
"suara siapa itu? "
"apa ada orang yang butuh bantuan "
"dan dimana pengantin nya sekarang "
Lengkingan kesakitan Marry mengundang banyak perhatian orang, kepala keluarga ling beserta nyonya ling akhirnya mencari keberadaan menantu mereka,untuk menenangkan kerisauan para tamu.
"suamiku sebenarnya apa yang terjadi dengan menantu kita. kenapa wanita asing tadi membuat Feng ling terlihat panik dan malah meninggalkan acara pernikahan nya? " tanya nyonya ling penasaran ,kecurigaan nya pun bertambah besar saat dia tidak sengaja melihat marry yang berada di belakang kastil dibawa paksa oleh anak buah Feng, putranya.
"aku juga tidak tau, tapi rasa penasaranmu akan terjawab setelah kita masuk kedalam sana"
"entah apa yang terjadi didalam, aku harap kau tidak takut saat melihat nya " ujar Tuan ling tenang, mata tajam nya menatap lurus ke arah kandang kuda di kastil tersebut.
Perasaan nya sudah mengatakan bahwa hal yang akan dia lihat nanti bukanlah sesuatu yang baik , tentu ini membuat Tuan ling sedikit khawatir.
"Akhhhhhh...! ini menyakitkan jangan siram itu lagi aku mohon "
"menantuku dia kesakitan tuan , cepat selamatkan marry "
Nyonya ling yang mendengar dengan jelas suara rintihan menantunya tidak bisa menahan rasa kekhawatiran nya, ia memaksa sang suami untuk cepat membuka pintu tempat itu
__ADS_1
"Maaf Tuan besar, tuan muda tidak mengizinkan orang lain masuk kedalam "
"tuan muda kalian tidak bisa melarang kami . Cepat buka pintunya sekarang "Dua penjaga itupun bertukar pandang setelah Tuan besar menunjukkan kedudukannya kepada mereka.
Kreett
" silahkan masuk tuan besar "
Pemandangan yang menyayat hati pun segera membuat nyonya ling menjerit histeris.Wanita tua itu tidak kuasa menahan tangis nya saat melihat Marry tergeletak lemah dengan keadaan mengenaskan.
" menantuku...!hentikan kalian semua, jangan ada yang menyakiti nya lagi "perintah Nyonya ling dengan nada tinggi. para pelayan yang tadi menyiramkan air lemon kepada tubuh Marry pun memilih memundurkan diri untuk berjaga-jaga.
Tuan ling yang mendengar hal itu langsung naik pitam akibat sikap tidak hormat putranya "dasar bedebah ! beraninya kau menyakiti istrimu sendiri "
Mengetahui Tuan ling marah, Feng tetap bersikap dingin terhadap orang tuanya. Dan dia tidak berniat untuk menjelaskan masalahnya kepada mereka.
"kenapa kau menyakiti menantuku !"
"maaf ayah , aku hanya menghukum wanita iblis ini. supaya keluarga ling tidak mendapatkan hal buruk akibat kehadirannya "
Jawab Feng dengan tenang tangan nya lalu mencengkram rambut marry dan bersiap menyeret tubuh istrinya keluar.
__ADS_1
"lepaskan dia Feng! "
"tidak bisa ayah sekarang waktunya kami mengakui dosa di hadapan para leluhur "
marry yang masih dalam keadaan sadar berusaha melepaskan rambutnya yang dijambak oleh Feng. Tetapi jelas semua itu sia sia, karna Feng ling sudah terpengaruh kata kata Roselind .
Langkah lebar pria itu meninggalkan jejak darah istrinya yang berceceran, tubuh marry seperti seonggok bangkai segar yang tidak ada artinya dimata Feng .
"ada apa denganmu Feng, jangan seperti ini lepaskan dia nak. " nyonya ling hampir kehilangan kesadaran nya ketika melihat sikap putranya yang mengerikan , bagaimana bisa anak laki-laki dengan senyuman lembut itu berubah menjadi orang tidak berperasaan terhadap istrinya sendiri.
gelengan kepala Feng menjadi jawaban terakhir bagi nyonya ling. tidak ada yang bisa meluluhkan hati Feng saat ini kecuali permintaan Roselind langsung.
"aku ingin meminta maaf kepada leluhur kita di kuil. Aku harap ayah bisa menyingkirkan para tamu disana atau mereka harus melihat hal mengerikan ini " ujar Feng sembari memberikan senyuman tipis serta tatapan kosong kepada orang tuanya.
Disamping adegan menegangkan itu,ada Roselind yang asik melihat pemandangan tersebut, dia lalu membatin sikap Feng yang seperti ini jauh lebih baik daripada terus menjadi anak penurut yang tidak bisa melawan keinginan orang tuanya .
"Kau ! kau pasti yang menghasut putraku kan!? "
Tiba-tiba nyonya menatap tajam Roselind dan langsung menuduhnya sebagai orang yang telah menghasut putranya.
"aku? " kata Rose kaget sambil menunjuk wajahnya sendiri .
__ADS_1