turun dari kereta bersama dengan Junta dan adiknya, lalu berjalan kembali memasuki gang yang baru saja mereka lalui.
“Jadi, bagaimana rencananya?”
“Asosiasi sudah menggambarkan kita denah dari tata letak ruangan yang ada di dalam bangunan itu, rencananya aku dan kau akan masuk ke dalam, sedangkan Kou akan berjaga di luar”
Zonya mengatakan itu sambil menebar biji tumbuhan di jalanan sempit yang mereka lalui.
“Apa hanya itu?”
“Hanya itu, aku akan menjelaskannya ketika kita sudah masuk, sebenarnya ini adalah misi yang cukup sederhana, terima kasih atas denah yang digambar Asosiasi, jadi kau tidak perlu terlalu memikirkan ini”
Setelah selesai menyebarkan biji tumbuhan yang ia pegang ke seluruh penjuru jalan sempit itu, Zonya berdiri tepat di belakang bangunan yang menjadi target mereka kali ini, Zonya mengintip ke dalam melalui jendela yang ada di sana dan hal pertama yang Zonya lihat adalah sebuah tembok, lalu di sebelah kiri dan kanan hanya ada lorong sempit yang sepertinya hanya bisa dilalui 1 orang. Karena tidak ada penjaga yang terlihat sejauh ini, jadi Zonya memutuskan untuk merusak jendela itu dengan sihirnya lalu membukanya.
“Junta, ikuti aku”
Tepat setelah mengatakan itu, Zonya dengan cepat meloncat masuk ke dalam, tentu saja Junta mengikutinya di belakang.
Setelah berada di dalam, Zonya kembali melihat ke arah kanan dan kirinya untuk memastikan keadaan, di ujung kanan lorong yang sempit ini, ada sebuah pintu berwarna cokelat tua, dan di ujung kiri juga ada pintu berwarna cokelat tua, jika Zonya ingat-ingat lagi, kedua pintu itu adalah target ruangan yang diperintahkan oleh Asosiasi untuk mengambil apapun yang ada di dalam sana, hanya saja ada satu masalah.
Lorong yang ada di sebelah kanan dan kiri Zonya memang hanyalah lorong kosong yang lurus, tapi di sepanjang lorong itu ada setidaknya 3 belokan yang harus Zonya khawatirkan sebelum dia berjalan menuju pintu yang ada di ujung lorong ini, salah satu belokan itu berada dekat dengan posisi Zonya sekarang, jadi Zonya memutuskan untuk mengintip sedikit apa yang ada di balik belokan itu.
Berusaha untuk mengintip dengan sembunyi-sembunyi, Zonya melihat sebuah ruangan besar dengan banyak penjaga berlalu lalang di sana, jika Zonya kembali mengingat gambaran denah yang diberikan Asosiasi, seharusnya ruangan besar itu adalah ruangan untuk tamu atau semacamnya, Asosiasi memang meperingatkan kalau ada banyak penjaga di ruangan itu, tapi Zonya tidak tau kalau penjaganya akan sebanyak ini.
Setelah tau apa yang harus dilakukan, Zonya kembali mencari kantung biji yang berada di dalam jubahnya, lalu memberikan beberapa biji tumbuhan yang ia ambil dari dalam kantung itu kepada Junta.
“Lemparkan biji ini ke arah belokan itu sebelum kau berjalan melewatinya”
“Bukankah ini biji tumbuhan yang kau sebarkan di gang tadi?”
“Ya, ini adalah sihir ilusi milik ku, aku rasa kau tidak lupa kan?”
Junta berusaha mengingat tentang sihir ilusi milik Zonya, jika Junta tidak salah ingat, dulu dia pernah selamat dari kejaran salah satu anggota The Fingers berkat sihir milik Zonya ini.
“Baiklah, aku mengerti, lalu?”
”Kau lihat pintu yang ada di ujung lorong ini? Masuk lah ke dalam, ambil apapun yang ada di dalam sana, lalu bawa ke sini, kita akan keluar sambil membawa apapun yang kita ambil”
”Apa kau akan pergi ke pintu yang berada di sana?”
