Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Sedikit lagi


__ADS_3

Malam tiba, para pelayan di istana tiba-tiba mendapatkan tugas mendadak dari mantan tunangan Kaisar. Mereka sibuk mempersiapkan makan malam untuk nyonya Meneer dan putri Roselind, walau tidak mengerti kenapa mereka bisa bertemu disini para pelayan itu tetap melaksanakan tugasnya dengan serius.


Apalagi yang akan datang adalah dua wanita yang sama sama dikenal jahat, nyonya Meneer yang serakah dan Roselind si gadis angkuh.


"Sa ,kira kira bila Nona Roselind tau Anna telah kita perlakukan buruk reaksinya bagaimana? apa gadis itu akan berani mengadu kepada nya " tanya Vilo seorang pelayan yang pernah menghentikan aksi jahat Marissa kepada Anna,dia merasa khwatir oleh perbuatan buruk mereka terhadap Anna.


Dia menanyakan hal itu pada Marissa yang tengah mengaduk sup tomat.


"astaga vilo, kau pernah mendengar gosip tentang permusuhan Anna dan Nona Roselind apa tidak sih?! "


"pernah tapi kan"


"kau tenang saja Nona Roselind itu hampir sama dengan kita yaitu sama sama tidak menyukai jala*ng itu! kalau kita membuat Anna tersiksa Nona Rose pasti akan senang dan memberikan kita banyak hadiah nantinya"


"aishh tapi aku masih tetap merasa takut sa.. " sahut Vilo dengan raut wajah lesu, ucapan Marissa tidak ada yang membuat nya tenang dia tetap takut akan nasibnya ditangan seorang putri jendral Barron.


Tidak lama setelah memberi perintah pada ketua pelayan di istana lama . Roselind datang menuju kastil itu menggunakan kereta kuda mewah berlambang keluarga Duke Jacob, siapapun yang bisa menaiki kereta itu akan merasa menjadi orang terhormat di Kekaisaran.


para pelayan sudah menyambut kedatangan nya dan secara serempak memberi penghormatan kepada Roselind.


Hebat, walau statusku adalah mantan tunangan Kaisar tetapi mereka tetap menghormati ku sebagaimesti nya.


"wah hidangan ini terlalu mewah untuk menyambut nenek tua itu, harusnya masak makanan yang biasa saja "

__ADS_1


Roselind sedikit memprotes oleh hidangan yang dibuat para pelayan dimata nya mereka membuat makanan yang terlalu banyak dan berlebihan .


Setelah memastikan semuanya sudah siap, Roselind tinggal menunggu kedatangan bibinya yang tak lama kemudian datang dengan pakaian tebal dan penuh aksesoris.


iuuhh gayanya masih saja norak sejak dulu tidak berubah sama sekali ck ck...


batin Roselind menghina penampilan bibinya yang berlebihan.


"Aaa keponakan ku tersayang...bibi sangat merindukanmu"


Ujar Nyonya Meneer yang langsung memeluk Roselind erat, bahkan saking kencang nya si keponakan berusaha melepaskan diri sembari menahan napas yang kesesakan.


"uhuk uhuk ehm aku juga merindukan bibi" sahut Roselind dengan nafas lega setelah sekian menit akhirnya pelukan mereka berakhir .


Nyonya Meneer tersenyum lebar saat mendengar nya, dimata wanita itu keponakan nya masih terhlihat bodoh dan juga polos. Sekarang Roselind bahkan dengan mudah nya memberikan warisan perhiasan milik ibu nya atau mendiang kakak iparnya dahulu.


"Jadi bagaimana? "


"jangan terburu-buru Bi ,aku sudah menyiapkan makan malam sepesial untuk bibi. setelah itu aku akan memberikan beberapa perhiasan milik ibuku "


Ucap Rose dengan wajah datar, sedangkan bibinya hanya menyetujui tawaran darinya. Tangan nyonya Meneer tidak lepas dari lengan sang keponakan, hari ini dia begitu lengket kepada Roselind karena ada barang yang dia inginkan dari gadis kecil itu.


"baik baik kita makan malam dulu ya "

__ADS_1


"Hem "


Mereka berjalan di lorong istana tanpa banyak bicara, Roselind sendiri sedang menduga-duga kalau Paman nya sudah sampai di istana belakang tampat Anna bekerja.


Sang Paman meletakan keretanya dibelakang pintu istana sehingga Nyonya Meneer tidak tau akan kedatangan suaminya juga ditempat itu .


licik ,sayang sekali keponakannya ini telah mengetahui triknya.


Langkah kaki Roselind tiba-tiba berhenti dan ekspresi gadis itu berubah menjadi gelisah membuat Nyonya Meneer kebingungan karena nya.


"Astaga aku lupa ada barang yang ku lupakan "


"barang apa Rose? " tanya Nyonya Meneer penasaran.


"ah itu anting milik ibuku tertinggal di kereta "


"kalau begitu cepat ambil sana, sebelum ada yang mengambil nya dasar ceroboh! " suruh Nyonya Meneer kepada Rose, wanita tua itu sendiri ikut merasa resah bila sampai barang yang seharusnya menjadi miliknya hilang karena kecerobohan sang ponakan.


"Baik bi, mm bibi bisa menungguku di istana belakang sekaligus kita nanti akan makan malam bersama di sana"


"iya ya kau cepat ambilah barang nya Rose"


"siap bi "

__ADS_1


Saat keponakannya telah pergi meninggalkan dia. Nyonya Meneer segera berjalan menuju istana belakang sesuai arahan Roselind.


__ADS_2