Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Setuju


__ADS_3

Kedua mata pria itu membulat sempurna setelah mendengar syarat yang Roselind berikan. Tapi ucapan Rose memang benar tidak seharusnya dia kekasih nya. sebab Rose selama ini selalu menjaga hati untuk nya dan hubungan mereka pun tidak pernah ada masalah.


"aku akan melakukan nya"


Jawaban tidak terduga dari seorang pria yang sangat mencintai masa lalunya. Dia bersedia menyakiti Marry demi mempertanggungjawabkan kesalahannya kepada Roselind.


Dengan perasaan tidak menentu akhirnya Roselind menunjukkan dirinya yang sekarang dihadapan Feng .Banyak sekali perubahan dalam wanita itu yang membuat Feng ling sulit percaya, aura yang dibawa Rose semakin kuat serta penampilan juga karakter nya telah berubah menjadi jauh lebih dewasa daripada dua tahun yang lalu.


"kau tidak boleh menyesal setelah melakukan nya Feng "


sebuah peringatan telah Roselind ingatkan sejak awal kepada pria didepan nya .tapi Hal ini tidak mempengaruhi keputusan Feng ling .


"aku tidak pernah menyesal, maafkan aku Rose"


Karena jawaban Feng tidak berubah,maka Roselind bisa membalas rasa sakit hatinya sekarang terhadap marry. "baik, bawa istrimu kemari Feng . Kau akan melakukannya disini dan ingatlah tidak ada kata 'berhenti ' ditengah pengakuan dosa kalian "


Feng melirik kearah anak buahnya , kemudian menyuruh mereka membawa Marry kesini.


"maaf Rose " akibat rasa bersalah begitu besar di hati .Feng dia menjadi orang lemah dan bodoh sekarang. Dan mau saja dikendalikan oleh wanita tersebut . ia juga


tidak berhenti meminta maaf kepada Roselind walaupun akhirnya berakhir diacuhkan .


"lepaskan aku ! siapa kalian...!? "


Beberapa menit kemudian terdengar suara wanita tengah memberontak di luar sana. Orang yang paling Roselind cari selama ini akhirnya datang dengan cara kasar seperti itu.

__ADS_1


"cambuk dia Feng, setidaknya kau harus membuat tulang punggung nya patah "


Feng menatap dalam kearah cambuk pemberian Roselind , sungguh cara yang kejam tapi aku tidak boleh menyesal.


"kenapa diam? istrimu sudah siap mengakui dosanya kepadaku . sekarang adalah giliran mu membantunya melakukan semua itu "


"aku mengerti "


"tidak Feng! jangan dengarkan dia... kumohon lepaskan aku dari sini hiks hiks" teriakan Marry tidak Feng gubris, pria itu tetap melakukan tujuan awalnya yaitu melakukan pengakuan dosa.


Dengan wajah datar serta tatapan dingin bak manusia es, Feng mulai melayangkan cambukan nya kepada tubuh Marry yang masih berbalut gaun pengantin.


Ctarr!


Ctarr


"Akhhh hentikan! hikss sakitt aku salah karena memaksamu menikahi ku Feng arghh...!hiks tolong berhenti!"


Pengakuan yang di akhiri dengan suara jeritan itu tidak membuat Roselind merasa puas.


Dia menatap tajam Feng untuk terus mencabuki istrinya .


"Pengkhianatan kalian bukan satu satunya alasan ku membenci wanita ini Feng. Kau tau aku hampir saja mati tenggelam di danau dan kejadian tersebut Marry lihat dengan jelas, tetapi kenapa dia tidak menolong ku malah memilih pergi? "


Bagaimana mungkin wanita yang ia anggap baik ini memiliki hati sekejam itu kepada nonanya sendiri .Feng pun sakit hati mendengar pengakuan Roselind yang hampir mati karena tenggelam tapi disaksikan langsung oleh pelayan nya sendiri.

__ADS_1


Ctarr!


Cambukan berubah menjadi jauh lebih keras dari sebelumnya. Marry pun sudah tidak bisa mengeluarkan kata-kata dari mulut nya akibat rasa sakit yang teramat sangat di punggung.


Arghh


"Satu lagi kesalahan marry kepada kita Feng . Selama kepergian mu ke Tiongkok pada waktu itu, kenapa komunikasi kita terputus secara tiba-tiba ,Padahal kita berdua tidak berhenti saling mengirim surat"


"Dari sini harusnya kamu paham maksudku Feng "


Dahi pria itu kemudian mengerut untuk memahami perkataan Rose tak lama ekspresi geram pun muncul dengan jelas di wajah Feng.


"Benar sejak marry bertemu denganmu lagi dia memang sudah berniat memisahkan kita"


"Kenapa kau tidak mengatakan semuanya dari awal kepadaku Rose!? "


"aku lupa mengatakan nya " sahut Roselind santai dia kemudian memanggil pelayan untuk membawa seember wadah berisi perasan lemon.


"terakhir sebagai penutup, perasan lemon bisa membuat luka dipunggung nya akan terasa sangat perih.ini adalah penutupan terbaik untuk pengakuan dosa mu marry"


Kedua bola mata marry seakan hampir keluar dari tempatnya setelah mendengar ucapan Roselind , badan nya yang lemah sekarang bergetar ketakutan dengan hebat saat orang orang Roselind bersiap menyiram tubuh penuh lukanya menggunakan perasan lemon.


"tidak! "


"tidakkk! jangan siram itu kemohon...! a aku akan pergi dari neraka ini! "

__ADS_1


Melihat marry menyeret tubuhnya dengan susah payah ke arah pintu keluar, Roselind langsung tertawa sinis bak seorang psikopat.


"Hahaha dasar budak tidak tau diri! siram airnya sekarang! jangan biarkan jala*ng itu keluar dari tempat ini"


__ADS_2