
Suara roda kereta bergerak adalah hal pertama yang Junta dengar setelah membuka matanya dengan berat hati, lalu kemudian dia melihat Kou yang sedang duduk di sampingnya sedang membaca buku seperti biasanya. Junta tidak ingat kapan dia mulai tertidur di dalam kereta, tapi Junta yakin kalau tidak salah sekitar waktu sore hari. Ketika Junta melihat ke luar kereta, matahari sudah terbenam, yang ada hanyalah langit malam dan jalanan yang gelap, terima kasih kepada bulan yang bersinar terang hari ini, sehingga jalanan yang Junta lalui tidak terlalu gelap.
“Bukankah sudah ku bilang agar jangan tidur saat siang hari?”
Kou mengatakan itu dengan nada santai sambil membalik kertas di buku itu.
Sederhananya, Junta beserta kelompoknya baru saja berangkat meninggalkan kota pagi tadi, di saat matahari masih belum muncul sepenuhnya, Junta yang setengah sadar diseret oleh Zonya untuk segera masuk ke dalam kereta. Alhasil, waktu siang hari, Junta sudah tidak bisa lagi menahan rasa kantuknya.
“Mau bagaimana lagi, aku hanya berniat membaringkan badan ku sejenak sambil mendengarkan kotak musik itu”
Setelah mengatakan itu, Junta tiba-tiba membuat ekspresi seperti sadar akan sesuatu.
”Dan sekarang di mana kotak musik itu?”
“Di sebelah sana, aku menaruhnya di sana agar aman”
Junta melihat ke arah yang ditunjuk oleh Kou, dan benar saja kotak musik itu ada di sana, tepat di belakang sebuah box kayu besar.
“Oh, bagus lah, aku kira aku merusak nya sewaktu tidur”
“Sama-sama”
Junta melihat keadaan disekelilingnya, dia terlihat masih dalam kondisi setengah sadar. Jika Junta mengingatnya dengan benar, Asosiasi sudah memperbolehkan mereka untuk keluar ataupun memasuki kota kembali, tapi masih belum ada perintah yang turun untuk sementara ini, jadi Zonya berkata kepada mereka kalau lebih baik untuk menjalankan salah satu permintaan yang mereka ambil dahulu.
Dan Junta merasa kalau Zonya masih belum menentukan permintaan mana yang akan mereka jalankan, melihat kondisi kereta yang masih bergerak, terlebih lagi di malam hari, sepertinya Zonya memang belum memutuskan permintaan mana yang akan dijalankan.
”Ngomong-ngomong aku tidak mengira kalau kita masih bergerak, hari sudah malam, apa Zonya masih belum menemukan tempat untuk bermalam?”
“Sepertinya belum, kenapa Kakak tidak tanya langsung kepada Zonya?”
Kou mengatakan itu sambil membalik halaman yang ia baca.
Melihat Kou yang sepertinya memang tidak tau keadaannya, maka Junta memutuskan untuk bangun dari tidurnya lalu berjalan menuju kursi kusir dengan langkah yang berat.
Tentu saja di kursi itu ada Zonya dan Alicia, yang diantara mereka ada semacam lampu lentera terang yang baru saja mereka beli sebelum berangkat meninggalkan kota.
“Zonya. Kau belum menentukan permintaan apa yang akan kita jalankan?”
Zonya menghentikan percakapannya dengan Alicia lalu menoleh ke belakang untuk melihat Junta.
“Belum, untuk sementara ini kita akan terus bergerak terlebih dahulu”
“Aku mengerti untuk permasalahan terus bergeraknya, tapi ini sudah malam Zonya”
“Aku tau itu, tidak perlu kau beritahu pun aku sudah tahu, aku masih mencari tempat”
“Apa memang sangat susah mencari tempat yang aman?”
“Begitu lah, kebanyakan tempat yang telah kita lalui terlihat berbahaya, aku melihat adanya tanda-tanda aktivitas monster di banyak tempat”
“Ka-Kalau begitu bu-bukankah berbahaya bagi kita berjalan dengan lentera terang seperti ini?”
“Aku tidak akan menyangkal itu Alicia, tapi tanpa lentera ini aku tidak bisa melihat jalanan dengan jelas”
Junta melihat ke sekelilingnya sejenak, dia mengamati keadaan dengan sangat hati-hati, setelah itu dia berkata kepada Zonya.
”Tempat di sekitar sini tidak bagus, kita dapat dengan mudah dikejutkan oleh serangan musuh dari bebalik batuan ataupun pohon-pohon itu”
”Itu kenapa aku masih bergerak Junta, jika perkiraan ku tepat, seharusnya kita bisa segera menemukan tempat untuk bermalam”
“I-Ini hanya aku atau di sebelah sana ada sesuatu?”