“Tepat, kita akan berpencar agar misi ini cepat selesai, kau pergi ke arah sana, dan aku pergi ke arah sini”
Setelah mendengar respon Junta, Zonya langsung bergegas bergerak menuju pintu yang ada di sebelah kiri lorong itu, dan Junta juga segera menggerakkan kakinya secara perlahan menuju pintu yang ada di sebelah kanan lorong.
Junta melemparkan biji yang ia dapatkan dari Zonya ke arah belokan pertama yang ia temui, sejauh ini tidak ada masalah, setelah selesai melemparkan biji tumbuhan milik Zonya, Junta berjalan melewati belokan itu dan langsung mengerti kenapa Zonya menggunakan sihir ilusi dalam misi kali ini.
Penjaga yang ada di dalam gedung ini sepertinya sangat banyak, tapi Junta tidak mengerti kenapa tidak ada satu pun penjaga yang berjaga di lorong ini, memang lorong ini terlihat sempit tapi bukankah lebih baik dijaga oleh setidaknya 1 penjaga daripada tidak sama sekali?
Sambil memikirkan keanehan ini, Junta sudah sampai di belokan ke dua, kali ini Junta mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahnya, secara spontan tentu saja Junta berdiam tidak bergerak dan fokus untuk mendengarkan.
Suara langkah kaki itu semakin dekat dan semakin dekat, untuk kemungkinan terburuk, Junta sudah bersiap.
”Hey, kemarilah dan mari kita bermain lagi!”
”Kau terlihat santai, kita dalam misi penting menjaga tempat ini”
“Tenang saja, siapa yang mau menyerang bangunan ini di siang hari seperti ini, lagi pula siapapun yang berjalan di lorong itu bisa kita lihat dari sini, tidak perlu berjalan ke sana”
“Kau tau, mungkin kau harus menghilangkan sifat terlalu santai mu itu”
Selagi berbicara, suara langkah kaki itu terdengar menjauh dari posisi Junta, dengan cepat Junta melemparkan biji tumbuhan yang ia pegang dan segera melalui belokan itu.
Sesampainya di belokan ketiga, Junta memfokuskan diri untuk mendengarkan sekelilingnya, memastikan tidak ada penjaga yang mendekat atau kejadian lain yang yang berbahaya.
Kali ini bukan suara langkah kaki yang terdengar, melainkan suara orang yang sedang berbincang-bincang, suara itu terdengar cukup dekat bagi Junta jadi Junta ingin memastikan posisi dari suara itu agar bisa memutuskan tindakan selanjutnya. Tapi Junta merasa kalau hal itu terlalu beresiko, jadi Junta memutuskan untuk melemparkan biji yang ia pegang dan dengan cepat bergerak melewati belokan itu.
Tepat setelah Junta berjalan melewati belokan itu, suara langkah kaki mendekat dapat Junta dengar, secara spontan Junta langsung bergerak dengan cepat menuju pintu yang ada di ujung lalu membukanya dan masuk ke dalam.
Setelah berada di dalam, Junta mengintip keluar melalui lubang kunci yang ada di pintu itu.
“Apa ini? Biji tumbuhan?”
“Bagaimana bisa ada sebuah biji di sini?”
Oh sial
Setelah salah satu orang yang ada di sana bertanya, muncul seorang penjaga dari balik belokan ketiga yang baru saja Junta lalui.
”Jendelanya.. Terbuka?”
“Bukankah sudah kubilang untuk menutup jendelanya?”
Salah satu penjaga muncul lagi.
“Tapi aku sudah menutupnya, atau mungkin aku lupa?”
”Untuk seseorang yang suka sekali lupa dengan apa yang dia lakukan beberapa menit yang lalu, aku sangat heran bagaimana bisa kau menjadi penjaga”
__ADS_1
Setelah salah satu penjaga berkata seperti itu, dia menutup jendela yang tadinya dibuka oleh Zonya lalu berjalan menuju belokan terdekat sambil memarahi temannya itu dan akhirnya menghilang dari pandangan Junta setelah berbelok.
