
Hari ini ada acara besar di kediaman Tuan Clark, dan di malam yang sangat dingin ini, Junta, Kou, dan Zonya sedang berjalan menuju ke kediaman pengurus kota ini. Di malam yang tidak terlalu ramai ini sesuai dengan kesepakatan yang mereka buat dengan Tuan Clark, mereka akan menjaga kediaman Tuan Clark selama pesta yang ia adakan sedang berjalan, memang permintaan ini terdengar cukup mudah di telinga Junta, tapi entah mengapa Zonya sejak tadi siang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
“Apa yang mengganggu mu Zonya? Kau terlihat seperti orang yang sedang pusing memikirkan hutangnya”
“Aku hanya sedang memikirkan strategi yang bisa aku gunakan jika The Fingers menyerang dengan monster yang mereka kendalikan”
“Apakah itu alasan mu menyuruh Aya dan Alicia untuk tetap tinggal di penginapan?”
“Tentu saja, aku tidak bisa membiarkan class 2 dan orang biasa ikut ke dalam misi ini, meskipun permintaan kali ini terdengar mudah, potensi bahayanya terlalu besar, aku tidak ingin mengambil resiko itu”
“Sepertinya permintaan ini memang tidak akan mudah jika kau sampai seperti ini”
“Ya Junta, permintaan ini memang beresiko, aku memperkirakan ada kemungkinan The Fingers mengganggu acara pesta ini menggunakan monster yang mereka kendalikan, kita akan beruntung jika monster itu adalah monster berkategori class 5 ke bawah”
“Apa itu mungkin terjadi? Maksud ku ini di tengah-tengah kota, apakah The Fingers adalah organisasi yang nekat?”
Kou yang dari tadi diam tiba-tiba bergabung dalam percakapan.
“Apapun bisa terjadi Kou, kita tidak pernah tahu apa yang dipikirkan oleh The Fingers”
“Sebenarnya sudah sejak lama aku memikirkan ini, tapi jika memang The Fingers bisa mengendalikan monster, bukankah itu artinya mereka bisa menyerang suatu kerajaan dengan mudah?”
“Kau benar Junta, The Fingers adalah organisasi gelap yang bertujuan untuk membantu proses kebangkitan kerajaan Zokavia, jika saja ada orang yang mengaku sebagai penerus raja atau pun ratu kerajaan Zokavia, maka aku berani taruhan tanah ini akan menjadi medan pertempuran yang sangat mengerikan”
“Bisa dikatakan The Fingers sekarang sedang mengumpulkan kekuatan untuk membantu raja atau ratu Zokavia merebut kembali kerajaannya, begitu kan?”
“Bukankah aku sudah pernah bilang begitu?”
“Ngomong-ngomong tentang operasi besar yang dilaksanakan oleh Asosiasi dulu, apa yang sebenarnya terjadi?”
“Tentang monster laba-laba? Apa aku belum cerita kepada kalian?”
Kou dan Junta melihat satu sama lain sebelum Kou berkata.
“Aku juga ingin bertanya seperti apa yang Kakak tanyakan, jika ingatan ku benar, kau tidak pernah bercerita tentang itu Zonya”
“Benarkah?”
Zonya terlihat seperti sedang mengingat-ngingat sesuatu.
“Kalau begitu akan aku ceritakan, monster laba-laba itu aku rasa kalian masih ingat jika monster itu berkategori class 6 kan, setelah aku mengalahkannya bersama dengan Galtier, salah satu dari 10 Fingers muncul”
“Biar ku tebak, 10 Fingers muncul lalu dia mencoba mengobati atau menghidupkan monster itu”
“Kau benar Junta, setelah itu aku kabur bersama dengan class 5 yang lain menggunakan sihir ku”
“Wajar saja kau terlihat memikirkan masalah ini”
Junta mengatakan itu sambil melipat kedua tangannya.
