
Cuaca siang hari ini seperti biasa cerah dan panas, untungnya di langit ada beberapa awan yang sangat membantu dalam mengurangi kepanasan yang Junta rasakan, saat ini, Junta sedang berbaring di dalam kereta sambil memejamkan matanya untuk beristirahat, tentu saja dia berada di dalam bersama dengan Kou yang sedang membaca buku, lalu di depan kereta, tepatnya di bagian kusir, ada Aya, Alicia dan Zonya yang sedang berbincang-bincang seperti biasa.
Sebenarnya sebelum berangkat entah beberapa jam yang lalu, Junta menyarankan Zonya untuk tetap di Kota Kloria untuk sementara waktu, Junta membuat keputusan seperti itu karena dia melihat Zonya khawatir dengan keamanan kota, singkat cerita setelah Zonya kembali dari pemeriksaannya, tentang monster class 5 yang dia dengar dari pertengkaran seseorang kemarin, Zonya mengkonfirmasi adanya monster class 5 sebanyak sekitar 18 ekor, monster itu sama persis seperti yang dijelaskan oleh seseorang yang bertengkar kemarin, Zonya memang sudah membunuh semua 18 ekor itu sehingga seharusnya keadaan di sekitar Kota Kloria sekarang aman, tapi tetap saja Zonya masih khawatir, jadi sebelum berangkat Zonya memberikan laporan kepada resepsionis Asosiasi di kota itu.
Sebenarnya Junta sama sekali tidak masalah jika mereka harus menetap di Kota Kloria untuk setidaknya 1 hari ke depan, selama ini Junta, Kou, Zonya, Aya dan Alicia terus bergerak dengan cepat, selama perjalanan ini mereka biasanya tidak pernah menetap terlalu lama di suatu kota, biasanya mereka hanya menghabiskan 1 malam saja di kota lalu berangkat ketika matahari terbit, tapi memang tidak selalu seperti itu, Junta juga pernah menetap di suatu kota selama sekitar 2 atau 3 hari seperti saat menjalankan permintaan Tuan Clark atau seperti di Kota Kloria yang baru saja Junta tinggalkan, karena pergerakan yang cepat ini Junta sama sekali tidak masalah jika dia harus tinggal di Kota Kloria sehari lagi, Junta juga berpikir kalau Aya dan Alicia juga membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Merasa ingin menggerakkan badannya, Junta memilih untuk bangun dan bergerak mendekat ke arah kursi kusir.
“Kemana tujuan kita hari ini Zonya?”
Zonya menghentikan percakapannya dengan Aya dan Alicia sebelum berkata.
“Kita sudah dekat dengan kerajaan Slyn, dan jika kita perkiraan ku tepat, kita akan segera memasuki area kerajaan itu, sepertinya untuk malam ini kita akan menginap di alam terbuka”
“E-Eh? Apakah kita akan menginap di hu-hutan?”
“Itu hanya kemungkinan Alicia, aku akan mencari tempat lain selain hutan untuk bermalam hari ini”
“Kerajaan Slyn… Waktu benar-benar berlalu dengan cepat”
Aya mengatakan itu sambil memandang jalanan yang ada di depannya.
“Ya, kita akan segera memasuki Kerajaan Slyn dan kau akan segera kembali ke rumah mu Aya”
Zonya mengatakan itu sambil melihat Aya yang ada di samping kirinya.
“Ngomong-ngomong dimana rumah mu Aya?”
“Desa tempat tinggal ku tidak terlalu jauh dari perbatasan Kerajaan Slyn dengan kerajaan ini Junta, itu adalah desa sederhana yang bernama Desa Mori”
Aya mengatakan itu sambil tersenyum, tapi tiba-tiba ekspresinya berubah menjadi khawatir lalu berkata.
“Semoga saja tempat tinggal ku baik-baik saja”
“Mari berharap yang terbaik”
Zonya mengatakan itu sambil melihat ke jalanan dengan ekspresi serius.
Mungkin ini ada kaitannya dengan hasil penyelidikan Kou kemarin, tentang rencana The Fingers yang ingin membangkitkan 2 monster class 8, sepertinya Zonya benar-benar mengkhawatirkan itu dan terus memikirkannnya, jika dipikirkan kembali, The Fingers yang sedang merencanakan sesuatu ditambah kondisi Kerajaan Slyn yang sedang berperang, sepertinya memang benar apa yang dikatakan oleh Zonya, saat ini Junta dan yang lainnya hanya bisa berharap yang terbaik bagi Desa Mori.
