Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Berjuang sendiri


__ADS_3

"Kau ingin menjebaku!? "bentak suara seorang wanita dari dalam kamar. Disusul suara berat laki laki yang berusaha menenangkan wanita tersebut.


" bukan menjebak mu ,tetapi Kau hanya perlu tidur dengan nya, dan berakting seolah-olah kau telah di perko*sa olehnya "


"Aku tidak akan menuruti perintah mu kali ini ! karna ini terlalu berisiko dan aku tidak mau mengantarkan nyawaku kepada Kaisar"


"ingat perjanjian kita , bila aku belum melepaskan mu maka selamanya kau harus menuruti perintah dariku"


Suara percakapan itu terdengar samar samar oleh seseorang yang kemudian dia langsung melesat pergi meninggalkan teman tersebut.


Paginya rombongan Kaisar menyusul keberangkatan Jendral Jacob yang pergi saat subuh. Didalam kereta Anna terus melamun memikirkan sesuatu , tangan nya tidak berhenti mengusap perutnya yang semakin besar setiap harinya.


Hanya karena ingin hidup layaknya seorang putri dia harus menjalani kehidupan yang sulit selama di istana. Sejak dia pingsan tidak sekalipun Alaska kembali menunjukkan kehangatan kepadanya.

__ADS_1


Demi mempertahankan apa yang dia rebut dari Roselind, Anna akan terus berjuang di istana hingga dirinya di akui oleh Kaisar.


Dia mengeluarkan sebotol obat dan menatap nya penuh arti lalu menyimpan nya kembali sebelum ada yang melihat barang itu.


Memasuki kawasan hutan Elbres, Kaisar beserta rombongan nya dikawal oleh beberapa prajurit suruhan jendral Jacob. Salah satu dari mereka mengatakan bahwa perjalanan mereka sempat terhenti karena sekelompok bandit datang untuk menyerang.


Dan kini jendral Jacob sedang mengobati luka ditubuhnya. untungnya walapun hanya membawa seratus pasukan mereka masih bisa mengalahkan para bandit itu dan kembali melanjutkan perjalanan.


Rombongan berjalan terus memasuki hutan liar Elbres. Anna juga memperhatikan situasi disekitarnya , ketika tau tempat ini begitu sepi dan jarang ada manusia yang berani melewati area ini. Dia pun tersenyum lega sebab kecil kemungkinan tidak akan ada orang yang memperhatikan garak geriknya nanti.


perlakuan kecil itu pun menimbulkan perasaan hangat dihati Anna.


"Hati hatilah dengan batu licin disana"

__ADS_1


"aku mengerti Kaisar, a aku sangat senang Kaisar sudah mau menerima bayi ini" sahut Anna terharu memperhatikan dirinya sendiri yang tengah mengandung seorang bayi.


"hem"


Hanz tidak banyak menjawab pernyataan selirnya setelah mengecup dahi wanita itu akhirnya Anna pergi dengan para pelayan menuju ke sebuah anak sungai.


sedangkan dirinya berniat menemui Jendral Jacob di tenda.


"Selir turunlah ke air kami akan membersihkan tubuh anda "


"iya" Anna menenggelamkan tubuhnya hingga ke atas dada, dia hanya memakai kain tipis untuk menutupinya. Pelayan yang lain mulai membersihkan tubuh sang selir dan memberinya wewangian.


Mereka begitu hati hati dalam melayani selir ini, karena tau ada keturunan Alexandria di perut Anna. Dengan tenang nya Anna membiarkan mereka menyentuh kulitnya, air sungai yang tidak terlalu dingin membuat nya nyaman untuk menutup mata dan merasakan sensasi mandi di alam terbuka.

__ADS_1


Ketika ketenangan itu benar benar membuat nya bahagia, Tiba-tiba suara dari semak belukar membuatnya terbangun sebab dia tahu ada orang yang akan datang ke sungai ini.


"siapa!? "


__ADS_2