Junta & Dunia Sihir

Junta & Dunia Sihir
#61 Beristirahat di Dalam Kota


__ADS_3

Lantunan musik adalah hal pertama yang akan didengar oleh siapapun yang memasuki kamar Junta yang ada di penginapan itu, lantunan lagu yang sangat menenangkan itu berasal dari kotak musik yang Junta temukan ketika dia baru pertama kali memasuki kerajaan Slyn. Memang, siapapun yang mendengarkan lantunan lagu itu pasti akan merasa mengantuk walaupun sedikit, terlebih lagi suasana yang ada di kamar Junta terasa hangat dan nyaman, yang pastinya akan membuat siapapun langsung berjalan ke tempat tidur dan merebahkan diri di sana.


Dan itulah yang sekarang sedang dirasakan oleh Junta, Junta sekarang, yang matanya terlihat mengantuk, sedang berbaring di atas tempat tidur sambil memegang kotak musik yang ia letakkan di atas perutnya. Dia terlihat mencoba untuk bersantai di atas tempat tidurnya sambil melihat langit-langit. Sesekali Junta memejamkan matanya dengan pelan, lalu membukanya secara perlahan, membuat siapapun yang melihatnya pasti berpikir kalau Junta sedang mengantuk. Menariknya, Kou tidak terlihat mengantuk seperti Kakaknya, kalian bisa melihat Kou yang sedang duduk di kursi sambil membaca sebuah buku yang ia letakkan di atas meja. Dia terlihat membaca buku itu dengan ekspresi yang biasa. Sepertinya Kou sudah mendapatkan tidur yang cukup sampai-sampai lagu itu tidak mempan padanya.


“Kakak, kenapa kau tidak pergi keluar? Berjalan-jalan mungkin bisa membuat mengantuk mu menghilang”


Kou mengatakan itu sambil membalik halaman buku yang ada di depannya.


“Tidak ada seorang pun yang masih mengantuk jika dia dipaksa berjalan di jalanan yang panas itu Kou, hari ini rasanya lebih panas dari biasanya, aku merasa lebih baik untuk tidak keluar dari sini”


“Kalau begitu jangan tidur Kakak, jika kau tidur siang-siang seperti ini, itu akan merusak jam tidur mu, dan aku rasa itu buruk untuk perjalanan kita”


Junta terlihat berpikir sejenak setelah mendengar perkataan Kou.


“Ingatkan aku, tadi Zonya pergi kemana?”


Kou mengalihkan pandangannya dari buku menuju Kakaknya lalu berkata.


“Sesuatu seperti ingin mencari tahu, atau semacamnya”


Kou mengatakan itu sambil menatap Kakaknya dengan ekspresi sedikit kebingungan.


“Baiklah, kalau begitu aku akan pergi keluar, tolong jaga Alicia selama aku tidak ada di sini”


“Tentu, dia masih tidur di kamarnya, jadi aku rasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan”


Junta mulai bangkit dari tempat tidurnya dan menaruh kotak musik yang ia pegang di atas meja Kou.


“Kalau begitu aku pergi dulu”


“Jangan membuat masalah di luar sana”


Dan setelah mendengarkan itu, Junta melangkahkan kakinya keluar sambil menutup pintu kamarnya.


Cuaca hari ini bisa dibilang cukup panas, atau mungkin Junta saja yang terlalu lama di dalam kamar sehingga dia sudah terlanjur nyaman dengan suhu ruangan. Jalanan-jalanan kota yang ada di depan Junta saat ini terlihat sedikit lebih sibuk dari biasanya, memang jalanan itu tidak terlihat sibuk seperti jalanan kota yang ada di kerajaan Aruf, tapi kondisi jalanan itu terlihat berbeda dari kemarin. Entah apa yang sedang terjadi.


Sambil berjalan entah kemana, Junta kembali mengawasi sekitarnya, suasana yang terlihat lebih sibuk dari biasanya membuat dia sedikit waspada, mungkin akan ada semacam acara atau sejenisnya, tapi tujuan Junta sekarang bukanlah untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi, melainkan mencari tahu dimana keberadaan Zonya. Dan itulah yang menjadi masalah, karena Junta tidak mengetahui dimana keberadaan Zonya, jadi dia hanya berjalan mengikuti kemana arah angin membawanya.