“Perjalanan ini masih agak sedikit lama Junta, jika kau ingin tidur maka tidurlah”
“Kalau begitu aku akan menyerahkan sisanya pada mu Zonya”
Dan setelah mengatakan itu Junta berbaring lagi di dalam kereta dan memejamkan matanya untuk tidur.
--Waktu dengan cepat berlalu, hari yang tadinya siang sekarang sudah menjadi sore, warna oranye secara perlahan mewarnai langit yang cerah tanpa awan dan suasana yang tadinya cukup panas sekarang sudah berubah menjadi hangat, karena sudah tidur beberapa jam yang lalu, tubuh Junta merasa sudah mendapatkan istirahat yang cukup jadi secara perlahan Junta membuka matanya dan hal pertama yang ia lihat adalah Kou yang sedang tidur di sampingnya dan juga ada Aya yang tidur di samping Kou, tidak ingin membangunkan adiknya itu, Junta secara perlahan bangun dari tidurnya dan bergerak pelan ke kursi kusir.
“Kau bangun di waktu yang bagus Junta, jika perkiraan ku tepat, kita akan segera sampai di tempat yang cocok bagi kita untuk bermalam hari ini”
“Bagus lah, ngomong-ngomong apa kau tidak tidur Alicia?”
“Ti-Tidak.. Aku dari tadi di sini berbicara ringan dengan Zonya”
“Itu kenapa aku berkata kau bangun di waktu yang bagus Junta”
“Zo-Zonya!”
Zonya tertawa kecil setelah mendengar respon Alicia, dan tentu saja Junta sama sekali tidak mengerti apa yang sedang terjadi.
Tidak lama setelah itu, di kejauhan, Junta melihat ada sesuatu di pinggir jalan, setelah Junta amati lagi sepertinya itu adalah tempat perkemahan, perkemahan itu bisa dikatakan cukup besar, terdapat tenda-tenda di pinggir kanan dan kiri jalan, ditambah ada beberapa pagar yang mengelilingi tenda-tenda itu, suasana perkemahan itu sangat mirip dengan perkemahan milik Jenderal Barmun, bisa dikatakan sepertinya itu adalah perkemahan militer.
“Ada apa ini”
Zonya mengatakan itu setelah menyadari kalau tidak jauh di depannya ada perkemahan.
“I-Itu tidak terlihat seperti perkemahan para pedagang.. Pe-Perkamahan militer?”
Alicia mengatakan itu sambil fokus melihat ke arah perkemahan itu.
“Aku tidak mendapatkan kabar kalau area ini jatuh ke tangan Kerajaan Slyn”
“Ka-Kalau begitu itu adalah perkemahan militer kerajaan ini?”
“Aku rasa itulah kemungkinan terbesarnya, tapi untuk berjaga-jaga persiapkan diri kalian”
Zonya mempercepat laju keretanya dan tidak perlu waktu lama bagi mereka untuk sampai di perkemahan itu, dan benar apa yang dikatakan Zonya, perkemahan itu adalah perkemahan militer milik kerajaan ini yaitu Kerajaan Aruf.
“Berhenti!”
Tepat saat kereta mendekat ke arah perkemahan itu, ada 2 orang penjaga yang menyilangkan tombak mereka untuk menghalangi Zonya melewati perkemahan itu.
Setelah kedua penjaga menyilangkan tombak mereka ada 1 lagi penjaga yang berjalan dan berdiri di belakang tombak yang disilangkan itu, penjaga itu memakai armor berat sama seperti 2 penjaga yang menghalangi Zonya dan penjaga itu juga membawa pedang di pinggang nya.
“Area ini ditutup, silahkan pergi dari sini”
Zonya yang mendengar ini langsung menunjukkan kalungnya yang ia pakai.
“Class 5, ada permintaan khusus yang harus aku jalankan jadi izinkan aku lewat”
__ADS_1
Ketika Zonya menunjukkan kalungnya, 3 Penjaga yang menghadang Zonya terlihat sedikit terkejut, tapi penjaga yang berdiri di balik tombak yang disilangkan itu terlihat tidak akan mengubah keputusannya sehingga dia berkata.
“Area ini ditutup, meskipun kau adalah class 5, kau tidak boleh melewati area ini, silahkan pergi dari sini”
Tepat setelah ia mengatakan itu, ada banyak penjaga yang berdatangan dan membentuk barisan di belakang penjaga yang sedang berdiri di belakang tombak itu, barisan itu benar-benar terlihat seperti sebuah barisan yang ditujukan untuk menghadang seseorang.