“The Fingers sedang bereksperimen dengan monster class 6, itu bukanlah hal yang bisa dihiraukan, dan sekarang, The Fingers sedang bergerak menculik orang - orang dan Aya adalah salah satu korbannya, aku merasa kalau The Fingers benar-benar sedang merencanakan sesuatu yang besar”
“Aku mengerti keadaannya sekarang, situasinya memang terlihat membahayakan”
“Itu kenapa aku tidak ingin Aya ataupun Alicia ikut dalam misi ini”
“Lalu bagaimana jika The Fingers menggunakan monster class 6 untuk menyerang kota ini? Apa yang akan kau lakukan Zonya?”
“Aku sudah meminta bantuan Asosiasi untuk masalah itu, jika itu terjadi yang perlu aku lakukan adalah mengulur waktu sambil mengarahkan monster itu untuk keluar dari kota, nanti akan ada class 5 lain yang datang untuk membantu, itulah instruksi dari Asosiasi”
“Baguslah jika kau sudah mempersiapkan kemungkinan terburuknya”
“Hei Junta, kau tidak lupa kan kalau aku adalah class 5, aku tidak akan bisa menjadi class 5 jika aku gagal melakukan persiapan dasar seperti itu”
Selagi mereka berbincang-bincang sambil berjalan, tanpa sadar Junta, Kou dan Zonya sudah sampai di kediaman Tuan Clark, tidak seperti kemarin, kediaman Tuan Clark saat ini dijaga oleh banyak penjaga, jika kemarin ada 4 orang penjaga yang menjaga gerbang masuk, maka sekarang ada 10 penjaga yang menjaga gerbang masuk, semua penjaga itu memakai armor berat yang terbuat dari besi dan mereka punya pedang panjang yang mereka bawa di pinggang mereka.
Setelah Zonya menyebutkan identitasnya beserta tujuannya datang kemari, 5 penjaga yang menghadang Zonya akhirnya mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam, setelah melewati gerbang, Junta melihat teman yang besar dan luas, taman itu masih tetap sama seperti kemarin saat Junta berkunjung, yang membedakan adalah banyaknya jumlah penjaga yang menjaga di taman itu.
“Oh Zonya, kau datang lebih awal”
“Selamat malam Tuan Clark, kenapa anda berada di luar seperti ini?”
Tuan Clark mengisyaratkan pelayan yang berdiri di belakangnya untuk menjauh sebelum berkata.
“Aku baru saja berjalan-jalan di taman untuk menentukan posisi-posisi mana saja yang harus di jaga, mengarahkan para penjaga dan melakukan hal yang lain, karena kau sudah datang ke sini aku akan memberikan arahan kepada mu”
“Aku mendengarkan mu Tuan Clark”
“Pertama-tama aku ingin kau pergi ke lokasi ini, tugas kalian di sini adalah mengawasi para penjaga yang sedang mengamankan jalan untuk para bangsawan yang akan datang”
Tuan Clark mengatakan itu sambil memberikan sebuah peta kepada Zonya.
“Setelah selesai, kembalilah ke sini, dan tugas mu di sini adalah menjaga pesta yang sedang berlangsung, itu artinya kau akan berjaga di dalam rumah, sedangkan 2 orang dibelakangmu akan berjaga di luar rumah yaitu taman ini”
“Sejauh ini aku mengerti Tuan Clark, apa ada hal lain yang harus kami ketahui?”
Tuan Clark terlihat berpikir sejenak sebelum akhirnya berkata.
“Ketika kalian menjalankan tugas kalian, bisakah kalian megawasi penjaga ku? Jika ada yang mencurigakan aku ingin kalian menangkapnya dan menyerahkannya kepada ku, bisakah kalian melakukannya?”
“Aku mengerti, kau bisa mengandalkan kami Tuan Clark”
“Bagus, terima kasih Zonya, kalian sekarang bisa mulai menjalankan tugas kalian, aku akan masuk dan mempersiapkan pestanya”
Setelah mengatakan itu Tuan Clark pergi masuk ke dalam rumahnya bersama seorang pelayan.
“Baiklah, kalian dengar itu kan, mari kita bergerak, sebelum itu pakailah ini”
Zonya memberikan dua buah topeng setengah wajah berwarna putih polos kepada Junta dan Kou.