Singkatnya tadi pagi, ketika Junta dibangunkan oleh suara ketukan pintu di kamarnya, Zonya berpamitan kepadanya dan Kou, dia berkata ingin pergi ke suatu tempat. Tapi karena kondisi Junta dan Kou yang baru bangun, mereka tidak bisa mengingat jelas Zonya ingin pergi kemana, hanya beberapa kalimat saja yang Junta tangkap dengan kondisi setengah sadar seperti itu.


Sambil mencoba mengingat apa yang dikatakan Zonya tadi pagi, Junta juga mengawasi sekitarnya dengan teliti, karena sejak awal Junta dan Zonya tidak diperbolehkan keluar dari kota karena alasan The Fingers sedang mencurigai Asosiasi. Memang, Junta bukanlah class 5 seperti Zonya, tapi tetap dia adalah anggota Asosiasi, jadi sudah seharusnya dia waspada terhadap serangan dadakan.


Jika dihitung-dihitung, mungkin ini adalah hari ke dua ataupun hari ketiga Junta berada di kota ini, setelah misi terakhir selesai, Junta dan kelompoknya tidak keluar dari kota dan hanya berdiam diri di kamar, ya mungkin sesekali mereka keluar untuk mencari udara segar, tapi hal itu sangat jarang. Hal ini rasanya cukup wajar, Zonya tentunya tidak ingin The Fingers tiba-tiba menyerang mereka, jadi lebih baik untuk tetap di dalam penginapan. Memanfaatkan waktu untuk beristirahat rasanya jauh lebih penting dari pada berjalan-jalan di luar dengan resiko diserang.


Dan sejauh ini, Junta merasa kalau tidak ada pergerakan mencurigakan, tapi bukan berarti Junta bisa lengah. Jalanan di kota itu memang terlihat sibuk lebih dari biasanya, tapi tidak ada tanda-tanda adanya pergerakan agresif dari para pejalan kaki yang ada di jalanan itu. Bahkan Junta tidak melihat ada orang yang berniat melakukan tindakan kriminal di jalanan itu.


Setelah berjalan entah berapa banyak melalui belokan, Junta merasa kalau Zonya tidak berada di sekitar sini, jadi dia berniat untuk pergi lebih jauh lagi. Atau setidaknya itulah niatnya sebelum dia melihat air mancur berbentuk lingkaran bertingkat yang berada di tengah-tengah jalan, di sekitar air mancur itu terdapat bangku-bangku panjang yang beberapa orang duduk di sana sambil memakan makanan ataupun berbincang-bincang. Junta berpikir kalau tidak ada salahnya untuk duduk di sana dan beristirahat sebentar, jadi Junta berjalan menuju bangku yang ada di depannya.


“Hari yang sangat panas kan? Duduk di dekat air mancur seperti ini membuat udara di sekitar terasa sedikit segar”


Tepat setelah Junta duduk di pinggir bangku sebelah kiri, tiba-tiba seorang kakek tua yang ada di pinggir kanan bangku itu berbicara kepadanya.


“Ya, beristirahat sejenak di sini rasanya tidak ada salahnya”


Kakek itu mengangguk lalu berkata.


“Sangat jarang ada anak muda yang mengetahui kapan harus beristirahat dan kapan harus bekerja”


“Apakah hari ini adalah hari perayaan atau semacamnya? Kota terlihat sibuk dari biasanya”


Kakek tua itu menggelengkan kepalanya sebelum berkata.


“Aku tidak tau, aku hanya mendengar rumor kalau akan ada aksi demo di sekitar sini, mungkin mereka sedang bersiap untuk itu”


“Aksi demo? Kepada kerajaan?”


“Rasanya sudah wajar jika rakyat tidak menyukai perang ini, aku sama sekali tidak heran”


Kakek tua itu berbicara sambil melihat ke arah langit.


“Apa kau akan ikut aksi itu juga anak muda? Kau memang terlihat bukan berasal dari sini, tapi mungkin itu  karena ingatan ku yang sudah mulai memudar”


“Tidak tidak, aku memang bukan berasal dari sini, aku hanyalah seorang pengembara yang sedang lewat”


“Ah.. Pengembara, putra ku dulu juga seorang pengembara”


“Sepertinya putra mu memiliki semangat yang membara”


“Dia memang selalu bersemangat, dia adalah putra ku yang sangat aku banggakan”


Melihat ekspresi dan intonasi berbicara dari kakek tua itu, Junta merasa ada baiknya untuk mengganti topik. Entah mengapa Junta merasa kalau putra dari kakek tua itu sudah tiada.