“Zo-Zonya.. Mungkin kita harus melewati jalan memutar?”
“Satu-satunya area yang aman bagi kita untuk bermalam adalah area yang berada di balik perkemahan ini, kita mungkin bisa melewati jalan yang memutar, tapi di jalan itu tidak ada area yang aman untuk bermalam, ditambah hari sudah sore sehingga memutar bukanlah pilihan yang bagus”
Setelah mengatakan itu, Zonya turun dari kereta sambil mengangkat kedua tangannya agar sejajar dengan kepalanya, menandakan dia tidak bersenjata ataupun berniat mencari kerusuhan.
“Aku sedang menjalankan permintaan khusus yang mengharuskan ku pergi ke Kerajaan Varka sesegera mungkin, apa kalian benar-benar ingin menghalangi ku di sini dan membuat banyak orang mati? Apa kalian mengerti dengan apa yang kalian lakukan sekarang? Ini adalah permintaan khusus, nyawa yang entah ada berapa banyak sedang dipertaruhkan sekarang, apa kalian benar-benar bisa menanggung beban kesedihan dari orang-orang yang ditinggalkan?”
Setelah Zonya berbicara seperti itu, para penjaga yang berdiri di sana terlihat sedih dan kebingungan, mereka adalah prajurit dan prajurit tentunya tau bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang mereka sayangi, cara Zonya dalam berdialog dengan para prajurit ini menurut Junta sudah tepat.
“Maafkan kami class 5, tapi sekali lagi area ini sudah ditutup, sama seperti mu yang sedang menjalankan tugas, kami di sini juga sedang menjalankan tugas, ini bukanlah sesuatu yang sifatnya personal”
Prajurit yang berdiri dibalik tombak yang disilangkan itu tiba-tiba berkata seperti itu sambil menutup matanya.
“Ada apa ini?”
Tiba-tiba muncul seseorang yang datang entah dari mana, jika dilihat dari suaranya, dia adalah seorang wanita, tinggi nya kurang lebih sama dengan Zonya dan dia memakai jubah cokelat tua yang menutupi seluruh tubuhnya, dia juga memakai topeng hitam polos yang menutupi seluruh mukanya.
“Bukan masalah besar, hanya seorang class 5 yang ingin lewat”
Orang bertopeng itu melihat ke arah Zonya sebelum dia berkata.
“Area ini sudah ditutup, tidak ada yang boleh melewati area ini meskipun class 5 sekalipun, pergi lah dari sini jika kau memang tidak punya niatan jahat”
“Aku sedang dalam keadaan yang terburu-buru, melewati jalan memutar juga bukanlah sebuah pilihan dan aku rasa aku tidak perlu menjelaskan alasannya kenapa”
Melihat situasinya menjadi tidak bagus seperti ini, Junta akhirnya ikut turun dari kereta dan berjalan ke samping Zonya lalu berkata.
“Kami sama sekali bukanlah orang yang mencurigakan atau apapun, kami hanya ingin melewati jalan ini dengan damai, kalian bisa memeriksa kami ataupun kereta kami jika memang kalian tidak percaya”
“Aku akan mengatakannya sekali lagi dan ini merupakan peringatan, area ini sudah ditutup, silahkan pergi dari sini, kami di sini hanya menjalankan perintah yang diberikan kepada kami dan jika kalian tidak pergi, maka kalian akan dianggap musuh yang sedang mencoba untuk melakukan sesuatu di perkemahan ini”
Orang bertopeng mulai mengeluarkan pisau yang ada di balik jubahnya yang menandakan ancaman ini benar-benar serius, setelah orang bertopeng itu mengeluarkan pisaunya, prajurit lain yang menjaga perkemahan itu juga mulai mempersiapkan senjata mereka masing-masing.
Kou dan Aya terbangun karena keramaian ini, sehingga Kou dan Aya juga ikut turun dari kereta, Kou berjalan ke samping Kakaknya dan Aya berjalan ke samping Kou, Alicia juga ikut turun ketika melihat Kou turun, keadaannya sama sekali tidak bagus di sini, sepertinya area ini benar-benar ditutup dan dijaga dengan ketat, tidak diragukan lagi bahwa perkemahan ini merupakan perkemahan yang sangat penting keberadaannya.
“Aku sangat menyarankan kalian untuk segera pergi dari sini sebelum kami mengambil tindakan tegas”
Orang bertopeng itu meninggikan suaranya ketika mengatakan itu.