Jika saja pintu ini terkunci, maka sudah pasti Junta akan ketahuan, untungnya entah kenapa pintu ini tidak terkunci jadi Junta bisa masuk ke dalam dan bersembunyi, untungnya juga Zonya sudah berada di dalam pintu yang ada di ujung sana entah sejak kapan.
Setelah yakin keadaan sudah aman, Junta berbalik dan melihat ada banyak sekali box-box kayu berbagai ukuran di dalam ruangan itu, ruangan itu sebenarnya tidak terlalu besar, mirip seperti gudang kecil menurut Junta. Dan isi dari ruangan itu adalah box-box kayu berwarna hitam dan berbagai tong kayu dengan beragam ukuran, tidak ada lagi apapun sejauh mata Junta melihat ruangan ini selain 2 jenis benda itu.
Zonya memang berkata untuk mengambil apapun yang ada di dalam sini, tapi sekarang Junta merasa bingung harus mengambil yang mana, Junta merasa mengambil 1 tong dan 1 box adalah pilihan yang aman, tapi sayang sekali itu akan menjadi pilihan yang merepotkan karena Junta harus membawa banyak barang.
Karena Junta tidak tau kapan seorang penjaga aku datang lagi, jadi Junta memutuskan untuk mengambil 1 tong kayu berukuran sedang yang berada tidak jauh dari pintu ruangan itu, sebelum dia mengangkat tong itu, Junta membuka pintu yang ada di belakangnya dan berjalan menuju belokan terakhir yang ia lalui, lalu melemparkan biji tumbuhan terakhir yang ia pegang.
Setelah itu Junta kembali ke dalam ruangan itu dan mengambil tong yang ada di sana, ketika Junta mengangkat tong itu, tidak disangka tong itu ternyata sedikit berat, Junta sedikit menggoyangkan tong itu untuk menebak apa isinya, tapi tetap saja Junta tidak bisa menebak apa isi dari tong itu karena suara yang dihasilkan menurut Junta sedikit aneh.
Berjalan dengan cepat tapi tetap senyap, Junta berjalan melalui belokan-belokan yang ia lalui tadi sampai akhirnya dia sampai di titik awal dia masuk ke dalam bangunan ini.
”Bukankah kau membawa barang yang terlalu besar?”
Zonya berbicara pelan selagi berjalan menuju Junta.
“Aku tidak tau harus mengambil apa, ada banyak sekali tong dan box di dalam sana”
“Hanya itu? Tong dan Box kayu?”
“Apakah di tempat mu tidak seperti itu?”
“Terlalu banyak barang sampai-sampai aku tidak mengingatnya, nanti saja bicaranya, aku tidak ingin penjaga melihat kita”
Zonya mengatakan itu sambil membuka jendela yang tadinya ditutup oleh salah satu penjaga.
Setelah jendelanya terbuka, Kou yang ada di luar sepertinya paham apa yang harus dia lakukan, jadi dia membantu Zonya mengeluarkan barang-barang yang ada.
Seperti yang Zonya katakan di awal, tong yang dibawa oleh Junta sepertinya memang sedikit terlalu besar, Zonya dan Kou sedikit kesusahan mengeluarkan tong itu melalui jendela, tapi pada akhirnya tong itu bisa keluar walaupun dengan sedikit paksaan.
Setelah selesai mengeluarkan semua barang yang dibawa, Zonya meloncat keluar terlebih dahulu sebelum akhirnya Junta menyusul. Tentu saja sebelum meloncat keluar, Junta memeriksa kembali ruangan yang ia datangi tadi, dan untungnya Junta tidak lupa untuk menutup pintu itu sebelum dia meninggalkan ruangan tadi, begitu juga dengan ruangan yang tadinya Zonya datangi, semua pintu sudah tertutup jadi Junta rasa ini sudah aman.
Setelah berada di luar, Zonya menutup jendelanya dan mengangkat barang-barang yang tadi ia keluarkan, tentu saja Kou membawa sebagian agar mereka bisa dengan cepat keluar dari sini, mereka sedikit berlari di jalan yang sempit itu sebelum akhirya bisa keluar dari gang itu dan dengan cepat menuju kereta milik Zonya yang sedang dijaga oleh Alicia.
