Junta & Dunia Sihir

Junta & Dunia Sihir
#46 Permintaan dari Seorang Bangsawan


__ADS_3

Matahari berada tepat di atas kepala ditambah kerumunan orang yang ada membuat Junta sangat kepanasan, Junta sebenarnya sudah sejak dulu heran dengan orang-orang yang ada di dunia ini, semenjak Junta datang ke dunia ini, entah kenapa setiap kota yang Junta datangi selalu ramai, tidak peduli hari itu adalah hari yang panas atau tidak, kota terlihat selalu sibuk dengan kegiatannya terlebih lagi di siang hari.


Saat ini, Junta bersama dengan yang lainnya sedang berada di sebuah kota untuk beristirahat, ini adalah kota pertama yang Junta datangi tepat setelah dia menyelesaikan permintaan untuk mengatasi monster asap beberapa waktu yang lalu, dia berjalan di jalanan kota yang ramai itu bersama dengan Kou yang ada di samping kanannya, lalu ada Alicia dan Aya di depan mereka dan yang terakhir ada Zonya yang berjalan di posisi paling depan sambil menuntun kereta kadalnya.


Setelah menemukan sebuah penginapan yang dirasa cocok, Zonya menempat keretanya di tempat yang seharusnya dan berjalan masuk ke dalam bersama dengan Junta dan yang lainnya, setelah masuk, entah kenapa penginapan itu kosong, tidak ada seorang pun yang duduk di kursi-kursi yang tersedia di ruang utama itu, bahkan di balik meja resepsionis juga  tidak ada satu orang pun yang berdiri, semua terlihat rapi seperti belum ada yang pernah menyentuh penginapan ini sebelumnya.


“Permisi, apa ada orang”


Zonya sedikit memukul keras meja resepsionis itu, tapi tidak ada yang membalas panggilannya.


“Apakah kita harus menunggu atau mencari penginapan yang baru?”


“Mencari penginapan yang baru? Jika jalanan kota yang di luar sana lebih sepi maka aku akan setuju”


Junta membalas perkataan Zonya sambil duduk di kursi yang dekat dengan pintu masuk, tentu Kou mengikuti Kakaknya dan duduk di sampingnya.


“A-Aku rasa Junta benar Zonya, mungkin si pemilik penginapan sedang keluar sebentar, kenapa kita tidak menunggu di sini sambil beristirahat? Aya juga terlihat sedikit pusing karena panasnya hari ini..”


Zonya menghela nafas pendek lalu berkata.


“Baiklah kalau begitu, terkadang aku berpikir apa yang akan terjadi ketika kalian mendapatkan permintaan di tempat yang jauh lebih panas dari yang sekarang ini”


Zonya mengatakan itu sambil duduk di kursi yang berdekatan dengan Junta.


“Jika itu aku maka aku tidak akan mengambilnya”


“Kalau begitu kau tidak akan pernah bisa naik class Junta”


“Entah mengapa aku sama sekali tidak tertarik untuk naik class, bagaimana dengan mu Kou?”


“Aku juga tidak tertarik, tapi mungkin akan berbeda jika ada sesuatu yang menarik”


Setelah Kou mengatakan itu, Aya dan Alicia duduk di kursi yang berdekatan dengan Junta dan Zonya.


“U-Uh.. Jadi sambil kita menunggu.. Apa yang akan kita lakukan?”


“Kenapa kita tidak bertanya keadaan Aya?”


“Aku tidak apa Zonya, hanya sedikit pusing..”


“Jika kau merasa sakit katakan saja, aku membawa hampir segala macam jenis obat di kereta itu”


”Terima kasih, aku akan mengingat itu”


”Aku juga masih tidak mengerti, kenapa orang-orang kota terlihat sangat sibuk setiap saat, mereka terlihat sangat rajin dan berdedikasi jika kau bertanya pada ku”


“Hidup di kota tidak pernah menjadi hidup yang mudah Junta, mereka hanya mencoba untuk memberi makan keluarga mereka”


“A-Aku pikir pekerjaan di tengah hari seperti ini jauh lebih baik untuk mereka dan keluarga mereka, Ma-Maksud ku jika saja mereka bekerja mengambil permintaan seperti kita..”


