Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Elbres


__ADS_3

Esoknya semua pejabat penting sudah duduk ditempat nya masing-masing. Suasana nya saat itu jauh lebih mencengkam daripada biasanya, sejak Kaisar terus membicarakan tentang perang.


Mereka yang berusaha menenangkan hati Kaisar dengan jawaban logis. harus dibuat skakmat oleh perintah mutlak dari Hanz, bila Kaisar sudah kekeh dengan keinginan nya maka hanya satu kecil kemungkinan mereka masih bisa menghentikannya.


"Wilayah Elbres masih masuk ke dalam Kekaisaran Barron. Tapi untuk waktu yang lama tempat itu belum pernah dijamah sama sekali. kemudian untuk mempertegas kekuasaan kita disana, maka aku perintahkan Jendral Jacob untuk memulai aktivitas militernya"


Beberapa orang saling bertukar pandang setelah mendengar titah Kaisar tersebut. Mereka yang tau apa saja yang ada didalam Gunung Elbres merasa terancam oleh rencana yang dibuat Hanz.


"Perbatasan masih dilanda pemberontakan walapun itu masih dalam sekala kecil. tapi bukankah mereka tetap berbahaya untuk diabaikan"


"Duke Jason ,militer kita tidak hanya memiliki Jendral Jacob saja masih ada tiga orang Jendral lagi yang dapat diandalkan"


"untuk apa mengkhawatirkan hal kecil seperti ini"


Laki laki berumur empat puluhan tersebut terdiam kaku oleh jawaban yang disampaikan Kaisar. Baji*ngan ini kenapa susah sekali untuk dihentikan, darimana Hanz mendapatkan aura mendominasi nya sebagai Kaisar.


Baru beberapa tahun dia menjabat semua orang tidak bisa menjalankan bisnis nya dengan nyaman . Ck sialan!

__ADS_1


Duke Jason adalah salah satu orang yang berinvestasi besar di pembangunan Kamp militer asing tersebut. Tak heran dirinya berusaha menghentikan aksi Kaisar yang mulia curiga dengan aktivitas asing di wilayah Elbres.


"Bagaimana Jendral Jacob kapan kau akan menjalankan tugasmu"


"Besok Kaisar!semua pasukan sudah siap beraktivitas di tempat baru Kaisar. Saya akan memimpin langsung perjalanan kali ini"


Hanz tersenyum miring mendengar ucapan tegas dari Jendral tertinggi itu. Mau sampai kapan semua orang menutupi rencana mereka sedangkan dirinya sudah siap untuk melawan nya .


"Aku harap Jendral bisa menjaga kepercayaan ku"


"Kaisar! hamba menyerahkan sesuatu kepada anda, tolong selidik semuanya "


Membaca isi suratnya raut wajah Kaisar berubah menggelap dengan suara yang tiba-tiba menjadi dingin.


Surat berisi tawaran kerjasama untuk melakukan kudeta yang dikirim langsung oleh pasukan rahasia milik Kekaisaran Grilles . Surat itu ditujukan kepada Duke Jacob bahkan disana mereka memberi stempel resmi milik mereka.


"Jendral Jacob hanya akan membawa seratus pasukan terlatih kesana. hal ini dilakukan demi menjaga keamanan istana supaya kerajaan tidak kekurangan prajurit bila sampai situasi genting terjadi "

__ADS_1


"Paginya saya dan selir akan berkunjung ke tempat kamp. untuk melihat secara langsung wilayah Elbres yang dikenal masih liar itu"


Dengan wajah yang sempat ragu pada akhirnya Jendral Jacob tetap mengiyakan keputusan Kaisar. Dia menatap curiga kepada adiknya yang tiba-tiba datang memberikan sebuah barang.


"Baik Kaisar hamba mengerti"


"Hem "


"Duke Brandon kau bisa kembali ke tempat mu, barang ini akan kusimpan untuk aku selidiki keasliannya "


"Terimakasih Kaisar aku harap Kaisar segera bertindak menyingkirkan mereka "


Setelah rapat mencengkam itu selesai. Datang Jimmy memberikan informasi yang kembali membuat Hanz tertawa di dalam hati.


"Kalau itu adalah rencananya maka kita harus membuat nya berjalan lancar. pastikan pelayan suruhan itu meninggalkan jejak disana supaya kita bisa menangkap semuanya bersamaan"


"Kaisar aku takut nona Rosalind tidak tahan oleh semua ini"

__ADS_1


"dia hanya seorang wanita aku bisa mengatasi nya ketika semuanya berakhir"


__ADS_2