Zonya dan Junta sedikit memicingkan mata mereka untuk melihat ke arah yang ditunjuk oleh Alicia, jika diperhatikan dengan sangat baik, tidak jauh dari posisi Junta sekarang, ada semacam siluet yang bergerak, Junta tidak bisa melihatnya dengan jelas, tapi Junta rasa itu bukan monster.
“Sepertinya itu adalah para pedagang yang sedang mendirikan kemah?”
Zonya mengatakan itu sambil menatap fokus ke arah siluet itu.
“Aku tidak tau ada apa di sana karena jaraknya yang kurang dekat, tapi aku cukup yakin kalau itu bukanlah pergerakan monster atau semacamnya”
“Ka-Kalau begitu kita hanya perlu mendekat?”
”Dan juga bersiap-siap untuk kemungkinan terburuk”
Zonya bersandar sedikit setelah mengatakan itu, tapi meskipun terlihat santai, Junta dapat merasakan kalau tubuh Zonya sudah siap dengan kejutan apapun yang menanti mereka.
Jarak antara posisi Junta dengan siluet itu sebenarnya memang tidak terlalu jauh, hanya saja karena situasi yang minim cahaya, membuat Junta dan Zonya sedikit kesusahan untuk melihat dengan jelas siapa atau apa yang ditunjuk oleh Alicia.
Untungnya, kereta bergerak dengan cepat, sehingga tidak memerlukan waktu lama bagi Junta agar sampai di tempat itu.
Rupanya itu adalah sekelompok orang lain, terdiri dari 2 orang yang kelihatannya adalah anggota Asosiasi, 1 orang terbaring di gerobak yang terlihat hampir rusak, dan 2 orang yang kelihatannya adalah seorang pengembara. Kelompok itu tidak membawa banyak barang dan terlihat sedang mendirikan tenda.
“Selamat malam”
Setelah Zonya menyapa, salah satu dari mereka menjawab.
“Oh, selamat malam”
“Apakah kalian akan bermalam di tempat ini?”
“Ya, tentu, apakah kalian juga ingin bermalam di sini?”
“Jika kalian tidak keberatan”
“Tentu kami tidak keberatan, semakin banyak orang semakin aman”
Setelah mendengar itu, Alicia dan Kou mulai bergegas mengangkat box-box kayu turun dari kereta, sementara Zonya dan Junta menghampiri kelompok yang akan menjadi teman mereka untuk malam ini.
“Terima kasih sudah mau menerima kami”
”Tidak masalah, maafkan aku sebelumnya jika aku salah orang, tapi bukankah kau Zonya?”
”Benar, itu aku”
“Woah! Benar-benar sebuah kehormatan bisa bermalam dengan class 5!”
Tiba-tiba salah satu temannya yang berada di samping berkata seperti itu.
“Dine benar, benar-benar sebuah kehormatan dapat bermalam di sini bersama class 5, nama ku Mark”
“Dan aku Dine! Senang berkenalan dengan kalian!”
“Aku Zonya, dan ini Junta”
Junta hanya sedikit menundukkan kepalanya untuk memberi salam.
“Jadi, siapa kedua orang ini?”
__ADS_1
”Ah, mereka adalah klien kami, mereka berdua adalah pengembara yang menyewa kami untuk melindungi mereka”
Kedua pengembara itu memakai jubah yang besar, sehingga Junta dan Zonya tidak bisa melihat dengan jelas apakah mereka laki-laki seperti kedua orang yang baru saja Junta kenal itu, atau mungkin perempuan.
Disamping baju dan tudung mereka yang sangat menutupi wajah dan tubuh, kedua pengembara itu bersama-sama menundukkan kepala mereka untuk memberikan salam kepada Junta dan Zonya.
“Tolong jangan terlalu peduli dengan sikap mereka”
Dine tiba-tiba berbicara pelan kepada Zonya.
“Ahaha… Mereka memang tidak banyak bicara, aku harap kalian tidak keberatan”
“Tentu tentu, aku tidak akan memaksa, lalu, aku melihat ada seorang lagi di gerobak, apakah dia..?”
Zonya terlihat ingin melanjutkan pembicaraan, tapi dia memilih untuk menggantungkannya sambil menggerakkan kedua tangannya.
“Ah, yang ada di gerobak adalah Dart, dia sedang terluka, dan karena kami tidak bisa mengangkatnya terus-terus an, jadi kami memakai gerobak yang kami temukan”
“Terus-terusan? Sudah berapa lama Dart terluka?”