“Begitu, aku harap dia hidup dengan bahagia”


“Ya.. Jika saja kerajaan tidak berperang, mungkin aku masih bisa melihat senyumannya”


“Begitu, aku rasa perang memang harus segera dihentikan”


“Jika saja aku masih memiliki tenaga, mungkin aku akan mengikuti aksi demo itu, tapi aku memiliki cara lain”

__ADS_1


Kakek tua itu menolehkan kepalanya ke kiri untuk melihat Junta, lalu berkata.


“Sebaiknya aku sarankan kau segera keluar dari kerajaan ini, semakin lama semakin banyak kota yang tidak aman, kau tidak akan pernah tau kapan kota ini akan diserang”


“Terima kasih atas sarannya, tapi kami memang sedang beristirahat beberapa hari di kota ini, mungkin kami akan pergi dalam waktu 2 hari lagi”


Kakek tua itu mengangguk lalu kembali menolehkan kepalanya ke depan.


“Kau adalah orang yang baik, terima kasih sudah menemani ku berbicara di sini”


“Tidak masalah, ini bukanlah sesuatu yang memberatkan ku”


Kakek itu tersenyum kecil sebelum akhirnya berkata.


“Kenapa kau tidak pergi ke toko yang ada di belokan itu? Bisakah kau membawakan ku sebuah minuman? Bilang saja kepada penjaga toko itu, untuk teman lama mu, maka dia akan memberikan minuman kepada mu”


Junta melihat ke arah telunjuk kakek itu menunjuk, memang toko itu tidak jauh dari posisi Junta, jadi Junta merasa sambil mengisi waktu luangnya, maka kenapa tidak, lagi pula Junta tidak tau harus pergi ke mana mencari Zonya.


“Baiklah, aku akan mengambilkannya”


Dan dengan begitu, Junta berjalan menuju toko yang ditunjuk, toko itu letaknya tidak jauh dari bangku yang diduduki Junta, jadi membutuhkan waktu yang sedikit untuk sampai ke sana.


“Junta?”


Dan entah dari mana tiba-tiba Zonya berada tidak jauh dari posisi Junta.


“Oh, aku baru saja ingin mencari mu”


“Apa yang kau lakukan di sini? Kau tau kalau The Fingers sedang mencurigai Asosiasi kan?”


Zonya berbisik seperti itu ke telinga Junta dengan nada yang sedikit terkejut.


“Tenang, aku tetap waspada ketika berada di luar, tidak ada tanda-tanda pergerakan mencurigakan yang terlihat ingin menyerang ku”


Tepat setelah Junta mengatakan itu, tiba-tiba Junta mendengar suara ledakan yang cukup besar.


Ledakan itu memang bukan ledakan yang besar, tapi suaranya yang keras menandakan ledakan itu berada di dekat Junta, jadi sontak Junta langsung menolehkan kepalanya ke arah sumber suara ledakan.


Dan ternyata suara itu berasal dari air mancur yang tadinya di duduki oleh Junta.


Air mancur itu sekarang hancur beserta apa-apa yang ada disekelilingnya, ledakan itu cukup besar untuk menghancurkan apapun yang ada di sekitar air mancur itu, untungnya radius ledakan itu tidak sampai ke posisi Junta saat ini.


Disaat orang-orang sedang berlari dan suasana disekitar sangat kacau, Junta tetap berdiri di sana dengan kondisi yang sangat waspada, melihat bagaimana keadaan air mancur itu, ditambah dengan bangku-bangku yang sudah hancur berkeping-keping, maka Junta berpikir pasti tidak ada yang selamat dari ledakan itu.


Termasuk kakek tua itu.


Banyak sekali orang-orang yang berlari menjauh dari air mancur itu, tapi ada juga orang-orang yang berlari menuju air mancur itu untuk melihat apakah ada korban yang masih bisa diselamatkan atau tidak.


Zonya tiba-tiba berkata seperti itu sambil melihat sekelilingnya dengan tenang.


“Aku rasa bukan”


“Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kita segera pergi dari sini”


Zonya mengatakan itu setelah melihat ke sekelilingnya dengan cepat.


Mereka berdua berjalan dengan cepat seolah-olah sedang terburu-buru, entah mereka berjalan kemana, Junta hanya mengikuti Zonya di belakangnya.


“Apakah kita akan kembali ke penginapan?”


“Itulah yang terbaik untuk saat ini, tetap waspada terhadap sekitar mu”


Suasana jalanan masih terlihat kacau, masih ada banyak orang berlari-lari menuju arah yang berbeda-beda, ekspresi mereka semua sama, yaitu seperti ketakutan dan kekhawatiran, dan Junta rasa ini adalah hal yang wajar.