“Zonya, aku rasa sebaiknya kita ambil jalan memutar”
“Aku sebenarnya juga tidak setuju dengan jalan memutar, tapi apa yang Kakak katakan benar Zonya”
Zonya terlihat diam sejenak untuk berpikir, dan di tengah-tengah keheningan itu, Junta mendengar suara kuda yang sedang berlari, suara itu datang dari belakangnya sehingga Junta menolehkan kepalanya untuk melihat siapa itu.
Ada 4 kuda yang sedang berlari menuju ke perkemahan ini, 2 diantaranya adalah sosok yang Junta kenal, yaitu Hako dan Ratu Rana, sedang 2 sosok lain adalah sosok yang sama seperti yang sedang mengancam mereka sekarang, yaitu sosok yang menggunakan jubah cokelat tua dan topeng hitam polos.
Setelah Ratu Rana dan Hako semakin mendekat, sontak seluruh prajurit yang ada di sana berlutut dengan satu kaki sebagai tumpuannya, mereka semua memberikan penghormatan mereka kepada sang penguasa kerajaan, tentu saja Zonya, Alicia dan Aya yang melihat prajurit ini sontak melihat ke belakang dan melakukan hal yang sama.
“Psst! Junta! Berlututlah! Kou juga!”
Zonya secara tiba-tiba berbicara pelan kepada Junta yang sedang berdiri di sampingnya.
“Uh… Apakah kita harus Kakak?”
“Apa yang kau katakan Kou?! Kita kedatangan seorang ratu! Bukan seorang pemimpin biasa!”
Tepat setelah Zonya mengatakan itu, Ratu Rana dan Hako sudah sampai di perkemahan, semua orang yang ada di sana berlutut memberi penghormatan kecuali Junta dan Kou, tentu saja Junta dan Kou tidak ikut berlutut karena memang biasanya mereka tidak melakukan itu ketika bertemu dengan Ratu Rana ataupun Hako.
“Oh? Bukankah ini Junta dan Kou?”
Hako mengatakan itu tepat setelah ia menghentikan kudanya tidak jauh dari Junta dan Kou.
“Junta dan Kou, aku tidak menyangka kita akan bertemu di sini”
Ratu Rana yang datang setelah Hako juga ikut menghentikan kudanya tepat tidak jauh dari Hako.
“Halo Ratu Rana, dan juga Halo Hako”
Hako turun dari kudanya di ikuti oleh Ratu Rana dan 2 orang bertopeng yang menemari mereka, Hako berjalan mendekat ke arah Junta sambil berkata.
“Apa yang kalian lakukan di sini? Menjalankan permintaan?”
“Kau bisa menganggapnya seperti itu, kami harus pergi ke suatu tempat yang mengharuskan kami untuk melewati Kerajaan Slyn, itulah kenapa kami berada di sini”
“Dan 3 orang ini adalah?”
Ratu Rana melihat baik-baik ke arah Zonya yang sedang berlutut memberikan penghormatan, Ratu Rana sebenarnya sudah tahu siapa Zonya, tapi Ratu Rana tetap bertanya demi membuka sesi perkenalan yang normal.
“Salam Ratu Rana dan salam Jenderal Hako, aku adalah Zonya, anggota Asosiasi class 5”
“Da-Dan aku adalah A-Alicia! Anggota Asosiasi class 2!”
__ADS_1
“Aku Aya…”
Aya memperkenalkan dirinya dengan suara yang sedikit gemetar.
“Aya… Apa kau berasal dari Kerajaan Slyn?”
Ketika Ratu Rana bertanya seperti ini, Hako secara reflek memegang pedang yang ada di pinggannya.
“Tenang saja Ratu Rana, dia memang berasal dari Kerajaan Slyn tapi dia bukanlah seseorang yang berbahaya, dia hanyalah gadis desa biasa yang sedang kami antarkan pulang kembali ke rumahnya”
Setelah Junta mengatakan itu, Hako tidak lagi memegang pedangnya dan tidak lagi dalam mode siaga.
“Begitu rupanya, jika Junta sendiri yang menjamin gadis ini, maka aku sama sekali tidak akan bertanya lagi, kalian bisa berdiri sekarang”
Tepat setelah Ratu Rana mengatakan itu, Zonya, Alicia dan Aya menghentikan penghormatan mereka.
“Melihat keramaian ini.. Sepertinya aku mengerti apa yang sedang terjadi, maafkan aku Junta mereka hanya menjalankan perintah dari Ratu Rana”
“Tidak apa Hako, aku mengerti mereka hanya menjalankan perintah”
“Prajurit!”
“Ya!”
“Persiapkan jamuan! Kita akan menyambut tamu hari inI!”
