
Tawaran pernikahan yah, menarik. Pria itu juga berharap besar kepadanya. apa yang akan kulakukan dengan semua yang ada di otakku . Lagipula hidup tanpa arah seperti ini sangat membosankan tapi kenapa aku masih ingin melihat Hanz menderita.
Aku sekarang menjadi wanita pendendam kah? egois dan tidak mempunyai prinsip lagi.
Karakterku sudah hilang .
efek dari pengkhianatan, ternyata bisa membuatku hancur sampai tahap kehilangan jati diri sendiri. Benar-benar menyedihkan .
"Arthur ayo akhiri hubungan ini "
Laki-laki berumur matang itu menghentikan elusan tangannya di kepala sang kekasih. Apa wanitanya sangat ingin di manja hingga berbicara melantur seperti tadi. dasar wanita beracun ada ada saja trik yang kau gunakan untuk menggodaku.
tawa renyah Arthur membuat Roselind menatap aneh pria tersebut. "aku tidak mau melepaskanmu, karena aku belum bosan denganmu nona muda Jacob "
Em
Arthur malah menganggapku sedang bercanda ,sialan!
Ketika Arthur hendak mencium lehernya Roselind segera menolaknya, dia sedikit geli saat bulu kasar di dagu Arthur menyentuh kulitnya.
__ADS_1
"hentikan! aku ingin berbicara serius denganmu Arthur " sambil memasang wajah kesal karena aksinya ditolak, akhirnya Arthur si singa tua melepaskan mangsanya.
"ck bicara lah cepat, bukankah waktu kita hanya sebentar , katanya kau akan pergi ke wedges "ujar singa tua yang kembali meraih tubuh Roselind kedalam dekapannya, wanita liar tapi sebenarnya begitu polos hanya saja dia memilih jalan yang salah .
" hehe tubuhmu besar sekali Arthur , apa kau menambah latihan fisikmu lagi sekarang? "
berapa lama kami menjalin hubungan sampai dia perhatian kepada hal pribadiku. " sebagai raja perang,maka kau harus memiliki fisik yang kuat daripada yang lain. Karena itu yang dilihat oleh para musuhmu ,tubuh besar ini seperti tameng bagiku rose"
"aku mengerti "
karna gemas melihat Roselind sangat kecil di dekapan nya, Arthur kemudian mengigit salah satu pipi wanita nya . "jadi katakanlah sesuatu Rose "
"Kau mau kembali kepada Kaisar dan meninggalkanku begitu saja setelah semua yang kulakukan? "
"dia berharap kepadaku Arthur, kau hanya memberiku materi dan kepuasan semata . tapi apa kau bisa menikahiku dan menerimaku apa adanya, tidak kan!? "
brak
"Sialan! jadi kau benar-benar menganggapku sebagai gig*olomu selama ini hah!? "
__ADS_1
meja kecil yang ada di ruangan itu menjadi korban pelampiasan amarah Arthur yang dia tendang hingga hancur berantakan .
"dan kau selalu mengagapku seorang pelac*ur ketika kita berhubungan, bukankah kita ini sama sama orang kotor "
darah pria itu semakin dibuat mendidih setelah mendengar ucapan Roselind. Dia yang mempunyai karakter keras serta mempunyai tempramental, kemudian mencengkram kuat dagu Roselind lalu berkata dengan nada geram.
"Aku mencintaimu Roselind! dan kau bukan pelac*ur di mataku camkan itu baik-baik "kedua mata Rose membulat sempurna oleh pernyataan cinta dari Arthur.
" mencintaiku berarti kau harus rela melepaskan ku "
sahut Roselind tidak kalah dingin , dia meninggalkan Arthur yang terduduk lemas di bawah ranjang dengan perasaan bersalah.
"Hahaha Kaisar sangat beruntung karna kau terus mencintai nya sampai saat ini walaupun dia berulangkali menyakitimu.
atau aku yang salah karna terlalu berharap kepadamu Rose "nada frustasi nya terdengar sangat jelas, sedangkan Roselind yang dibutakan oleh dendam kepada Kaisar tetap meninggalkan Arthur sendiri.
ini hidupku tidak ada kata romantisme lagi setelah pengkhianatan. aku hanya ingin Kaisar hancur sama sepertiku dulu.
$###
__ADS_1
Entahlah