“Ah, kau tidak perlu Zonya, jika itu topeng, maka Aku dan Kakak ku sudah memilikinya”
Kou mengeluarkan dua topeng dari balik jubahnya yang ia dapatkan sewaktu menghadiri festival di kota Fern, yaitu topeng setengah wajah yang menutupi dahi sampai hidung, topeng itu juga memiliki ekspresi yaitu ekspresi marah dan sedih, tentu Kou memberikan topeng berekspresi sedih yang ia pegang kepada Kakaknya karena topeng itu adalah miliknya.
“Oh, baguslah jika kalian sudah memilikinya, pakailah topeng itu selama misi ini berlangsung, kita perlu menjaga identitas kita karena kita tidak pernah tahu musuh seperti apa yang akan datang nanti”
Dan setelah mengatakan itu, Zonya, Junta dan Kou pergi menuju lokasi yang ditentukan oleh Tuan Clark.
Lokasi itu bisa dikatakan cukup jauh dari kediaman Tuan Clark, tapi tidak sejauh jarak antara penginapan Junta dengan kediaman Tuan Clark, lokasi itu berada tepat di tengah-tengah antara pintu gerbang kota dengan rumah Tuan Clark, sepanjang perjalanan, Junta melihat ada banyak penjaga yang yang berdiri di pinggir jalan, mereka terlihat mengosongkan jalan untuk para tamu yang akan datang, untungnya pesta dimulai saat malam hari, jadi keadaan jalan tidak seramai waktu siang hari, setelah sampai di titik lokasi, Junta, Kou dan Zonya berdiri di suatu tumpukan box kayu agar dapat melihat keadaan lebih jelas.
__ADS_1
Beberapa menit setelah mereka sampai, Junta dapat melihat sebuah kereta kadal yang sangat mewah melewati gerbang kota dan sedang bergerak menuju ke arahnya, melihat kereta yang mewah itu Junta yakin kalau kereta itu berisi seorang bangsawan yang menjadi tamu di pesta Tuan Clark, perlahan-lahan kereta datang satu demi satu, semakin malamnya hari maka semakin ramai yang datang.
“Aku rasa sejauh ini tidak ada masalah”
Kou mengatakan itu sambil melihat-lihat kereta yang sedang bergerak dengan cepat.
“Aku setuju dengan mu Kou, tapi melihat banyaknya kereta seperti ini, sepertinya ini akan menjadi pesta yang besar”
“Apa ada masalah dengan itu Zonya?”
“Aku hanya berpikir kalau menjaga pesta kali ini akan lebih susah, tidak mudah untuk menjaga pesta yang besar, terlebih lagi aku menjaga keberlangsungan pesta itu langsung dari dalam rumah Tuan Clark”
“Jika kau butuh bantuan kau bisa mengatakannya pada ku dan Kou”
“Terima kasih Junta, akan aku ingat itu”
“Ngomong-ngomong masalah menjaga, berapa lama kita akan menjaga pesta ini?”
“Aku tidak tau Kou, tapi berdasarkan pengalaman ku, mungkin paling cepat kita akan selesai saat tengah malam”
“Itu.. Cukup lama”
“Karena hadiahnya adalah 120 koin emas, rasanya aku tidak akan protes”
Junta, Kou dan Zonya berdiri di sana hampir sekitar 1 jam sebelum akhirnya para penjaga yang berdiri di pinggir jalan terlihat mulai bergerak kembali ke kediaman Tuan Clark, setelah mengikuti para penjaga itu dan sampai di rumah Tuan Clark, Zonya menyarankan Junta untuk berhati-hati dan masuk ke dalam, karena bingung harus menjaga di titik yang mana, Junta dan Kou memilih untuk berpatroli berdua mengelilingi taman milik Tuan Clark.
“Aku rasa ini akan menjadi malam yang panjang”
Kou mengatakan itu sambil menatap langit malam.