Jujur saja, mengingat kembali ledakan itu, Junta merasa kasihan terhadap kakek tua itu, entah mengapa dari pertemuan yang sangat singkat itu, Junta dapat merasakan kalau kehidupan Kakek itu dikelilingi oleh penderitaan dan kesedihan. Tapi apa daya ledakan itu terjadi secara tiba-tiba, ditambah lagi dilihat dari kerusakannya, Junta memperkirakan kalau pusat ledakannya berada di air mancur itu sendiri, atau setidaknya berasal dari sekitarnya.


Junta merasa ledakan tadi bukanlah ledakan yang disebabkan oleh serangan, ledakan tadi lebih tepat jika berasal dari dalam atau berasal dari tempat itu sendiri, bukan dari luar.


“Meskipun aku sudah berusaha mencari informasi, tapi aku tidak mendapatkan apapun”


Tiba-tiba Zonya berkata seperti itu.


“Ingatkan aku, kau tadi pergi kemana?”


“Aku pergi mencari informasi, tentang masalah The Fingers dan kerajaan ini”


“Bukankah orang yang kita temui kemarin berkata kalau dia akan memberikan salinannya ketika penyelidikannya selesai melalui Asosiasi?”


“Ya.. Tapi aku benar-benar sangat ingin tahu apakah memang itu benar atau tidak”


Zonya melihat ke sekitarnya dengan hati-hati lalu berkata.


“Karena ini akan menjadi masalah yang serius jika The Fingers dan Kerajaan Slyn memiliki hubungan kerjasama”


“Bukankah pria kemarin berkata kalau saat ini mereka tidak tahu hubungan pasti apa yang dimiliki oleh The Fingers dan Kerajaan Slyn?”


“Dan itu lah yang tadi ingin aku cari tahu, apakah benar, atau salah”


“Aku rasa lebih baik kita serahkan penyelidikan ini kepada yang ahlinya, jika kau melakukan penyelidikan sendiri, bukankah itu hanya akan menambah kecurigaan The Fingers?”

__ADS_1


Zonya terlihat berpikir sejenak, lalu berkata.


“Aku tau itu, ini memang sangat beresiko, tapi di saat yang bersamaan, aku tidak bisa menunggu informasi yang sangat penting seperti ini, aku merasa kalau aku perlu segera mencari tahu dan segera merencanakan sesuatu atau semacamnya”


Zonya melihat sekelilingnya lagi sambil berjalan dengan cepat lalu berkata.


“The Fingers yang bekerja sama dengan sebuah kerajaan mungkin adalah salah satu skenario terburuk yang bisa Asosiasi bayangkan, apa lagi jika The Fingers bekerja sama dengan lebih dari 1 kerajaan, kau tidak bisa membayangkan betapa besar kekuatan The Fingers jika dia melakukan itu”


Junta terlihat berpikir sejenak, memang benar Junta tidak terlalu bisa memahami seberapa besar kekuatan yang dimaksud oleh Zonya, tapi Junta tahu kalau itu adalah hal yang sangat buruk.


“Apa Asosiasi tidak mengatakan sesuatu? Seperti tanggal pasti penyelidikan atau semacamnya?”


”Tidak, Asosiasi akan melihat terlebih dahulu hasil penyelidikannya, dan akan membagikannya dengan class 5 setelahnya, ini masih menjadi informasi yang tidak banyak diketahui oleh class 5 yang lain”


“Kalau begitu seperti yang aku bilang tadi, lebih baik menunggu daripada mengacaukan rencana ataupun penyelidikan Asosiasi”


Zonya terlihat berpikir sejenak, lalu berkata.


“Aku sudah pergi ke Asosiasi tadi, kita bisa keluar dari kota mungkin 3 hari lagi”


“Baiklah, aku akan memberi tahu Kou”


Tepat setelah mengatakan itu, tiba-tiba Junta melihat Kou yang sedang berlari ke arahnya.


“Kakak! Bukankah aku sudah berkata untuk tidak membuat masalah?”


Kou mengatakan itu dengan nada panik sekaligus khawatir.


”Tunggu dulu Kou, ledakan tadi bukan karena aku”


“Junta benar, ledakan itu terjadi secara tiba-tiba”


“Apakah ini ulah The Fingers?”


“Itulah yang setidaknya aku curigai saat ini”


“Tunggu, jika kau berlari keluar seperti ini, siapa yang menjaga Alicia?”