“Aku mengerti apa yang ingin kau katakan Alicia, anggota Asosiasi selalu mempertaruhkan nyawanya ketika sedang menjalankan permintaan, pekerjaan yang berbahaya seperti ini bisa mengambil nyawa mu kapan pun dan aku sudah cukup sering melihat keluarga yang menangis karena ini”


“Entah mengapa.. Aku merasa mual..”


“Aku akan mengambilkan obat di kereta, tunggu sebentar”


“Tu-Tunggu Zonya! Aku akan mengambilnya bersama Aya”


“Eh? Bukankah lebih bagus jika Aya tetap di sini?”


“Aku rasa aku akan pergi bersama Alicia.. Jadi aku bisa meminum obat itu segera..”


“Baiklah jika itu keputusan mu”


Dan dengan begitu Aya berjalan keluar dibantu oleh Alicia.


“Kau tau Junta, setiap kali aku melihat Aya entah kenapa aku berpikir kalau kita beruntung menemukannya sebelum semuanya terlambat”


“Kau masih memikirkan mayat-mayat yang itu?”


“Entah mengapa aku mendapat firasat kuat yang mengatakan kalau The Fingers lah pelakunya, walaupun sebenarnya ada kemungkinan pelaku selain The Fingers”


“Oh?”


“Kau tau kalau daerah yang kita masuki ini cukup dekat dengan daerah pertempuran kerajaan Aruf dan Slyn kan? Semenjak kita meninggalkan kota di mana aku menyuruh seseorang untuk menyelidiki The Fingers, kita sudah memasuki wilayah yang berbahaya”


Zonya berhenti sejenak lalu melipat kedua tangannya di dada, lalu dia berkata


“Jadi aku berpikir mungkin saja pelakunya adalah pasukan dari kerajaan Slyn, walaupun aku juga tidak tahu mengapa mereka melakukan hal seperti itu”


“Aku rasa tidak ada gunanya memikirkan siapa pelakunya Zonya, akan lebih bagus jika kejadian kemarin kita jadikan sebagai peringatan bagi kita agar kita lebih berhati-hati”


“Kau memang benar Junta, kita tidak memiliki petunjuk apapun tentang masalah ini, tapi entah mengapa ini sangat mengganggu ku, The Fingers itu.. Apa yang mereka rencanakan”


Setelah Zonya mengatakan itu, dia tiba-tiba berdiri.


“Aku akan memeriksa lantai 2, mungkin penjaga penginapannya ada di sana”


Dan dengan begitu Zonya pergi menuju lantai 2 dengan cepat, meninggalkan Junta dan Kou berdua di ruang utama.


Sambil bersandar di kursinya, Junta memulai pembicaraan.


“Jadi, bagaimana perkembangannya Kou?”


“Tentang sihir yang sedang aku pelajari dari buku itu? Aku masih mempelajarinya, jujur saja banyak informasi yang menarik dari buku itu”


“Kelihatannya sihir itu cukup menyusahkan”


“Ya, memang menyusahkan, aku merasa kalau sihir yang sedang aku pelajari ini memiliki level yang tinggi”


Entah mengapa ketika Kou mengatakan itu, Junta tiba-tiba teringat dengan seseorang yang pernah menyerangnya saat dia berada di dunia asalnya.


“Kau tau, sebenarnya aku benar-benar lupa kalau orang tua kita pernah mengajarkan kita masalah level sihir, andai saja kau tidak membahas masalah level saat perjalanan kita menuju desa Polski mungkin aku tidak akan ingat”


“Hah? Kakak melupakan sesuatu yang penting seperti itu? Bagaimana bisa?”


