Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Kembali normal?


__ADS_3

Roselind perlahan membuka kelopak matanya ketika sayup sayup mendengar tawa beberapa orang di sekitar nya. Dia yang pingsan akibat kedinginan serta perut kosong dibawa oleh salah seorang pengawal ke kamar nya untuk beristirahat.


Beruntung nya masih ada orang yang mau membantunya ketika dia pingsan ditaman belakang istana.


Suara yang tidak asing di telinga nya membuat Roselind ingin segera bangkit dari tubuh lemah tersebut. Berhasil menyesuaikan pencahayaan ia melihat ayahnya tersnyum lembut kerahnya.


Di ruangan itu bukan hanya ada ayahnya tetapi juga Kaisar serta Jimmy yang berbincang santai dengan Duke Jacob.


Bahkan ketiganya beberapa kali tertawa saat membahas sesuatu.


pemandangan aneh dan menyakitkan untuk Roselind , Sebab gadis itu merasa dia dibohongi oleh mereka semua.


Dengan nada lemah, Rose memastikan bahwa apa yang ia lihat adalah ilusi atau kenyataan.


"ayah... "


Lalu usapan dari tangan kasar Duke Jacob seketika membuat Roselind tersenyum tenang , semua ini nyata bukan halusinasi. Ayahnya baik baik saja yang kemarin dia alami barulah mimpi buruk nya.


"Rose apa kamu sangat menderita sampai pingsan seperti ini ? "

__ADS_1


Roselind meraih tangan ayahnya dan mengecupnya pelan, dengan pandangan buram ia menggeleng kan kepala nya tidak menyetujui pernyataan ayahnya itu.


Cup


"selama ayah hidup tidak ada yang bisa membuatku menderita ,aku pingsan karena kelelahan "


"kamu tidak ingat apa yang terjadi semalam "


tanya Duke Jacob dengan perasaan trenyuh akibat ia menyetujui tawaran Kaisar dia harus membiarkan anaknya tertekan menghadapi masalah nya sendiri.


Dia tau Roselind hanya ingin menolak kenyataan yang dia alami kemarin, sehingga berusaha melupakan kejadiannya dan menganggap nya sebagai halusinasi.


"Aku lelah ayah perutku lapar"Mendengar putrinya kelaparan Duke Jacob langsung memanggil pelayan untuk membawakan makanan.


Saat ayahnya keluar dari kamar ,kini tinggal Roselind menghadapi tingkah Kaisar yang tanpa rasa bersalah memberinya permen buah kesukaan nya.


"Aku tau kamu sedang sakit pasti tidak memiliki selera makan. karena itu makanlah permennya untuk mengurangi rasa pahit di lidah "


Ucap Hanz sambil tersenyum manis ke arah gadis yang tengah sakit tersebut .

__ADS_1


"Kau menjijikkan! berhenti bersandiwara Hanz aku hampir gila karena sikapmu yang tidak bisa ditebak itu! "


Bentak Roselind yang frustasi menghadapi pria seperti Hanz ini . Dia mengambil makanan manis itu dari tangan Hanz lalu melemparkan nya ke sembarang arah . Puas dengan hal tersebut ia kemudian menatap tajam wajah Kaisar, dan meminta pria itu untuk segera pergi dari kamarnya.


"pergi! "


"kau cepat lah pergi darisini! jangan menggangu! "


"Pergilah Hanz kumohon hiks hiks"


Sedangkan Hanz hanya diam menerima pukulan dari Roselind, dia bisa merasakan pukulan tersebut tidak memiliki tenaga sama sekali tetapi Rose tetap paksakan karena sangat marah terhadap nya.


"Setelah kamu sembuh aku akan menjelaskan semuanya Rose, jangan menangis lagi tubuhmu masih lemah "


Hanz lalu membantu posisi Roselind agar lebih nyaman, tapi pria itu harus menahan kesabarannya setelah Roselind menampar pipinya tanpa sebab.


"Aku pasti terlihat bodoh dimatamu Hanz saat kau memainkan peranmu dengan sangat baik"


"Kamu tidak terlihat bodoh sama sekali, malah sekarang aku bisa tau seberapa banyak sisi manarik dalam dirimu"

__ADS_1


__ADS_2