Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Dia dipermainkan


__ADS_3

Di ruangan dengan aura yang mulai mencengkam pada akhirnya Kaisar memilih pergi meninggalkan Roselind yang telah frustasi dan putus asa ketika subuh hampir datang. Dan waktu bagi pengadilan untuk Duke Jacob akan dimulai sebentar lagi.


Dia terlalu jahat kah terhadap mantan tunangannya . sampai sampai gadis itu terduduk lemah dilantai marmer dengan kedua tangan kecil miliknya menutupi wajah nya sendiri yang tengah frustasi , Hanz baru kali ini melihat Roselind putus asa didepan nya.


Rasanya ingin membantu karena merasa bersalah tetapi waktu tidak mengizinkannya untuk tinggal lama ditempat tersebut .


"simpan energimu itu Rose jangan hanya bisa menangis, bagaimana nanti kau akan menghadapi ku ketika kondisi mu seperti ini "


"Kau yang membuatku putus asa.lalu bagaimana caraku menghadapi Kaisar egois sepertimu? katakan apa yang harus aku lakukan Hanz! " Hanz hanya terdiam membisu melihat rasa kecewa yang Roselind tunjukkan kepada nya.Tahan dulu Hanz kau bisa menjelaskan semuanya ketika sudah selesai, biarkan dia berfikir buruk tentang mu sekarang karena memang ini yang kau butuhkan untuk memperlancar rencana mu.


"Argghhh ! sial dimana orang orang itu sebenarnya!?"

__ADS_1


Sedangkan di tempat yang begitu gelap dan juga lembab. terdengar teriakan marah dari seorang pria yang tengah memperhatikan sebuah mayat dibawah kakinya .


wajah geram pun bisa terlihat jelas dari ekspresi pria itu yang merupakan petro. Dia geram sebab satu satunya saksi yang mereka dapat telah berakhir mengenaskan di gudang gandum milik kediaman Duke Brandon.


Sedangkan saksi yang lain seperti telah lenyap ditelan bumi . Padahal dia sudah bergerak cepat mencari mereka, tetapi kenapa para orang itu bisa kabur dari nya dengan mudah.


"Tuan saya rasa orang lain sudah bergerak lebih cepat daripada kita. kemungkinan ini ada kaitannya dengan pasukan rahasia milik Kaisar"


"sebenarnya banyak warga di desa membicarakan tentang teror malam yang dilakukan oleh sekelompok pasukan rubah liar beberapa hari setelah berita duke Jacob menyebar. "


"Mereka biasanya akan memeriksa satu persatu rumah warga untuk mencari beberapa nama orang yang mereka targetkan. Saya rasa mereka bisa berani menunjukkan diri sekarang karena Kaisar yang memerintahkan mereka langsung untuk turun menangani masalah ini"

__ADS_1


Petro tersentak tak percaya kalau pihak yang mereka hadapi bukan hanya dua pejabat itu melainkan Kaisar juga sudah turun tangan dengan semua kejanggalan ini.


sialan dia hampir saja dipermainkan oleh Kaisar, mungkin malah sudah Sejak awal semua terlihat nyata dan Kaisar sendiri sangat pandai menyembunyikan wajahnya sehingga Petro mengira Kaisar memang ingin menyingkirkan keluarga nya dari Kekaisaran karena masalah pemerintahan dan asmaranya dengan Roselind yang hancur.


"Kalau semua itu benar maka ini hanyalah sebuah permainan politik. dan ayah sendiri yang bersedia menjadi pion untuk Kaisar." Kata Petro yang masih mencerna situasi seperti apa di pemerintahan sekarang ketika Ayahnya dijebloskan oleh Kaisar ke penjara bawah tanah rahasia.


"akh aku mengerti, ini hanya jebakan semata dan aku di tekan oleh Kaisar untuk ikut andil dalam permainan nya . dia ingin semua tampak asli, dengan mempermainkan perasaan adikku untuk memancing amarah ku .hahaha disini aku benar-benar mengerti betapa bodohnya orang yang percaya dengan sifat Kaisar sekarang dan aku adalah salah satu dari orang bodoh itu "


Trija yang melihat tuannya menyesali kebodohannya sendiri, sedikit merasa simpati kalau dia menjadi bagian keluarga Jacob juga akan ikut merasa dipermainkan oleh sandiwara Kaisar.


Apa yang dilakukan Kaisar sejak memulai permainan ini sungguh terlihat nyata, dia dapat mengontrol dirinya ditengah rencananya yang berjalan dengan penuh drama dan intrik dalam istana.

__ADS_1


Kaisar juga rela mengorbankan cinta sejatinya demi rencananya tersebut.


__ADS_2