“Mungkin sekitar.. 3 atau 4 hari”
“Boleh aku melihatnya?”
“Oh, tentu tentu”
Setelah dipersilahkan, Zonya berjalan menuju gerobak yang tidak jauh dari tempatnya, tentu saja Junta mengikuti di belakang.
Keadaan Dart sepertinya tidak bagus, tubuhnya dipenuhi oleh perban dan perban-perban itu terlihat mulai kotor dan harus diganti, bahkan perban-perban yang ada di sekitar leher menuju ke kepala terlihat hampir berubah warna karena darah.
“Nafasnya sangat lemah”
Zonya mengatakan itu sambil meletakkan tangannya di dada Dart.
Tidak lama kemudian, tangan Zonya bersinar berwarna hijau redup.
Melihat Zonya yang sepertinya sedang fokus dan tidak bisa diganggu Junta memilih untuk mencoba bercengkerama dengan kedua orang yang berada di belakang Zonya itu.
“Kondisinya terlihat buruk, apa yang sebenarnya terjadi?”
Kedua orang yang bernama Dine dan Mark itu melihat satu sama lain sebelum akhirnya berkata.
“Bandit, beberapa hari yang lalu kami diserang oleh segerombolan bandit”
”Entah harus dibilang beruntung atau tidak, tapi pada nyatanya kami tidak membawa banyak barang sejak awal, jadi sebenarnya kami tidak kehilangan apapun”
Pria yang diketahui bernama Dine itu melipat kedua tangannya setelah mengatakan itu.
“Mungkin bisa dikatakan itu sisi baiknya, sisi buruknya kami tidak membawa obat-obatan untuk menyembuhkan luka Dart, kami hanya memberikan Dart obat-obatan herbal yang bisa kami temukan di sepanjang perjalanan, tapi sepertinya obat-obatan itu tidak terlalu memberikan dampak”
Dine yang masih melipat kedua tangannya melanjutkan.
“Andai saja salah satu dari kami bisa menggunakan sihir penyembuh, atau semacamnya, maafkan kami Dart”
“Memberikan obat herbal sudah termasuk langkah yang bagus, meskipun tidak terlalu berdampak bagi kesembuhannya, setidaknya obat-obatan itu bisa meringankan rasa sakitnya”
Setelah Junta mengatakan itu, Zonya mengangkat tangannya dari dada Dart.
“Pria yang malang, lukanya ternyata lebih parah dari yang aku perkiraan, harus aku akui, dia cukup hebat bisa bertahan sampai saat ini”
“Setidaknya kau sudah mencoba, terima kasih atas perhatianmu Zonya”
“Kami juga tidak tau, tapi memang Dart menerima semacam serangan terakhir sebelum para bandit itu kabur, aku memang merasakan kalau serangan itu cukup kuat, dan aku masih tidak tau kenapa kelompok bandit seperti mereka bisa memiliki orang sekuat itu”
Setelah Dine mengatakan itu sambil mengangkat kedua tangannya, Junta melambaikan tangannya ke arah Kou, Kou yang melihatnya tentu saja langsung bergegas menuju Kakaknya, meninggalkan Alicia sendirian dengan tenda yang masih belum selesai didirikan.
“Ada apa Kakak?”
“Bisakah kau menyembuh dia?”
Kou melihat ke arah Dart, lalu berkata dengan nada yakin.
“Tentu, berikan aku waktu”
Dan sambil mengatakan itu, Kou meletakkan kedua tangannya di atas perut Dart, tidak butuh waktu lama cahaya hijau redup mulai terpancar dari tangan Kou.
“Jadi, dimana tepatnya kalian diserang?”
Zonya mengatakan itu sambil fokus melihat Kou menyembuhkan Dart.
”Sedikit jauh dari sini, tapi jika kalian berjalan ke arah sana dalam waktu sekitar 3 hari, maka kalian akan melihat banyak sekali batu-batu besar di tanah yang lapang, di situlah kami diserang”
“Begitu, apa ada informasi lain yang bisa kalian bagi?”
Dine dan Mark melihat satu sama lain sebelum berkata.
“Maafkan kami, tapi kami rasa hanya itu yang kami ketahui, waktu penyerangan terjadi saat malam hari, jadi kami tidak terlalu bisa melihat dengan jelas waktu itu”
“Mark benar, saran kami adalah sebaiknya kalian mengambil jalan yang jauh dari tempat itu, dan selalu berhati-hati di mana pun kalian berada”
Zonya terlihat berpikir sejenak sambil melihat Kou yang masih belum selesai menyembuhkan pria malang itu.