“Ya!”
Dan dengan cepat prajurit yang ada di sana segera pergi entah kemana.
“Mari kita masuk, kalian akan aku terima sebagai tamu ku hari ini”
Ratu Rana mengatakan itu sambil tersenyum.
Selagi berjalan memasuki area perkemahan, Junta melihat-lihat ke sekitar, perkemahan itu sebenarnya bukanlah perkemahan yang kecil, tapi juga tidak terlalu besar, perkemahan itu berisikan prajurit-prajurit yang memakai armor berat dan ada beberapa orang yang memakai pakaian biasa tanpa armor, perkemahan itu terlihat sibuk karena ada banyak orang yang berlalu lalang dengan gerakan yang cepat seolah-olah mereka dikejar waktu.
“Perkemahan apa sebenarnya ini Ratu Rana?”
“Ini adalah perkemahan yang disusun oleh Ratu Rana sebagai pusat informasi dan perencanaan, tanah yang kita injak sekarang ini merupakan daerah perbatasan antara Kerajaan Aruf dan Kerajaan Slyn, dan jika kalian berjalan ke arah timur sekitar 1 jam menggunakan kuda, maka kalian akan menemukan medan pertempuran di sana”
“Begitu, tidak heran perkemahan ini dijaga ketat”
Setelah Junta merespon pernyataan Hako, tanpa sadar mereka sudah sampai di tempat yang sepertinya adalah tujuan mereka.
“Beristirahatlah kalian di dalam tenda ini, aku dan Ratu Rana akan mempersiapkan jamuannya”
“Beristirahatlah dengan nyaman”
Setelah mengatakan itu, Hako dan Ratu Rana pergi bersama ke tenda yang lain.
Di dalam tenda itu, tidak ada sesuatu yang mewah, hanya sebuah meja bundar dan 6 buah kursi yang mengelilinginya.
Junta duduk di salah satu kursi itu diikuti oleh Kou yang duduk di samping kirinya.
“Sepertinya kau punya sesuatu untuk diceritakan Junta”
Zonya mengatakan itu sambil duduk di salah satu kursi yang ada.
“A-Apa yang sebenarnya terjadi?! Ba-Bagaimana Ratu Rana bisa tahu tentang Junta?!”
Alicia mengatakan itu sambil duduk dengan tergesa-gesa.
“Terima kasih Junta, sudah membantu ku tadi”
Dan yang terakhir ada Aya yang duduk di samping kanan Junta.
“Biar aku yang jelaskan”
Setelah mengatakan itu, Kou menghela nafas pendek lalu berkata.
“Kalian bisa menganggap bahwa kami dan Ratu Rana, dan juga Hako, cukup mengenal satu sama lain, waktu itu kami bertemu karena adanya kesalahpahaman diantara kami dan bisa dikatakan semenjak itu kami mulai saling mengenal”
“Entah mengapa penjelasan mu terdengar mencurigakan Kou, apa kalian bukan anggota kerajaan? Mungkin di negara asal kalian? Aku sama sekali tidak bisa percaya ada orang biasa yang cukup dekat dengan seorang ratu sampai-sampai dia tidak perlu memberikan penghormatan ke ratu itu”
“Kau bisa menganggap kalau Ratu Rana dan Hako cukup menyukai kami”
Penjelasan yang Kou lakukan sekarang benar-benar searah dengan keinginan Junta, Junta sebenarnya tidak terlalu ingin mengungkapkan kekuatan aslinya kepada Zonya ataupun Alicia, mengumbar-ngumbar kekuatan aslinya kepada orang lain bukanlah keputusan yang tepat menurut Junta.
Zonya masih menatap Junta dan Kou dengan tatapan curiga, tapi tatapan itu perlahan memudar dan digantikan dengan tatapan biasa.
“Baiklah jika memang itu yang terjadi, jika kalian tidak mengenal Ratu Rana ataupun Hako, mungkin kita tidak akan ada di sini sekarang, atau mungkin kemungkinan lainnya Aya akan ditangkap”
“Tidak perlu berterima kasih, itu bukanlah sesuatu yang besar”
“Ka-Karena kita ada di sini, Ba-Bagaimana jika kita bermalam di perkemahan ini? Se-Setidaknya di sini lebih aman daripada di luar sana..”
“Bagaimana menurutmu Junta?”
“Aku rasa tidak masalah, aku yakin Ratu Rana dan Hako juga menginginkan hal yang sama”
__ADS_1
“To-Tolong bicarakan dengan Ratu Rana Junta”
“Akan aku lakukan”