Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Seperti apa Anna itu


__ADS_3

Anna gadis dari seorang anak pelayan yang bekerja untuk keluarga Kekaisaran Barron. Hidupnya tidak lebih sebagai gadis biasa tapi dia memliki keistimewaan dengan memiliki wajah cantik dan rambut pirang juga mata biru samudranya yang membuat kaisar kecil jatuh hati kepadanya.


dia bertemu dengan Hanz saat Rosalind membawa Anna ke pesta ulang tahunnya, karena gadis itu begitu baik dia mendandani Anna sedemikian rupa hingga anak pelayan tersebut menjelma menjadi seorang peri di pesta ulang tahun Rosalind .


Kehadiran Anna membuat semua perhatian tertuju ke arahnya bahkan Roselind pun diabaikan didalam pestanya.Sepanjang waktu Rose hanya bisa memasang senyum kecil disaat teman temannya terus membicarakan kecantikan Anna sedangkan tidak ada yang fokus dengan ulang tahunnya.


"owh dasar jalan*g kecil beraninya mengotori gaunnku! " bentak putri dari keluarga mayer dia mendelik tajam kearah Anna yang tidak sengaja menumpahkan minumannya. Gadis kecil itu berlari ketakutan bersembunyi dibalik punggung Roselind.


"Rose bawa dia kehadapanku! " perintah putri Ceselin dengan penuh penekanan, Rose sendiri bimbang ingin menuruti kemauan temannya itu atau melindungi Anna yang juga sama sama temannya.


"Anna minta maaflah ke putri Ceselin kau harus bertanggungjawab"


"aku tidak sengaja Rose "


sahut Anna pelan matanya tidak lepas menatap wajah galak Ceselin.


"aku takut bisakah kau membantuku"


"hah... "


Roselind mendesah kecewa dengan sikap Anna yang semakin membuatnya tidak enak hati dengan Ceselin. lalu Rose mendekati temannya itu dan berat hati meminta maaf atas perbuatan Anna.


"Ces aku mewakilkan Anna ingin meminta maaf atas perbuatannya tadi , dia tidak sengaja melakukannya tolong maafkan dia "


"ck ck jadi kau lebih memilih melindunginya daripada membuatnya meminta maaf kepadaku langsung. kau benar-benar mengecewakan aku Rose, aku tidak ingin berteman denganmu lagi! "

__ADS_1


Roselind menundukan wajahnya sedih saat Ceselin memutuskan pertemanan mereka dia merasa terpukul kehilangan temannya itu.


"Hanz, Ceselin sangat marah kepadaku bahkan dia sudah tidak pernah membalas surat ku lagi"


Roselind menangis dipelukan Hanz sejak sore, dengan perhatian Hanz menenangkan temannya tersebut, dia dengan setia mendengarkan segala keluh kesah dari sang tunangan.


"bila dia tidak membalas suratmu, maka kau harus bertemu dengannya langsung lalu bicaralah baik baik"


"emm aku akan mencobanya besok"


Tok tok tok


"masuk"


Setelah Roselind berucap tak lama datang Anna membawa nampan berisi sop yang masih hangat. Hanz memperhatikan gadis yang tampak polos tersebut, diakah sumber masalah dari Rose. guam Hanz dalam benaknya dia menatap tidak suka ke arah Anna dan dibalas senyum manis dari Anna sendiri. tatapan keduanya bertemu, Anna langsung jatuh hati melihat ketampanan dan sikap hangat yang Hanz berikan kepada Roselind.dia menginginkan perhatiannya juga.


Hari hari berikutnya Roselind mulai beraktivitas seperti biasa sekarang mereka bertiga sering bertemu dan bahkan menjadi lebih dekat terutama Anna yang diam diam memberikan perhatian khusus kepada Hanz bila tidak ada Roselind .


"anda hebat sekali bermain kuda nya " puji Anna dengan raut wajah sumringah senyumnya tidak pernah luntur melihat Hanz yang gagah ketika sedang berlatih kuda. Awalnya putra mahkota itu risih dengan sikap Anna yang seperti ingin mendekatinya apalgi bila mereka hanya berdua saja Anna akan jauh lebih aktif dari biasanya. tapi lama kelamaan Hanz pun mulai luluh dia menerima kehadiran Anna,dan dibuat terpesona oleh kepolosan Anna yang selalu ditunjukkan .


"kau ingin menaikinya? " tawar Hanz sembari mengusap mengusap lembut kudanya.


"apa boleh"


"tentu saja boleh aku akan mengajarimu cara berkuda"

__ADS_1


Hubungan keduanya semakin dekat setiap hari Anna akan mengekor dibelakang Roselind ketika menemui Hanz. gadis itu bertekad untuk mendapatkan semua perhatian dari pangeran mahkota dan berharap bisa menggeser posisi Roselind dihati Hanz.


Ketiganya tumbuh bersama, Hanz yang semakin tampan ketika usianya bertambah dewasa dan Rose juga Anna yang tumbuh menjadi gadis cantik dengan keperibadian berbeda.


Rose jauh lebih pendiam saat di khalayak umum tapi menjadi ceria ketika bersama Hanz saja. sedangkan Anna menjadi gadis yang begitu aktif dan ceria dia dikenal ramah oleh semua orang sehingga banyak yang menyukainya.


"pangeran ingin kemana? " tanya Anna yang muncul tiba tiba disampaing Hanz ,tatapannya tertuju ke arah kue yang begitu cantik ditangan pengeran.


Tapi Hanz terus diam mendengar ocehan Anna pikirannya terfokus hanya untuk Roselind yang kini sedang sakit.


"tiba tiba aku ingin makan kue, bolehkah aku memakannya "


tanpa ijin dari Hanz, Anna langsung mengambil kue coklat itu dan membawanya menjauh


Hanz dibuat terkejut dengan sikap sembrono gadis pelayan istana nya.


"kembalikan kue nya! " printah Hanz tegas matanya menatap tajam kepada Anna yang tersenyum ceria tanpa rasa bersalah.


"tapi aku menginginkannya " Anna mengabaikan bentakan Hanz tanpa rasa takut ia memakan sepotong kue coklat tersebut. Sedangkan Hanz menatapnya tak percaya padahal dia membawa kue itu untuk diberikan kepada Roselind.


" cih sialan! "karena rasa kesal di hatinya Hanz memilih meninggalkan Anna yang masih menikmati kue miliknya.


heh aku akan mengambil semua perhatianmu Hanz dan Rose bersiaplah untuk aku singkirkan.


kemudian Gadis itu membuang kue yang tadi dia makan dia merasa puas setelah mengagalkan rencana Hanz untuk memberikan kejutan kepada Roselind.

__ADS_1


###🤯


__ADS_2