“Baiklah, terima kasih, aku akan mengingat ini, mungkin ada baiknya aku menyiapkan rencana menggunakan rute alternatif atau semacamnya”
“Tentu tentu, tidak masalah, senang bisa membantu class 5 walaupun itu hanya sebatas informasi”
“Ngomong-ngomong kemana kalian akan mengantarkan mereka berdua?”
Zonya berkata menggunakan nada perlahan.
“Ah, kami akan mengantarkan mereka ke suatu desa, kami tidak terlalu mengingat nama desanya, tapi kami kurang lebih tahu dimana posisi desa itu”
“Ini masih menjadi perjalanan yang panjang, Mark dan aku memang kuarng lebih mengetahui posisi desa itu, tapi posisi presisinya kami tidak tahu, hanya Dart yang mengetahuinya”
“Jadi rencana kalian adalah kalian pergi ke area dimana desa itu berada sambil menunggu Dart sembuh?”
“Kami berencana untuk berhenti sejenak di kota terdekat Zonya, mencari obat atau setidaknya seseorang yang bisa menyembuhkan Dart adalah prioritas utama kami”
“Dine benar, walaupun sebenarnya kami juga tidak terlalu berharap bisa menemukan sesuatu yang berguna di kondisi kota yang seperti itu”
Mark tiba-tiba berjalan mendekat ke arah Zonya lalu berbisik perlahan.
“Ini hanya antara kalian dengan kami saja, tapi jujur saja kami tidak pernah mendengar nama desa itu sebelumnya, entah mengapa aku merasa sedikit curiga dengan klien kami”
“Tapi bukankah Dart tahu?”
Zonya membalas dengan nada berbisik juga.
__ADS_1
“Dart berkata dia tahu karena dia pernah mendengar tentang desa itu, Dart memang seseorang yang banyak mengetahui sesuatu, jadi tanpanya, mungkin kami sudah menolak permintaan ini”
Setelah mengatakan itu, Mark berjalan mundur untuk kembali ke posisinya.
“Memangnya dimana letak desa ini? Mungkin aku bisa membantu kalian”
“Ah, letaknya berada di balik bukit itu, tapi karena malam hari kalian pasti tidak bisa melihatnya”
“Hmm daerah sana.. Seingat ku memang tidak ada desa di area itu, tapi itu hanya ingatan ku saja”
“Kami bahkan tidak tau ada apa di balik bukit itu, tapi karena kami percaya kepada Dart, akhirnya kami mengikutinya”
“Kalian sepertinya sudah cukup lama saling mengenal”
Junta yang dari tadi terdiam tiba-tiba ikut berbicara.
”Tentu, entah berapa lama kami sudah saling mengenal, tapi tanpa kedua orang ini, kami tidak bisa berada di class 3 seperti sekarang ini”
“Kau terlalu merendah Mark”
Mark hanya membalas perkataan Dine dengan cara merangkulnya di pundak.
“Aku sudah selesai”
Tepat setelah itu, Kou tiba-tiba mengangkat tangannya lalu berkata.
“Karena orang ini butuh waktu untuk pulih, jadi mari kita anggap kalian akan melihat Dart membuka matanya dalam waktu sekitar 2 hari”
”Sungguh? Apakah Dart benar-benar sudah sembuh?”
Mark berkata dengan nada yang tidak percaya.
“Aku tidak berkata sepenuhnya sembuh, tapi setidaknya aku sudah menyembuhkan luka-lukanya yang menurutku fatal, sisanya aku serahkan kepada Dart sendiri”
Kou meliht ke arah Dart yang terbaring diam sebelum melanjutkan.
”Serangan yang dia terima sebenarnya cukup fatal, entah apa yang dia lakukan harus aku akui adalah langkah yang pintar, karena entah bagaimana bisa dia dapat memposisikan diri dengan baik dan menggunakan sesuatu sebelum dia pingsan, berkat kedua hal itu, dia dapat bertahan hingga saat ini”
“Begitu, Dart memang orang yang pintar, dia dapat beraksi cepat terhadap situasi apapun, jadi aku tidak heran jika dia berhasil melakukan sesuatu untuk meminimalisir luka yang ia dapatkan”
”Aku rasa itulah Dart untuk mu”
Mark berkata seperti itu sambil tersenyum ke arah Dine.
”Kalau begitu aku akan kembali bersama Alicia, dia membutuhkan ku untuk mendirikan tenda”
“Tentu tentu, terima kasih Kou”
”Tidak perlu berterima kasih Kakak”
Setelah mengatakan itu, Kou dengan cepat melangkahkan kakinya menuju Alicia.