“Jangan terlalu memikirkan ini Kou, semakin kau menunggu ini berakhir maka semakin lama kau akan merasakannya, ngomong-ngomong aku ingin memuji mu karena berhasil mengoptimalkan sihir pelacakan itu”
“Tidak perlu memuji ku Kakak, aku masih belum sepenuhnya mengoptimalkan sihir itu, kau tau sendiri kan aku masih butuh bantuan mu jika ingin melacak orang itu”
“Aku tau, tapi dapat mengoptimalkan area pencarian rasanya sudah cukup bagus, berkat pengoptimalan yang kau lakukan kita dapat mengetahui kalau target kita sedang bergerak”
“Maksud Kakak waktu kita singgah di suatu kota dimana Kakak pergi bersama Zonya, itu kan? Jujur saja waktu itu aku baru saja berhasil mengoptimalkan sihirnya, dan aku tidak yakin itu akan bekerja atau tidak”
“Dan nyatanya itu bekerja, kau sudah melakukan hal yang hebat”
Junta mengatakan itu sambil menepuk pelan kepala adiknya.
“Ngomong-ngomong Kakak”
Kou mengatakan itu sambil menunjuk ke suatu arah.
“Apa area itu memang kosong? Apa Tuan Clark memang sengaja untuk tidak menempatkan penjaga di sana?”
“Aku tidak merasakan adanya hawa kehadiran orang lain”
“Kalau begitu mari kita pergi ke sana dan memeriksa area itu”
Dan dengan begitu Junta dan Kou pergi ke area yang sepi itu dan memeriksa lingkungan sekitar.
Sejauh mereka memeriksa area itu, tidak ada keanehan, Kou juga tidak merasakan hawa kehadiran orang lain di sekitar sana, begitu juga dengan Junta.
“Ini aneh, kenapa Tuan Clark tidak menempatkan penjaga di sini?”
Setelah mengatakan itu, Junta melihat-lihat ke sekelilingnya, dan benar saja tidak ada penjaga sama sekali sejauh mata memandang.
“Ini bisa menjadi area yang rawan, aku sarankan sebaiknya kita berjaga di sini Kakak”
“Kau benar Kou, area ini memiliki cukup banyak pohon dan semak-semak, sebuah tempat yang cocok bagi musuh untuk masuk secara diam-diam”
“Bagaimana jika kita menjaga tempat ini sambil duduk di sana?”
Kou menunjuk ke arah sebuah bangku kayu yang terletak tidak jauh dari posisi mereka berdua.
Setelah Junta mengangguk setuju, mereka berdua berjalan menuju bangku itu dan duduk di sana bersebelahan.
“Jadi, bagaimana perkembangannya? Tentang buku penelitian dunia lain yang kita pinjam dari Profesor Barley”
“Aku masih mempelajarinya seperti yang Kakak lihat, sihir yang tercantum di buku itu sepertinya dapat membuka portal ke dunia lain, tapi aku masih perlu waktu untuk mempelajarinya, masih ada banyak hal yang harus dipelajari”
“Kau sudah melakukan yang terbaik, jadi jangan terlalu memaksakan diri”
“Aku tau itu, lagipula meskipun aku berhasil menguasainya besok, kita tidak akan kembali sebelum mendapatkan jawaban tentang air kutukan ini kan?”
“Ya, kau sangat benar Kou, ngomong-ngomong soal caster dari air kutukan yang kita temukan, apa kau berpikir kalau casternya adalah seorang elf?”
“Itu bisa saja karena pertama kali kita melacak orang itu dia berada di kerajaan elf, sebenarnya aku cukup bingung bagaimana bisa casternya berada sangat jauh dari lokasi sungai yang tercemar itu”
“Kalau tidak salah ingat, permintaan itu sudah cukup lama di Asosiasi bukan? Jadi mungkin setelah merapalkan sihirnya, penyihir itu pergi menjauh?”
“Aku rasa itu salah satu jawabannya”
“Apa kau memiliki pemikiran sendiri tentang masalah ini Kou?”
Kou terlihat berpikir, dan beberapa menit setelah dia berpikir tiba-tiba terdapat sebuah ledakan yang memecahkan kaca bangunan yang berada di belakang Junta dan Kou, untungnya bangku yang diduduki oleh Junta berada di jarak yang cukup, sehingga pecahan kaca itu tidak sampai mengenai mereka.
