
Melihat Jimmy mengacaukan rencananya, Roselind datang mendekat untuk meminta penjelasan dari asisten Kaisar itu. Rose pun masih mendengar beberapa orang berkata bahwa Kaisar ingin melindungi selir kesayangan nya. Hingga pasukan khusus didatangkan untuk membawa Anna kembali ke istana lama.
"Jim sedang apa kau disini?"
Dengan senyum ramah Jimmy meladeni kedatangan mantan tunangan Kaisar, Yaitu Nona Jacob yang sekarang dilihat dari hidupnya lebih baik ketimbang kondisi tuanya.
"Kaisar menyuruh hamba membawa selir Anna kembali, hukuman untuk selir sudah selesai Nona"
"ah aku kira hukuman nya tidak akan sesingkat ini, lalu bagaimana dengan kejadian sekarang apa Kaisar juga menutup mata untuk ini"
tanya Roselind dengan hati yang sudah dibuat kesal tak menentu. Apa semua laki laki memang tidak bisa menghukum si angsa putih, dan pria itu masih melindungi Anna dari segala kesalahan yang telah dibuat. Hal apa yang ada didalam diri Anna sehingga Kaisar menjadi buta seperti ini.
"Hal itu akan saya urus Nona, dan ini surat undangan untuk pesta perkenalan resmi Selir Anna sebagai istri Kaisar"
Jimmy menyerahkan undangan terkesan resmi tersebut. Disana ada stempel milik Kaisar yang dinilai memiliki arti penting untuk orang orang yang menerimanya.
__ADS_1
"terimakasih Jim, katakan pada Hanz bahwa dia adalah pria bodoh yang melindungi seekor rubah licik diherem nya"
"Nona Rose anda tidak mengerti apa apa tentang Kaisar, bisakah Nona mulai menghormatinya sekarang. apa anda masih sakit hati oleh pembatalan pertunangan? "
Jimmy menjawab ucapan Roselind kali ini dengan nada tidak ramah, tuannya hanya satu yaitu Kaisar jadi mau seburuk apapun pandangan orang orang kepada tuannya dia tetap lah orang yang paling berjasa pada hidupnya. jadi Jimmy tidak ingin mendengar 'orang lain' menghina Hanz.
"ck kau pun sama bodohnya dengan tuanmu"
Setelah menerima undangan tidak terduga itu, Roselind langsung pergi meninggalkan istana lama sedangkan Nyonya Meneer sudah lupa oleh masalah perhiasan kini ia sibuk memberi pelajaran kepada suaminya.
Marry hanya diam mendengarkan ocehan nonanya yang kesal oleh pesta peresmian selir Kaisar.wanita itu merawat rambut Rose dengan telaten, hal ini dilakukan untuk persiapan pesta yang akan datang dia hari lagi.
"tidak ada rumor buruk tentang Anna, hukuman tiba tiba dicabut dan sikap Jimmy yang begitu mengesalkan! Aaaa ini bukan hari baikku marry! "
"apa yang dilakukan Nona hari ini hamba tidak mengetahui nya, jadi maafkan maryy kalau tidak memuaskan anda dalam memberi jawaban"
__ADS_1
Perkataan Marry menghentikan ocehan Roselind. Gadis itu baru sadar, hanya dia yang mengalami hari buruk tersebut pelayan nya itu tidak tau, pantas saja Marry lebih banyak diam tadi.
"hanya masalah sepele"sahut Roselind singkat dia tidak ingin Marry mencari tahu lebih dalam masalah itu, akan darimana Marry tahu tentang hal tersebut bila Kaisar telah menutup mulut semua orang untuk tidak menyebarkan rumor.
" bagaimana suratnya cepat beri aku alasan yang jelas marry, kalau kau jujur aku janji tidak akan memarahimu"pancing Rose yang masih belum lupa akan masalah surat, karna sudah tau masa lalu pelayannya gadis itu ingin lebih berhati-hati lagi kepada Marry dia tidak mau dikhianati untuk kedua kalinya.
Sedangkan Marry kembali gugup saat Rose kembali menanyakan hal itu, dia gugup sekaligus geram karena sikap Roselind yang terkesan memaksa dan memojokkan dirinya.
tanpa sadar rambut yang tengah disisir itu tertarik sebab Marry menyesirnya terlalu kuat.
Roselind langsung membentak pelayanannya sembari meringis kesakitan.
Aghkk
"hentikan marry!kau kenapa!?"
__ADS_1