
Kedatangan kereta kuda dengan lambang keluarga militer Jacob disambut penuh hormat oleh orang-orang di kediaman Feng ling. Penjaga di depan gerbang segera membuka pagar besi untuk mempersilahkan kereta kuda Roselind masuk.
para penjaga membungkukkan badan sesaat setelah kereta kuda milik Rose melewati mereka.
"Nona Jacob kah? lalu siapa wanita yang pergi bersama tuan Feng kemarin "
ucap salah satu dari kedua pengawal tersebut. Rekan kerjanya pun sama bingung dengan pernyataan temannya itu.
"Entah tapi tuan Feng belum juga kembali,bagaimana dengan nona Roselind yang ada didalam "
"ah aku juga tidak mengerti, pelayan rumah pasti akan memberi alasan kepada nona Roselind ,tenang saja"
Karena tidak ingin ikut campur dalam permasalahan tuan nya. mereka memilih untuk melanjutkan pekerjaan dan mencoba mengabaikan berbagai prasangka buruk terhadap Feng.
"Dimana Feng ling? "
"tuan sedang pergi untuk perjalanan bisnis nona. Dia baru saja meninggalkan Barron kemarin, apa ada yang ingin nona Roselind sampaikan untuk tuan nanti" Pelayan bernama Asa itu segera memberi alasan yang pas kepada kekasih Tuannya. Dia tidak ingin karna kecerobohannya Tuan dan nona Roselind akan mengalami kesalahpahaman nanti.
"Perjalanan bisnis, kenapa Feng tidak mengabariku tentang kepergian nya."
__ADS_1
"soal itu saya tidak tau nona, silakan nona masuk kedalam dulu,nanti saya buatkan minuman "
"tidak perlu. Tolong kabari Feng bila dia sudah kembali , bilang kalau Roselind ingin bertemu dengan nya "
"baik nona Rose, pasti saya sampaikan kepada tuan nanti"
"terimakasih"
Jawab Rose tersenyum ramah kepada Asa,dia lalu berniat kembali ke rumah. Dan akan mengunjungi kediaman Feng beberapa hari kedepan, walau Rose sedikit merasa janggal dengan alasan yang dibuat oleh pelayan itu tetapi dia tetap berusaha percaya.
Bagaimanapun Feng adalah seorang pedagang besar pastinya jadwal bisnis nya padat dan tidak menentu. Sehingga tidak ada waktu bagi Feng untuk memberitahu nya.
"Kamu masih belum menemukan nya? "
tanya Rose kepada anak buahnya yang dia perintahkan untuk mencari keberadaan Marry.
Dengan berlutut di bawah kaki nonanya, pria itu berkata. "Maaf nona jejak dari Marry sulit ditemukan, karena dia pergi pada saat tanah dalam keadaan becek akibat hujan deras "
"sehingga sulit untuk memastikan jejaknya sebab sudah tercampur dengan beberapa jejak orang lain"
__ADS_1
hufff
sulit sakali mencari Marry, dia kabur begitu mudah setelah mengkhianati nya. Keberuntungan apa yang gadis itu miliki .
"aku mengerti tolong tetap cari dia, aku tidak akan pernah melepaskan nya sedikitpun. Sebab dia sudah menjadi targetku yang harus dihancurkan" aura dingin dari nonanya, membuat pria suruhan itu menahan gejolak rasa takut didalam dirinya.
"Baik nona " kibasan tangan Rose menjadi perintah baginya untuk pergi dari hadapan nona muda Jacob.
"Rose! kaisar mengirimmu bunga mawar lagi didepan .cepat bereskan hal itu sekarang,
ayah tidak suka melihat nya"
"Baik yah..! "
Mendengar suara kesal ayahnya, Rose hanya bisa mendesah malas.lagi lagi karena kiriman bunga, sudah beberapa hari ini Hanz gencar mendekati nya dengan mengirim banyak hadiah kepadanya.
Dari barang barang mewah sampai mawar mawar segar seperti ini.
"Bagaimana aku membuang bunga sebanyak ini! ck dasar Hanz sialan "umpat Roselind jengkel setelah dirinya dibuat ternganga dengan segunung bunga mawar merah didepan pintu rumahnya.
__ADS_1