“Aku juga tidak tahu, mungkin itu karena aku terlalu berfokus untuk meningkatkan kekuatan ku”


“Kau melupakan sesuatu yang sangat penting Kakak, aku harap Kakak tidak melupakan sesuatu sepenting ini lagi di masa depan”


“Ya, aku harap begitu dan aku juga tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi”


“Untuk berjaga-jaga akan aku ingatkan Kakak, Ayah dan Ibu kita sudah pernah mengajarkan kita bahwa di dalam dunia sihir terdapat level-level atau tingkatan-tingkatan untuk menentukan kekuatan sihir seseorang, level sihir yang sudah diajarkan kepada kita sejauh ini adalah level 6, masalahnya adalah adalah Ayah atau Ibu tidak pernah menyebutkan angka untuk level tertinggi di dunia sihir, yang mana ini menjadi masalah juga bagi kita”

__ADS_1


“Terima kasih Kou, dan jika tidak salah ingat, kita juga sepakat kalau kekuatan kita berada di level 6 kan?”


“Tepat, kita memang tidak tahu pastinya tentang jumlah level atau tingkatan dalam dunia sihir, tapi setidaknya dengan pengetahuan ini kita bisa mengukur kekuatan musuh atau suatu sihir”


Setelah Kou mengatakan itu, tiba-tiba Zonya turun dari tangga.


“Di lantai 2 tidak ada orang”


“Begitu kah? Kalau begitu kita harus menunggu”


“Kakak benar, tidak perlu membuang-buang tenaga mu Zonya”


“Ke mana perginya si penjaga penginapan ini? Aku harap kita tidak menunggu terlalu lama”


Setelah Zonya mengatakan itu, tiba-tiba ada 2 penjaga kota yang memakai armor berat masuk ke dalam penginapan.


“Apa kau yang bernama Zonya?”


“Ya itu aku, ada perlu apa?”


Zonya mengatakan itu dengan nada yang waspada.


“Tuan Clark meminta mu untuk datang ke kediamannya”


“Tuan Clark?”


“Dia adalah bangsawan yang mengurus kota ini”


“Ada apa bangsawan yang penting seperti itu meminta ku untuk datang ke kediamannya? Aku rasa aku tidak perlu mengingatkan kepada kalian kalau Asosiasi adalah organisasi yang netral kan?”


“Untuk itu kami tidak tahu, silahkan bertanya langsung kepada Tuan Clark”


Zonya terlihat memikirkan sesuatu, lalu mengalihkan pandangannya kepada Junta dan berkata.


“Bagaimana Junta?”


“Kenapa kau bertanya kepada ku? Bukankah hanya kau yang diundang?”


“Ah, Tuan Clark berpesan kepada kami untuk meminta Zonya dan timnya datang ke kediamannya”


“Uh.. Kou, bagaimana menurutmu?”


“Tidak ada salahnya untuk datang, aku percaya seorang bangsawan bukanlah orang bodoh yang merencanakan sesuatu terhadap class 5”


“Kou setuju dan aku juga tidak masalah dengan ini”


“Kalau begitu sudah ditetapkan, mari kita tunggu Alicia dan Aya sebelum kita berangkat, apakah kalian berdua keberatan untuk menunggu sebentar?”


“Tentu tidak”


Setelah Aya dan Alicia kembali, Zonya dan yang lainnya segera menuju ke kediaman Tuan Clark yang dipandu oleh dua penjaga itu.


Setelah berjalan sekitar 15 menit, Zonya dan yang lainnya sampai di kediaman Tuan Clark, itu ada rumah yang besar dan luas, rumah itu terkesan mewah dan elegan seperti layaknya rumah seorang bangsawan, gerbang pintu masuk ke halaman depan rumahnya di jaga oleh 4 penjaga yang memakai armor berat dan dinding-dinding yang membatasi wilayah rumah itu juga terlihat mewah, setelah dipersilahkan masuk oleh ke 4 penjaga itu, Junta dan yang lainnya melewati taman yang besar dan luas sebelum akhirnya sampai di depan sebuah pintu besar yang sepertinya merupakan pintu masuk ke dalam rumah.


Setelah pintu itu dibuka oleh 2 pelayan laki-laki yang menjaganya, Junta dihadapkan dengan dinding-dinding yang mewah bernuansa putih, langit-langitnya dihiasi dengan lampu-lampu yang indah dan ada lukisan-lukisan yang indah juga di langit-langitnya, jujur saja Junta merasa kalau rumah ini terlewat mewah dan elegan, tapi mungkin itulah ciri khas kaum bangsawan di negara ini, setelah mengikuti kedua penjaga itu berjalan menelusuri karpet merah yang ada di lantai, Junta sampai di suatu ruangan.