“Kou, tunggu lah di sini, jika aku tidak kembali dalam 5 menit maka cari lah aku”
“Aku mengerti”
Dan setelah itu Junta pergi dengan cepat memasuki kediaman Tuan Clark melalui kaca yang pecah itu.
Butuh waktu agar Junta dapat menemukan ruang pestanya, ketika Junta sudah menemukan dimana pesta itu di gelar, dia melihat ada banyak akar-akar pohon yang tumbuh secara liar, akar-akar itu sedikit menghalangi Junta dan Junta tau sihir siapa ini.
Ruangan yang besar itu sebenarnya di desain menggunakan barang-barang yang bagus, tapi semua desain itu rusak karena akar-akar tebal ini yang tumbuh tidak beraturan, banyak orang tergeletak di lantai dan ada beberapa yang kelihatannya kesakitan menahan luka sambil bersandar di dinding, para penjaga kebanyakan tidak bisa bergerak karena luka yang mereka dapatkan, dan beberapa penjaga yang masih bisa bergerak segera menolong para tamu yang terluka parah.
Setelah berkali-kali melihat ke keadaan sekitarnya, Junta akhirnya bisa menemukan Zonya yang terluka sedang tergeletak di lantai.
“Hei Zonya”
Junta mencoba membangunkan Zonya dengan tenang.
“Junta....”
“Apa yang terjadi?”
__ADS_1
Zonya hanya menunjuk ke sebuah arah dimana terdapat sebuah lantai dengan lubang berukuran sedang.
“Kejar.. Aku.. Tidak apa..”
Zonya mengatakan itu dengan nada menahan sakit.
“Aku mengerti, Kou akan datang ke sini sebentar lagi, bertahanlah”
Dan dengan begitu Junta segera bergerak dengan cepat menuju sebuah lubang yang ditunjuk oleh Zonya.
Setelah masuk ke dalam, Junta melihat ada sebuah terowongan agak gelap yang tidak terlalu besar, karena hanya ada satu terowongan, Junta segera berlari menelusuri terowongan itu.
Entah karena kecepatannya yang cepat atau memang pelakunya masih belum terlalu jauh, di kejauhan Junta melihat ada seseorang yang kemungkinan besar adalah pelaku dari insiden ini, setelah melihat orang itu Junta menambah kecepatannya dan sebagai respon, orang itu juga menambah kecepatan berlarinya.
Tidak lama setelah Junta menambah kecepatan berlarinya, Junta melihat orang itu tiba-tiba melompat ke atas, dan setelah Junta sampai di tempat dia melompat, Junta melihat kalau di atasnya terdapat sebuah lubang yang mengarah ke dunia luar.
Setelah mengikuti jejak pelaku itu, Junta mendapati dirinya berada di kota, karena dia masih belum terlalu mengerti dengan tata letak kota ini, dia tidak tau sedang berada di mana sekarang, Junta yang melihat pelaku itu sedang berlari segera saja menggerakkan kakinya untuk menyusul pelaku itu.
Pelaku itu tentunya sadar kalau Junta sedang mengejarnya, terima kasih kepada cahaya bulan yang menerangi malam serta lampu-lampu jalan yang membantu penerangan, Junta akhirnya dapat melihat sosok pelaku itu, pelaku itu memakai armor hitam ringan yang terbuat dari kulit, dia memakai memiliki tinggi badan yang sedikit kecil jika kalian bertanya kepada Junta, dia juga memakai topeng setengah wajah berwarna cokelat gelap, jika ingatan Junta benar, salah satu 10 Fingers yang pernah ia temui memakai jubah hitam dan topeng berwarna abu-abu, jadi kemungkinan pelaku yang Junta kejar ini bukanlah salah satu dari 10 Fingers.
Junta juga dapat melihat apa yang dia bawa, pelaku itu membawa semacam kotak yang dibungkus dengan kain, dan Junta yakin bahwa pelaku itu mencuri kotak yang ia pegang dari kediaman Tuan Clark. Setelah berlari mengejarnya beberapa menit, akhirnya Junta sampai di jalanan utama kota, untungnya jalanan ini sepi jadi Junta dapat dengan mudah mengejar pelaku itu, tapi di sisi lain, pelaku itu juga semakin mudah melarikan diri.
