Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
pria Tiongkok


__ADS_3

Kereta berjalan melewati pasar, hari sudah sore tapi suasana tampak gelap karena salju mulai turun hampir menutupi penerangan yang ada . Lampu lampu cantik menyela didepan rumah dan tokoh sepanjang jalan menjadikan pemandangan indah tersendiri untuk Roselind.


"Aku suka salju" kata Rose sembari tersenyum tipis, menurutnya dia sama sepert musim salju sifatnya yang dingin dan kulitnya yang putih pucat semakin membuatnya mirip dengan butiran halus es tersebut .


"maryy juga suka nona, apa nona ingin mampir dulu ke kedai makanan untuk menghangatkan tubuh dengan sup jahe"tawar Merry penuh harap dia khawatir karena sejak tadi nonanya belum juga mengisi perutnya membuat marry takut dengan kesehatan Roselind.


" mari nona saya carikan mantel dulu untuk anda "


Setelah menemukan mantelnya marry segera memasang kan nya ke tubuh Roselind supaya ketika mereka keluar dari kereta nonanya tidak terlalu kedinginan karena salju.


"terimakasih "


"sama sama nona "


Merapatkan mantelnya Roselind beberapa kali menggosokkan tangannya supaya sedikit hangat, ia menghembuskan nafasnya yang beruap kedinginan Marry yang melihat nya segera membawa masuk nonanya kedalam kedai klasik didepannya.


Ting


Bunyi lonceng didepan pintu menandakan toko kedatangan seorang tamu. Marry memilih tempat duduk di samping kaca supaya mereka bisa melihat keadaan diluar sana lebih jelas. Pelayan langsung menghampiri meja kedua nona tersebut dia memberikan buku menu nya agar pelanggan bisa memilih pesanan nya.


"nona ingin makan apa? "


"Dua sup ayam, dan roti bawang kemudian minumannya teh jahe. sudah seperti itu saja pesanannya " ujar Roselind yang kemudian mengembalikan buku menu nya kepada pelayan wanitanya.


"baik pesanannya akan segera kami buat, saya permisi dulu nona"


"yah"


Suasana kembali hening hanya terdengar musik klasik yang disetel. Marry sendiri bingung ingin memulai obrolan apa sedangkan nonanya sibuk melamun memandangi salju diluar.


Ting


Sesaat kemudian masuklah satu orang laki laki asia kedalam toko .penampilan pria itu menarik perhatian Roselind karena dia belum pernah melihat langsung orang asia .


Tubuh tinggi tegap tidak terlalu berisi tapi sangat pas dengan tubuh canggung nya. Mata sipit, kulit putih kecoklatan yang eksotis dan bibir tipis kemerahan membuat Roselind terpukau sebentar. Pria itu sungguh menawan dia berbeda dengan kebanyakan laki laki eropa yang sering dia temui.

__ADS_1


Puas melihat punggung pria asia itu Rose tersenyum senyum sendiri karena sadar telah tertarik dengan pria menawan tersebut.


"Nona... " bisik Marry pelan dia mendekatkan wajahnya kepada nonanya dan berkata,


"ada barang yang terjatuh dari laki laki yang baru masuk tadi dan hamba mengambilnya diam diam"


"benarkah, biar aku lihat"


Marry menunjukkan barang yang dia ambil tadi dan ternyata itu adalah gantungan Giok yang berharga tanda pengenal yang sering dipakai oleh orang Tiongkok. jelas barang tersebut sangat penting bila sampai hilang. Rose pun berpikiran untuk mengembalikan nya .


"Giok ini sangat penting untuk orang Tiongkok biasanya dijadikan sebagai tanda pengenal oleh orang orang sana, kita harus mengembalikan nya "


"baiklah nona, biar saya yang mencari pria tadi"


Roselind langsung menggelengkan kepalanya tidak setuju ini adalah kesempatan untuknya mengenal pria menawan tadi bagaimana mungkin Rose sia siakan .sedangkan dirinya merasa ini hal yang bagus karena dia bisa tertarik dengan pria selain Hanz.