Ruangan itu bukanlah ruangan yang besar, tapi bukan juga ruangan yang kecil, terdapat meja persegi panjang pendek di tengah-tengah ruangan berserta 2 sofa mewah yang berada di sisi kanan dan kiri meja itu, selain itu, yang ada di dalam ruangan itu hanya ada karpet berwarna merah darah yang membentang luas dan beberapa hiasan seperti vas bunga dan lemari buku.


“Mohon tunggu di sini sebentar”


“I-Ini benar-benar membuat ku tidak nyaman”


Alicia mengatakan itu sambil duduk di sofa, di ikuti oleh Aya yang duduk di sampingnya.


“Kaum bangsawan memang seperti ini, tidak usah terlalu dipikirkan”


Zonya mengatakan itu dengan santai sambil duduk di samping Junta dan Kou.


“Hei, kenapa kau tidak duduk bersama Alicia? Bukankah tempat Alicia masih luas?”


“Hm? Bukankah tempat mu juga luas Junta? Lagipula kau terlihat santai, apa ini bukan pertama kalinya kau masuk ke bangunan mewah?”


“Entah bagaimana aku tidak terkejut”


Tentu saja Junta tidak terkejut, dia sudah pernah datang ke istana Ratu Rana yang berada di ibu kota kerajaan, jika dibandingkan dengan istana itu, rumah seperti ini jujur saja memang sedikit lebih mewah, tapi kesan elegan dan berwibawanya jauh lebih rendah dari pada istana milik Ratu Rana, mungkin pendapat seperti ini tergantung dari orangnya masing-masing, tapi setidaknya itulah pendapat Junta.


Setelah menunggu sesaat, tiba-tiba pintu ruangan terbuka dan masuklah ke dalam seorang pria muda yang gemuk, badannya benar-benar berbentuk bulat jika kalian bertanya kepada Junta, matanya hitam dan rambutnya juga berwarna hitam pendek, dia memakai pakaian mewah elegan layaknya seorang bangsawan, warna pakaian itu benuansa putih layaknya rumah ini.


“Maaf sudah membuat kalian menunggu”


Pria itu tersenyum ramah kepada Junta dan yang lainnya, setelah mengatakan itu ada seorang pelayan pria yang masuk sambil membawa sebuah kursi mewah nan elegan yang diperuntukkan untuk 1 orang, setelah menaruhnya di lantai, pria gemuk itu duduk di kursi itu lalu menepuk tangannya 2 kali.


Setelah menepuk tangannya 2 kali, ada 2 orang pelayan wanita masuk ke dalam sambil membawa makanan ringan dan minuman yang mereka letakkan di atas meja.


“Kalian bisa memanggil ku Tuan Clark, aku adalah orang yang mengatur kota ini”


“Senang bertemu dengan mu Tuan Clark, terima kasih sudah mengundang ku datang ke sini”


Zonya mengatakan itu sambil sedikit membungkukkan badannya.


“Tidak perlu kau pikirkan, jadi kau pasti yang bernama Zonya ya, aku sudah mendengar banyak berita yang berkaitan dengan mu”


“Saya sungguh terhormat dengan hal itu, lalu, ada permasalahan apa sampai-sampai Tuan Clark memanggil saya?”


“Itu karena aku ingin meminta bantuan kerja sama mu Zonya”


“Aku rasa aku tidak perlu mengingatkan kepada Tuan Clark kalau Asosiasi adalah organisasi yang netral?”


“Tentu tidak, aku tau betul masalah itu, aku hanya ingin meminta bantuan mu untuk menjaga rumah ku besok malam”


“Menjaga rumah? Bisa tolong Tuan Clark jelaskan lebih detail?”


