Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Kecewa yang ditutupi


__ADS_3

Ekspresi raut wajah Hanz kembali geram ketika ia diingatkan kembali tentang statusnya saat ini. Kaisar sendiri merasa menyesal telah melepaskan Roselind begitu saja, bila tau gadis ini mudah tersentuh hatinya serta mudah dibodohi oleh orang lain. maka Hanz pasti akan melepasnya dan ebih ketat lagi dalam mengawasi lingkungan disekitar Roselind.


"Hatimu mudah sekali tersentuh oleh perkataan manis laki-laki itu, aku sangat menyayangkan sikapmu ini bagaimana bila aku merasa menyesal melepaskanmu"


Kata Kaisar dengan mengelus pipi Roselind hingga turun ke area leher. Sedangkan Rose merinding saat menerima perlakuan Hanz yang tiba-tiba berubah menjadi lembut, sikap kasar dan agresifnya tadi langsung hilang begitu saja.


"Kamu tidak bisa merubah keputusanmu Kaisar. sebab semua orang sudah tau tentang pertunangan kita yang gagal. Hanz dulu aku haus akan perhatian darimu tapi kau tidak pernah memperhatikan aku sekali pun, sekarang ada laki-laki yang memperlakukanku dengan baik dan aku menerima dengan senang hati ketulusannya.apa salahnya aku menyukai dia? "


"kamu tidak mengerti apa apa tentang dia, yang jelas aku akan terus menjagamu sampai Roselind kembali ke pelukanku lagi "


"tidak tahu malu! Urusan kita sudah selesai aku pergi....!"ucap Roselind hendak beranjak pergi meninggalkan Hanz, tetapi tubuhnya langsung ditarik ke dalam pelukan orang berhati dingin tersebut. Kaisar memeluknya dari belakang dengan erat untuk meluapkan segala emosi dan kesedihan yang selama ini dia pendam, hanya Roselind lah orang yang paling nyaman untuk dia ceritakan segala keluh kesahnya.


"hem sebentar, biarkan aku memelukmu untuk sesat. Anna sudah dihukum dia akan kukirim ke istana dingin, apa kau merasa lega sekarang setelah aku menepati janjiku"

__ADS_1


owh ternyata Kaisar menepati janjinya , apa ini alasan dia sedih sebab orang yang ia cintai harus menjalani kehidupan sulit di istana dingin . entahlah tapi keputusan nya benar-benar bijak inikah sifat agung Kaisar Barron.


."bagus "


Mata Kaisar yang tadinya terpejam menikmati kehangatan tubuh Roselind, Langsung terbuka lebar mendengar jawaban singkat dari gadis yang tengah ia peluk. Tidak ada pujian atau pun apresiasi dari Rose padahal dirinya sudah berharap respon berbeda yang setidaknya bisa membuat dirinya senang.


sial gadis ini bahkan lebih kejam daripada yang aku kira, harusnya dia memberiku senyuman terbaik dari bibirnya sebagai hadiah, tapi sudahlah mungkin aku harus bekerja keras lagi untuk membuktikan perasaan ku kepadanya.


Roselind terdiam cengo oleh tawa aneh Kaisar yang terdengar sedih di telinga nya.ada apa dengan nya hari ini setelah puas memelukku dia langsung mengusir ku dari sini, wah aku benar-benar dibuat bingung oleh tingkahnya. lihat wajahnya datar dan terlihat murung saat menatapku , aku menjadi merasa memiliki kesalahan kepadanya.


"ya aku akan pergi , hari ini kita tidak terlalu buruk aku harap kamu bisa menganggap ku teman sekarang"


Ucapan Roselind tidak mendapat jawaban dari Hanz, pria itu malah fokus menyiapkan kuda untuknya. Dia pun mendekat ke arahnya dan memperhatikan kuda yang dia sewa tadi,warnanya putih bersih serta memiliki bulu halus yang terlihat cantik. Darimana istana mendapatkan kuda sebagus ini atau memang mereka pintar merawat hewan tersebut sehingga kudanya menjadi terlihat menawan.

__ADS_1


"naiklah, kau semakin terlihat hebat ketika menunggangi kuda ini "puji Hanz dengan menatap lembut mata abu abu Roselind yang tampak berkilau,dirinya begitu bodoh karena tidak pernah melihat kecantikan seperti itu dan malah dibutakan oleh obsesi nya sendiri terhadap fisik Anna yang merupakan tipe ideal kesukaan nya.


kecantikan unik yang dulu selalu aku remehkan kini mempesonaku dengan hebat oleh keindahannya , Aku ingin memiliki nya tapi rasanya begitu sulit untuk didapatkan kembali.


"benarkah? "


Dibunua lain Feng resah dengan putusnya komunikasi antara dia dan Roselind, sudah banyak surat yang dia kirim tapi tidak pernah mendapat balasan apapun. Dia juga belum menerima surat dari Rose padahal dia berharap wanita itu menanyakan kabarnya lalu mengatakan perasaan rindu terhadap dirinya.


"Argghhh perasaanku kembali lagi dipermainkan oleh makhluk seperti mereka, bila memang tidak bisa membalas perasaan ku seharusnya dia tetap penasaran tentang kabar dariku. tapi ini... sungguh mengecewakan ,sial sekali lagi aku merasa gagal untuk diriku sendiri"


######


🤠

__ADS_1


__ADS_2