"jangan, biar aku saja"


"nona... "


Setelah sekian lama mengelilingi banyak meja Roselind akhirnya menemukan pria asia tadi. Laki laki itu tengah memegang sebuah peta dan kopi didepan mejanya yang masih mengepul hangat.


Astaga aku gugup untuk mendekatinya dia terlihat keren saat sedang serius tapi kenapa malah bayangan Hanz yang sedang bekerja didalam pikiran ku ini sangat melenceng. sttt sudah cukup, sekarang dekati dia Rose lalu kembalikan barangnya dan tanya lah namanya hihi kau pasti bisa itu hal yang mudah.


Dengan keberanian yang membara Rose berjalan mendekati meja pria tersebut lalu...


"permisi tuan , maaf sebelumnya apa anda merasa kehilangan barang? "


Feng ling yang tengah sibuk mempelajari peta wilayah di Eropa terkejut dengan kedatangan nona cantik di mejanya. Mendengar pertanyaan wanita didepannya reflek Feng segera memeriksa barang barang nya dan benar saja Giok keluarganya sudah hilang entah kemana.


"benar nona saya kehilangan Giok keluarga saya"


Sahut Feng ling dengan wajah panik, sial jimat keberuntungan nya malah hilang dinegeri orang Feng jelas tidak ingin kehilangan barang pemberian kakeknya tersebut.


"aah itu saya menemukannya tadi, ini dia"

__ADS_1


Rose menyerahkan barang pria bernama Feng ling itu dengan senang hati. Feng tersenyum senang menerimanya untung masih ada orang baik yang mau menolongnya, Tuhan memberkati nya.


"Terimakasih nona anda adalah dewi untuk saya"


"tidak bukan saya menemukannya sebenarnya pelayan saya lah yang menemukannya tadi "sahut Roselind mengaruk pipinya yang tidak gatal dia tersenyum canggung.


"oooh yah saya sangat berterimakasih karena kejujuran nona , sebelumnya perkenalkan nama saya Feng ling pedagang besar dari Tiongkok dan keluarga saya bermarga Ling "


Ucap Feng ling memperkenalkan dirinya kepada Roselind, Rose menyambut uluran tangan itu . mereka berkenalan dan mulai mengobrol santai.


"Tuan Feng ke negeri saya datang melalui jalur apa? "


"jalur laut karena saya membawa banyak barang dari China sehingga butuh tranportasi yang besar "


"wah sepertinya tuan sudah terbiasa berkeliling dari satu negara ke negara lain"


"yah bagaimanapun saya lahir dari keluarga pedagang sehingga mengunjungi banyak wilayah asing bukan hal yang baru bagi saya"


"sebenarnya waktu saya disini sudah selesai tapi karena terjebak badai salju berkepanjangan jadi pelayaran dihentikan sementara sampai cuaca benar benar bagus. Nona dari keluarga mana"


"Saya dari keluarga Duke Jacobs, salah satu keluarga militer di Barron "


"apa anda masih sendiri? saya merasa nyaman bersama Nona saya juga kenal dengan ayah anda jendral Jacob V karena kebetulan kita pernah melakukan bisnis bersama"


"maaf sepertinya tuan tidak tau kalau saya sudah bertunangan dengan Kaisar Hanz" jawab Roselind sedikit menyesal mungkin bila dia masih lajang tanpa status dia bisa lebih dekat dengan Feng ling.


Feng ling terdiam kecewa , Roselind adalah gadis impiannya wanita barat yang seksi dan anggun sungguh memikat Feng ling.


Apalagi sifat jujur dan apa adanya Rose semakin menambah rasa suka bagi Feng. Rose juga gadis yang mudah diajak bicara dan tidak menye menye sangat cocok untuk tipenya.


"hem wangi apa ini" tanya Rose penasaran dengan wangi dari botol kaca kecil yang Feng berikan.


"ini minyak cengkeh orang barat sangat suka rempah rempah dari negara kami . apa Nona juga menyukainya"


####*

__ADS_1


🙃


__ADS_2