“Aku akan mengadakan pesta besar besok malam, yang tentunya dihadiri oleh para bangsawan dan orang-orang elit lainnya, pesta itu sangat penting bagi kami dan tentunya aku menginginkan agar pesta itu berjalan dengan lancar dan aman”


“Begitu ya, kota ini memang dekat dengan area perang kerajaan Aruf dan Slyn, perkumpulan orang-orang elit di kota ini pastinya akan menarik perhatian musuh dan penyerangan bisa saja terjadi”


“Itu memang salah satu alasannya, tapi ada alasan lain juga, karena kau adalah class 5, aku percaya kalau kau pasti tahu masalah The Fingers yang sedang bergerak kan?”


“Ya tentu, The Fingers memang sedang bergerak”


“Dan itulah alasan utama ku membutuhkan bantuan mu, selain ancaman dari pasukan kerajaan Slyn, ada ancaman lain yaitu The Fingers, aku takut The Fingers akan mengerahkan monster yang berada di dalam kendali mereka untuk menyerang rumah ini, atau mungkin yang lebih parah mereka akan turun tangan langsung untuk menyerang rumah ku”


“Begitu, kurang lebih aku paham dengan situasinya”

__ADS_1


Zonya mengatakan itu sambil terlihat sedang memikirkan sesuatu.


“Hadiah untuk permintaan ku kali ini adalah sekitar 60 koin emas”


“60?!”


Alicia yang terkejut tanpa sadar berteriak dengan keras, setelah berteriak dia terbatuk-batuk karena tersedak makanan yang ia makan.


“Jadi? Apa kau mau menerimanya Zonya si class 5?”


Zonya terdiam dan melipat kedua tangannya sambil berpikir.


Junta bisa mengerti kenapa Zonya membutuhkan waktu untuk berpikir, Asosiasi adalah organisasi yang netral dalam dunia politik, dan Zonya sebagai class 5 harus memperhatikan langkahnya agar tidak membawa nama Asosiasi jatuh ke dalam dunia politik.


“Baiklah, akan aku terima, tapi dengan syarat, naikkan bayarannya menjadi 120 koin emas, aku rasa jumlah sebesar ini tidak sebanding dengan biaya kerusakan yang timbul jika rumah mu dirusak oleh monster The Fingers kan?”


“Baiklah, aku setuju dengan mu, akan aku naikkan menjadi 120 koin emas”


“Bagus, kalau begitu kita memiliki kesepakatan”


“Aku harap kerja sama ini memiliki keuntungan bagi kita berdua”


“Aku juga berharap hal yang sama Tuan Clark”


“Ngomong-ngomong kenapa kau datang ke kota ini Zonya? Jika aku boleh bertanya?”


“Aku bersama tim ku yang ada di sini sedang menuju ke kerajaan Elf, dan seperti yang kau lihat kami sedang singgah di kota ini untuk beristirahat”


“Begitu ya, kerajaan Elf, kerajaan yang jauh dari sini, aku harap perjalanan kalian aman dan lancar”


“Perjalanan kali ini memang perjalanan yang jauh Tuan Clark, dan terima kasih atas perhatian mu”


“Kalau begitu permisi, aku akan meninggalkan kalian di sini karena ada tamu lain yang harus aku sambut, kalian bisa meminta kepada para pelayan yang ada di sini jika kalian ingin memakan atau meminum sesuatu, dan kalian juga bebas meninggalkan tempat ini kapan pun kalian mau”


Setelah mengatakan itu Tuan Clark berdiri dari kursinya diikuti oleh Zonya.


“Terima kasih atas kemurahan hati mu Tuan Clark”


Setelah itu Tuan Clark membalas perkataan Zonya dengan sebuah senyuman ramah lalu meninggalkan ruangan bersama dengan kedua pelayan wanitanya.


“Zo-Zonya! Ba-Bagaimana bisa..”


“Aku tau Alicia, bukankah 120 koin emas adalah jumlah yang cukup untuk membantu keuangan kita?”


“Me-Meskipun begitu! Itu adalah 120 koin emas! Se-Setara dengan setidaknya 2 permintaan khusus!”


“Percaya atau tidak aku sudah terbiasa berurusan dengan kaum bangsawan, jumlah sebesar ini tidak lah terlalu berarti bagi kaum bangsawan”


“Mengesampingkan besarnya hadiah permintaan kali ini, apa kau yakin dengan keputusan mu Zonya?”