Junta sebenarnya bisa menangkap pelaku itu dengan cara mengejarnya menggunakan kecepatan penuh, bisa dikatakan Junta dapat dengan mudah menyusulnya jika Junta mengejarnya dengan serius, tapi, Junta tidak melakukan ini karena Junta menganggap pengejaran ini bukanlah pengejaran yang penting, memang ini adalah bagian dari permintaan dan permintaan haruslah diselesaikan, tapi biasanya Junta hanya menganggap hal-hal penting itu seperti hal-hal yang menyangkut masalah keluarganya, atau orang-orang yang dekat dengannya, lagipula menggunakan kecepatannya yang sekarang Junta sudah bisa secara perlahan-lahan semakin dekat dengan pelaku itu.
Setelah beberapa menit mengejar orang itu. Junta semakin dekat, tapi tiba-tiba Junta merasakan ada serangan yang mengarah kepadanya yang datang dari atas, sehingga Junta segera melompat mundur.
Suara dentuman keras dapat didengar tidak lama setelah Junta melompat ke belakang, suara itu berasal dari Kou yang sedang menahan serangan pedang milik seseorang yang memakai armor ringan dari kulit dan bertopeng cokelat gelap.
Di saat yang bersamaan, pelaku yang membawa kotak itu juga terhenti karena di depannya ada Zonya yang menghalangi.
“Jika kau ingin melukai Kakak ku, kau harus lebih hebat dari ini kau tau?”
Terprovokasi oleh perkataan Kou, orang bertopeng cokelat itu mulai menyerang Kou dengan beberapa tebasan yang cukup cepat, tapi tentu saja Kou dapat menangkis semua tebasan itu menggunakan dual combat knife yang ia pakai.
Merasa serangannya tidak mempan orang bertopeng yang memegang pedang itu melompat beberapa kali ke belakang untuk membuat jarak dengan Kou.
Situasi saat ini adalah saling waspada, tidak ada yang memulai pergerakan, Junta melihat sekilas bagaimana perkembangan Zonya yang menghadang pencuri itu yang berada sedikit jauh di depannya, tapi sama seperti Junta sekarang, Zonya juga tidak memulai pergerakan.
“Bagaimana kalau kita mengakhiri ini dengan damai? Kalian berikan kotak itu kepada kami dan kami akan melepaskan kalian?”
Kou memilih memulai negosiasi di tengah-tengah keheningan yang ada.
Tentu saja usulan yang Kou buat tidak ditanggapi oleh kedua orang itu, yang memegang kotak masih terlihat waspada, begitu juga yang membawa pedang.
Merasa negosiasi tidak akan berjalan dengan lancar, Zonya mulai mempersiapkan beberapa sihir.
Begitu pun dengan Junta, dia mulai memegang pedang yang ada di pinggang kirinya.
Setelah dirasa semua pihak sudah siap menyerang satu sama lain, tiba-tiba muncul seseorang yang berdiri di atas atap suatu bangunan, Junta tidak bisa melihat wujud jelas dari sosok itu karena atap bangunan itu cukup tinggi dan cahaya rembulan saja tidak cukup untuk menampakkan wujud sosok itu.
Setelah sosok itu berdiri di sana, orang yang membawa kotak itu tiba-tiba melempar kotaknya ke arah sosok itu, tentu Kou dapat melihat ini jadi dia dengan cepat melompat dan menangkap kotak itu selagi kotak itu berada di udara.
Tentu ketiga musuh itu terkejut dengan pergerakan Kou yang sangat cepat, segera saja ketiga musuh itu melancarkan serangan ke arah Kou dengan cara melempar sesuatu yang tajam, tentu Kou yang sudah mendarat di tanah dapat menghindari semua itu dan berlari menuju Kakaknya.
Mengerti apa yang dipikirkan oleh Kou, Junta juga ikut berlari ke arah belakangnya, tentu ketiga orang itu mengejar mereka.