“Alicia berada di dalam kamarnya Kakak, aku menyuruhnya untuk tidak keluar dan aku sudah memasang beberapa sihir untuk berjaga-jaga di penginapan itu, tapi setidaknya, bisakah kalian menceritakan apa yang sedang terjadi sebenarnya? Ledakan itu terdengar cukup kuat”


“Memang cukup kuat, dan untungnya aku dan Zonya yang berada di sekitar lokasi ledakan itu tidak terkena dampaknya”


“Kesampingkan masalah dampak, aku lebih khawatir siapa pelakunya, lokasi ledakan itu terlalu dekat dengan aku dan Junta, aku benar-benar curiga itu adalah ulah The Fingers”


“Maksudmu dia mencoba untuk memberikan kita peringatan atau semacamnya?”


“Tepat sekali, aku rasa aku tidak perlu memberi tahu kepada kalian bagaimana The Fingers memberi peringatan”


“Apa itu berarti kondisi kota ini sedang tidak aman? Haruskah kita pergi?”


Kou berkata seperti itu sambil melihat ke sekelilingnya.


“Aku merasa memang kita harus segera pergi Kou, tapi untuk beberapa hari sepertinya kita harus tetap berada di kota ini, Asosiasi membiarkan kita pergi dalam waktu 3 hari ke depan”


“Begitu rupanya, baiklah, aku mengerti, untuk saat ini kita harus berhati-hati”


Zonya mengangguk lalu berkata.


“Jangan sampai kalian lengah, jangan keluar dari penginapan jika kalian tidak memiliki keperluan yang penting, kota ini sekarang tidak aman, ditambah The Fingers yang sedang mencurigai Asosiasi aku rasa akan lebih baik untuk selalu berhati-hati bahkan ketika kita berada di penginapan, The Fingers bisa menyerang kita kapan saja”


Zonya terlihat berpikir sejenak setelah mengatakan itu, lalu melanjutkan.


“Kou, Junta, kalian kembali lah ke penginapan dan jagalah Alicia, aku akan pergi menyelidiki penyebab ledakan itu”


”Tunggu dulu Zonya, bukankah aku sudah berkata lebih baik menyerahkan hal ini kepada para penyelidik Asosiasi?”


“Aku tidak bisa tinggal diam ketika aku tahu kalau aku sedang dalam bahaya dan lingkungan ku seperti ini Junta, percaya lah, aku bergerak berdasarkan pengalaman ku, terkadang kau perlu bertindak sendiri demi keselamatan mu ataupun keselamatan orang lain”


Junta berpikir sejenak, lalu berkata.


”Apakah kau yakin? Aku tetap menyarankan mu untuk tidak melakukan ini”


“Biarkan aku ikut dengan Zonya Kakak”


Zonya menggelengkan kepalanya lalu berkata.


“Aku sangat yakin, aku melakuakn ini bukan hanya untuk diriku sendiri, tapi juga untuk Alicia, dan juga untuk kalian, firasat dan pengalaman ku berkata kalau akan sangat lebih baik kalau aku menyelidiki ini dan memastikan ini sendiri, jika memang The Fingers adalah pelaku di balik ledakan ini, maka kita bisa menyusun rencana untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan mendadak”


Setelah berkata seperti itu, Zonya melihat ke arah Kou dan Junta secara bergantian lalu berkata.


“Memiliki orang yang bisa menjaga punggung mu memang sangat membantu, tapi aku ingin Kou dan kau Junta, menjaga Alicia di penginapan, Alicia jauh lebih membutuhkan kalian daripada aku, ingatlah kalau aku adalah class 5, aku tau apa yang aku lakukan, dan aku bisa menjaga diri ku dengan baik”


“Apa kau benar-benar yakin? Kakak benar, kondisi sekarang bukan kondisi yang bagus”


“Aku sangat yakin Kou, firasat dan pengalaman ku berkata seperti itu”


Junta dan Kou saling menatap satu sama lain, Junta membuat ekspresi seperti tidak tau harus berkata apa, sehingga Kou berkata kepada Zonya.


“Baiklah, aku mengerti, jika terjadi apa-apa buatlah kegaduhan atau semacamnya, agar kami bisa mengetahui posisi mu”

__ADS_1


“Terima kasih Kou”


Dan setelah berkata seperti itu, Zonya dengan gerakan yang sangat cepat, pergi menjauh dari posisi Junta dan Kou, dan dalam hitungan detik, Zonya sudah menghilang dari pandangan mereka berdua.


__ADS_2