“Tentu saja Junta, kita hanya akan menjaga pesta ini besok, aku pernah melakukan hal yang sama di masa lalu dan Asosiasi sama sekali tidak mempermasalahkannya”


“Begitu kah? Aku rasa aku akan menyerahkan keputusan ini kepada mu, aku sama sekali tidak tahu apa-apa tentang hal ini”


“Tenang saja, lagipula aku lebih memikirkan tentang The Fingers dari pada hukuman dari Asosiasi jika memang aku tidak boleh menerima permintaan ini”


“Kau tidak perlu khawatir, aku dan Kou ada di sini untuk membantu”


“Rasanya aneh percaya dengan class 0, tapi aku mengandalkan mu Junta”


“A-Aku juga akan berusaha dengan sekuat tenaga!”


“Terima kasih Alicia, tapi jangan terlalu memaksakan diri mu”


“Uh.. Aku tidak bisa bertarung jadi aku akan membantu apapun yang bisa aku lakukan”


“Terima kasih Aya, tapi aku rasa tidak ada yang perlu kau lakukan, permintaan ini terlalu berbahaya bagi mu”


“Baiklah, karena kita sudah selesai di sini, bisakah kita kembali ke penginapan?”


“Ada apa Kou? Apa kau ingin beristirahat?”


“Tentu saja Kakak, aku ingin beristirahat sebelum mulai membaca buku itu lagi”


“Aku rasa Kou benar, kita belum sempat merebahkan diri di atas kasur semenjak kita datang ke kota ini”


“Tu-Tunggu sebentar Zonya! Biarkan aku memakan makanan yang enak ini sebelum kita pergi!”


“Aku juga ingin memakan makanan ini sebelum pergi….”


“Baiklah, tidak masalah bagi ku, bisakah kau menunggu sebentar Kou? Alicia dan Aya kelihatannya tidak ingin melewatkan kesempatan ini”


“Baiklah, aku juga tidak masalah dengan ini, Kakak bagaimana dengan mu?”


“Aku juga tidak keberatan”


“Ngomong-ngomong… Berapa harga makanan ini… Ini begitu lezat dan terkesan mewah..”


“Oh ini? Aku rasa aku pernah melihatnya di suatu tempat, kalau tidak salah jumlah total keseluruhan makanan yang ada di depan kita ini adalah sekitar.. uh.. 100 koin emas?”


Alicia dan Aya tersedak di saat yang bersamaan setelah mendengar jawaban Zonya.


“100?!”


“Tidak usah terkejut seperti itu Alicia, bukankah sudah ku bilang kaum bangsawan memang seperti ini?”


“E-Entah mengapa sekarang aku merasa tidak kuat untuk menghabiskan makanan-makanan ini…”


“Santai saja kalian berdua, lihatlah Junta dan Kou, mereka sama sekali tidak terlihat terganggu dengan semua hal ini”


“Anggap saja aku tidak peduli dengan harga makanan ini”


Junta merasa terbiasa dengan makanan yang ada di depannya ini juga karena dia pernah memakan makanan mewah seperti ini di istana Ratu Rana, walaupun sebenarnya Junta harus mengakui kalau dia cukup terkejut dengan harga makanan yang ada di depannya ini.


Dan dengan begitu Junta dan yang lainnya memakan hidangan mewah yang disajikan untuk mereka, Alicia dan Aya memakan makanan yang ada di sana dengan cepat sedangkan Junta, Kou, dan Zonya memakan makanan yang ada di sana dengan perlahan dan santai.


Setelah hidangan yang ada di sana habis, mereka berdua keluar dari ruangan tersebut dan melihat ada dua pelayan wanita yang berdiri di samping kanan dan kiri pintu ruangan.


“Terima kasih atas hidangannya, sampaikan terima kasih ku kepada Tuan Clark”


Kedua pelayan itu membungkukkan badan mereka lalu berkata.


“Akan kami sampaikan, terima kasih atas kunjungan Anda”

__ADS_1


Zonya membalasnya dengan senyuman dan mereka pun berjalan keluar dari rumah mewah itu menuju ke penginapan mereka yang ada di dalam kota.


__ADS_2