“Kalau begitu aku akan mengambilkan makanan, bisakah kalian berdua membuat api unggun?”
”Oh, tentu saja! Serahkan saja kepada kami”
Zonya tersenyum lalu mengangguk, sebelum akhirnya berbalik lalu berjalan menuju keretanya yang berhenti tidak jauh dari posisinya.
“Kau terlihat memikirkan sesuatu tadi ketika mereka membahas lokasi bandit itu, apa kita juga akan melalui jalan yang sama?”
Junta yang berjalan dibelakang Zonya tiba-tiba membuka pembicaraan.
“Bukan jalan yang sama, tapi setidaknya masih satu area”
“Bukankah itu sama saja berbahaya?”
“Itu karena aku tidak ingat ada jalan lain yang lebih aman selain jalan yang sejak awal sudah kupilih”
“Tidak bisakah kita berputar?”
Zonya terlihat memikirkan sesuatu, sebelum akhirnya berkata.
“Aku rasa masih bisa, walaupun aku tidak bisa menjamin”
Setelah sampai di kereta, Zonya berhenti sejenak, lalu berkata.
“Selain bandit itu, sebenarnya aku juga sedikit curiga dengan klien ketiga orang itu”
“Kenapa tiba-tiba membahas klien itu?”
“Semenjak kita sampai di sini, aku terus mengawasi kedua orang itu, mereka benar-benar tidak banyak bergerak, bahkan menolehkan kepalanya saja tidak, aku lebih suka memanggil kedua orang itu sebagai patung berjalan”
Junta membalikkan badannya untuk melihat kedua orang yang dimaksud oleh Zonya.
“Kedua orang itu memang terkesan sangat misterius, tapi aku tidak merasakan ada ancaman bahaya yang berasal dari mereka, memangnya apa yang kau khawatirkan?”
“Aku tidak tau, aku juga tidak merasakan adanya ancaman bahaya dari kedua orang itu, tapi firasat ku mengatakan kalau ada sesuatu yang salah”
Setelah berhasil membuka salah satu box kayu yang ada di dalam kereta, Zonya melanjutkan.
”Mungkinkah masalahnya bukan berasal dari kedua orang itu.. Melainkan dari orang lain?”
”Apa maksudmu?”
“Kau tau, semacam mata-mata yang tidak bersenjata, mata-mata itu sendiri sebenarnya tidak mengancam kehidupan, tapi informasi yang ia dapatkan dan siapa yang menggunakan informasi itu yang menjadi pertanyaan”
”Ah.. Sepertinya aku mulai paham maksud mu Zonya”
“Tapi itu hanyalah perkiraan ku saja, aku sebenarnya tidak ingin bersangka buruk kepada salah satu teman kita yang ikut bermalam di sini”
“Aku rasa tidak ada yang perlu ditakutkan Zonya, Mark dan Dine juga terlihat tidak masalah dengan kedua kliennya, walaupun mereka juga merasa sedikit tidak aman”
”Mungkin tidak ada salahnya kita sedikit mengawasi kedua klien itu, hanya untuk berjaga-jaga”
“Aku rasa tidak ada salahnya berjaga-jaga”
Setelah Junta mengatakan itu, Zonya sudah selesai mengambil beberapa makanan yang kelihatannya cukup untuk mereka semua, Zonya membagi makanan itu bersama Junta untuk di bawa ke api unggun yang terlihat baru saja selesai.
“Oh! Bukankah ini makanan yang lezat?”
Dine berkata seperti itu menggunakan raut wajah yang senang.
“Sepertinya kita akan pesta malam ini, terima kasih atas kebaikan mu Zonya”
“Tidak masalah Mark, kami memang membawa banyak makanan di kereta kami, kalian berdua kemari lah, apakah kalian tidak ingin makan?”
Zonya mencoba memancing kedua klien itu untuk bergerak, dan uniknya, kedua orang berjubah dan bertudung itu bergerak menuju Zonya ketika mereka dipanggil.
__ADS_1
Walaupun mereka tetap tidak mengeluarkan suara ketika memilih makanan, setidaknya Junta menganggap tindakan ini sebagai tindakan yang menunjukkan tidak adanya niatan jahat kepada tim Junta, tapi bukan berarti Junta bisa menurunkan penjagaannya.
Setelah memanggil Kou dan Alicia beserta membagi-bagikan makanannya secara rata, mereka semua bercengkerama ringan sambil duduk mengelilingi api unggun yang berkobar menerangi gelapnya malam. Tentu saja kedua klien yang masih diam itu tidak termasuk yang Junta maksud sewaktu dia melihat semua orang yang sedang menikmati waktu mereka,