Untungnya di jalanan kota yang sepi ini, beberapa orang yang berjalan di jalanan itu juga membawa barang-barang besar seperti tong ataupun box kayu, sehingga Junta, Zonya ataupun Kou tidak terlihat mencurigakan karena membawa banyak barang sambil berlari-lari.
Setelah meletakkan semua barang yang dibawa ke dalam kereta, Zonya langsung berlari ke kursi kusir dan dengan cepat menggerakkan kereta itu menjauh dari sana.
“Apakah ada sesuatu yang aneh terjadi selama kita pergi Alicia?”
”Ti-Tidak ada”
“Bagus, kalau begitu kita akan pergi ke gedung Asosiasi untuk memberikan barang-barang ini, lalu setelah itu kita langsung pergi menuju kota tujuan selanjutnya”
“Ngomong-ngomong soal barang, apa isi dari barang yang kau bawa ini Zonya?”
Kou berkata seperti itu sambil menggoyangkan box kayu yang tadi Zonya bawa.
“Aku tidak tau, aku tidak bisa menebak isinya dan jangan dibuka, kita sudah menyelesaikan tugas kita di sini, sisanya serahkan saja kepada Asosiasi”
“Ini tidak terdengar seperti berisikan senjata”
”Mungkin isinya adalah sesuatu semacam alat atau yang lainnya Kou, aku sedikit ragu kalau isi dari box dan tong yang kita bawa berisikan senjata”
Beberapa saat setelah Junta berkata seperti itu, kereta Zonya sudah sampai di samping gedung Asosiasi.
"Ce-Cepat sekali?!”
Alicia mengatakan itu sambil terburu-buru turun dari kereta mengikuti Zonya dan yang lainnya.
Seperti awal tadi, gedung Asosiasi masih sepi, tidak ada yang berubah dan Junta sama sekali tidak terkejut dengan ini, lagipula mereka baru saja pergi dari sini beberapa saat yang lalu.
“Aku punya barang yang ingin aku berikan kepada para pemimpin Asosiasi”
Itulah yang Zonya katakan setelah sampai di meja resepsionis.
“Oh tentu Zonya, letakkan saja barang-barang itu di sana dan serahkan sisanya pada ku”
“Aku juga ingin memberikan ini, tolong tandai ini dan berikan ini juga kepada pemimpin Asosiasi”
”Oh, tentu tentu, sepertinya Asosiasi sibuk bukan tanpa alasan”
Wanita resepsionis itu berbicara sambil terlihat mencari sesuatu di bawah meja.
“Begitu lah, hanya hari-hari sibuk bagi Asosiasi”
“Tapi aku dengar seluruh class 5 juga sangat sibuk belakangan ini, memangnya ada apa?”
”Aku rasa seluruh class 5 memang sering sekali sibuk dengan urusan mereka masing-masing, jadi bukankah tidak lagi aneh?”
“Ku rasa memang begitu”
Wanita resepsionis itu terlihat ragu lalu berkata.
“Apakah memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan Zonya?”
“Tidak perlu mengkhawatirkan hal yang tidak jelas seperti itu, jadi aku hanya perlu meletakkan barang-barang yang ingin aku titipkan di sebelah sana kan?”
“Tepat, letakkan tepat di samping pot bunga itu, lalu serahkan sisanya kepada ku”
“Baiklah, terima kasih”
“Tidak masalah”
Setelah merespon wanita resepsionis itu dengan senyuman, Zonya bergegas kembali ke keretanya untuk memindahkan barang-barang yang tadinya ia bawa, tentu saja Junta, Kou dan Alicia ikut membantu sehingga proses pemindahan barang tidak memakan waktu lama.
__ADS_1
Setelah selesai memindahkan semua barang, Zonya mengangkat tangannya kepada wanita resepsionis yang sedang berjalan menuju ke arahnya sebagai penanda kalau Zonya sudah selesai dan akan segera berangkat, wanita resepsionis itu merespon dengan melambaikan tangannya kepada Zonya yang sedang bergerak cepat keluar melalui pintu samping dan dalam hitungan detik sudah berada dalam kereta dan bergegas bergerak keluar dari kota.