Melihat ada belokan menuju jalan sempit di depan Junta, Junta memutuskan untuk masuk ke sana bersama Kou, dan pastinya ketiga orang itu masih mengejar Junta, hanya saja karena jalan di sini tidak selebar jalan utama, setidaknya itu akan memperlambat pergerakan mereka.
Ketika melihat ada belokan lagi, Junta dan Kou langsung mengikuti arah dari belokan itu, Junta dan Kou mengulangi terus pelarian seperti itu sekitar 25 menit sebelum akhirnya ketiga orang itu tidak ada lagi di belakang mereka.
“Sepertinya mereka sudah tidak mengejar kita lagi Kou”
Kou pun menghentikan langkahnya ketika dia mendengar Kakaknya.
Saat ini mereka berada di suatu jalan sempit di antara bangunan-bangunan yang ada, entah mereka ada di mana sekarang, Junta tidak ingin berjalan kembali ke arah dia datang sebelum dia yakin kalau ini bukanlah perangkap.
“Haruskah kita meneruskan langkah kita atau kita harus berdiam di sini Kakak?”
“Untuk sementara ini, mari kita diam di sini, maju ataupun mundur sepertinya tidak aman”
“Junta, Kou”
Tiba-tiba Zonya jatuh dari atas tepat di depan Junta.
“Woah Zonya”
Tadi ketika Junta melihat Zonya yang sedang menghalangi sosok yang membawa kotak, Junta tidak bisa melihat Zonya dengan jelas, tapi sekarang setelah Zonya berada di depannya, dia dapat melihat kalau Zonya masih memiliki beberapa luka gores yang belum sembuh.
“Kerja bagus, mereka tersesat dan tidak lagi mengejar kita, harus aku akui sepertinya mereka masih belum menguasai penuh tata letak kota ini, yang mana sebenarnya adalah kesalahan fatal”
“Apa kau benar-benar Zonya?”
“Tenang saja Kakak, dia benar-benar Zonya, dia memaksa ku untuk menyembuhkan sebagian lukanya agar dia bisa bergerak dan membantu mu dalam pengejaran”
“Harus aku akui, kemampuan Kou dalam menyembuhkan luka sangat luar biasa, terima kasih Kou”
“Itu hanya luka kecil, tidak perlu berterima kasih”
“Apa kau tau siapa pelaku tadi Zonya? Apakah The Fingers?”
“Aku tidak yakin soal itu, mereka tidak terlihat seperti dari The Fingers”
“Apa itu berarti mereka berasal dari organisasi lain?”
“Aku.. Juga tidak tau itu, bisa saja mereka adalah The Fingers yang menyamar, yang terpenting sekarang kotak itu aman”
Zonya mengatakan itu sambil melihat Kou yang membawa kotak itu.
“Kotak ini sebenarnya cukup ringan, apa isinya? Sampai-sampai ada orang yang mau mencuri ini, aku rasa bukan uang?”
“Aku tidak tau dan jangan membuka kotak itu, mungkin itu ada hubungannya dengan Tuan Clark atau semacamnya”
“Karena kita sudah tidak dikejar lagi, aku rasa sekarang kita aman?”
“Junta benar, tapi kita juga tidak boleh lengah, ikuti aku, kita akan kembali ke kediaman Tuan Clark untuk mengembalikan kotak itu”
“Apa Tuan Clark baik-baik saja?”
“Untung saja aku bereaksi cepat atas ledakan itu, dengan cara mengeluarkan sihir akar-akar tebal seperti yang kau lihat tadi, sihir itu aku maksudkan untuk meminimalisir kekuatan ledakan sekaligus mengurangi pecahan-pecahan yang terbang akibat dari ledakan itu, dan sepertinya itu berhasil, jadi semua orang yang hadir di pesta itu setidaknya masih hidup walaupun beberapa di antara mereka ada yang menerima luka parah”
__ADS_1
Zonya melihat ke belakang sebelum akhirnya melanjutkan berbicara.
“Sebaiknya kita segera pergi dari sini sebelum mereka menemukan kita, ikuti aku”